From: "e-JEMMi" <[EMAIL PROTECTED]>
e-JEMMi - Edisi 10-44#2007 -- Orang Abaza, Turki
CHILDREN OF THE KING SHOULD BE CAREFUL
TO USE THE LANGUAGE OF THE COURT
______________________________________________________________________
EDITORIAL
Salam Pembaca,
Aspek religi atau agama merupakan salah satu aspek yang dapat
berubah sebagai akibat kehadiran bangsa asing. Ketika bangsa-bangsa
Eropa hadir di Indonesia, kekristenan pun merebak jauh lebih cepat.
Penyebarannya bahkan lebih cepat daripada yang terjadi pada abad
ke-7 ketika kekristenan menyentuh bumi pertiwi untuk pertama
kalinya. Hal serupa pun terjadi di Turki pada abad ke-15 ketika
Kekaisaran Ottoman menguasai daerah Pegunungan Kaukasus. Dampaknya
terjadi pada orang-orang Abaza. Mereka inilah yang akan kita kenal
lewat sajian Profil Bangsa e-JEMMi bulan ini. Dengan mengenal
orang-orang Abaza dari Turki ini lebih dekat, kami harap kita dapat
semakin terbeban berdoa untuk mereka.
Edisi e-JEMMi no. 44 ini akan menutup tema Oktober, yaitu Pelayanan
Misi di Bidang Pengembangan Masyarakat. Kiranya rangkaian edisi
yang telah kami hadirkan ini menginspirasi Anda untuk lebih aktif
terlibat dalam pelayanan misi, baik di bidang sosial, kesehatan,
pendidikan, maupun bidang kewanitaan. Selamat melayani.
Redaksi Tamu e-JEMMi,
Pipin Kuntami
______________________________________________________________________
PROFIL BANGSA
ORANG ABAZA, TURKI
==================
Kebanyakan orang Abaza tinggal di negara-negara Rusia dan Georgia.
Sejumlah besar komunitas mereka bisa ditemukan di negara Turki.
Meski tersebar di seluruh negara tersebut, sebagian besar justru
menetap di sepanjang pantai Laut Hitam di utara Turki.
Pada abad ke-15, daerah Gunung Kaukasus di Rusia dan Georgia
dikuasai oleh Kekaisaran Ottoman Turki. Pada saat itu, banyak orang
Abaza berpindah agama dari Kristen menjadi Islam. Namun, secara
bertahap Rusia mengambil alih daerah itu dan pada akhir 1800-an,
mereka mendominasi orang-orang Abaza yang beragama Islam. Merasa
terancam oleh agama Kristen Rusia, banyak orang Abaza menerima
tawaran pengungsi dari Turki Muslim dan pindah ke sana. Sekarang,
orang Abaza mulai berasimilasi dengan kebudayaan Turki, akibatnya mereka
terancam kehilangan identitas mereka sebagai salah satu kelompok etnis Turki.
Seperti apakah kehidupan mereka?
--------------------------------
Hanya ada sedikit informasi tentang kehidupan orang Abaza di Turki,
namun pada kenyataannya, mereka sudah sangat berasimilasi dengan
kebudayaan Turki. Maka timbullah asumsi bahwa mereka hidup seperti
kebanyakan orang Turki di seluruh Turki meskipun mereka sudah
berusaha untuk menjaga kebudayaan tradisional mereka melalui
beberapa festival dan organisasi. Namun, orang Abaza mempertahankan
bahasa ibu mereka, yang merupakan salah satu bahasa paling rumit di
dunia. Bahasa ini memunyai lima puluh konsonan dengan pengucapan
yang bermacam-macam untuk setiap konsonannya. Dikarenakan sulitnya
bahasa mereka sendiri, orang Abaza lebih cakap dalam mempelajari bahasa lain.
Sebagian besar orang Abaza adalah petani dan penggembala. Tembakau
adalah hasil panen utama, tapi mereka juga menanam teh, buah-buahan,
dan sayur-sayuran. Peternakan adalah aspek penting lain dalam
ekonomi orang Abaza. Dikarenakan mata pencaharian mereka, sembilan
dari sepuluh orang Abaza tinggal di pedesaan. Rumah mereka dibangun
dari batu bata dan memunyai satu atau dua lantai. Kebanyakan rumah
memunyai beranda dan balkon, tempat di mana seluruh keluarga
menghabiskan waktu luang mereka dalam cuaca yang baik.
Kebanyakan wanita Abaza menikah saat berusia dua puluhan, sedangkan
para pria menikah pada usia tiga puluhan atau bahkan empat puluhan.
Pernikahan dengan saudara dilarang; seseorang tidak diperbolehkan
menikahi orang yang memunyai nama belakang yang sama dengan
kakeknya. Dahulu mereka dijodohkan, tapi sekarang pria dan wanita
bebas memilih dengan siapa mereka akan menikah. Kadang-kadang,
seorang wanita setuju untuk menikah, tapi orang tuanya tidak. Jika
hal itu terjadi, pasangan pria dan teman-temannya akan menculik dan
membawa sang wanita ke rumahnya, di mana upacara pernikahan
diadakan. Keluarga mempelai wanita tidak menghadiri upacara
pernikahan meski sang mempelai wanita tidak diculik. Si mempelai
wanita harus tetap diam dan menyendiri saat keluarga mempelai pria berpesta
pora.
Orang Abaza sangat menjunjung tinggi keramah-tamahan. Seorang tamu
dihormati sama seperti mereka menghormati ayah atau kakek mereka.
Tamu dipersilakan duduk di tempat terhormat. Kedatangan tamu
diiringi dengan ritual pesta. Tuan rumah dan tamu saling memberi
salam dengan minum anggur, saling menghormati, dan mengenali satu
sama lain. Keramah-tamahan seperti itu adalah suatu kebanggaan bagi keluarga.
Apakah agama mereka?
--------------------
Meskipun hampir semua orang Abaza di Rusia dan Georgia beragama
Kristen, namun orang-orang Abaza di Turki beragama Islam. Islam
adalah agama yang pengamalannya berdasar atas lima "tiang penopang"
atau persyaratan dasar. Umat Islam harus percaya "bahwa tiada tuhan
selain Allah, dan Muhammad adalah nabi-Nya." Mereka harus sembahyang
lima kali sehari, menghadap Mekah, kota suci agama Islam. Mereka
juga diharuskan untuk memberi sedekah kepada yang miskin, berpuasa
selama bulan Ramadan, dan setidaknya naik haji ke Mekkah sekali
dalam hidup mereka.
Apa yang mereka butuhkan?
-------------------------
Orang Abaza Turki benar-benar harus mendengar tentang Yesus sebagai
Juru Selamat. Secara resmi, Turki adalah negara sekuler dengan
kebebasan beragama yang terbatas. Oleh karena itu, orang Kristen
tidak bisa bebas membagikan kepercayaan mereka. Doa syafaat yang
sungguh-sungguh perlu dinaikkan untuk membebaskan orang Abaza dari belenggu
setan.
Pokok-Pokok Doa
---------------
1. Mohon kepada Tuhan untuk memanggil orang-orang Kristen Abaza dari
Rusia dan Georgia untuk memperkenalkan Kristus kepada
saudara-saudara mereka di Turki.
2. Mohon kepada Tuhan untuk melunakkan hati pemerintah Turki
yang mengekang pemberitaan Injil.
3. Berdoa agar Tuhan menyatakan diri-Nya kepada orang Abaza melalui
mimpi-mimpi dan visi-visi.
4. Mohon agar Tuhan menyelamatkan para pemimpin kunci yang ada
di antara orang Abaza yang akan memberitakan Injil dengan luar biasa.
5. Berdoa agar buku-buku dan media Kristen lainnya akan tersedia
bagi orang-orang Abaza.
6. Kalahkan kekuatan-kekuatan spiritual yang mengikat orang Abaza.
7. Mohon agar Tuhan memberikan perantara yang bisa menjadi jembatan
untuk menjangkau orang Abaza.
8. Berdoa agar gereja lokal yang kuat terbentuk di antara orang-orang Abaza.
(t/Dian)
Diterjemahkan dari:
Nama Situs : Joshua Project
Judul Artikel: Abaza of Turkey
Penulis : tidak dicantumkan
Alamat URL : http://www.joshuaproject.net/peopctry.php
______________________________________________________________________
KESAKSIAN MISI
KALUMPANG
Kami Menerjemahkan agar Mereka Mengerti
=======================================
Layaknya bayi yang sedang belajar berjalan, ia tak akan langsung
dapat berjalan dengan lancar tanpa terlebih dahulu belajar untuk
berdiri. Demikian halnya dengan proses penerjemahan yang saya, SS,
lakukan bersama tim penerjemah di Kalumpang. Banyak tahap yang
harus kami lakukan sebelum akhirnya terjemahan kami sampai di
tangan masyarakat Kalumpang.
Pada tanggal 4 -- 12 Oktober 2006, saya beserta tim pengembangan
bahasa Kalumpang dan beberapa bahasa lain yang ada di wilayah
Sulawesi, mengikuti lokakarya tahap tiga di Palu. Dalam lokakarya
ini, para peserta mengerjakan penerjemahan kitab Amos. Kami pun
mempelajari prinsip-prinsip pemeriksaan bahan yang sudah
diterjemahkan bersama-sama dengan penutur asli.
Sehari setelah lokakarya selesai, tepatnya pada tanggal 13 Oktober,
kami memeriksa hasil terjemahan kitab Yunus bersama konsultan dan
seorang penutur asli Kalumpang. Kami sangat bersyukur karena proses
pemeriksaan terjemahan ini berjalan dengan lancar, semuanya karena
hikmat yang Tuhan berikan.
Kesibukan yang saya jalani selama bulan Oktober lalu memang cukup
padat dan semuanya harus dijalani agar proses penerjemahan dapat
berjalan dengan lancar dan akhirnya dapat menghasilkan terjemahan
yang memenuhi kebutuhan masyarakat Kalumpang.
Namun, kesibukan kami tak hanya berputar di sekitar pekerjaan
penerjemahan. Kami pun melayani kebutuhan sehari-hari masyarakat
Kalumpang. Pada tanggal 20 di bulan yang sama, kami membagikan
pakaian bekas layak pakai untuk masyarakat. Pakaian yang kami
bagikan merupakan bantuan dari para dermawan di Jakarta dan Sulawesi.
Pekerjaan penerjemahan kami tak terhenti hanya pada bulan Oktober
saja. Pada bulan November 2006, kami memeriksa Injil Lukas dan
melanjutkan pembahasan penerjemahan kitab Amos yang sudah kami
kerjakan sebelumnya di Palu. Kami juga mengadakan latihan menyanyi
pada malam hari sebagai sarana sosialisasi hasil terjemahan karena
kami tidak ingin hasil pekerjaan kami menjadi sesuatu yang asing
ketika terjemahan itu sampai ke tangan masyarakat Kalumpang. Kami
senang melihat antusiasme masyarakat yang datang dan mengambil
bagian dalam kegiatan ini.
Tepat pada akhir November, hasil terjemahan draf pertama kitab
Amos selesai dikerjakan. Ini merupakan sebuah sukacita besar yang
Tuhan berikan pada kami.
Bulan Desember adalah bulan Natal. Tepat tanggal 5 Desember 2006,
saya mengikuti perayaan Natal Persekutuan Lansia (Lanjut Usia)
Jemaat Kalumpang. Acaranya meriah dan sangat hikmat; salah satu
acara yang disajikan dan sangat mengesankan bagi saya adalah dendang
dan puisi Natal dalam bahasa Kalumpang yang dipresentasikan oleh jemaat.
Segala tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaan penerjemahan ini
memang tidak ringan, namun semuanya terasa sangat menyenangkan
karena Tuhan selalu memperlengkapi saya untuk melakukan segala
tanggung jawab saya.
Tetaplah doakan pelayanan saya di Kalumpang dengan jadwal yang
begitu padat, agar saya dapat mengatur jadwal pelayanan saya dengan
baik. Doakan pula agar setiap kebutuhan biaya proyek bahasa di
Kalumpang dan biaya pencetakan kitab Yunus, dapat tercukupi. Bantuan
doa Anda juga saya butuhkan untuk proses penerjemahan Injil Lukas.
Diambil dan diedit seperlunya dari:
Judul buletin: Berita Kartidaya, Edisi 2/2007
Judul artikel: KALUMPANG; Kami Menerjemahkan agar Mereka Mengerti
Penulis : SS
Halaman : 12 -- 13
______________________________________________________________________
SUMBER MISI
ARABIC BIBLE ==> http://www.arabicbible.com/
Arabic Bible Outreach Ministry adalah sebuah organisasi pelayanan
yang memfokuskan diri untuk menjangkau dan mengenalkan Yesus kepada
dunia Arab melalui internet. Untuk mewujudkan tujuannya itu, salah
satu upaya yang dilakukan oleh organisasi ini adalah memberikan
kitab Perjanjian Baru, buku-buku Kristen, dan bahan-bahan Kristen
lainnya sesuai dengan permintaan, secara cuma-cuma. Organisasi itu
juga berupaya untuk mendirikan gereja-gereja Kristen Arab di seluruh
Amerika Utara dan negara lain dengan mendorong iman dan membantu
orang Arab Kristen untuk bertumbuh dalam anugerah dan pengetahuan
akan Tuhan melalui e-mail dan bahan-bahan Kristen lainnya. Tidak
hanya itu, untuk medukung usahanya itu, Alkitab berbahasa Arab,
salinan elektronik dari berbagai versi Alkitab, serta penelitian
Alkitab berbahasa Arab, telah disediakan oleh organisasi pelayanan
ini. Selain itu, Alkitab audio berbahasa Arab serta bahan-bahan
Alkitab lain yang menunjang usaha untuk menjangkau orang-orang Arab
juga tersedia. Untuk melihat dan mengetahui lebih rinci usaha-usaha,
program-program, serta bahan-bahan yang mereka adakan dalam memperkenalkan
Tuhan dan sabda-Nya kepada orang-orang Arab, silakan kunjungi situsnya.
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA
I N T E R N A S I O N A L
Ada beberapa pilot yang sedang berlatih di New Tribes Mission. Tim
dari New Tribes berkata, "Biasanya kami hanya melatih dua atau tiga
orang dalam satu tahun ajaran. Namun dua tahun terakhir ini, kami
bisa melatih hingga enam pilot. Kini kami sedang melatih enam orang
pilot dan kami berharap tahun depan pun demikian." Butuh waktu
delapan sampai sembilan bulan untuk menyelesaikan pelatihan
tersebut, namun untuk mengirim pilot yang benar-benar terlatih ke
ladang misi, dibutuhkan delapan sampai sembilan tahun. Kurangnya
sumber daya pilot dapat membuat proyek-proyek misi terancam gagal.
"Kami telah berusaha selama 2 -- 3 tahun mengadakan dan
menjalankan pelatihan untuk pilot misionaris. Sulit sekali; banyak
faktor yang menyebabkan kesulitan itu. Dalam situasi itu, setidaknya
kami harus menarik para misionaris yang bertugas di suatu suku
karena kami tidak memiliki pilot yang dapat mengantar mereka
bepergian dengan aman," tandasnya.
Diterjemahkan dari: Mission News, Agustus 2007
Berita selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/10272
Pokok Doa
---------
* Berdoa untuk enam pilot yang saat ini sedang berlatih di New
Tribes Mission. Biarlah Tuhan terus membentuk dan menambahkan
mereka dengan kemampuan yang dibutuhkan sebagai seorang pilot yang handal.
* Berserulah terus kepada Tuhan untuk mengirimkan lebih banyak
anak-anak-Nya untuk terjun dalam pelayanan udara ini mengingat
keberadaan mereka sangat dibutuhkan untuk pelayanan misi yang
sulit dijangkau dari darat.
I N D I A
Peningkatan kekerasan yang dihadapi orang-orang Kristen di India
tidak menghentikan upaya Living Water International (LWI) di negara
dengan mayoritas penduduk beragama Hindu itu. Beberapa waktu lalu,
Dennis dari LWI berada di India. Ia mengatakan bahwa penganiayaan
terhadap orang-orang percaya biasanya terjadi di daerah utara.
"Namun sekarang daerah selatan pun tak jauh beda dengan daerah
utara. Dan beberapa gubernur atau beberapa menteri mencoba
memojokkan orang-orang percaya dengan hukum antikonversi atau hukum
yang menentang penginjilan. Situasinya sulit." Namun sebagai
organisasi Kristen, situasi seperti itu tidak akan membuat LWI
berhenti bekerja. Anderson berkata, "Luar biasa. Semua yang kita
lakukan, kita lakukan bersama-sama dengan gereja lokal. Pemerintah
tidak menghalang-halangi usaha kami karena beberapa alasan yang
jelas. Jika kita yang mengadakan sumur air, pemerintah tidak perlu
mengeluarkan biaya." Situasi itu membuka kesempatan bagi LWI,
sesuatu yang tidak akan didapat organisasi lain. Namun begitu, semua
proyek itu dapat terwujud jika ada dana yang mencukupi. Dennis
mengatakan bahwa dukungan dana akan membuahkan sebuah hasil yang abadi.
Diterjemahkan dari: Mission News, Agustus 2007
Berita selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/10281
Pokok Doa
---------
* Berdoa bagi LWI agar dapat terus bertahan dan melayani di India.
Doakan agar mereka dapat memanfaatkan setiap kesempatan yang ada
untuk memperkenalkan Yesus.
* Doakan pula pemerintah India agar peduli dan memberikan perhatian
serta usaha perlindungan pada orang-orang Kristen yang dianiaya.
I R A N
Sammy Tippit Ministries mengatakan bahwa siaran televisi Kristen di
Iran tengah menghadirkan suatu perubahan. Orang Iran tampaknya
membuka diri terhadap Injil dan itu adalah suatu hal yang baik untuk
penyebaran Injil di seluruh Timur Tengah. Hampir semua pengkhotbah
yang disiarkan di televisi Mohabat adalah orang-orang Iran yang
tinggal di negara Barat. Tippit adalah satu-satunya orang Amerika
yang berkhotbah di televisi itu dengan bantuan seorang penerjemah.
Diterjemahkan dari: Mission News, Agustus 2007
Berita selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/10284
Pokok Doa
---------
* Naikkan ucapan syukur kepada Allah yang telah memakai stasiun
televisi tersebut untuk membawa perubahan sehingga orang-orang
Iran kini terbuka akan Injil.
* Doakan untuk pelayanan Sammy Tippit melalui khotbah televisi di
Iran. Kiranya Roh Kudus bekerja melalui khotbah-khotbah tersebut
sehingga menjangkau mereka yang belum mengenal Kristus.
V I E T N A M
Sementara itu, gereja membludak di Vietnam; Far East Broadcasting
Company (FEBC) pun turun tangan. FEBC menceritakan kisah seorang
pimpinan pabrik produksi yang menyadari bahwa para karyawannya
merasa kesepian. Ia mengundang seorang pendeta untuk mengenalkan
Kristus kepada mereka dan banyak karyawan menerima Kristus. Mereka
semua membutuhkan pemuridan. FEBC memberikan radio sehingga mereka
dapat mendengarkan siaran Kristen. Tahun lalu, hampir 3.500 orang
datang kepada Kristus melalui pelayanan ini dan kini beribadah di gereja
secara rutin.
Diterjemahkan dari: Mission News, Agustus 2007
Berita selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/10293
Pokok Doa
---------
* Bersyukur untuk pelayanan FEBC dan Roh Kudus yang bekerja di
antara para pekerja pabrik. Biarlah lebih banyak orang dijangkau
untuk mengenal Penghibur yang Agung.
* Berdoa agar program-program radio FEBC dapat memberi makanan
rohani bagi para pekerja pabrik. Doakan agar program pemuridan
yang mereka butuhkan dapat segera dinikmati.
______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA
MASALAH PENEBANGAN HUTAN DI INDONESIA
=====================================
Jika ditanya apakah hutan kita ini terjaga dengan baik, mungkin
kita perlu melihat kenyataan yang terjadi akhir-akhir ini. Sayang
sekali, larangan penebangan hutan secara liar yang diberlakukan
pemerintah ternyata hanya sebatas wacana saja. Para penebang liar
masih banyak dijumpai di banyak tempat, termasuk Kalimantan. Luas
hutan yang sekarang menjadi gundul sungguh sangat mengerikan dan
jumlah ini justru bertambah dari waktu ke waktu. Bencana yang
diakibatkan oleh penebangan pohon dalam jumlah besar ini seperti bom
waktu yang sewaktu-waktu akan meledak di luar kemampuan manusia
untuk mengatasinya. Ekosistem hutan sangat terancam dan jika tidak
diwaspadai akan berdampak luas. Menurut data Kompas (24/09/2007),
penyusutan hutan di Indonesia sesuai data terakhir adalah sebesar
86,62 juta hektar di tahun 2006. Ironis, di tengah dunia yang sedang
mengumandangkan ancaman pemanasan global secara serius, Indonesia
justru sedang melakukan perusakan lingkungan.
Pokok Doa
---------
1. Mari satukan hati kita untuk berdoa agar pemerintah dan
masyarakat Indonesia memunyai kepedulian terhadap lingkungan.
Doakan agar ada tokoh-tokoh berpengaruh yang ikut ambil bagian
memikirkan tindakan-tindakan berani dan berintegritas yang bisa
dilakukan untuk mencegah perusakan lingkungan, termasuk
penebangan hutan secara liar.
2. Berdoa agar ada sosialisasi secara menyeluruh, baik dari
pemerintah, maupun organisasi-organisasi masyarakat, termasuk
gereja, tentang bagaimana memakai sumber daya alam yang Tuhan
berikan secara bijaksana dan tidak mengeksploitasinya untuk kepentingan
pribadi.
3. Doakan pula pemerintah Indonesia agar memiliki rasa takut akan
Tuhan dan berani menjalankan hukum yang ada, termasuk kepada
pejabat-pejabat pemerintah yang ada di balik eksploitasi lingkungan ini.
4. Berdoa agar Tuhan menggerakkan pemerintah dan masyarakat,
termasuk organisasi-organisasi dunia, untuk segera mengambil
tindakan pemulihan bagi tanah-tanah yang sudah menjadi gundul.
Kiranya Tuhan memberi hikmat agar dapat mengambil cara-cara
pemecahan yang baik dan bijaksana untuk mengatasi masalah ini.
______________________________________________________________________
SURAT ANDA
From: "Yoegi Natanael" <ydpm(at)xxxx>
>Shallom,
>Bapak/Ibu terkasih di dalam Kristus!
>Sebelumnya perkenalkan nama saya David. Saya sebagai staf fulltime
>dari Derek Prince Ministries Indonesia
--cut--
>Kami memiliki pelayanan radio yaitu program renungan firman Tuhan
>yang disampaikan oleh Rev.Derek Prince sendiri dalam bahasa Inggris
>maupun yang sudah di dubbing dalam bahasa Indonesia. Akan sangat
>berguna sekali apabila program kami ini bisa disiarkan di stasiun-
>stasiun radio Kristen yang ada di Indonesia. Salah satunya yang
>sudah menyiarkan program kami di Jakarta adalah Radio Pelita Kasih
>dan Radio Gracia.
--cut--
>Terima kasih, Tuhan Yesus memberkati pelayanan kita semua!
>
>David
>Radio Programme Manager
>Derek Prince Ministries Indonesia
>Telp: 021- 45846494; 70940645
>Fax : 021- 45846494
Redaksi:
Terima kasih untuk informasi yang Anda sampaikan kepada kami tentang
pelayanan Derek Prince Ministries Indonesia. Kiranya pemuatan surat
Anda ini sekaligus dapat menjadi promosi bagi para pembaca e-JEMMi.
Terkhusus kepada Anda yang terlibat dalam pelayanan radio dan ingin
mendapatkan rekaman program tersebut untuk disiarkan di radio tempat
pelayanan Anda, silakan menghubungi Sdr. David.
Jika Anda ingin mendapatkan alamat e-mail Sdr. David, silakan
menghubungi redaksi.
______________________________________________________________________
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: tidak
untuk tujuan komersiil dan harus mencantumkan SUMBER ASLI bahan
yang diambil dan nama e-JEMMi sebagai penerbit elektroniknya.
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Yulia Oeniyati dan Dian Pradana
Redaksi tamu: Pipin Kuntami
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2007 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Kontak Redaski : < jemmi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan : < subscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk berhenti : < unsubscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan: < owner-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi : http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi : http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA : http://ylsa.sabda.org/
Situs SABDA Katalog : http://katalog.sabda.org/
______________________________________________________________________