From: <[EMAIL PROTECTED]>

Istriku, telah MENGECEWAKANku

 Matius 11:6 Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."

Tanpa terduga olehku tiba-tiba Rubi mengganti topik pembicaraan kami dan 
berkata," istriku telah membuat ku kecewa". Awalnya, topik pembicaraan kami 
sebatas membahas hadiah yang cocok untuk diberikan kepada wanita di saat ulang 
tahun pernikahan, namun tiba-tiba dia mengungkapkan bagaimana dia telah 
dikecewakan oleh orang yang selama ini dia cintai.

"Aku sudah memaafkan istriku, tapi disaat-saat tertentu aku kembali mengingat 
bahwa dia pernah mengecewakanku", Rubi menegaskan apa yang dia rasakan saat ini.

Rubi tidak menceritakan kenapa dia kecewa kepada sang istri, tapi dari raut
wajahnya saat menceritakan perasaan, aku dapat melihat bagaimana hancurnya
perasaannya saat ini, dan hal ini terbukti dengan ketidak mampuaanya untuk
bercerita seutuhnya kepadaku.

Sahabat,
Saya yakin 100 % bahwa setiap orang pernah merasa dikecewakan dan tentu
saja juga mengecewakan orang lain :). Sangat sulit bagi kita untuk melupakan 
apa  yang telah orang perbuat bagi kita, apalagi jika yang mengecewakan kita 
adalah orang yang sangat dekat dengan kita.

Suatu kali, saya menghadiahkan "baju" kepada seorang teman sebagai hadiah
di hari Natal, harga baju itu cukup banyak merogoh isi dompet saya :).

Tapi apa yang terjadi ?

Beberapa waktu setelah Natal berlalu, saya berkunjung kerumahnya dan waktu itu 
saya mencari sesuatu dan saya pikir barang itu mungkin ada di gudang. Pada saat 
sedang membongkar-bongkar kardus-kardus yang ada digudang, mata saya terbelalak 
! saya temukan "baju mahal" itu diantara kain-kain kumal lainnya, bentuknya 
sudah tidak karu-karuan, disana-sini terlihat bintik-bintik hitam dan baunya 
luar biasa.

Saya sangat kecewa,dada saya berdegub kencang dan saya menangis ! Koq 
tega-teganya sahabat saya tidak menghargai apa yang telah saya berikan padanya.

Jika saat ini, anda sedang dalam kekecewaan, datanglah pada Tuhan Yesus, maka 
Dia akan memulihkan hidup anda, rasa kecewa yang berkepanjangan tidak ada 
gunanya, justru akan lebih melukai hati kita lebih dalam lagi.

 Manusia mampu mengecewakan anda dan saya, tapi Yesus Kristus, TIDAK AKAN
PERNAH mengecewakan kita.
==========================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

ACTINGnya TUHAN YESUS

Yohanes 14:12
 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan
melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan 
yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;

Ketika atasan saya, tepatnya Manager saya meningkalkan lokasi kantor untuk
sementara waktu, barangkali cuti atau perjalanan dinas, beliau pasti "MEMILIH" 
dan "MENETAPKAN" seseorang sebagai pengganti untuk sementara beliau  tidak 
berada di kantor, orang ini disebut ACTING MANAGER.

Selama menjabat sebagai acting manager, si pengganti ini melakukan tugas-tugas 
yang biasa dilakukan oleh Manager yang sebenarnya dan jika diperlukan si 
actingpung dituntut untuk mengambil keputusan.Tetapi untuk keputusan besar dan 
menyangkut harkat hidup orang banyak, si acting  tidak boleh mengambil 
keputusan sendiri, tapi harus meminta pertimbangan dari si Manager yang 
sesungguhnya.

Yang perlu kita garis bawahi, sekalipun hanya acting manager, kuasa yang ada 
pada Manager yang sebenarnya, telah melekat pada orang ini, ada kuasa untuk 
setiap perkataan/ perintah yang keluar dari bibirnya.

Sahabat,
Selama kita masih ada didunia ini, anda dan saya adalah  Actingnya Tuhan Yesus, 
kita memiliki kuasa karena Roh Kudus tinggal didalam hidup kita. Tapi, tentu 
saja sebelum memutuskan segala sesuatunya, kita telah lebih dahulu meminta 
persetujuan dari pada Nya.

Sekalipun kita telah menghafal Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu; mampu
menafsirkan Firman Tuhan bajlam menyembuhkan orang sakit, namun tanpa tuntunan 
dari Roh kudus dan tanpa persetujuan dari Tuhan, tak diragukan lagi kita akan 
GAGAL.

Setelah Yesus naik ke Surga, anda dan saya di pilih Tuhan Yesus menjadi 
"acting" - wakilNya di dunia ini. [terlampir surat penugasan dari Yesus] Matius 
28: 18  Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala 
kuasa di sorga dan di bumi.
19  Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka 
dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
20  dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan   
kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir 
zaman."

       Mari siapkan hidup  kita, menjadi actingnya Tuhan Yesus ! !
==================================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>

Maaf, aku JEMU padamu

Ayub 7:16 Aku jemu, aku tidak mau hidup untuk selama-lamanya. Biarkanlah aku, 
karena hari-hariku hanya seperti hembusan nafas saja.

Entah mengapa aku begitu penasaran, begitu mendengar cerita teman tentang
sebuah lagu yang isinya tentang seorang pria yang merasa  "JENUH" dengan
hubungan yang sedang dia jalani saat ini.

Satu kebiasaan saya yang tidak baik untuk di tiru :) menghidupkan TV sampai 
pagi, jadi  bukan saya yang nonton acara yang ada di TV,  justru  TV yang  
menonton saya yang sedang tidur.

Sekitar jam dua subuh, saya tersentak dan mata saya langsung segar, gara-gara 
telinga saya mendengar lagu yang diceritakan teman saya tadi pagi ^_^.

Inti dari lagu itu, dulunya dia begitu mencintai sang kekasih  tapi beberapa 
waktu kemudian si pria ini mulai merasa jenuh dan cinta yang dulunya setinggi 
gunung  Merai namun lambat laun hanya tinggal satu mangkok saja  :).

Sahabat,
Kejenuhan/ jemu/ bosan yang disampaikan si  pria dialam lagu tersebut, tidak 
hanya terjadi didalam hubungan suami-istri atau pacaran,yang tadinya cinta yang 
mereka miliki begitu menggebu-gebu tapi kemudian berkurang dan akhirnya 
sirna.Perasaan cinta kita pada Tuhan Yesus pun,sering pasang surut dan ini bisa 
jadi di karenakan begitu banyak masalah yang terjadi dalam hidup 
kita,sepertinya tidak ada jalan keluar.

Sering kali pujian yang berkata, "ku mau cinta Yesus selamanya, meskipun badai 
silih berganti dalam hidupku, kutetap cinta Yesus selamanya. . ." hanya sebatas 
dibibir saja.

RELUNG HATI yang kita miliki, bisa diibaratkan seperti air yang ditampung 
didalam sebuah gelas bening, awalnya dari luar air tampak jernih, tapi beberapa 
hari kemudian mulai tampak lumut atau endapan kecoklat-coklatan di dasar gelas. 
Dan hal itu tidak akan terjadi, jika saja air yang ada didalam gelas tersebut 
tanpa henti dialiri oleh air, layaknya sebuah keran yang selalu terbuka, 
sehingga air yang ada digelas itu selalu baru.

Sering kali kita sudah merasa cukup nyaman dan cukup puas dengan CINTA yang
kita miliki saat ini, dan tidak menyadari bahwa cinta itu lambat laun akan 
KERING, KEROPOS dan HANCUR jika kita tidak menjaga dan memeliharanya.

 Mari kita menjaga CINTA yang ada didalam hati kita, cinta kepada pasangan
          dan terlebih-lebih rasa cinta kita kepada Tuhan Yesus.

Ayub 10:1  "Aku telah bosan hidup, aku hendak melampiaskan keluhanku, aku
hendak berbicara dalam kepahitan jiwaku.

Kirim email ke