From: albert
Nobody Knows the Trouble I've Seen
(tak seorangpun tahu kesusahanku)
--------------------------------------------------------------------------------
Melody - Harry Thacker Burleigh, 191? (1866-1949)
midi : albert. 2002
Hymnal ini pertama kali dimuat di buku Epicostal 1940
--------------------------------------------------------------------------------
Lagu spiritual ini menunjukkan cetusan hati dari seorang budak yang tidak
diketahui namanya, yang mengalami musibah berkali kali dan tidak putus2 . Istri
dan anak-anaknya sudah dijual semua, dan ia menemukan suatu expresi dari
kepedihan dan duka dari hatinya melalui lagu ini. Ia masih mempunyai
kepercayaanbahwa Tuhan Yesus tahu akan bebannya, dan budak itu menyetuskan
kesimpulan dalam kata : "Glory hallelujah!" Puji Tuhan, Halleluya.
Lagu spiritual ini bukan berasal dari Nashville, tetapi seluruh dunia menjadi
tahu setelah Penyanyi2 Jubileesinger's dari universitas Fisk meningalkan
Nahville pada tahun 1871 dan menyanyikan lagu ini kemana-mana. Mereka
menyanyikan lagu spiritual ini di negara bagian sebelah timur laut Amerika
Serikat kemudianke Inggris dan Eropah. Mereka bertemu dengan evangelist Dwight
L. Moody di Inggris dan menyanyikanpada kebangunan rohani Moody. Tidak lama
kemudian group penyanyi lain mengenalkan dengan suara vibrato dan jiwa dari
lagu spiritual ini buat pendengar jadi kurang terasa. Group ini dari Tukogee
Institute, dan Institude Hampton.
Waktu group penyanyi spiritual menyanyikan di Gedung Putih untuk Presiden
Lincoln, berkali-kali Presiden Lincoln ikut bernyanyi bersama. Waktu mereka
menyanyikan kata Nobody knows the trouble see, (tidak seorangpun tahu
kesusahananku) presiden Abraham Lincolan hanya menyapu air mata yang
berlinang dimatanya. Lagu ini menjadi begitu terkenal dan ikut pada perlombaan
menyanyi pada final kejuaraan menyanyi memasuki abad 20. Buku Lagu pujian
Epicostal pada tahun 1940 adalah yang pertama kali memuat nyanyian ini sebagi
Afrika-Amerika spiritual, Sekarang banyak didapatkan dibuku-buku pujian
termasuk gereja Afrika - Amerika. dan kita dapat merasakan tradisi waktu
Amerika dalam keadaan gawat pada permulaan abad 19. Di Indonesia sering
dinyanyikan di persekutuan mahasiswa .
--------------------------------------------------------------------------------
Nobody Knows the Trouble I've Seen
(tak seorangpun tahu kesusahanku)
F Bb F
Nobody knows the trouble I've seen;
(tak seorangpun tahu kesusahanku)
Bb C7
Nobody knows but Jesus.
tak seorangpun tahu kecuali Yesus
F Bb F
Nobody knows the trouble I've seen;
(tak seorangpun tahu kesusahanku)
C7 F
Glory Hallelujah!
Glori Haleluyah !
F
Sometimes I'm up, sometimes I'm down;
C7
O yes Lord.
F
Sometimes I'm almost to the ground;
Kadang aku hampir ditanah
C7 F
O, yes Lord.
O, Ya Tuhan
Refrain:
Nobody knows the trouble I've seen.
Nobody knows but Jesus.
Nobody knows the trouble I've seen.
Glory Hallelujah!
Sometimes I'm up,
Sometimes I'm down
Oh, yes, Lord.
Sometimes I'm almost to the ground
Oh, yes, Lord.
Refrain:
I never shall
aku tidak pernah akan
Forget that day...
lupa hari itu
Oh, yes, Lord,
O, ya Tuhan
When Jesus washed my sins away,
Waktu Yesus membasuh dosaku.
Oh, yes, Lord.
oh Ya, Tuhan
Refrain:
nobodykn1.mid
Description: audio/mid
nobodykn1.mid
Description: audio/mid

