From: Dewi Kriswanti 

LANGKAH-LANGKLAH IMAN
I Raja-raja 18 : 41 - 46

Salah satu kunci keberhasilan orang percaya dalam menghadapi setiap persoalan 
yang besar adalah iman. Iman memampukan kita melihat perkara-perkara yang 
ajaib. Namun, banyak orang beranggapan bahwa iman itu hanya persoalan percaya. 

Hari ini kita akan mempelajari langkah-lamgkah iman :
1. Iman dimulai dari visi seseorang.
Iman harus dimulai dari kerinduan yang dalam. Seseorang yang memiliki visi 
dalam imannya berarti dia memiliki tekad dan kerinduan di dalam imannya. Visi 
iman harus dilanjutkan dengan doa yang sungguh-sungguh (Ayat 42), karena :
· Doa mempersiapkan seseorang dan membuat hati ini terbuka. · Doa menghancurkan 
setiap penghalang berkat. · Doa membuat setiap orang sabar menantikan mujizat 
atau pertolongan dari Tuhan. 

2. Iman yang sejati pasti melalui ujian (Ayat 43)
Ujian iman adalah sesuatu yang mutlak. Ibarat seseorang yang menginginkan 
kenaikan tingkat, dia harus melalui ujian terlebih dahulu.

3. Iman pasti menghasilkan sesuatu (Ayat 44)
Iman yang menghasilkan sesuatu itu pasti dimulai dari sesuatu yang kecil 
terlebih dahulu. Selain itu iman juga menghasilkan kasih dan yang pasti iman 
akan menghasilkan kenyataan.

4. Iman seseorang belum tentu selamanya dihargai orang lain (I Raja-raja 19:1-2)
Bila iman kita tidak dihargai orang lain, jangan kecil hati karena Allah di 
sorga menghargai iman kita dan akan bertindak bagi kita.
=========================================
From: rm_maryo 

"Tambahkanlah iman kami!"
(Keb 1:1-7; Luk 17:1-6)

"Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Tidak mungkin tidak akan ada 
penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. Adalah lebih baik 
baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan 
ke dalam laut, dari pada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah 
ini. Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau 
ia menyesal, ampunilah dia. 
Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali 
ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia." 
Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: "Tambahkanlah iman kami!" Jawab Tuhan: 
"Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat 
berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam 
laut, dan ia akan taat kepadamu." (Luk 17:1-6), demikian kutipan Warta Gembira 
hari ini. 

Berrefleksi atas bacaan-bacaan serta mengenangkan pesta St.Yosafat, Uskup dan 
Martir, hari ini saya sampaikan catatan-catatan sederhana sebagai berikut:
. Jika kita berani mawas diri dengan jujur dan benar kiranya selama ini melalui 
cara berkata atau cara bertndak kita telah sering menyakiti atau menyesatkan 
sesama dan saudara-saudari kita. Ketika kita sedang menyakiti atau menyesatkan 
mungkin kita tidak merasa apa-apa, tetapi mereka yang kena atau menerima kata 
atau tindakan kita 
jauh berbeda dengan perasaan kita; mereka merasa disakiti atau disesatkan, 
namun tidak menyalahkan atau memperhitungkan kesalahan kita. Maka baiklah 
sesuai dengan pesan Yesus di atas "Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah 
dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. Bahkan jikalau ia berbuat dosa 
terhadap engkau tujuh kali sehari.kamu harus mengampuni dia". Mengampuni 
saudara yang berdosa atau bersalah kiranya merupakan bentuk penghayatan iman 
atau kemartiran dalam hidup sehari-hari masa kini, mengingat di sana-sini masih 
marak balas dendam, kebencian dan permusuhan yang muncul karena kesalah-pahaman 
atau ketidak-tahuan. Dengan kata lain mereka yang nampak berbuat dosa atau 
bersalah belum tentu berdosa atau 
bersalah, karena `mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat'. 
Sebagai orang beriman marilah kita sikapi saudara kita yang nampak berdosa atau 
bersalah dengan `iman', artinya kita cari dan akui seoptimal mungkin kehendak 
baik dan kebaikan-kebaikan yang ada dalam diri saudara kita tersebut; kami 
yakin mereka berkehendak baik tetapi kurang atau tidak tahu bagaimana 
mewujudkan kehendaknya 
tersebut. Dengan iman dan kasih pengampunan kita sikapi saudara-saudari kita 
yang tidak tahu tersebut, meskipun cara berkata atau cara bertindaknya 
menyakiti dan menyusahkan kita. Mari kita imani sabda Yesus :"Kalau sekiranya 
kamu mempunyai iman sebesar bidi sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon 
ara: Terbantunlah 
engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu". 
. "Kasihilah kebenaran, hai para penguasa dunia, hendaklah pikiranmu tertuju 
kepada Tuhan dengan tulus ikhlas, dan carilah Dia dengan tulus hati! Ia 
membiarkan diri-Nya ditemukan oleh yang tidak mencobai-Nya, dan menampakkan 
diri kepada semua yang tidak menaruh syak wasangka terhadap-Nya." (Keb 1:1-2), 
demikian nasehat penulis 
kitab Kebijaksanaan kepada kita semua. Kebenaran tentang manusia adalah 
`manusia diciptakan oleh Allah sesuai dengan gambar atau citraNya', dengan 
demikian Allah hidup dan berkarya di dalam setiap diri manusia. Menaruh syak 
wasangka atau curiga kepada sesama manusia berarti menaruh syak wasangka atau 
curiga kepada Allah alias tidak/kurang beriman. Mencobai sesama manusia berarti 
mencobai Allah. Kita semua adalah ciptaan Allah dan beriman, maka marilah kita 
hayati atau wujudkan kebenaran ini dalam cara hidup dan cara bertindak kita 
setiap hari, dalam pergaulan, kerja maupun aneka kesibukan dan pelayanan. 
Beriman antara lain berarti menyerahkan diri dengan gairah atau penuh harapan 
pada sesuatu yang tidak jelas 
atau tidak kelihatan, serta mengahayati diri sebagai yang lemah dan berdosa 
namun dipanggil Allah untuk berpartisipasi dalam karya penyelamatanNya. Maka 
hendaknya cara berkata atau cara bertindak kita senantiasa menyelamatkan atau 
membagiakan sesama dan saudara-saudari kita. Secara khusus kami ingatkan pada 
`para penguasa dunia' seperti presiden dengan para menterinya, gubernur, 
bupati, camat, lurah dst.. untuk "mengarahkan pikiran tertuju kepada Tuhan 
dengan tulus ikhlas', yang secara konkret berarti mengarahkan perhatian, tenaga 
dan dana/harta benda kepada seluruh rakyat/warga yang `dikuasai', yang harus 
dilayani. Hendaknya menghayati `kuasa' 
dengan semangat pelayanan, seperti pelayan dalam rumah tangga yang dengan 
rendah hati, ceria, gembira dan bergairah berusaha membahagiakan seluruh 
anggota keluarga. Hayatilah `kepemimpinan partisipatif' dengan rendah hati dan 
semangat melayani. 

"TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; Engkau mengetahui, kalau aku duduk 
atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. 
Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku 
Kaumaklumi. Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, 
semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN. Dari belakang dan dari depan Engkau 
mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku. Terlalu ajaib bagiku 
pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya."(Mzm 139:1-6) 
Jakarta, 12 November 2007 
===========================================
From: DPK PDS KOREA 

Berita amat PENTING!!! Tidak bisa ditawar tawar lagi

Syaloom teman temanku semua,

Mungkin hal ini masih belum terasa penting di Indonesia, tetapi jurusan kita 
ini harus kita perhatikan dengan baik.

Dari Info yang saya terima dari teman teman Pengurus PARTAI DAMAI SEJAHTERA di 
Indonesia yang saya kirimi CD, ternyata CD saya itu tidak dapat dibaca di 
Indonesia, sedangkan CD yang sama juga saya kirimkan kepada teman teman saya di 
Swiss, Jerman, Amerika, tetapi mereka bisa membaca berita itu dengan amat 
mudah, bahkan business mereka bisa dengan cepat berkembang. 

Dari kejadian dan penelitian tersebut, dapat saya ketahui bahwa pada umumnya 
teman teman di Indonesia menggunakan software yang bajakan, sedangkan teman 
teman di luar negeri tidak menggunakan software semacam itu.

Untuk mempersiapkan diri agar kita tidak terkena kemacetan informasi di masa 
depan, saya himbau agar teman teman mulai sekarang sudah mempersiapkan dana 
untuk memperbaiki system computer anda sebagai berikut:

Computer anda terpaksa harus diganti CPUnya dengan CPU yang diberi fasilitas 
sebagai berikut:

1) Motherboard dengan Pentium IV yang pakai 4 Processors, yaitu yang disebut 4 
Core
2) Software Windows XP Professional yang asli, hal ini tentunya mahal sekali 
karena sekitar Rp. 5.000.000,-- jadi anda bisa patungan dengan teman teman 
lainnya, misalnya 10 orang beli satu Software asli, dan dari CD asli itu bisa 
diinstalkan ke dalam 10 Computer, karena CD itu tidak mudah untuk dicopy 
menjadi beberapa CD seperti Windows XP yang versi lama.
3) Software Nero yang terbaru
4) Software Photoshop yang terbaru

Dari Software software tersebut, maka anda akan mendapatkan banyak fasilitas 
agar anda dapat dengan mudah mengembangkan business anda, karena computer anda 
tidak akan macet macet lagi dan tidak akan mudah terkena virus virus lagi. 

Terima kasih atas perhatian anda sekalian, dan semoga Tuhan Yesus Kristus 
selalu mendampingi anda dalam segala usaha anda di dunia yang fana ini.

Berikut adalah berita penting juga yang perlu kita bawakan dalam doa juga:
Sabtu, 10 November 2007 - 11:05 WIB
Apa kata dunia hingga saat ini Gereja di Indonesia masih tetap terancam..
Gereja Isa Almasih Dilempar Bom Gereja Isa Almasih Dilempar Bom . 

Gereja Isa Almasih di Jalan Dr. Wahidin 8 Pati dilempar bom molotov. Peristiwa 
tersebut terjadi Sabtu, dini hari (3/11) sekitar pukul 01.40 WIB. Beruntung 
tidak ada korban dalam peristiwa itu.

Gereja yang terletak bersebelahan dengan rumah kepala dinas Kapolres Pati itu 
juga tidak mengalami kerusakan. Sebab, dua bom molotov yang dilemparkan orang 
tidak dikenal tidak sempat meledak. Bom yang diisi minyak tanah itu bahkan 
tidak mengenai bangunan gereja karena hanya pecah di depan pintu masuk gereja. 

Informasi yang dihimpun Radar Kudus di sekitar lokasi kejadian menyebutkan, 
pelaku pelemparan bom molotov itu hanya satu orang.

Seorang saksi mata yang enggan namanya dikorankan menceritakan, dia melihat 
pelaku saat melemprakan bom molotov ke arah gereja. "Lemparan pertama diarahkan 
ke pintu utama gereja," katanya.

Sedangkan lemparan kedua, kata saksi tersebut, diarahkan ke atas.
"Lemparan kedua cukup tinggi dan sempat mengenai genting papan nama gereja," 
lanjutnya. 

Saksi tersebut juga mengungkapkan, pelaku sempat menantang satpam gereja yang 
sedang bertugas. Satpam itu sendiri sempat berusaha mengejar pelaku.

"Tapi, dia seperti terkunci dan sibuk mencari kunci untuk membuka pintu masuk 
gereja," sambungnya.

Ditanya tentang ciri-ciri pelaku, saksi mata tersebut hanya bisa 
mengidentifikasi rambut pelaku yang gondrong. Selebihnya, saksi mengaku tidak 
bisa melihat secara jelas identitas lain. 

"Yang jelas, pelaku naik sepeda motor dari arah utara gereja. Setelah melempar 
bom molotov, dia kabur ke arah selatan (arah Alun-Alun Pati)," katanya.

Sementara itu, Kapolres Pati AKBP Darto Juhartono saat dihubungi membenarkan 
adanya peristiwa tersebut. "Untuk sementara kita masih melakukan proses 
penyelidikan," ujar AKBP Darto Juhartono seraya menolak berkomentar lebih jauh.

Sumber : terangdunia.com (kutipan)

Berita ini akan kami bawakan dalam doa puasa kami di Bukit Doa "BUKIT KARMEL" 
di kota Anyang dan akan kami sebar luaskan melalui "WISMA INDONESIA" di 
Uijengbu Republik Korea siang ini. 

Ingat baik baik akan Firman Tuhan yang tertulis di Roma 13: 1 - 7 dan Roma 12: 
19 - 21
Dikirimkan langsung dari Republik Korea oleh:
Ir. H.L. Njoo, berasal dari Kayen Karesidenan Pati, Jawa Tengah
Ketua Dewan Pimpinan Komisariat
PARTAI DAMAI SEJAHTERA

1. Kitab Keluaran 18 : 21
2. Kitab Keluaran 23 : 8
3. Kitab Ulangan 16 : 19
4. Kitab Ulangan 27 : 25
5. Mazmur = Psalm = Psalms 100 : 1; 5, 
6. Mazmur = Psalm = Psalms 34 : 7; 9 
7. Mazmur = Psalm = Psalms 103 : 1; 22
8. Amsal = Sprueche = Proverbs 15 : 29

1 Korintus 1:10
aku menasihatkan kamu, saudara saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, 
supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi 
sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir. 

1 Corinthians 1 : 10
Now I plead with you, brethren, by the name of our Lord Jesus Christ, that you 
all speak the same thing, and that there be no divisions among you, but that 
you be perfectly joined together in the same mind and in the same judgment 

Ingat SEMBOYAN ini, Kitab Keluaran 18:21, Keluaran 23:8, Ulangan 16:19, Ulangan 
27:25, Mazmur 100: 1 - 5 dan 1 Korintus 1:10

Kirim email ke