From: <[EMAIL PROTECTED]>
"Pemulung dilarang masuk"
Matius 10:16 "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah
serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti
merpati.
Disetiap gang perumahan kita akan temukan sebuah pelangkat yang ukurannya
lumayan besar, tulisannya pun cukup jelas dibaca sekalipun dari 100 meter,
isinya, "pemulung dilarang masuk" dan di dalam pelangkat itu juga terdapat
gambar sebuah "gerobak" yang diberi tanda silang, artinya pemulung dilarang
masuk ke komplek perumahan tersebut.
Dengan adanya pelangkat tanda larangan bagi para mulung di setiap gang, maka
sejak itu tidak ada lagi pemulung yang membawa gerobak masuk ke perumahan itu,
TAPI berubah menjadi pemulung yang membawa sepeda motor !: ) :)
Sahabat, bukankah para pemulung ini cerdik seperti ular ?
Saya jadi teringat suatu peristiwa ketika saya masih duduk dibangku sekolah
menengah pertama. Guru Biologi meminta setiap murid memperaktekkan pelajaran
"mencangkok" tumbuh-tumbuhan, dan masing-masing murid diberi tenggang waktu dua
bulan untuk mempersiapkannya.
Waktu yang ditetapkan pun tiba, dalam pikiran saya setiap murid pasti membawa
hasil percobaan mereka, tapi ternyata dugaan saya salah, ternyata hanya sekitar
50% saja yang membawa tugas dan 50% cukup membawa 1001 macam alasan. .
ha.h.ah.ah.a
Saya bersyukur, hasil cangkokan saya berhasil dengan baik, tidak hanya akarnya
banyak tapi juga menghasilkan buah, tapi rasa syukur saya berubah menjadi
tangisan, ketika menemukan hasil cangkokan saya yang tertinggal hanya batang
pohon jambu dan beberapa biji buahnya, tetapi akar dan sabut kelapa sebagai
pengikat akar sudah lenyap ! ! begitu juga dengan hasil cangkokan teman-teman
sudah tidak jelas bentuknya. Ketika itu dikarenakan pelajaran biologi merupakan
pelajaran terakhir maka saya dan teman-teman menyimpan hasil cangkokan saya
diluar kelas.
Kata CERDIK yang dimaksud oleh Yesus pada ayat diatas, bukan cerdik seperti
yang dipraktekkan oleh para pemulung ini atau seperti teman-teman yang merusak
tumbuhan hasil cangkokan, tapi yang Tuhan mau adalah cerdik yang tidak
menguntungkan diri sendiri; cerdik untuk hal kebaikan dan tulus, artinya apapun
yang kita lakukan kita tidak menguntungkan diri sendiri tapi merugikan orang
lain.
Untuk mendapatkan posisi yang penting, si A mengambil langkah cerdik, menyebar
kan fitnah kepada si B yang dianggap sebagai lawan yang tangguh. Si A memang
cerdik! tapi tidak tulus seperti merpati, si A menghalalkan segala cara untuk
mendapatkan apa yang dia inginkan.
Sahabat,
Marilah kita cerdik dan tulus seperti yang Tuhan Yesus perintahkan dan
teladankan bagi kita semua.
Sikap Cerdik tidak berarti harus mendapatkan apa yang kita mau, tapi dengan
adanya KETULUSAN, ada jaminan bagi kita, bahwa Tuhan akan memberikan yang
TERBAIK dalam hidup anda dan saya.
==============================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>
TERGOPOH-GOPOH cari Tuhan, kalau sudah ngak kuat
1 Korintus 14:20 Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam
pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam
pemikiranmu!
Beberapa kali aku memperhatikan putri sahabatku, yang berumur tiga setengah
tahun menangis karena giginya sakit karena berlobang. Melihat anak kecil
menangis karena menahan sakit, tentu saja ada rasa belas kasihan dihatiku,
tapi hal ini juga membawaku untuk merenung dan melihat keberadaan orang-orang
yang telah dewasa.
Si adik kecil ini ternyata baru saja memakan makanan yang manis-manis, dan
tidak berapa lama setelah itu giginya langsung sakit. Tentu saja hal ini tidak
terjadi satu atau dua kali, dia begitu menikmati makanan yang manis-manis dan
tidak menyadari kalau "si manis" itu MUSUH bagi giginya yang berlobang, baru
setelah terasa sakit barulah si adik kecil menyadari kalau dia tidak boleh
memakan makanan yang manis.
Kita mungkin bertanya, kenapa orang tuanya tidak melarang anaknya makan
manis-manis ?
Dimana-mana pun juga anak kecil pasti akan berprilaku seperti itu, begitu lima
menit sakit giginya hilang, begitu melihat makanan yang menarik hatinya, tanpa
berpikir dampak kedepannya sianak pasti langsung menyantapnya :),sekalipun
sudah diperingatkan berulang-ulang ! yah . . .
namanya juga anak kecil. [jangankan anak kecil, orang yang sudah dewasa
saja sulit untuk dilarang]
Sahabat,
Bangsa Israel yang telah berkali-kali melihat kebaikan dan pertolongan Tuhan,
masih saja melakukan kesalahan yang sama ! Begitu apa yang terjadi didepan mata
tidak sesuai dengan apa yang mereka "impikan", bangsa yang keras tengkuk ini
langsung berpaling dari Tuhan dan menyembah "patung" ; mulai dari menyembah
Molokh ; patung pahatan ; patung tuangan dan patung lembu emas., dengan
harapan mendapatkan bantuan INSTAN.
Berkali-kali bangsa israel di hukum oleh Tuhan, tapi mereka masih saja keras
kepala dan melakukan hal yang sama yang melukakan Tuhan. 2 Tawarikh 24:18
Mereka meninggalkan rumah TUHAN, Tuhan nenek moyang mereka, lalu beribadah
kepada tiang-tiang berhala dan patung-patung berhala. Oleh karena kesalahan itu
Yehuda dan Yerusalem tertimpa murka.
Dalam kehidupan kita pun, sering kali kita melakukan kesalahan yang
"berulang-ulang". Sekalipun sudah di sarankan oleh dokter supaya berhenti
"merokok" tapi masih saja keras kepala, justru marah-marah kalau ditegur. Tapi
begitu dinyatakan positip kangker paru-paru, baru timbul penyesalan dan sudah
terlambat.
Jika kita renung-renungkan, sebagai orang yang telah dewasa pun masih banyak
kesalahan berulang-ulang yang kita lakukan! tapi tetap tidak KAPOK untuk tetap
berbuat kesalahan yang sama.
Mari kita renungkan, kesalahan apa saja yang telah anda dan saya telah lakukan
secara berulang-ulang. Saat didera masalah hebat, tergopoh-gopoh cari Tuhan !
menangis-nangis di kaki Tuhan ; cari Pendeta sebagai tempat curhat, tapi begitu
"aman", mulai lagi deh . . .. ke selera asal dan melakukan kesalahan yang
berulah-ulang
1 Raja-raja 14:9 Sebab engkau telah melakukan perbuatan jahat lebih dari
semua orang yang mendahului engkau dan telah membuat bagimu Tuhan lain
dan patung-patung tuangan, sehingga engkau menimbulkan sakit hati-Ku,
bahkan engkau telah membelakangi Aku.
====================================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>
PREMAN CENGENG
2 Timotius 2:1 Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam
Kristus Yesus.
Andriani bercerita banyak seputaran perkembangan putri sulungnya. "Anakku
sangat percaya diri, kalau kamu minta dia menyanyikan sebuah lagu, siap-siap
saja banyak lagu yang akan dia nyanyikan, sebanyak judul lagu yang terlintas
dalam pikirannya", jelas Andriani sambil menahan tawa geli.
Putri Andirani tidak hanya memiliki kepercayaan diri yang tinggi, tapi juga
ramah dan sekalipun masih belum sekolah putri Andirani sudah mulai belajar
bahasa asing, serta mudah menangkap setiap apa yang diajarkan oleh orang tua
dan orang yang ada disekitarnya, apa yang dia lihat dan dengar akan melekat
dalam pikirannya.
Diakhir ceritanya, Andiriani tidak mampu lagi menahan tawa,katanya,"anakku
itu pemberani kayak PREMAN tapi CENGENGNYA pun luar biasa:).
Sahabat,
Dari ke dua belas murid Yesus selama berada di dunia, yang cukup menonjol dan
pemberani adalah Simon Petrus. Ketika Yesus bertanya "siapakah Anak Manusia
itu ? beberapa orang berkata, "Elia" ; "Yohanes Pembabtis:
"Yeremia" dan yang lain menjawab "para nabi, dan Petrus menjawab dengan mantap
"Engkau adalah Mesias, Anak Tuhan yang hidup!" dan ketika itu Yesus berkata,
"Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu
kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga" [Matius 16:16-17].
Tetapi apa yang terjadi saat Simon Petrus diperhadapkan pada kondisi yang
"terdesak" dan "ketakutan" kehilangan nyawanya ? Seorang Petrus yang pemberani
; Petrus yang pernah berjalan diatas air bersama Yesus dan telah banyak
melihat mujizat yang telah Yesus lakukan selama bersama-sama dengan
murid-muridnya, ternyata "GOYAH", dan setelah tiga kali menyangkal Yesus,
terdengarlah ayam berkokok, dan yang bisa Petrus lakukan hanya menangis penuh
rasa sesal.
Setiap orang tua pasti senang, bangga dan suka cita saat melihat buah hatinya
menjadi pribadi yang pemberani dan percaya diri, tentu saja pemberani dalam
hal yang positip dan baik. Begitu juga dengan Tuhan Yesus, Dia pasti bangga
pada anak-anakNya, yang berani dan komitment menyampaikan kabar baik dan
keselamatan didalam nama Yesus Kristus
Sahabat,
kita bukan lagi kanak-kanak yang indentik dengan "ngambek" atau "cengeng",
bukan PREMAN CENGENG ! Tuhan Yesus mau kita menjadi murid/sahabat/anakNya
yang tangguh mengandalkan Yesus dalam segala hal.
Jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus, Ikutlah menderita
sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus ; Seorang prajurit yang
sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya,
supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya; Seorang olahragawan
hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut
peraturan-peraturan olahraga Tuhan akan memberi kepadamu pengertian dalam
segala sesuatu.
2 Timotius 2:
1 Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.
2 Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi,
percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga
cakap mengajar orang lain.
3 Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.
4 Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan
soal-soal
penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.
5 Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara,
apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.
6 Seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati hasil
usahanya.
7 Perhatikanlah apa yang kukatakan; Tuhan akan memberi kepadamu pengertian
dalam segala sesuatu.
8 Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati,
yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam
Injilku.
9 Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti
seorang penjahat, tetapi firman Tuhan tidak terbelenggu.
10 Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan
Tuhan, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus
dengan kemuliaan yang kekal.
11 Benarlah perkataan ini: "Jika kita mati dengan Dia, kitapun akan hidup
dengan Dia;
12 jika kita bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita
menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita;
13 jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal
diri-Nya."
14 Ingatkanlah dan pesankanlah semuanya itu dengan sungguh-sungguh kepada
mereka di hadapan Tuhan, agar jangan mereka bersilat kata, karena hal
itu sama sekali tidak berguna, malah mengacaukan orang yang mendengarnya.
15 Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Tuhan sebagai seorang pekerja
yang
tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.
16 Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya
menambah kefasikan.
17 Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker. Di antara mereka
termasuk Himeneus dan Filetus,
18 yang telah menyimpang dari kebenaran dengan mengajarkan bahwa kebangkitan
kita telah berlangsung dan dengan demikian merusak iman sebagian orang