From: rm_maryo 

"Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat"
(1Sam 17:32-33.37.40-51; Mrk 3:1-6)

"Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati 
sebelah tangannya.Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan 
orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia. Kata Yesus 
kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: "Mari, berdirilah di tengah!" 
Kemudian kata-Nya kepada mereka: "Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, 
berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh 
orang?" Tetapi mereka itu diam saja. Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan 
dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada 
orang itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah 
tangannya itu. Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan 
orang-orang Herodian untuk membunuh Dia"
(Mrk 3:1-6), demikian kutipan Warta Gembira hari ini. .

Berrefleksi atas bacaan-bacaan hari ini saya sampaikan catatan-catatan 
sederhana sebagai berikut:
. Dalam suatu lokarkarya pastoral (antar beberapa komisi di tingkat keuskupan) 
untuk merefleksi dan mengevaluasi kegiatan-kegiatan pastoral yang telah 
dilaksanakan serta membuat program kegiatan yang akan datang, ada dua kelompok 
setelah mempresentasikan program kegiatan yang bagus serta konkret mengakhiri 
presentasinya dengan berkata: "Untuk melaksanakan program kegiatan ini, kami 
harus terlebih dahulu minta rekomendasi dari Bapak Uskup". 
Ketika saya, yang pada waktu itu hadir mewakili komisi di KWI, dimintai 
tanggapan 
atas rencana program kegiatan tersebut antara lain saya berkata: "Lho mau 
berbuat baik kok harus minta rekomendasi uskup, atasan. Saya duga yang 
dimaksudkan adalah minta bantuan dana atau uang untuk kegiatan tersebut". Hemat 
saya untuk berbuat baik tidak perlu minta izin atau rekomendasi dari siapapun, 
demikian juga untuk bekerja atau berbuat baik di hari libur atau waktu 
istirahat. Hari Sabat atau hari yang dikhususkan bagi Tuhan adalah hari untuk 
memuji, menghormati, mengabdi dan memuliakan Tuhan alias hari untuk berbuat 
baik bagi sesama. Pada hari dimana orang dibebaskan dari ikatan aturan bekerja 
tersebut kiranya justru memiliki kebebasan secara leluasa untuk berbuat baik 
sesuai dengan kerinduannya yang digerakkan oleh Tuhan. Memang, sekali lagi, 
orang yang bersikap legalistis pada umumnya jarang berbuat baik kepada sesama 
yang sungguh membutuhkan. Kita sebagai orang beriman dipanggil, tanpa pandang 
hari, waktu, SARA, usia dst.., untuk senantiasa berbuat baik 
dimana ada kesempatan atau bisikan/sentuhan untuk berbuat baik. 
Kesempatan, sentuhan/bisikan untuk berbuat baik hemat saya terjadi setiap 
waktu, dimana saja dan kapan saja, maka marilah kita tanggapi secara positif 
kesempatan, bisikan atau sentuhan tersebut, sebagai perwujudan iman kita kepada 
Tuhan. Biarkanlah, anggap angin berlalu, aneka macam kritik atau komentar atas 
perbuatan baik kita, yang muncul dari keirihatian atau kemalasan atau 
kesombongan. 
. "Segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan 
bukan dengan lembing. Sebab di tangan TUHANlah pertempuran dan Ia pun menyerah 
kan kamu ke dalam tangan kami."(1Sam 17:47), demikian kata Daud kepada orang 
Filistin, prajurit yang kuat dan gagah perkasa serta berpengalaman dalam 
pertempuran. Apa yang dikatakan oleh Daud ini mengingatkan kami akan peristiwa 
revolusi rakyat Filipina untuk menggulingkan presiden Marcos maupun demo 
mahasiswa di gedung DPR-Senayan, Jakarta, yang didukung oleh rakyat untuk 
menggulingkan presiden Suharta. Senjata, tank serta kekuatan tentara dilawan 
dengan doa rosario para ibu/wanita (di Manila-Filipina) atau gerakan anti 
kekerasan para mahasiswa (di Jakarta-Indonesia). Tuhan menyelamatkan bukan 
dengan pedang dan bukan dengan lembing, bukan dengan senjata yang mematikan 
atau keperkasaan tank dengan tentaranya. Tuhan hidup dan berkarya di dalam diri 
umat beriman, hamba-hambaNya yang sungguh mengandalkan diri atau 
mempersembahkan diri kepada Tuhan, dengan kata lain orang-orang yang masih 
terbuka hati, jiwa, akal budi dan tubuhnya terhadap perubahan dan pembaharuan. 
Maka marilah kita meneladan Daud dalam hidup sehari-hari kita. Ketika kita 
harus menghadapi aneka macam bentuk kekerasan, marilah kita hadapi dengan 
rendah hati dan lemah lembut sambil berdoa. Percayalah sekeras-keras penampilan 
orang kami yakin mereka juga memiliki hati, jiwa, akal budi yang baik, marilah 
kita bangkitkan dan berdayakan apa yang mereka miliki tersebut. 
Biarkanlah mereka akhrinya melucuti diri dari aneka macam senjata yang 
mematikan tersebut dan kemudian juga mempersembahkan diri kepada Tuhan, kepada 
Penyelenggaraan Ilahi. Kasih pengampunan pasti akan dapat mengalahkan aneka 
macam kekerasan, cintakasih pasti akan mengalahkan aneka macam balas dendam dan 
kebencian. "Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu" 
(Mat 5:44), demikian sabda Yesus. . 
"Ya Tuhan, aku hendak menyanyikan nyanyian baru bagi-Mu, dengan gambus sepuluh 
tali aku hendak bermazmur bagi-Mu, Engkau yang memberikan kemenangan kepada 
raja-raja, dan yang membebaskan Daud, hamba-Mu"(Mzm 144:9-10)

Jakarta, 23 Januari 2008
==========================================
From: trueworshippersindonesia 

Chris Tomlin
The Man Behind `How Great Is Our God'

Christopher Dwayne Tomlin atau lebih dikenal dengan nama Chris Tomlin lahir 
pada tanggal 4 Mei 1972. Sebagai bocah yang dilahirkan dan dibesarkan di Texas 
Timur, ia terbiasa mendengarkan musik country. Chris tumbuh dengan kecintaan 
pada music, keahliannya bermain gitar didapatkannya dari Sang Ayah sehingga di 
usia muda 14 
tahun ia sudah mulai menulis lagu. Dibesarkan dalam keluarga yang cinta akan 
Tuhan membuat Chris menyadari bahwa Tuhan memiliki rencana yang spesifik bagi 
hidupnya sejak usia dini. 
Chris mengambil bidang Psikologi saat kuliah di A&M Texas University dan tetap 
meneruskan kegiatan menulis dan bermain music. Di saat yang bersamaan Chris 
bertemu dengan Louie Giglio yang menawarkan dia untuk bergabung dalam Passion 
Conference, yaitu sebuah konferensi bagi para mahasiswa-mahasiswa Kristen di 
Amerika dengan jumlah mencapai 20,000 setiap tahunnya 

Album solo pertama Chris Tomlin yang dirilis di seluruh Amerika adalah "The 
Noise We Make" pada tahun 2001. Namun yang membuat nama Chris Tomlin menjadi 
begitu terkenal di dunia industri musik rohani adalah album "Arriving" yang 
dirilis pada tahun 2004. Di album inilah Chris merilis lagunya "How Great is 
Our God" yang kemudian 
menjadi lagu paling disukai hampir di setiap gereja termasuk di Indonesia. 
Albumnya yang terbaru yaitu "See the Morning" telah dinominasikan dua Grammy 
Awards dan memenangkan 6 Dove Awards pada tahun 2007, termasuk di antaranya 
"Artist of the Year" dan "Praise & Worship Album of The Year." Berdasar survey 
yang dibuat oleh 
Christian Copyright Licensing International pada bulan February 2007, 5 lagu 
Chris Tomlin berada di chart 25 lagu worship terbaik di Amerika Serikat. Kelima 
lagu tersebut adalah "How Great Is Our God (#1)" "Forever" (#9), "Holy is the 
Lord" (#10), "We Fall Down" (#13) dan "The Wonderful Cross" (#24).

Album `See The Morning: Special Edition' terinspirasi dari `fajar pagi' di 
Alkitab membawakan pesan bahwa Tuhan mencintai pagi hari dan bersamaan 
dengannya selalu ada kasih karunia dan harapan yang baru. Dengan lirik lagu 
yang sederhana namun kuat dan melodi gitar yang khas Chris Tomlin, album ini 
berhasil memenangkan 6 Dove Awards. Saat ini karya-karya Chris telah menjadi 
standar dari banyak pemusik Kristen kontemporer Album ini berisikan 15 lagu 
baru yang di antaranya adalah 3 lagu dengan versi akustik dan 1 lagu original 
demo. Album dengan enhanced CD ini juga memberikan bonus yaitu 1 video feature 
of the making of the special album dari Chris Tomlin dan Sang Produser Ed Cash. 
Album ini akan mulai tersedia di toko buku dan kaset rohani di Indonesia pada 
Januari 2008.
Chris melaksanakan tour pertamanya besama dengan grup Delirious?, 
kemudian ia juga pernah mendampingi Steven Curtis Chapman di tour "All Things 
New." Tour skala besar Chris seperti `Indescribable' tour dan `How Great is Our 
God' Tour ia 
bekerjasama dengan Matt Redman dan Louie Giglio. Tournya yang paling baru 
adalah `See The Morning' Tour dari album terbarunya "See The Morning"
===============================================
From: S. Sujud 

Kepingin cepat sembuh??? Ikutilah prilaku NAAMAN!!!

Naaman disembuhkan (Ditulis di 2 Raja Raja 5 : 1 - 27)
Dibawakan oleh Ir. H.L. Njoo, Ketua DPK PDS KOREA, 
e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Untuk mengikuti kisah ini, saya sengaja tidak menuliskan ayatnya satu persatu 
seperti yang ditulis di dalam BIBLE (BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING EARTH) 
yang artinya Informasi dasar sebelum meninggalkan bumi, yang mana diterjemahkan 
sebagai ALKITAB dalam bahasa Indonesia, karena saya ingin agar semua pembaca 
ikut membuka ALKITABnya masing masing atau bagi yang belum memiliki ALKITAB, 
mereka bisa membeli ALKITAB dalam bahasa yang mereka ketahui, karena makna dari 
isi ALKITAB dari pelbagai bahasa itu adalah sama, agar para pembaca lebih 
mengerti arahan dari isi kisah ini.

Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan 
sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang 
Aram. Sampai sekarangpun, kita memilih Seorang Pemimpin, baik itu Presiden, 
Gubernur, Bupati, Camat, Lurah, Ketua RW maupun ketua RT bahkan ketua kelompok 
pun, pada umumnya kita ambil dari orang orang yang terpandang, yaitu karena 
TUHAN telah memberikan kemenangan untuk kelompok itu.
Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta, Nah dalam hal ini 
tentunya sulit untuk kita prediksikan, apakah orang itu Sakit dalam artian yang 
amat luas, yaitu maksudnya apakah orang itu pernah berbuat yang kurang baik, 
atau korupsi, atau anda berstatus ILLEGAL atau hal hal yang lain. Karena hal 
tersebut adalah hal hal yang menyangkut kepribadian dari orang itu, dan masalah 
kepribadian dari orang itu, biasanya tidak pernah ditonjolkan dalam segala 
Media, sehingga banyak orang yang tidak memahami masalah kepribadian dari orang 
yang kita pilih itu.

Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak 
perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman. Berkatalah 
gadis itu kepada nyonyanya: Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria 
itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya.
Soal tawan menawan itu sudah sering terjadi di dunia ini, bahkan beberapa bulan 
yang lalu, banyak sekali perempuan Korea yang ditawan oleh kelompok Taliban di 
Afganistan, namun Gadis yang ditawan dan menjadi pelayan pada isteri Naaman ini 
memiliki hati yang penuh dengan kasih sayang kepada tuannya, walaupun dia tidak 
diperbolehkan berbicara secara langsung kepada tuannya, karena dia adalah gadis 
tawanan, dia adalah pelayan yang bekerja sebagai pelayan pada isteri Naaman.

Lalu pergilah Naaman memberitahukan kepada tuannya, katanya: Begini-beginilah 
dikatakan oleh gadis yang dari negeri Israel itu.
Maka jawab raja Aram: Baik, pergilah dan aku akan mengirim surat kepada raja 
Israel Naaman ini juga amat tertib, dia tidak mau pergi ke Israel secara 
pribadi, karena posisinya adalah Pahlawan tentara, jadi dia tidak mau 
menyelonong sendiri tanpa minta restu dari atasannya, hal semacam inilah yang 
sering dilakukan oleh orang orang dari Indonesia, yang suka mengambil tindakan 
sendiri yaitu kabur dari tempat kerjanya dll, kalau hal itu dianggapnya memang 
sudah cocok dan sesuai dengan apa yang dia ingini apalagi sesuai dengan HAM 
(HAK ASASI MANUSIA). 

Dan sebaliknya raja Aram itu juga amat tertib, beliau tetap menghormati raja 
Israel, karena Israel bukan wilayah kekuasaannya, oleh karena itu beliau 
mengirim sepucuk surat kepada raja Israel, agar raja Israel tidak berprasangka 
yang bukan bukan.
Lalu pergilah Naaman dan membawa sebagai persembahan sepuluh talenta perak dan 
enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian. Ia menyampaikan surat itu 
kepada raja Israel, yang berbunyi: Sesampainya surat ini kepadamu, maklumlah 
kiranya, bahwa aku menyuruh kepadamu Naaman, pegawaiku, supaya engkau 
menyembuhkan dia dari penyakit kustanya¡° Naaman ini adalah orang yang amat 
mengerti untuk membalas budi kepada orang orang yang menolongnya, dia bukan mau 
main sogok menyogok, tetapi dia melakukan itu semua sebagai ucapan terima 
kasihnya kepada siapapun yang telah menolongnya.Hal ini sungguh berbeda dengan 
beberapa TKI/TKW di Korea yang telah dibantu, tetapi bahkan sama sekali tidak 
mau membalas budi orang yang menolongnya, bahkan kadang kadang suka mengolok 
olok.
Segera sesudah raja Israel membaca surat itu, dikoyakkannyalah pakaiannya serta 
berkata: Tuhankah aku ini yang dapat mematikan dan menghidupkan, sehingga orang 
ini mengirim pesan kepadaku, supaya kusembuhkan seorang dari penyakit kustanya? 
Tetapi sesungguhnya, perhatikanlah dan lihatlah, ia mencari gara gara terhadap 
aku Raja Israel yang memang selalu memiliki prasangka yang jelek terhadap raja 
Aram, dia berpendapat yang amat berbeda, Beliau tahu, bahwa Beliau memang bukan 
Nabi atau Dokter atau seorang akhli perdukunan yang bisa menyembuhkan penyakit 
kusta, jadi beliau dengan cepat sekali mengambil suatu sikap yang salah, karena 
beliau tidak menyampaikan masalahnya kepada rakyatnya, yang mungkin bisa 
mengatasi permasalahan itu dengan lebih baik lagi.

Segera sesudah didengar Elisa, abdi Tuhan itu, bahwa raja Israel mengoyakkan 
pakaiannya, dikirimnyalah pesan kepada raja, bunyinya: Mengapa engkau 
mengoyakkan pakaianmu? Biarlah ia datang kepadaku, supaya ia tahu bahwa ada 
seorang nabi di Israel Elisa yang memang menjadi abdi Tuhan, beliau juga tidak 
serampangan memanggil Naaman, namun beliau menegur rajanya sendiri, karena 
rajanya telah mengambil keputusan yang salah, hal itu amat membahayakan 
kedamaian dan kesejahteraan dari bangsanya sendiri. Hal semacam inilah yang 
sebenarnya kita perbuat kepada teman teman kita yang belum pernah membaca dan 
memahami isi ALKITAB, bukan kita bahkan mencaci maki dan menjelek jelekkan 
teman itu karena mereka membaca kitab yang oleh mereka dianggap suci. 
Begitu pula tentang masalah TKI/TKW pada tanggal 13 Januari 2008 ini, kalau 
kita tidak mau membantu teman teman kita yang bukan seagama dengan kita, maka 
negara kita Republik Indonesia akan juga terkena getahnya, dan kita semua yang 
menjadi bangsa Indonesia juga akan merasakan kesengsaraannya.

Kemudian datanglah Naaman dengan kudanya dan keretanya, lalu berhenti di depan 
pintu rumah Elisa. Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya 
mengatakan:¡°Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan 
pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir¡° Elisa yang memang Abdi Tuhan, 
beliau tidak mau dilecehkan oleh Naaman atau mungkin Elisa itu sibuknya bukan 
main, beliau mewakilkan pesan itu kepada pembantunya.
Hal semacam ini harus diketahui oleh seluruh bangsa Indonesia, bahwa Abdi Tuhan 
itu harus benar benar perlu kita hormati, dan bagi mereka yang benar benar 
menjadi Abdi Tuhan, yaitu orang yang benar benar mengikuti arahan dari Tuhan 
sendiri melalui BIBLE (BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING EARTH). 

Dalam kehidupan kita sehari hari, kita sering melihat sesuatu kepalsuan, karena 
seseorang mengatakan bahwa dia adalah Abdi Tuhan yang sejati, bahkan orang itu 
memakai kekuasaannya untuk memaksakan orang lain melalui pedangnya, agar dia 
itu dianggap atau disebut sebagai Abdi Tuhan yang sesungguhnya, bahkan mereka 
merusak Rumah Rumah Ibadah atau bahkan membunuh lawannya, yang sudah benar 
benar menjadi Abdi Tuhan yaitu yang sudah mengetahui bahkan menguasai BIBLE 
(BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING EARTH)
Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: Aku sangka bahwa setidak 
tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Tuhannya, lalu 
menggerak gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian 
menyembuhkan penyakit kustaku! Bukankah Abana dan Parpar, sungai sungai 
Damsyik, lebih baik dari segala sungai di Israel? Bukanlah aku dapat mandi di 
sana dan menjadi tahir? Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati. 
Dalam hal ini, Naaman yang memiliki kedudukan yang cukup bagus di kerajaan Aram 
itu sungguh merasa terhina dan terpukul, dia langsung berpaling dan pergi 
dengan panas hati, karena prediksi dan harapannya itu dianggapnya tidak 
terlayani sama sekali. Hal semacam ini juga sering terjadi pada TKI/TKW yang 
berada di Korea, mereka tidak mau bergabung di WISMA INDONESIA, karena WISMA 
INDONESIA tidak mengadakan upacara sembahyangan sesuai dengan agama yang mereka 
anut. Mereka berpendapat bahwa urusannya pasti bisa diatasinya sendiri, tanpa 
minta bantuan dari Dewan Pimpinan Komisariat PARTAI DAMAI SEJAHTERA di Korea, 
karena mereka berpendapat bahwa PDS itu adalah partai yang amat kecil, partai 
yang baru saja lahir dan mengira bahwa orang orang PDS itu adalah orang orang 
yang BODOH dalam hal perpolitikan, namun mereka tidak mengetahui bahwa di dalam 
PDS itu banyak NABI NABInya¡°, karena mereka banyak yang sudah memahami BIBLE 
(BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING EARTH), hal inilah yang belum mereka pahami, 
karena mereka sendiri menolak, bahkan tidak mau membaca BIBLE itu.

Tetapi pegawai pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya Bapak, 
seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan 
melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu Mandilah dan engkau 
akan menjadi tahir.
Dalam hal ini memang sering terjadi di Indonesia, orang orang itu rela nyepi, 
berpuasa, bahkan melakukan tapa ngalong, yaitu kakinya diikat diatas beberapa 
hari dan kepalanya berada di bawah seperti kelelawar atau dalam bahasa Jawanya 
adalah Kalong, karena mereka berpendapat bahwa kalau mereka telah melakukan hal 
hal semacam itu, mereka pasti akan sakti dan memiliki ilmu ilmu tertentu yang 
dianggapnya amat berguna untuk dirinya sendiri, namun mereka tidak tahu, bahwa 
perbuatan itu adalah perbuatan yang tidak direstui oleh Tuhan Bapa di Surga. 
Namun pegawai dari Naaman ini dengan penuh kasih sayang telah mendekat kepada 
Naaman dan menjelaskan, bahwa seandainya Nabi Elisa itu menyuruh melakukan 
perkara yang sukar, tentulah akan dilakukan oleh Naaman, tetapi Nabi Elisa kan 
menyuruh melakukan hal yang amat sederhana saja, yaitu Mandi tujuh kali di 
sungai Yordan yang airnya tidak sejernih Sungai Parpar dan sungai Abana di 
Damsyik. Hal hal semacam inilah yang sering dianggap remeh oleh orang orang 
tertentu yang sudah tercekokin kebiasaan kebiasaan yang tidak sesuai dengan 
yang ditulis di dalam BIBLE (BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING EARTH).

Banyak orang yang bahkan menyangkali adanya TUHAN melalui kesaksian 
kesaksiannya dan bahkan setiap hari berseru TIADA TUHAN SELAIN Tuhan, karena 
mereka tidak tahu bahwa TUHAN telah mengutus PUTRANYA YANG TUNGGAL untuk datang 
ke bumi ini, agar kita bisa diselamatkan dan memperoleh hidup yang kekal, hal 
semacam ini kan sudah tertulis dengan amat jelas di Injil Yohanes 3:16 
Karena begitu besar kasih Tuhan akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan 
AnakNYA yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNYA tidak binasa, 
melainkan beroleh hidup yang kekal¡°, kalau kita tidak pernah membaca BIBLE 
atau ALKITAB, dari mana kita bisa tahu akan Injil Yohanes 3:16 itu? Kecuali 
kalau ada orang orang yang memberitahukan akan hal itu kepadanya, atau kalau 
anda membeli buku Konkordansi, carilah di situ kata IMAN, bacalah seluruh pesan 
pesannya yang ditulis tentang IMAN agar anda tidak mudah terombang ambingkan 
kepada perkataan perkataan yang menyesatkan.
Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai 
dengan perkataan abdi Tuhan itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh 
seorang anak dan ia menjadi tahir. Hal yang demikian adalah hal yang memang 
harus kita lakukan, yaitu melakukan sesuai dengan petunjuk yang tertulis dalam 
prosedur, jadi kita tidak menyelonong melakukan hal hal yang diluar prosedur, 
sebagai contoh misalnya kita membeli alat alat listrik dari Amerika Serikat 
yang harus dihubungkan ke tegangan listrik hanya 110 Volt saja, tapi karena 
kita tidak mengikuti prosedur, kita beranggapan bahwa semua alat alat listrik 
biasanya bisa berfungsi pada listrik yang bertegangan 220 Volt seperti yang ada 
di Indonesia, lalu kita cucukan begitu saja ke aliran listrik, bertegangan 220 
Volt,maka rusaklah alat alat listrik yang telah kita beli dengan harga yang 
mahal dari Amerika Serikat.
Kisah selanjutnya yang tertulis di dalam 2 Raja Raja 5:15 & 27 itu silahkan 
dibaca sendiri, karena biasanya kita juga berpendapat seperti GEHAZI, dan 
dengan cara membohongi Naaman, dia bisa mendapatkan imbalan yang sebenarnya 
sama sekali tidak diinginkan oleh Abdi Tuhan itu, dan apa yang terjadi terhadap 
GEHAZI ini? Silahkan membacanya di dalam BIBLE (BASIC INFORMATION BEFORE 
LEAVING EARTH), agar anda tidak suka nyelonong seperti GEHAZI, terima kasih.
----------------------------------------------------------
Pertemuan diadakan setiap hari Minggu dari jam 15:00 & 18:00, ada pelajaran 
bahasa Korea, ada pemeriksaan kesehatan dan lain lain
di WISMA INDONESIA
Tel. (031) 8722363
Uijeong Bu Si, Gedung ELIM lantai 5, Uijeongbu 3 Dong 133 &11; 3, Tel. (031) 
8722363
Naik Subway line 1 Gerbong yang paling depan ke Jurusan Uijeongbu, kemudian 
naik tangga ke Exit 1 yaitu searah dengan jurusan ke WC, lalu turun dan 
menyeberang jalan melalui pertokoan di bawah tanah sampai ke HANA BANK, 
kemudian diseberang GEDUNG NIKE itu kita ke kanan melewati HALTE BUS, dan 
didepan HALTE BUS itu ada APOTIK, lalu ke kanan lagi, lihat kanan atas sudah 
ada PAPAN NAMA WISMA INDONESIA berwarna MERAH PUTIH di lantai 5 

Mohon maaf, nama saya Sembah Sujud, karena saya memang suka menyembah dan 
bersujud.  Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Tuhan akan mengampuni 
dosamu"
Markus 1:4

Kirim email ke