From: Yogi Triyuniardi 

Kesaksian - Kepastian Keselamatan Kekal 

Dengan penuh sukacita saya akan memberikan kesaksian tentang betapa indahnya 
Tuhan Yesus yang telah mengangkat saya menjadi anakNya dan menjadikan saya
warga kerajaan sorga.

Saya bernama D Kholil, sejak kecil sudah dididik di lingkungan pesantren, pada 
tahun 1979 saya tinggal di pesantren Mu'alimin asuhan KH. Amin Halim, di 
Babakan,
Ciwaringin, Cirebon. Kemudian pada tahun 1985 selesai madrasah Ibtidaiyah dan 
saya melanjutkan ke sekolah di SMP Islam dan tinggal di pesantren Dar Al-Tauhid
asuhan Al-Hafidh KH. Ibnu Ubaidillah Syatori, Arjawinangun, Cirebon sampai 
tamat pada tahun 1988.

Selama di pesantren, saya dididik oleh kyai-kyai dan ustadz-ustadz, dengan 
modal NEM yang cukup, saya masuk SMA Negeri di Subang, maka saya mengusulkan 
pada orang tua saya supaya pulang dari pesantren karena sudah merasa cukup dan 
ingin hidup bersama dengan orang tua, dan rencana itu disetujui.

Di SMA inilah saya mulai mengenal orang-orang yang hidup diluar lingkungan 
pesantren. Dikelas saya merasa jijik karena ada orang cina, yang saya anggap 
bahwa
orang cina itu suka makan daging babi. Menurut ajaran Islam, babi itu najis 
mugholadoh (najis besar) yang cara mencucinya sangat sulit sekali, yaitu harus
dengan lumpur sebanyak tujuh kali, kemudian baru dicuci dengan air bersih. Maka 
saya tidak mau dekat dengan dia karena takut ketempelan najis.

Dalam pelajaran Agama Islam, ada pembahasan tentang perang salib, dimana guru 
itu dengan sangat antuias menerangkan dan kebetulan anak cina itu juga ikut 
mendengar kan pelajaran tersebut, dimana sejarah perang salib itu dimenangkan 
oleh umat islam, maka semakin yakin dan mantaplah iman saya pada waktu itu, 
bahwa Tuhan orang Islamlah yang benar, sebab jika tidak, maka seharusnya orang 
Kristenlah yang menang dalam peperangan itu. Islam itu benar2 agama yang 
diridhoi Tuhan SWT, sesuai dengan ayat alquran, Qs.3:19 yang mengatakan:
"Sesungguhnya agama yag diridhoi di sisi Tuhan adalah agama Islam."

Dengan penuh keyakinan, saya mendekati teman sekelas saya yang cina itu untuk 
mendiskusikan tentang pelajaran tadi, karena saya menganggap semua orang cina 
itu beragama Kristen. Dalam diskusi itu, dengan percaya diri, saya utarakan 
bahwa sejarah telah membuktikan bahwa orang islam adalah orang yang diridoi 
Tuhan SWT, bukan orang kristen.

Jawaban orang cina itu cukup aneh dan dengan sederhana ia mengatakan: "Perang 
itu mau dimenangkan oleh orang islam ataupun orang kristenpun tidak akan 
mengubah
iman saya, karena saya memiliki kepastian iman, dimana oleh iman itu saya 
mempunyai keselamatan yang pasti untuk masuk sorga."

Maka, kagetlah saya dan dengan marah mengatakan: "Enak saja! Emangnya sorga itu 
punya bapakmu apa?!? berani2nya mengatakan demikian!" 
Dia dengan tenang menjawab: "Memang betul, bahwa sorga itu punya bapak saya, 
dimana tertulis dalam kitab roma 8:14 yang mengatakan:
"Semua orang yang dipimpin Roh Tuhan adalah anak-anak Tuhan."

Maka, semakin gusarlah hati saya dan saya berkata: "memangnya, siapa sih 
Tuhanmu?" Dia menjawab, "Tuhan saya adalah Yesus."
Tersentaklah saya mendengar kata 'Yesus' dan dengan spontan mengatakan: "Gila 
kamu! Dasar Kafir Cina Najis!"


Setelah pulang kerumah, hati saya tidak tenang dan selalu bertanya-tanya, 
siapakah Yesus yang dianggap sebagai Tuhan oleh orang cina itu. Kemudian saya 
teringat bahwa nabi yang mereka imani adalah nabi Isa as. Maka saya mulai 
mencari-cari figur Isa dari bahan2 yang pernah saya dapatkan di pesantren, baik 
dalam kitab kuning maupun dalam catatan2.

Kemudian saya menemukan sebuak kitab yang bejudul 'FAFIRU ILTuhan', dimana 
kitab itu menceritakan tentang tanda2 kiamat (hari kiamat). Di dalam kitab itu 
diceritakan tentang Isa as. akan turun kembali ke dunia, untuk memperbaiki 
akhlak dan moral umat manusia, bahkan Dia dapat membunuh dajjal hanya dengan 
mengatakan: "Hai bumi, terbukalah!" Maka bumi terbuka dam dajjal itu pun mati 
terhimpit bumi.
 

Maka timbul pertanyaan dari hati saya, mengapa kok nabi Isa saja yang turun 
kembali dan dapat membunuh kekuatan iblis yang berupa dajjal. mengapa bukan 
nabi2 yang lain?

Kemudian saya menemukan alasannya, mengapa hanya Isa as. yang turun kembali. 
Didalam alquran surat Ali Imron ayat 45, dikatakan demikian:
"Ketika Malaikat berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Tuhan menggembirakan kamu 
dengan firmanNya, namaNya 'Isa putera Maryam, seorang yang terkemuka di dunia
dan di akhirat dan salah seorang diantara orang-orang yang dekat dengan Tuhan."

Semakin penasaran saja saya untuk mencari tahu tentang 'Isa, kutemukan juga 
dalam alquran surat An Nissa ayat 171 yang menyatakan demikian:
"Sesungguhnya Al Masih 'Isa putera Maryam itu adalah utusan Tuhan dan 
FirmanNya."

Dan Dia juga yang akan menjadi Imam Mahdi, yang akan mengadili seluruh umat 
manusia, seperti yang tercantum dalam hadits Shohih Muslim jilid I hal 76, yang
berbunyi:
"Demi Tuhan, sesungguhnya akan datang Putera Maryam selaku Hakim yang adil."

Dari kumpulan informasi di atas, saya dapat menyimpulkan sementara, bahwa hanya 
'Isa as. yang akan datang kembali ke bumi untuk menghakimi seluruh umat 
manusia, karena Ia adalah yang terkemuka (=paling tinggi derajatnya) di dunia 
dan di akhirat.

Pada suatu kesempatan, dengan rasa takut dan ragu-ragu, saya menanyakan tentang 
nabi 'Isa as. kepada kakek saya, yang adalah seorang yang telah dianggap 
sebagai tokoh Ulama di desa kami.

D: "Ki, apa pendapat aki tentang nabi 'Isa as. ?"
K: "Nabi 'Isa as. itu adalah seorang nabi yang 'Ulil Azmi'."
D: "Selain itu, 'Isa as. Itu siapa, kek?"
K: "Isa itu adalah suatu tanda dimana Ia dilahirkan tanpa bapak."
D: "Selain itu, kek?"
K: "Kamu jangan terlalu banyak bertanya tentang nabi 'Isa, nanti kamu kerasukan 
Jin Kristen!" (kakek mengatakan kepada saya dengan nada geram)

Dari hasil diskusi itu, saya langsung masuk ke kamar dan masih merasa tidak 
puas. Selalu terngiang-ngiang di hati saya, siapakah itu Yesus?

Saya mulai sering main ke anak cina itu, dengan alasan untuk belajar bersama, 
padahal saya sedang mencari, dimana kitab sucinya orang Kristen yang saya 
yakini sudah dipalsukan itu. 

Pada suatu saat, teman saya disuruh ibunya keluar. Maka saya mulai melirik ke 
kiri dan kekanan mencari kitab suci itu. Dia atas rak, saya menemukan sebuah 
kitab yang berukuran kecil tetapi tebal. Kemudian saya ambil denga hati yang 
bergetar seraya mengucapkan Ta'awudh (doa minta perlindungan Tuhan untuk 
mengusir setan), karena saya takut kerasukan jin Kristen yang pernah 
diperingatkan oleh kakek.

"Aku berlindung kepada Tuhan dari godaan syetan yang terkutuk."

Saya buka halaman pertama dari Alkitab. Ternyata kok isinya mirip seperti 
ajaran agama Islam. saya merasa enak sekali membacanya, karena isinya urut dan 
saling menyambung antara judul yang satu dengan judul yang lainnya.

Pada hari-hari berikutnya, saya terus baca alkitab itu sampai habis tentang 
kisah sejarahnya para nabi. Hukum-hukumnya mirip sekali dengan hukum-hukum 
Islam, maka saya semakin penasaran untuk lebih tahu lagi tentang siapa itu 
Yesus.

Dengan malu-malu saya menanyakan kepada teman saya yang cina itu, dimana toko 
buku yang menjual Alkitab. Dia mengatakan bahwa di daerah ini tidak ada yang 
menjualnya, tetapi jika saya mau, dia akan minta pada kakaknya yang sedang 
kuliah di Bandung. Saya setuju dan tiga hari kemudian saya mendapatkan Alkitab 
dengan ada cobekan-cobekannya.

Saking asiknya baca Alkitab, sampai sampai saya melupakan pelajaran di sekolah. 
Setiap ada kesempatan, saya selalu membacanya dengan tekun sehingga karena 
kurang bijaksananya, maka nilai raport kelas 2 yang tadinya rangking 1 anjlok 
menjadi rangking 31 pada semester berikutnya. Dengan nilai itu, bapak saya 
memarahi saya dan melarang saya untuk keluar rumah.

Pada liburan semester, temanku yang cina itu mendapat undangan retret di 
Bandung, lalu ia mengajak saya untuk mengikuti acara tersebut. Saya menanyakan 
apa itu retret, dia mengatakan bahwa retret itu acara kumpul-kumpul dan 
senang-senang, menyanyi dan bertepuk tangan. Karena saya memang hobi ikut acara 
seperti itu, maka saya setuju untuk ikut dan membayar biaya pendaftaran sebesar 
15.000 rupiah.

Sesampainya disana, rombongan kami disambut dengan ramah dan mesra. Saya 
melihat bahwa mereka saling mengasihi walau baru kenal pada saat itu. Dalam sesi
pertama kami mendapat materi tentang karya penyelamatan Tuhan, dan pengkotbah 
itu dengan mantap mengatakan bahwa Tuhan Yesus datang ke dunia ini untuk
menyelamatkan manusia yang berdosa, dan keselamatan itu hanya ada di dalam 
Yesus Kristus. (Kis 4:12)

"Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di 
bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang
olehnya kita dapat diselamatkan."
Dan juga di dalam surat Yoh 14:6

"Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup, tidak ada seorangpun sampai kepada Bapa, 
jikalau tidak melalui Aku."

Dengan materi itu, saya teringat akan hadits nabi dari Annas bin Malik yang 
mengatakan demikian:
Isa itu sesungguhnya adalah Roh Tuhan dan FirmanNya.

Di akhir kotbahnya itu kemudian, dia memanggil pemain band dan bernyanyi dengan 
lagu yang amat menyentuh dalam bathin saya, nyanyiannya demikian:
SUDAHKAH KAU SIAP SEDIA,
MENGHADAPI DATANGNYA YESUS KELAK KEMBALI,
UNTUK MENGANGKAT KITA SEMUA,
YANG SUNGGUH-SUNGGUH BERHARAP KEPADANYA.

Dari lagu itu saya terbayang apa yang saya dapat dari kitab FAFIRU ILTuhan 
diatas yang sama sama menceritakan tentang akan kembalinya Tuhan Yesus di akhir 
zaman.

Di sela-sela nyanyi itu, pengkotbah itu mengatakan: "barangsiapa yang merasa 
dirinya belum selamat dan ingin agar dosanya diampuni serta mengakui bahwa 
Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat, silahkan mengangkat tangan."

Saya merasa bahwa saya harus mengangkat tangan, tetapi ada suara jin muslim 
dalam hati saya, yang tidak suka akan keputusan saya. setan itu berbisik: "apa 
kamu
tidak merasa malu? kamu kan kesini dengan perjanjian bahwa temanmu tidak akan 
mengkristenkan kamu?"

Tetapi ada dorongan yang lebih besar agar saya mengangkat tangan. Gejolak itu 
begitu besarnya sehingga saya merasa keluar keringat dingin dan gemetaran. 
Akhirnya saya permisi pada teman saya, untuk mencari tempat dimana dia tidak 
melihat saya, lalu saya mengangkat tangan.

Pengkotbah itu lalu berkata lagi, "siapa yang sudah angkat tangan, harap maju 
kedepan." Saya merasa kaget, ada apa lagi nih, sudah angkat tangan masih disuruh
maju ke depan. Kemudian saya maju kedepan dengan penasaran.

Ternyata yang maju kedepan bukan hanya saya sendiri, melainkan ada sekitar 20 
orang. saya melihat mereka memejamkan mata, saya pun ikut memejamkan mata. kami 
didoakan. setelah itu, ada yang menepuk pundak saya, meminta saya untuk 
mengikutinya. saya mengikutinya ke lantai dua, dan dia menyuruh saya untuk 
membuka alkitab dan membacakan Efesus 2:8-9.

"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil 
usahamu, tetapi pemberian Tuhan, itu bukan hasil pekerjaanmu. Janganlah ada 
orang yang
memegahkan diri."

Setelah membaca ayat itu, saya merasa bahwa saya ini sungguh-sungguh berdosa, 
karena saya dulu waktu mengajarkan ngaji, saya mengatakan bahwa kalau ingin
selamat, maka harus dengan usaha keras beramal baik sebanyak-banyaknya. Saya 
sungguh telah mengabaikan Tuhan dan menyesatkan beratus-ratus orang.

Tanpa terasa, air mata saya keluar dan saya tersungkur di hadapan Tuhan, seraya 
minta ampun atas tindakan-tindakan saya selama mengikuti iman saya yang dulu 
dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi saya, karena hanya 
Dialah yang dapat menebus dosa-dosa saya.

Di sessi kedua, saya bisa merasakan kebebasan yang luar biasa, sehingga dapat 
memuji Tuhan dengan penuh ucapan syukur dan menyembah Tuhan melalui Tuhan Yesus 
Kristus karena saya telah diangkat derajatnya dari penghuni siksaan kubur 
menjadi penghuni sorgawi. (Roma 8:12-17)

Setelah selesai acara itu, kami lalu pulang ke kota kami masing-masing. 
Sesampainya saya di rumah, ternyata semua barang-barang milik saya sudah berada 
di depan pintu. Ada suara dengan nada geram dari dalam rumah: "Enyah, kamu! 
dasar anak murtad!"

Lalu sayapun pergi meninggalkan rumah saya dengan hati yang mantap. namun 
ketika saya berada di perempatan kota itu, saya merasa bingung untuk menentukan 
kemana saya harus pergi.

Didalam kebingungan itu, tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri dan menyapa 
saya. Ia berkata, "Kamu yang namanya d, ya?" 
Saya mengiyakan dan bertanya padanya, bagaimana dia bisa tahu nama saya. Dia 
kembali mejawab, "Saya disuruh Tuhan untuk menjemput kamu disini."

Lalu saya dibawanya kerumahnya dan saya boleh menginap. Di rumahnya, ia memberi 
saya buku-buku karangan HA dan dr. S. Melalui buku-buku itu, saya merasa 
dikuatkan dalam mengikut Yesus, karena ternyata banyak juga orang-orang yang 
tahu tentang islam dan bahkan dianggap sebagai tokoh dalam islam, kemudian 
menerima panggilan dari Tuhan dan menjadi pengikut Yesus dengan setia.

Saya sekarang merasa bersyukur sekali kepada Tuhan, karena saya yang dulunya 
membenci orang cina dan orang kristen, sekarang karena kasih Yesus, saya bisa
mengasihi semua orang, termasuk orang tua saya yang telah mengusir saya.

Saya yang dulu tidak mengenal kasih Tuhan, dan mengajarkan bahwa keselamatan 
bisa diperoleh lewat usaha manusia semata-mata, sekarang telah menerima 
keselamatan yang telah Tuhan sediakan, lewat karya penebusan Yesus di atas kayu 
salib, sahingga keselamatan masuk sorga menjadi kepastian dalam hidup saya.

Demikianlah kiranya kesaksian saya, dan semoga kita semua mendapat berkat 
sukacita dan damai sejahtera dari Tuhan kita Yesus Kristus. Amin.

Shalom.
Jakarta, 30 Juni 1997
D. Kholil. 

Kirim email ke