From: Wiempy FAKTA-FAKTA TENTANG ALKITAB PERJANJIAN LAMA Di bagian bawah tulisan ini akan dibahas mengenai fakta2 yg terdapat pada Alkitab Perjanjian Lama.
Hukum Dosa dan Kematian Sejak manusia jatuh dalam dosa, maka manusia berada dibawah kuasa dosa dan mengalami kematian secara rohani. Dosa membawa pemisahan antara Tuhan dengan manusia. Bahkan pada saat manusia melakukan pelanggaran/ dosa maka hukuman kematian/maut bisa terjadi atas orang tersebut. Manusia harus hidup dibawah peraturan-peraturan hukum Taurat yang mengikat, mereka terus diingatkan akan dosa dengan terus menyerahkan korban sembelihan kepada Tuhan. Sebenarnya tidak seorangpun yang dibenarkan karena melakukan hukum Taurat, justru dengan adanya hukum Taurat manusia mengenal tentang dosa. Ikatan Kejatuhan manusia atas dosa mengakibatkan manusia berada dibawah ikatan dan hamba dosa. Bumi yang asalnya dibawah otoritas Adam, diambil alih oleh iblis. Penyebab keterikatan adalah: 1. Dosa Adam dan Hawa jatuh dalam dosa. 2. Kutuk keturunan Semua keturunan Adam berada di bawah kutuk 3. Hubungan dengan okultisme Roh manusia yang mati, mengakibatkan roh-roh jahat dapat memakai manusia. Pemujaan terhadap berhala 4. Perbuatan dosa di masa lalu Dosa-dosa nenek moyang kita. Bentuk-bentuk keterikatan adalah: 1. Tabiat dosa 2. Kuasa roh jahat 3. Kutuk-kutuk keturunan 4. Okultisme Darah Binatang Darah binatang dikorbankan pada masa itu untuk menghapus dosa/pelanggaran mereka, tetapi sebenarnya darah binatang yang dikorbankan tidak dapat menghapus dosa tetapi hanya menutup dosa manusia. Korban yang diserahkan biasanya dipersembahkan untuk: 1. Korban untuk menutup dosa 2. Korban ucapan syukur yang di persembahkan untuk menyenangkan Tuhan. (Bil 15:3) 3. Keselamatan (Imamat 17:5) 4. Membayar suatu nazar (Bil 15:8) Tidak dapat Membawa pada Keselamatan. Semua usaha yang dilakukan manusia pada masa itu sebenarnya tidak dapat membawa keselamatan atau menghapus dosa manusia. Karena hukum Taurat tidak dapat menyelamatkan (Ibr 7:19 -- sebab hukum Taurat sama sekali tidak membawa kesempurnaan -- tetapi sekarang ditimbulkan pengharapan yang lebih baik, yang mendekatkan kita kepada Tuhan. Ibr 10:1. Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya). Korban bakaran dan korban sembelihan yang diserahkan kepada Tuhan, perbuatan-perbuatan baik tidak dapat menghapus dosa dan menyelamatkan manusia tetapi hanya menutup dosa. Sebenarnya Tuhan tidak berkenan akan korban bakaran dan korban sembelihan yang diserahkan manusia. Usaha-usaha yang dilakukan manusia sesungguhnya tidak dapat membawa kepada kekekalan atau keselamatan. Kematian Secara Rohani Ketika pemberontakan Adam dan Hawa maka manusia jatuh ke dalam dosa, akibat-akibat dari manusia jatuh dalam dosa adalah: a. Kematian secara rohani b. Manusia terpisah dari Tuhan Karena terpisah dari Tuhan maka manusia berusaha mencari dan mendekat kepada Tuhan dengan berbagai usaha, tetapi sesungguhnya apa yang dilakukan oleh manusia itu sia-sia. Di bawah Hukum Roma 3:20 Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Tuhan oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa. Karena kejatuhan Adam dan Hawa, manusia di bawah hukum dosa dan dosa berkuasa atas manusia. Akibat dari pemberontakan bangsa Israel kepada Tuhan maka Tuhan menghukum bangsa ini dengan mengizinkan kutuk, penindasan terjadi atas bangsa tersebut. Mengikuti Daging Setelah manusia mengalami kematian secara rohani, maka manusia lebih mengikuti keinginan daging yang dapat membawa kepada maut. Pikiran-pikiran mereka dibawa ke hal-hal terkutuk, memberontak kepada Tuhan. Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora. Pikiran yang dikuasai Indera Semua pengetahuan manusia datang dari panca indera baik itu mata, telinga dsbnya. Pada saat manusia belum mengenal kebenaran maka pikiran-pikiran mereka begitu dikuasai apa yang mereka lihat dan dengar dan dikuasai oleh daging karena roh manusia mengalami kematian sehingga tidak dapat menerangi pikiran. Mereka lebih mengutamakan apa yang kelihatan secara jasmani, pikiran-pikiran mereka lebih dikuasai oleh keinginan daging yang sebenarnya mendatangkan maut bagi mereka. Pikiran-pikiran mereka diserahkan kepada hal-hal yang najis. Serupa dengan Dunia Kejatuhan manusia terhadap dosa, mengakibatkan citra Tuhan atau gambar Tuhan yang semula ada dalam diri manusia menjadi hilang dan rusak. Manusia lebih menyerupai dunia, karena pada saat itu bumi di bawah otoritas setan/ iblis. Keinginan-keinginan/ pikiran-pikiran manusia dibawa ke hal-hal yang binasa/ duniawi. Manusia berupaya dengan usaha-usahanya untuk menemukan citra/ gambar Tuhan yang telah hilang/ rusak dengan perbuatan-perbuatan baik, penyerahan korban kepada Tuhan. ============================================== FAKTA-FAKTA TENTANG ALKITAB PERJANJIAN BARU Di bawah ini akan diulas mengenai fakta2 yg terdapat pada Alkitab Perjanjian Baru. Hukum Roh yang Penuh Kasih Roma 8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Dalam Perjanjian Baru Tuhan melakukan bagianNya dengan Mengaruniakan AnakNya yang tunggal yaitu Yesus untuk menebus dosa manusia dengan mati di kayu salib. Sehingga manusia tidak lagi di bawah kuasa dosa (Roma 6:14 Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia) dan roh manusia yang mati akibat dari dosa dipulihkan kembali, sehingga kita dapat melayani Tuhan dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut hukum Taurat (Roma 7:5). Kebebasan Gal 5:1. Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. Manusia yang tadinya terikat, dibebaskan dan dimerdekakan oleh Kristus. Manusia tidak lagi hidup dibawah kuasa dosa dan menurut keinginan daging, tetapi menurut keinginan roh. Asal mula kutuk adalah akibat dosa Adam (Kej 3:14-19). Kutuk bisa datang oleh Tuhan (Kej 12:3), manusia (Yos 6:26), oleh orang berotoritas (Kej 9:24-25), oleh diri sendiri/perkataan (Kis 23:12-14) dan oleh setan (1 Sam 28:19). Akibat-akibat kutuk dapat terjadi pada manusia diantaranya adalah Penyakit, kemiskinan, penderitaan, kebinasaan. Semua belenggu dosa, kutuk dan roh nenek moyang yang mengikat manusia dapat dihancurkan oleh kuasa darah Yesus. * Kristus telah menebus kita dari segala kutuk dengan jalan menjadi kutuk karena kita (Gal 3:13-14). * Kita tinggal harus percaya kepadaNya. (Gal 3:7-11) * Tinggal di dalam Kristus. Darah Yesus Ibr 9:12 dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal. Darah Yesus yang tercurah di kayu salib telah menyelamatkan manusia dari kebinasaan, sesungguhnya darah binatang tidak dapat menebus dosa manusia. Ada 2 hal makna darah Yesus yang tercurah: * Menyucikan kita dari segala dosa, artinya segala dosa kita ditanggungNya, sehingga kita beroleh hidup yang kekal (1 Yoh 1:7) * Kita memiliki keberanian untuk masuk ke tempat kudusNya Tuhan.(Ibr 10:19) Darah yang tercurah cukup satu kali untuk menebus dosa manusia, sehingga apabila kita mengerti bahwa status kita telah diselamatkan dan dibenarkan dengan dibayar dengan harga yang mahal maka kita akan sadar bahwa keselamatan yang kita peroleh harus dipelihara dan dijaga dengan baik. Dapat Membawa Kepada Keselamatan 2 Kor 5:18 Dan semuanya ini dari Tuhan, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. Segala usaha dan perbuatan baik manusia tidak dapat membawa kita kepada keselamatan. Semua manusia telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Tuhan. (Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Tuhan), tetapi oleh iman kepada Yesus dapat membawa kita kepada keselamatan yang kekal. Tuhan telah melakukan bagianNya dalam Perjanjian Baru yaitu: 1. Anugerah --> Oleh kasih karunia kamu diselamatkan (Ef 2:5) 2. Pertukaran --> Terjadi pertukaran tempat antara Yesus dengan manusia. Manusia yang tadinya berdosa menjadi kudus, suci sedangkan Yesus yang tadinya tidak berdosa menjadi berdosa. 3.Penebusan --> Yesus yang 100% manusia harus melalui penyiksaan, kematian, bangkit dan turun ke kerajaan maut untuk mengambil kunci kerajaan maut. Kita yang telah diselamatkan dan dibenarkan tinggal memelihara keselamatan dan pembenaran itu, yaitu dengan melayani Tuhan sebagai prioritas di dalam hidup kita. Kehidupan secara Rohani 1 Kor 15:22 Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus. Ketika kita percaya dengan iman kepada Yesus dan proses kelahiran baru itu terjadi, maka roh kita yang tadinya mati, dihidupkan kembali dan roh kudus hadir dalam kehidupan kita sehingga hubungan dengan Tuhan yang telah terputus juga dipulihkan kembali. Sebenarnya manusia terdiri dari: * Roh --> langsung diselamatkan * Jiwa --> diproses terus menerus sesuai dengan pembaharuan budi. Jiwa (pikiran, perasaan) yang sebelumnya lebih mengikuti keinginan daging, tetapi setelah roh kita dihidupkan kembali maka lebih mengikuti keinginan roh. (Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Tuhan: apa yang baik, yang berkenan kepada Tuhan dan yang sempurna.) * Tubuh --> tubuh memang binasa, tidak bisa diselamatkan. Ada manusia batiniah, dan ada pula manusia lahiriah. Manusia lahiriah bukanlah pribadi kita. Manusia lahiriah hanyalah rumah kita hidup. Manusia batiniah itulah merupakan hakikat diri kita yang sesungguhnya. Manusia batiniah tidak pernah menjadi tua. Ia senantiasa diperbaharui dari hari ke hari. Ia merupakan manusia roh. Roh manusia adalah pelita Tuhan, oleh karena itu Tuhan akan membimbing kita melalui roh kita, maka kita harus menjajaki apakah sebenarnya roh kita. Di bawah Anugerah Roma 6:14 Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia. Oleh kasih karunia kita telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana. Karena kita dibawah anugerah maka kita memiliki kuasa untuk mengalahkan iblis (Roma 5:17) dan memiliki keberanian untuk masuk ke dalam tempat kudus Tuhan. Kita disucikan dan dikuduskan sehingga di mata Yesus yang nampak dalam diri kita. Anugerah terbesar yang Tuhan berikan kepada kita adalah: * Keselamatan Merupakan suatu anugerah karena kita yang seharusnya mati/ binasa tetapi beroleh keselamatan / hidup yang kekal karena Yesus * Roh Kudus Ada di dalam kita pada saat kita dilahirkan baru. Mengikuti Roh Roma 8:1. Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Karena roh kita dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Tuhan, maka jiwa (pikiran, perasaan) tidak lagi dikuasai oleh daging tetapi lebih dikuasai oleh roh. Untuk itu kita yang sudah dipulihkan harus hidup menurut roh (Gal 5:16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.) Rasul Paulus mulai dengan bagian sebelah dalam dari manusia, bagian batin manusia, pusat dari keadaannya, yaitu rohnya, dan barulah ia mengarah kepada bagian luar.Tetapi banyak orang yang memiliki kesadaran akan tubuhnya lebih besar daripada terhadap rohnya. Benda-benda duniawi lebih mempunyai arti bagi mereka daripada hal-hal rohani. Itulah sebabnya mereka mengutamakan perkara-perkara jasmani. Kalau kita ingin dipimpin oleh Roh Tuhan, oleh karena kita mengetahui bahwa Roh Tuhan memimpin kita melalui roh kita, maka kita harus bertambah-tambah peka terhadap roh. Tempatkanlah roh pada kedudukan utama. Bertambahlah dalam kesadaran terhadap roh. Perhatikanlah manusia batiniah kita lebih banyak. Sadarlah bahwa kita adalah manusia roh. Ingatlah bahwa di dalam kelahiran baru kita menjadi ciptaan baru, yang diciptakan oleh Tuhan di dalam Yesus Kristus. Hal ini membantu kita bertumbuh secara rohani dan hidup mengikuti roh. Pikiran yang dikuasai Roh Roma 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Pikiran terus-menerus diproses dan diperbaharui sehingga pikiran kita diarahkan untuk mengerti rencana Tuhan bagi hidup kita. Pada saat kita dikuasai oleh roh maka pikiran-pikiran duniawi mulai dikeluarkan dan diisi oleh firman Tuhan. Kita mengerti bahwa kita adalah anak Tuhan dan telah dibenarkan oleh kasih karunia, sehigga kita mengerti status kita dihadapan Tuhan, dan iblis tidak bisa mendakwa lagi atas hidup kita. Tanamkanlah dalam pikiran kita bahwa kita adalah mahluk roh, kita mempunyai jiwa, dan kita hidup dalam sebuah tubuh. Menanamkan pikiran ini membantu kita kita untuk lebih sadar terhadap roh. Serupa dengan Kristus Roma 8:29. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Tuhan: apa yang baik, yang berkenan kepada Tuhan dan yang sempurna. Pada saat Yesus menebus dan menyucikan dosa-dosa kita maka gambar Tuhan yang telah rusak di dalam diri kita semenjak kejatuhan Adam dan Hawa, dipulihkan kembali menjadi serupa dan segambar dengan Yesus. Citra Tuhan ada di dalam hidup kita. Sehingga Tuhan melihat kita sama dengan Tuhan melihat Yesus atau Tuhan melihat Yesus di dalam hidup kita. GBU, Wiempy

