From: <[EMAIL PROTECTED]>
Aku masih butuh waktu untuk memaafkanmu
Markus 11:26 (Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga
juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.)
Bersama dengan beberapa anggota persekutuan doa dari kantor bezuk adik Abigael
anak teman satu persekutuan, yang dikabarkan sudah beberapa hari dirawat di
rumah sakit. Tanda-tanda awal kulit memerah, kemudian mengering dan berkerak.
Abigael yang selama ini mudah tersenyum dan begitu ramah terlihat lesu dan
kehilangan suka citanya.
Satu minggu setelah kami melakukan visitasi ke rumah sakit, aku melihat adik
Abigael di gereja. Saat melihatnya tersenyum manis, aku yakin tak seorangpun
percaya kalau beberapa waktu lalu dipenuhi kerak-kerak yang mulai
mengering.Wajah Abigael kembali putih, mulus dan bercahaya.
Sahabat,
Kulit anak kecil "bayi" memang lebih mudah untuk pulih jika dibandingkan dengan
kulit orang dewasa. Tapi yang paling penting untuk di catat, tidak hanya
sebatas kulit saja yang mudah dipulihkan; soal hatipun anak kecil lebih mudah
melupakan hal yang kurang menyenangkan yang dia alami.
Saya senang belajar mengamat-ngamati pribadi seseorang lewat apa tampak
di depan mata saya, salah satunya mengamat-ngamati tingkah laku anak kecil
yang sangat sulit tiru oleh orang dewasa !
Lima menit pertama dua atau tiga orang anak bermain sambil tertawa; sepuluh
menit kemudian mulai ada yang marah-marah dan teriak-teriak; dua menit
kedepannya sudah ada yang menangis. Para ibu atau bapak yang tadinya sibuk
dengan urusan masing-masing, langsung bubar dan dengan wajah tegang langsung
menyelamatkan anak masing-masing.
Namun apa yang terjadi setelah lima atau sepuluh menit kemudian, anak-anak
kembali bermain, tertawa dan saling ledek, seakan-akan tidak pernah terjadi
apa-apa, sementara para orang tua sudah GONDOK alias jengkel, apalagi ibu/
bapak yang anaknya benjol :).
Yang menjadi perenungan,
berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk memulihkan hati yang terluka ?
Jangan merasa puas ketika kita merasa telah mampu untuk "mengampuni", sebelum
anda dan saya YAKIN telah mampu untuk "melupakan" kesilapan orang lain.
================================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>
Tuhan merangkai hidupku, dengan cara yang ajaib
Roma 11:33 O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Tuhan! Sungguh
tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami
jalan-jalan-Nya!
Aku begitu suka cita saat membaca email dari Rina ; penantian yang lumayan lama
untuk mendapatkan suatu pekerjaan. Sudah tidak terhitung berapa banyak surat
lamaran yang dikirim ke purusahaan-perusahaan, dan sudah tidak terhitung berapa
perusahaan yang mengatakan, tunggu dalam waktu satu minggu akan kami kabari !.
Dari sekian banyak test yang diikuti, 80% Rina bisa mengerjakan dengan baik dan
dinyatakan lulus, tapi yang menjadi pertanyaan besar, setelah menunggu
berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan kabar gembira itu tidak kunjung tiba.
Melaui email, Rina bersaksi,"aku ditawarin 2 posisi !". Proses pembentukan ini
membuatku menyadari bahwa sekuat apapun usaha yang telah kita lakukan,
namun jika belum waktu-Nya Tuhan, kita tidak akan mendapatkannya; cara Tuhan
bekerja tidak dapat kita selami, TIADA YANG MUSTAHIL BAGI DIA".
Sahabat,
selagi kita hidup, pasti ada saja pergumulan yang mampir dalam hidup kita.
Materi yang melimpah ruah; jabatan yang menggiurkan, tidak menjamin suka cita
singgah dan diam didalam hidup kita.Justru lewat suatu proses kita dibentuk
menjadi dewasa, dan merasakan bahwa Tuhan yang kita sembah hidup.Berapa lama
waktu proses yang dibutuhkan, hanya Tuhan yang mengetahuinya.
Adakah yang mengetahui pikiran Tuhan ?
Menurut Adam pindah ke kota Z adalah keputusan yang paling tepat setelah
setelah memasuki masa pensiun, Adam dan istrinya telah melewati masa konseling
dengan Hamba Tuhan; melakukan doa puasa dan telah melalui pergumulan yang
panjang. Tapi diluar perkiraan dan semua berjalan begitu cepat tanpa bisa
dikendalikan, Adam dan istri bukan pindah di kota Z tapi di desa U ; kota yang
terletak dipinggir kota, jauh dari keramaian, yang setiap malam dengan jelas
terdengar suara jangkrik dan kodok :).
Awalnya Adam dan istri tidak betah. Sebenarnya mereka mampu membeli rumah yang
besar di kota, tapi sepertinya ada suatu kekuatan besar yang mendorong mereka
untuk membeli rumah di desa U dan mereka tidak mampu melawannya.Enam bulan
telah berlalu, dengan penuh Kasih Tuhan menyingkapkan rencanaNya bagi pasangan
ini ; kenapa mereka ditempatkan di tempat yang jauh dari keramaian. Ternyata
Tuhan mau pakai mereka untuk kemuliaanNya, bergabung dengan yayasan Kristen
yang bergerak di bidang rehabilitasi anak-anak yang terjerat narkoba.
Kadang kala Tuhan menggiring kita ke suatu tempat, dimana kondisi dan situasi
yang tidak kita suka tapi di satu sisi lagi, kita tidak mampu untuk berlari
dari panggilanNya.
Ijinkan Tuhan merangkai hidupku dan hidupmu dengan caraNya yang ajaib.
Berhenti bersungut-sungut, membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain,
sebab Rancangan Tuhan atas kita PASTI LUAR BIASA dan mendatangkan kebaikan.
MARI MENJADI SAKSI yang MILITAN atas KRISTUS, bukan menjadi TERSANGKA :)
Roma 11:
33 O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Tuhan! Sungguh tak
terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya!
34 Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah
menjadi penasihat-Nya?
35 Atau siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia
harus menggantikannya?
==============================================
From: <[EMAIL PROTECTED]>
Yuk .. .. telephone Bapa kita yang baik
Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku
akan
memberi kelegaan kepadamu.
Keputusan meninggalkan kota Medan, bukanlah bagian dari rencanaku begitu lulus
dari sekolah. Begitu lulus dari perguruan tinggi dan wisuda, aku dan beberapa
teman dekat tidak sempat saling menukar nomer telephone /alamat untuk
surat-menyurat. Pada saat itu baik aku dan teman-teman berpikir masih ada
waktu untuk saling bertemu, setidak-tidaknya ketika mengambil ijasah.
Tapi ternyata Tuhan punya rencana yang tidak pernah aku pikirkan sebelumnya;
beberapa minggu sebelum ijasah bisa diambil, aku sudah meninggalkan kota
kelahiranku. Intinya, jangankan mendapatkan nomer telephone atau alamat, untuk
berpamitan kepada teman-teman aku tidak sempat.
Aku tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama ; begitu aku tau sahabatku akan
kembali ke kota kelahirannya, satu bulan sebelum dia pergi kami saling
meyakinkan bahwa kami tidak akan pernah kehilangan komunikasi.
Bahkan untuk mengantisipasi kehilangan jejak, kami juga saling memberikan
nomer telephone orang tua kami :).
Sudah hampir empat bulan kami berjauhan, namun aku merasa sahabatku ada
disisiku, setiap kali ada informati yang terbaru kami saling "up date" ; yang
aku rasakan kami hanya sejauh DOA.
Sahabat,
Tuhan Yesus sangat rindu mendengar seruan dari anak-anak yang Dia kasihi.
Tuhan Yesus tidak mengenal istilah "sedang sibuk" atau "sedang ada masalah"
jadi entar dulu ya .. . . .. !.
Ketika Yesus pergi kesuatu kota yang bernama Nain, pada saat yang bersamaan
DIA terlihat usungan mayat seorang anak lelaki dari seorang janda. Dan ketika
Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan,Yesus
"BERHENTI", lalu Ia berkata kepadanya: "Jangan menangis!".
Saya percaya, langkah kaki Yesus terhenti begitu DIA mendengar isak tangis
dari si Ibu janda dan orang-orang yang mengusung mayat. Yesus tidak tahan
melihat tetesan air mata dari si ibu Janda, hatiNya hancur saat melihat hati si
Ibu janda yang hancur di dera kesedihan.
Seberapa sering waktu yang anda dan saya berikan untuk menelphone Tuhan Yesus ?
Tuhan Yesus tidak tahan saat mendengar seruan yang keluar dari bibir kita ;
suara isak tangis disebabkan hati yang hancur. Langkah kaki Bapa kita yang
baik pasti berhenti saat tau anak-anaknya terluka; Dia akan mengulukan
tanganNya dan memeluk kita sampai DIA yakin anda dan saya telah pulih.