From: "e-JEMMi" <[EMAIL PROTECTED]>

e-JEMMi - Edisi 11-8#2008 -- Karakteristik Seorang Misionaris

             GOD CALLS HIS CHILDREN TO UNITY NOT CONFIRMITY
______________________________________________________________________
EDITORIAL

   Shalom,

   Dalam Matius 4:18-22, ada kisah yang cukup menarik untuk
   direnungkan, yaitu mengenai "Yesus memanggil murid-murid yang
   pertama". Ada hal yang unik karena Yesus justru memilih para murid
   yang berprofesi sebagai nelayan sebagai murid-murid-Nya, yang secara
   ekonomi, pendidikan, dan status sosial dianggap kurang memadai.
   Apakah tidak ada orang lain yang lebih pantas untuk mendapatkan
   tugas dan tanggung jawab tersebut? Jawabannya tentu saja ada, karena
   masih banyak orang lain yang mungkin secara pengetahuan dan
   kemampuan melebihi para murid-murid Yesus tersebut. Tapi sekali
   lagi, mengapa Yesus justru memilih murid-murid pertama-Nya yang
   berprofesi sebagai nelayan? Apa kelebihan mereka?

   Untuk mengetahui jawabannya, dalam edisi e-JEMMi minggu ini kami
   menyajikan sebuah artikel yang dapat membuka wawasan kita tentang
   pentingnya memiliki karakteristik seorang pelayan Tuhan. Profesi
   nelayan memang bukan profesi yang lebih baik atau lebih buruk dari
   profesi yang lainnya, namun ada hal-hal yang bisa kita pelajari,
   yang sangat berguna untuk menolong kita belajar bagaimana menjadi
   pelayan Tuhan sesuai dengan yang Ia inginkan.

   Selamat menyimak, Tuhan Yesus memberkati.

   Pimpinan Redaksi e-JEMMi,
   Novita Yuniarti

____________________________________________________________________
ARTIKEL MISI

                   KARAKTERISTIK DASAR SEORANG MISIONARIS
                   ======================================
   "... Orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang
   kepada-Nya. Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan
   untuk diutus-Nya memberitakan Injil dan diberi-Nya kuasa untuk
   mengusir setan." (Markus 3:13-16)

   Panggilan Yesus kepada para murid yang pertama sangat jelas. Mereka
   dipanggil dan ditetapkan menjadi rasul ("apostle" berasal dari kata
   "apostello" yang berarti utusan). Mereka dipanggil dengan tiga
   tujuan (Markus 3:14), yaitu:

   1. Untuk menyertai Yesus.
      Belajar dari hidup dan pengajaran-Nya sehingga mengerti hati-Nya,
      kasih-Nya untuk dunia ini, dan strategi-Nya dalam pelayanan.
      Menyertai Dia untuk mengenal kehendak-Nya, mengetahui apa yang
      menjadi kehendak-Nya untuk dilakukan, dan mana yang bukan
      kehendak-Nya untuk tidak kita lakukan. Ini tujuan pertama Yesus
      memanggil murid-murid-Nya, bukan untuk pelayanan terlebih dahulu.
      Karena di hadapan Tuhan, yang penting adalah "siapa kita" dan
      bukan "apa yang kita kerjakan".

   2. Untuk memberitakan Injil.
      Setelah kita mengenal Dia, mengenal kehendak-Nya, dan siap
      menaati kehendak-Nya, barulah tugas itu diberikan kepada kita.

   3. Diperlengkapi-Nya dengan kuasa untuk kebutuhan pelayanan itu.
      Kedua belas orang yang dipanggil ini adalah orang-orang yang
      sederhana dan biasa. Puji Tuhan! Ia memanggil orang-orang
      sederhana dan biasa seperti kita. Tuhan bisa bekerja melalui
      orang sederhana dan biasa untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan
      yang luar biasa dengan cara dan metode yang tidak kaku pula. Kita
      hanyalah alat-Nya, saluran berkat-Nya.

   Belajar Tentang Karakteristik Nelayan
   -------------------------------------
   Dari kedua belas murid yang adalah orang-orang sederhana dan biasa
   itu, paling tidak tujuh dari antara mereka adalah nelayan. Mengapa
   bukan petani, pedagang, atau tukang kayu? Mengapa sebagian besar
   dari mereka adalah nelayan? Tentu kita tidak tahu dengan pasti
   rencana Tuhan di balik semua itu. Akan tetapi, kita bisa belajar
   dari ciri-ciri latar belakang pekerjaan mereka. Menurut hemat
   saya, pembentukan karakter dan rohani dalam satu tim tergantung
   dari karakter sebagian besar anggota tim yang ada, karena pergaulan
   menjadi salah satu faktor penentu dalam pembentukan karakter kita.

   Konsep "God uses ordinary people" (Tuhan memakai orang sederhana dan
   biasa) sering disalahartikan oleh beberapa orang Kristen dalam
   pekerjaan Tuhan. Sebagaimana juga keselamatan yang diberikan dengan
   cuma-cuma (Roma 6:23), sering orang Kristen menganggap bahwa
   keselamatan itu adalah anugerah murahan (cheap grace). Sebenarnya,
   karena begitu mahalnya keselamatan itu sehingga tidak ada seorang
   pun yang bisa membayarnya kecuali darah Yesus Kristus, wujud
   pengorbanan-Nya di kayu salib, maka keselamatan itu diberikan cuma-cuma 
kepada 
   kita. Walaupun Tuhan memilih orang-orang sederhana dan biasa, Tuhan tidak 
   sembarangan memilih orang atau asal comot dari pinggir jalan.

   Menarik sekali kalau kita memerhatikan karakteristik nelayan.
   Nelayan di berbagai tempat di dunia ini, secara umum, memiliki
   karakteristik-karakteristik dasar yang juga diperlukan oleh seorang
   "penjala manusia". Karakteristik tersebut antara lain:

   * Nelayan memiliki fokus yang jelas.
     Apa pun yang dilakukan, nelayan selalu berpikir bagaimana caranya
     mendapat ikan. Tidur mimpi ikan, berjalan memikirkan ikan. Ikan,
     ikan, dan ikan. Seorang murid Kristus tulen selalu "berfokus pada
     jiwa-jiwa terhilang untuk diselamatkan" dalam hal apa pun yang
     dilakukannya, dalam cara, dan profesi apa pun dalam kehidupannya.

   * Nelayan terbiasa hidup sederhana.
     Seorang pemenang jiwa yang pergi ke "medan pertempuran" tidak bisa
     membawa barang-barang yang tidak diperlukan dalam "peperangan".
     Orang yang biasa hidup sederhana akan terbiasa menghadapi
     penderitaan dan masa krisis. Dalam peperangan rohani, yang kita
     perlukan adalah bekal-bekal rohani dan jasmani seperlunya.
     Sering kali, apa yang kita punyai bukannya menjadi bekal, tetapi
     menjadi beban yang membuat kita mudah terkalahkan.

   * Nelayan adalah orang yang rajin.
     Pada waktu dipanggil, Simon dan Andreas sedang bekerja menebarkan
     jala di danau (Matius 4:19). Yakobus dan Yohanes juga sedang
     membereskan jalanya bersama ayah mereka, Zebedeus (Matius 4:21).
     Untuk mendapatkan hasil kerja yang memuaskan, Tuhan selalu
     memakai orang-orang yang rajin bekerja keras, berinisiatif, dan
     kreatif dalam pekerjaan-Nya. Tuhan tidak akan memakai orang yang
     malas. Tidak ada tempat bagi orang malas dalam kerajaan-Nya,
     karena orang malas memunyai banyak alasan dan melakukan hal-hal
     yang bukannya membangun, melainkan meresahkan banyak orang. "Si
     pemalas berkata: 'Ada singa di luar, aku akan dibunuh di tengah
     jalan.'" (Amsal 22:13) Karena itu, "Hai pemalas, pergilah kepada
     semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak." (Amsal 6:6)
     Dunia mulai letih mendengar khotbah, mereka menantikan bukti
     nyata dari kasih dengan tindakan kita, tangan yang sedia kotor
     dan keringat yang dicurahkan, bahkan air mata dan darah dalam
     kerja keras di ladang-Nya. Bagi orang yang rajin bekerja di
     ladang Tuhan, tidak ada waktu untuk mengganggu orang lain, tetapi
     menjadi berkat bagi orang lain.

   * Nelayan adalah orang yang sabar.
     Memenangkan jiwa harus sabar. Nelayan kadang kala harus menanti
     berjam-jam di tengah danau atau laut untuk mendapatkan hasil.
     Sabar adalah buah roh, ciri pertama dan terakhir dari definisi
     kasih (1 Korintus 13:4,7). Sering kali, pekerjaan kita memerlukan
     waktu yang lama untuk melihat hasil yang kasat mata. Kesabaran
     menolong kita dalam menghadapi tantangan dan penderitaan. Apalagi
     di masa krisis, bahkan ketika krisis moral berakibat serangan
     terhadap orang percaya yang lain. "Orang yang sabar melebihi
     seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang
     yang merebut kota." (Amsal 16:32)

   * Nelayan adalah orang yang berani dalam tugas dan profesinya.
     Dalam gelapnya malam atau di tengah-tengah gelombang laut dan
     badai, nelayan pergi melaut menghadapi risiko bahaya. Perlu
     keberanian dalam melakukan tugas-Nya. Berani mengatakan kebenaran,
     berani bertindak benar dalam kebenaran-Nya walau ada harga yang
     harus dibayar. Yohanes Pembaptis dipenggal kepalanya karena
     menyatakan kebenaran, Tuhan Yesus selalu disalah mengerti dan
     dibenci orang yang tidak menyukai kebenaran-Nya. Roh Kudus
     memberikan keberanian kepada kita dan bukan roh ketakutan (2 Timotius 1:7).

   * Nelayan tidak bisa melihat ikan di dalam air, tapi beriman akan
     menangkap ikan yang tidak kelihatan itu.
     "Orang benar akan hidup oleh iman" (Roma 1:17). Beriman kepada
     Tuhan berarti memertaruhkan seantero kehidupan kita kepada-Nya.
     Berserah dan percaya total kepada-Nya. Rasa aman dan damai
     sejahtera akan menyertai jika kita dapat senantiasa memercayakan
     hidup dan pelayanan kita kepada-Nya. Sekarang dan masa depan kita.
     Kita akan gelisah dan resah jika kita berusaha untuk mengatur diri
     sendiri menurut kekuatan kita sendiri. Apalagi dalam masa-masa
     sulit yang kita tidak mengerti ke mana arah jalan hidup ini. Dia memegang 
hari 
     esok, Dia tahu apa yang akan terjadi dan akan membawa kita ke sana.

   * Nelayan suka bekerja sama dalam melakukan pekerjaannya.
     Saling membantu dan melayani demi tujuan profesi mendapatkan ikan.
     Penjala manusia harus suka bekerja sama untuk mencapai tujuan
     akhir yang penting, yaitu jiwa-jiwa yang dimenangkan ke dalam
     Kerajaan Terang-Nya. Bukannya membangun kerajaan-kerajaan kecil
     sendiri-sendiri, tapi bersama membangun Kerajaan Tuhan.

   * Nelayan adalah orang yang mencintai dan setia kepada profesinya.
     Sekalipun pekerjaan itu berat, tapi tidak ada jam kerja tertentu
     yang mengikat. Kadang melaut pada malam hari dan terkadang melaut
     dan bekerja pada siang hari. Dalam situasi yang berat pun dia
     tetap setia. Itu semua dilakukan karena kecintaan dan kesetiaannya
     terhadap profesinya. Orang yang hebat mudah ditemui. Orang yang
     fasih lidah dan kaya mudah ditemui. Tetapi, sulit menemukan orang
     yang setia, seperti kata Alkitab: "Banyak orang menyebut diri baik
     hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?" (Amsal 20:6)

   Seorang tukang roti jatuh dengan kereta roti yang dikayuhnya ke
   dalam selokan besar. Orang-orang yang melihat, berlarian
   mendapatkannya dan bertanya, "Ada apa, Pak? Ada apa?" Dalam
   kesakitan karena tertimpa gerobak, tukang roti ini menjawab, "Ada
   roti tawar, ada roti manis, roti cokelat ...." Seorang bapak
   menyeletuk, "Bukan, maksud kami ada apa, Pak?" Tukang roti menjawab
   lagi sambil merintih kesakitan, "Oh, ada roti keju, ada roti pisang ...."

   Ini hanya cerita yang belum tentu terjadi, tetapi ini menunjukkan
   bahwa tukang roti itu setia kepada profesinya dalam keadaan apa pun.
   Dalam musibah dan kesulitan apa pun, seyogianyalah kita meneruskan
   pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepada kita.

   "Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku
   dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang
   ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian
   tentang Injil kasih karunia Tuhan." (Kisah Para Rasul 20:24)

   Beberapa karakteristik dari nelayan ini paling tidak adalah gambaran
   karakter dasar yang diperlukan untuk menjadi utusan Injil. Di
   samping itu, tentu Tuhan akan terus memperlengkapinya dengan kuasa
   dan perlengkapan lain yang diperlukan untuk bekerja di ladang Tuhan.
   Tanpa karakteristik-karakteristik seperti digambarkan di atas,
   pekerjaan misi hanya akan menjadi misi-misian.

   Diambil dari :
   Judul buku   : Hati Misi
   Judul artikel: Karakteristik Dasar Seorang Misionaris
   Penulis      : Bagus Surjantoro
   Penerbit     : Yayasan Andi, Yogyakarta 2006
   Halaman      : 131 -- 140
______________________________________________________________________
SUMBER MISI

THE BIBLE SITE ===>   http://www.thebiblesite.org/AboutUs.php
   Walaupun namanya "The Bible Site", situs ini bukan situs yang
   menampilkan Alkitab. Situs The Bible Site merupakan perwujudan usaha
   penjangkauan yang dilakukan Open Doors dan dipelopori oleh Brother
   Andrew. Melalui situs ini, pengunjung dapat mengenal lebih dekat
   organisasi misi nondenominasi Open Doors internasional yang
   didirikan pada 1955 oleh seorang Belanda yang bernama Brother
   Andrew. Nama Brother Andrew dikenal sebagai penulis buku
   autobiografi "God's Smuggler" yang masuk dalam jajaran buku misi
   paling laris. Open Doors merupakan organisasi yang tiada duanya bagi
   gereja-gereja teraniaya, satu-satunya yang memiliki ratusan staf di
   seluruh dunia yang mengimplementasikan proyek-proyek di 45 negara.
   Open Doors kini menjalankan program-program penjangkauan yang
   komprehensif di negara-negara di mana orang-orang Kristen menderita
   karena iman mereka pada Yesus Kristus. Kunjungi situsnya untuk
   mendapatkan informasi lebih banyak mengenai The Bible Site.
______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA

A M E R I K A  S E R I K A T
   Ada hubungan antara pelayanan, penerjemahan Alkitab, siswa-siswi
   pelajar, dan celana jeans (simbol busana santai). Earl Garland
   adalah pimpinan Northeast Christian Academy di Kingwood, Texas. Dia
   berkata, "Ini adalah tahun ketiga bagi para siswanya untuk
   menyelenggarakan program Denim Dollar Days bagi WordWinds
   International." Para pelajar akan mendapat hak istimewa dengan tidak
   memakai seragam sekolah saat mereka memberi satu dolar atau lebih.
   Hal itu dilakukan untuk memberi mereka kesempatan berpakaian santai
   saat sekolah dan sebagai gantinya, mereka mendukung pelayanan misi.
   "Kami mengumpulkan uang untuk dana menerjemahkan, khususnya untuk
   penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Tembe." Mereka memulainya
   dengan mengundang pembicara dari organisasi misi untuk menjelaskan
   tentang pelayanan misi yang mereka lakukan. Sejauh ini, mereka
   telah mengumpulkan sekitar 1.500 dolar Amerika untuk penerjemahan
   Alkitab dalam bahasa Brasil. Garland mengatakan, meski menerjemahkan
   Alkitab bukanlah satu-satunya proyek misi mereka, namun WordWinds
   adalah bagian dari rencana jangka panjang. "Hal ini dilakukan agar
   para pelajar tidak hanya memikirkan lingkungan diri mereka sendiri
   saja. Kami memberikan informasi mengenai pelayanan misi kepada
   masyarakat dan para siswa, dan itu membuat mereka memberikan
   sumbangsih yang lebih baik atas apa pun yang pelayanan misi lakukan."
   Diterjemahkan dari: Mission News, Desember 2007
   Selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/10652
   Pokok doa
   ---------
   * Doakan untuk setiap anak muda dan siswa di Amerika Serikat, agar
     memiliki kepedulian terhadap pelayanan misi dan mau terlibat dalam
     mendukung pelayanan misi, baik dalam dana, daya, maupun doa.
   * Berdoalah untuk WordWinds yang memiliki proyek penerjemahan
     Alkitab ke dalam bahasa Tembe di Brasil. Mintalah agar Tuhan
     memberi hikmat dan pencerahan kepada para tim selama mengerjakan
     proyek tersebut sehingga dapat selesai dengan baik sesuai dengan
     waktu yang telah ditetapkan.
   * Berdoa untuk masyarakat Tembe di Brasil agar mereka segera dapat
     memiliki dan membaca Alkitab dalam bahasa yang mereka kuasai.
     Biarlah Firman Tuhan boleh menjadi pelita bagi hidup mereka.

Z A M B I A
   Pada 2008, Every Orphan's Hope akan menjangkau seratus ribu
   anak-anak dengan Injil. Sejak Januari sampai September, setiap
   gereja dari total lima ratus gereja yang bekerja sama dengan EOH
   akan mengidentifikasi dua ratus anak yatim piatu yang terkena AIDS
   untuk menjalin hubungan dengan mereka. Gary Schneider menjelaskan
   alasannya. "Gereja-gereja tahu di mana anak-anak itu tinggal, mereka
   tahu riwayat hidup mereka, mereka telah bertemu mereka, dan menjalin
   hubungan dengan mereka. Tetapi saat Orphan Sunday, hari Minggu
   pertama bulan Oktober 2008, anak-anak akan di undang ke gereja di
   mana mereka akan diinjili secara pribadi dengan menggunakan gelang
   'Good News'." Kampanye ini telah memasuki tahun kelima, Schneider
   mengatakan bahwa tujuan dari hal ini adalah "untuk meneguhkan iman
   mereka". Lebih dari itu, hal ini akan benar-benar menghubungkan
   gereja dengan anak-anak sehingga tercipta kemungkinan akan adanya
   pertumbuhan hubungan dan pemuridan dalam Yesus Kristus Tuhan. Mereka
   memerlukan pertolongan Anda. Untuk setiap gelang yang dibeli secara
   online, Every Orphan's Hope akan menyumbangkan sebuah gelang untuk
   sebuah gereja di Zambia.
   Diterjemahkan dari: Mission News, Desember 2007
   Selengkapnya: http://www.MNNonline.org/article/10656
   Pokok doa
   ---------
   * Doakan Every Orphan's Hope yang akan menjangkau seratus ribu
     anak-anak dengan Injil. Mintalah agar Tuhan memberkati dan
     menumbuhkan pelayanan mereka sehingga semakin banyak anak-anak
     yang akan dimenangkan bagi Kerajaan Tuhan.
   * Doakan juga gereja-gereja di Zambia yang terlibat dalam
     penjangkauan anak-anak yatim piatu yang terkena AIDS, supaya
     setiap gereja dapat melayani dan memuridkan mereka untuk semakin
     mengenal Kristus. Doakan agar jumlah mereka semakin bertambah dan
     setiap anak dapat menjadi teladan dan berkat bagi teman-teman
     mereka yang belum terjangkau oleh Injil.
   * Berdoalah agar semakin banyak pengunjung situs yang ikut ambil bagian 
berbagi 
     beban menjangkau dan melayani anak-anak yang belum percaya di Zambia.

______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA

   PEMELIHARAAN Tuhan DI TENGAH CUACA DAN KONDISI YANG TIDAK MENENTU
   ======================================================

   Perubahan cuaca yang terjadi sejak akhir tahun 2007 hingga saat ini
   sangat tidak menentu. Selain banyaknya bencana alam yang menimpa
   bangsa Indonesia, terjadi juga berbagai wabah penyakit yang cukup
   meresahkan hampir di semua lapisan masyarakat, baik anak-anak
   ataupun orang tua. Berbagai penyakit tersebut memiliki gejala-gejala yang 
bervariasi, 
   seperti sakit kepala, menggigil, demam, muntaber, dll..

   Mari satukan hati berdoa bagi masyarakat di sekitar kita, termasuk
   keluarga kita masing-masing, karena banyak dari mereka yang
   mengalami kekuatiran. Sebagai orang percaya, mari kita serahkan
   kekuatiran kita kepada Tuhan. Pemeliharaan Tuhan adalah sempurna
   atas kita dan apa pun yang terjadi, semua atas izin Dia.

   Pokok Doa
   ---------
   1. Berdoa untuk pemeliharaan Tuhan bagi bangsa Indonesia. Dengan
      dimulai dari masyarakat di sekitar kita, mari kita mohonkan
      agar Tuhan menyatakan kasih-Nya melalui pemeliharaan atas kesehatan kita 
      masing-masing, khususnya di tengah cuaca yang kurang bersahabat ini.

   2. Doakan agar setiap gereja Tuhan memiliki kepedulian untuk
      membantu mereka yang saat ini sedang mengalami kesulitan, baik
      mereka yang baru saja mengalami bencana banjir atau pun mereka
      yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan bantuan-bantuan lain.

   3. Terkadang Tuhan mengizinkan keadaan yang sulit terjadi atas
      bangsa ini untuk membuka "pintu" bagi Injilnya. Doakan gereja
      Tuhan agar dapat menggunakan kesempatan yang ada supaya dapat
      menjadi berkat dan kesaksian yang hidup bagi orang-orang yang
      berada di sekitar mereka.

   4. Doakan juga untuk pemerintah agar dapat mengambil tindakan yang
      tepat guna membantu masyarakat yang saat ini sedang mengalami
      kesulitan. Doakan untuk puskesmas-puskesmas yang melayani
      kesehatan masyarakat, kiranya Tuhan menolong mereka untuk
      melakukan tugasnya dengan sebaik mungkin.

   5. Berdoa untuk masyarakat yang saat ini sedang sakit dan kondisi
      keuangan mereka tidak memungkinkan untuk berobat ke rumah sakit,
      agar Tuhan membuka jalan dan menggerakkan hati orang yang lebih
      mampu agar bersedia memberikan bantuan kepada mereka.

   6. Doakan untuk yayasan-yayasan sosial Kristen yang bergerak dalam
      bidang kesehatan masyarakat, kiranya mereka boleh ambil bagian
      menjadi berkat bagi masyarakat yang membutuhkan dengan
      memberikan pelayanan sejujur dan sebaik mungkin.
______________________________________________________________________

Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
    (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: tidak
    untuk tujuan komersial dan harus mencantumkan SUMBER ASLI bahan
     yang diambil dan nama e-JEMMi sebagai penerbit elektroniknya.
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi        :               http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi                   : http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA                      :                 http://www.ylsa.org/
Situs SABDA Katalog             :            http://katalog.sabda.org/

Kirim email ke