From: vendy hasib 

Tangan Yang Indah 
( Kepada siapa saja yang memiliki ibu )

Ketika ibu berkunjung, ibu mengajak saya untuk shopping bersamanya kerana Ibu 
menginginkan sepasang kurung yg baru. Saya sebenarnya tidak suka pergi membeli 
belah bersama dengan orang lain, dan saya bukanlah orang yang cukup sabar, 
tetapi walaupun demikian kami pergi juga membeli belah tersebut. Kami 
mengunjungi setiap butik yang menyediakan pakaian wanita, dan ibu mencoba helai 
demi helai pakaian dan pada akhirnya mengembalikan semua. Seiring Hari yang 
berlalu, saya mulai penat dan kelihatan jelas riak2 kekecewaan di wajah Ibu. 

Akhirnya pada butik terakhir yang kami kunjungi, ibu mencoba satu baju kurung 
yang cantik. Dan kerana ketidaksabaran saya maka kali ini saya ikut masuk dan 
berdiri bersama ibu dalam fitting room, saya melihat bagaimana ibu mencoba 
pakaian tersebut, dan dengan susah payah mencoba untuk mengenakannya. Ternyata 
tangan-tangannya sudah mulai menua dan dilumpuhkan oleh penyakit radang sendi 
Ibu tidak dapat melakukannya, seketika ketidaksabaran saya digantikan oleh rasa 
iba yang begitu mendalam. Saya berbalik pergi dan coba menyembunyikan air Mata 
yang menetes tanpa saya sedari. Setelah saya mendapatkan ketenangan, saya 
kembali masuk ke fitting room untuk membantu ibu mengenakan pakainnya.

Pakaian ini begitu indah, dan akhirnya ibu membelinya. Shopping kami telah 
berakhir, tetapi kejadian tersebut terukir begitu dalam dalam hati saya dan 
tidak dapat dilupakan dari ingatan..... .

Sepanjang sisa Hari itu, pikiran saya tetap saja kembali pada saat berada di 
dalam fitting room dan terbayang tangan-tangan ibu yang sedang berusaha 
mengenakan pakaiannya. Kedua tangan yang penuh kasih, yang pernah menyuapi, 
memandikan, membelai dan memeluk saya, dan terlebih dari semuanya, berdoa untuk 
saya, sekarang tangan itu telah sangat menyentuh dengan cara yang paling 
berbekas dalam hati saya. 
Kemudian pada malam harinya saya pergi ke kamar ibu memegang tangannya 
erat-erat dan menciumnya.. ......yang membuatnya terkejut, saya memberitahunya 
bahwa bagi saya kedua tangan tersebut adalah tangan yang paling indah di dunia 
ini. Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan telah membuat saya untuk dapat melihat 
dengan sejelasnya, betapa bernilai dan berharganya kasih sayang yang penuh 
pengorbanan dari seorang Ibu. 

Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu Hari kelak tangan dan hati saya akan 
memiliki keindahan-nya tersendiri. Dunia ini memiliki begitu banyak keajaiban 
yang tak terhitung, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun 
yang dapat menandingi keindahan tangan dari seorang Ibu... 

" Jika engkau mencintai Ibumu kirimkanlah cerita ini kepada orang lain agar 
seluruh orang didunia ini dapat mencintai dan menyayangi Ibu seperti engkau 
menyayanginya, berbahagia lah anda yang masih memiliki seorang Ibu senantiasa 
lah melakukan yang terbaik baginya..." 

Kirim email ke