From: [EMAIL PROTECTED] 

JALAN LEBAR dan JALAN SEMPIT ? 

Matius 7: 
13  Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah 
jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; 
14  karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan 
sedikit orang yang mendapatinya." 

Untuk bisa menikmati ayam goreng KFC, Mc.Donal atau belanja ke Mall aku harus 
pergi ke Samarinda.Dari tempat tinggalku menuju Samarinda dulunya bisa di capai 
dalam waktu 3.5 sampai 4 jam, tapi sudah empat bulan ini bisa sampai lima atau 
enam jam.Informasi yang aku dapatkan dari teman-teman, kondisi jalan sangat 
jelek, selain lobang disana-sini, jalanan seperti sawah yang sedang kering. 
Semua jadi serba salah, kalau musim hujan, tanah dan debu berubah menjadi 
lumpur tapi  kalau sedang panas, jalanan seperti tumpukan batu-batu yang 
terbuat dari tanah merah. 

Sekalipun jalanan jelek, masih ada saja  yang nekat menghabiskan akhir minggu 
ke Samarinda ; masing-masing punya alasan sendiri, ada yang mau nonton  bioskop 
21, mau beli baju baru yang katanya sedang discount 50%, ada yang mau 
mengunjungi pacar :-), ada yang mau mengunjungi anak-istri yang tinggalnya di 
Samarinda dan ada yang hanya ingin jalan-jalan, istilah kerennya hanya ingin 
cuci mata. 

Sahabat, 
untuk memenuhi keinginan daging, kita rela melakukan apa saja ; tidak perduli 
panas, dingin, musim salju atau sedang hujan batu, yang penting apa yang kita 
inginkan tercapai. 

Bukan hal  mudah untuk mempertahankan  iman yang kita miliki , kenyataan yang 
kita hadapi  hidup tidak selalu melewati "jalan tol", jalan bebas hambatan 
(kenyataannya, saat ini  jalur jalan tol pun sudah terkena virus antri); ada 
kalanya Tuhan ijinkan kita melewati jalan sempit, jalan yang banyak batu 
kerikilnya atau jalan BUNTU ?. 

TUHAN YESUS, memberikan perumpamaan: "jalan yang sempit dan jalan yang luas", 
dan pilihan ada di tangan anda dan saya. 

Pertama : Pintu yang lebar dan jalan yang luas 
Manusia berbondong-bondong memilih yang satu ini ; bebas melalukan apa saja, 
yang penting hati senang ; mumpung masih muda lebih baik senang-senang dulu, 
nanti kalau sudah umur 58 tahun baru mengedor-gedor hati TUHAN YESUS, padahal 
tak seorangpun mengetahui kapan kita dipanggil dan bagaimana caranya kita 
dipanggil. 

Kedua : Pintu yang sempit dan jalannya juga sempit 
Pintu yang satu ini  sangat  menyiksa  daging deh ... . .  baru berjalan satu 
langkah sudah terlihat tulisan "NO ADMITTANCE" (dilarang masuk), "NO SMOKING" 
(dilarang merokok), "NO COPYING ALLOWED" (dilarang mencimplak), "NO FREE SEX" 
dan banyak lagi larangan-larangan yang mengekang hidup kita. 

Pilihan ada ditangan kita, tapi jalan manapun yang  akan anda dan saya pilih, 
pasti ada  "hadiah" dan "akibatnya". 
===================================================
From: [EMAIL PROTECTED] 

Oh indahnya jika KEREN di MATA TUHAN
2  Raja-raja 2 : 23   
Elisa pergi dari sana ke Betel. Dan sedang ia mendaki, maka keluarlah anak-anak 
dari kota itu, lalu mencemoohkan dia serta berseru kepadanya: "Naiklah botak, 
naiklah botak!" 

Ada beberapa bus karyawan yang disediakan perusahaan untuk mengantar jemput 
karyawan, dan  bus yang biasanya menjeput aku dan beberapa teman yang rumahnya 
searah denganku, secara phisik tampak "butut" jika dibandingkan dengan  bus-bus 
lainnya, dan kami sepakat  menyebutnya "bus Bone" ; bus yang modelnya sama 
dengan bus umum antar kota yang harga tiketnya ekonomi. Hanya saja, sekalipun 
bentuknya sama dengan bus bone, aku dan teman-teman merasa nyaman  kalau supir 
kantor menjemput kami dengan bus tersebut :-). 

Bus bone memang tampak "butut" tapi  para penumpang merasakan kesejukan  karena 
 " full angin"  dan pijakan untuk naik ke bus rendah, jadi penumpang tidak 
perlu bersusah-susah naik ke bus. Bukti kecintaan kami, setiap kali bus bone 
masuk bengkel kami bertanya-tanya ada apa dengan si Bus bone :-). 

Sahabat, 
Satu kebiasaan manusia adalah melihat dan menilai sesuatu dari apa  yang tampak 
didepan mata ; cepat memberikan komentar, penilaiaan  menurut cara pandang 
kita, sebelum melihat segala sesuatunya secara jelas. Kita menilai seseorang 
dari bentuk phisiknya,  dari kekayaan, dari tingkat pendidikan dan apa yang 
tampak didepan mata. 

Suatu ketika, saat Nabi Elisa pergi ke Betel, ia sedang mendaki dan tiba-tiba 
keluarlah anak-anak dari kota itu dan mulai mencemooh dia, "naiklah botak, 
naiklah Botak !".Lalu berpalinglah dia dan melihat mereka, pada saat itu Nabi 
Elisa mengutuk mereka demi nama Tuhan dan keluarlah dua ekor beruang dari hutan 
lalu mencabik-cabik ke empat puluh dua anak yang mengolok-ngolok dia. 

Secara phisik Nabi Elisa tidak seganteng Artis dari Hollywood tau bollywood, 
namun ia punya kuasa dari TUHAN yang belum tentu dimiliki oleh orang yang 
secara phisik tampak sempurna. Yang lebih mengagumkan, sekalipun ia  sudah  
menjadi tulang-belulang  Nabi yang diolok-olok Botak ini masih di karuniai 
kuasa oleh YHWH. Di  kitab 2 raja-raja 13:20 diceritakan, saat orang Moab 
memasuki negri Aram untuk menguburkan mayat, karena ketakutan melihat 
gerombolan orang aram, lalu  mereka mencampakkan mayat itu ke kubur Elisa, dan 
ketika mayat itu mengenai tulang-tulang Elisa, maka orang itu kembali hidup. 

Nah . . . lewat kebenaran akan Firman Tuhan ini kita diingatkan, jangan 
memandang remeh orang lain dan yang paling penting jangan rendah diri karena 
kekurangan yang kita miliki ! ! Belajar bersyukur dengan apa yang TUHAN berikan 
atas anda dan saya.Phisik yang indah penting tapi yang terpenting adalah ada 
"kuasa" dari YHWH dalam hidup kita; menjadi berkat bagi orang banyak dan ada 
kemuliaan TUHAN dalam hidup kita. 

Terlalu sering virus rendah diri mengantui kita karena phisik kita tidak 
seindah orang lain ; kita tidak sekaya orang lain ; kita tidak sehebat orang 
lain; sehingga kita lupa betapa berharganya kita di mata  YHWH 

Keren dimata manusia sih OKE . . .,tapi itu menjadi tidak penting kita anda dan 
saya  CACAT dimata TUHAN YESUS . .. 

========================================================= 

From: [EMAIL PROTECTED] 

Aku mau di gendong sama Ayah

Yesaya 46:4   
Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong 
kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul 
kamu dan menyelamatkan kamu. 

Aku begitu yakin saat aku terlelap di depan tv atau tertidur di ruang tamu 
bersamaan dengan buku-buku yang berserakan di sekitarku,  ayah pasti akan 
mengangkatku dan kemudian memindahkanku ke kamar tidur. Ayah tidak berusaha 
membangunkanku dengan caramengoyang-goyangkan tubuhku supaya bisa jalan sendiri 
ke kamar tidur, namun   yang ayah lakukan adalah  langsung mengangkatku dan 
membaringkanku ditempat tidur. 
Kejadian ini terjadi saat aku masih duduk di bangku Sekolah Dasar ; sejujurnya  
saat ayah mengangkatku, aku tidak selalu  dalam kondisi tertidur  dengan lelap 
di depan tv atau di ruang tamu  terkadang aku memang sengaja pura-pura tidur. 
Aku sangat senang  setiap kali ayah menggendokku, aku merasa diperhatikan oleh 
ayah ; aku merasa  anak  yang paling beruntung ! ! 

Sahabat, 
Untuk kesekian kalinya saya ingin berbagi seputar bagaimana YHWH menggendong  
anda dan saya, dan yang lebih  disayangkan,tak jarang  kita tidak menyadari 
ketika TUHAN sedang menggenggam tangan kita atau sedang menggendong anda dan 
saya. 
Akhir-akhir ini, jika kita lihat tayangan di televisi, banyak hal mengerikan 
yang terjadi   dan semua itu 70% akibat tekanan hidup ; kecemburuan sosial ; 
menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kehidupan yang lebih enak. Goncangan 
demi goncangan tidak hanya melanda orang yang "miskin materi", tapi orang yang 
berlimpah ruah dengan materipun mengalami goncangan ! Kenapa sampai hal itu 
terjadi, padahal mereka bisa membeli apapun yang mereka mau ? Jawabannya hanya 
satu,  karena mereka "miskin rohani" !. 
Kita terlalu pongah untuk menegadah ke atas, memandang Bapa di Sorga ; rasanya 
pertolongan Tuhan  lebih lambat dibanding minta tolong kepada orang lain atau 
atas usaha sendiri. 

Kalau bapa biologis kita saja tau apa yang kita "harapkan", apalagi Bapa di 
Sorga, DIA pasti jauh lebih mengerti.Ayah saya tidak pernah menggerutu karena 
hampir setiap malam harus mengangkat saya dari ruang tv/ruang tamu ke kamar 
tidur, sekalipun  postur anaknya bukan ukuran "small". :-). Ayah tidak pernah 
mengungkit-ungkit kebawelanku ; tidak pernah hitung-hitungan  kebaikan yang 
telah dia berikan kepadaku, sementara aku tau nya hanya menuntut .. menuntut 
saja. 
Satu hal aku catat dalam hatiku, ayah tidak pernah menuntutku untuk menjadi 
anak baik "karena dia" telah memberikan banyak hal bagiku, dari kecil hingga 
aku dewasa dan bisa menghidupi diriku sendiri.Yang pasti ayah selalu ingin 
memberikan yang terbaik bagi ku. 
Sahabat, 

Bapa kita di Sorga pasti lebih mengerti hidup ku dan hidup mu . . .  .jangan 
lupa akan hal itu. 
Apakah anda menyadari,  dalam kondisi suka maupun  duka , Bapa selalu dan 
selalu mengendong anda ? 
=====================================================
From: [EMAIL PROTECTED] 

Berterimakasihlah kepada orang yang mengutuk anda ! ! ! 

2 Semuel 16:12   
Mungkin TUHAN akan memperhatikan kesengsaraanku ini dan TUHAN membalas yang 
baik kepadaku sebagai ganti kutuk orang itu pada hari ini." 
Beberapa hari yang lalu aku mendapat sms dari nomer yang statusnya "tidak 
dikenal" ; tidak terdaftar di handphoneku. Jantungku berdegub dengan kencang 
saat membaca isi sms yang barus aja aku aku terima. Aku bukanlah seorang artis 
yang banyak penggemarnya, jadi tidak mungkin nomer telphoneku di incar banyak 
orang, dan aku yakin bahwa orang yang mengirim sms tersebut pasti orang yang 
pernah dekat denganku saat ini atau sebelumnya. 

Dengan tenang aku membalas sms orang tersebut, singkat dan padat., "terimakasih 
atas perhatiannya". Namun ketenanganku tidak bertahan lama, emosiku terpancing 
dan aku kembali  membalas sms dengan nada ketus ; intinya aku jadi "ikan" .. 
aku terpancing untuk meladeni orang yang sudah pasti punya niat baik, karena 
tidak berani menyebutkan identitasnya, dan kemudian nomer tersebut tidak di 
aktipkan. 

Sahabat. 
Ketika Raja Daud tiba di Bahurim, datang Simei bin Gera salah seraong dari kaum 
keluarga Saul. Dia mendekati raja, dan terus-menerus mengutukinya. Tidak hanya 
sampai disitu, Daud dan segenap pegawai kerajaan dilemparinya dengan batu. 

Dan Abisai, anak Zeruya berkata kepada raja,"mengapa engkau diam saja, ijinkan 
aku memenggal kepalanya". Raja Daud memberikan jawaban yang luar biasa,"biarlah 
dia mengutuki aku, sebab apabila Tuhan berfirman demikian, maka biarkan dia 
mengutuk aku.". 

Sebagai raja yang besar dan berkuasa, Daud bisa dengan cepat  memerintahkan 
anak buahnya atau lewat tangannya sendiri untuk melenyapkan  Simei, atau 
setidaknya memenjarakannya ; tapi Daud tidak berbuat seperti itu. Diakhir 
pembicaraanya raja Daud berkata, "Mungkin TUHAN akan memperhatikan 
kesengsaraanku ini dan TUHAN membalas yang baik kepadaku sebagai ganti kutuk 
orang itu pada hari ini". Dengan tetap tenang dan memandang kepada Bapa di 
Sorga, Daud dan segenap pengikutnya melanjutkan berjalanan, sedangkan si Simei 
berjalan terus, sambil melempari mereka dengan baru dan tetap mengutuki raja 
Daud. 

Sahabat, 
kita tidak bisa melarang  "lidah-mulut" orang lain untuk berhenti membicarakan 
hal buruk tentang kita ; terlalu menghabiskan waktu kalau hari-hari kita hanya 
memikirkan apa kata orang tentang kita. Anda dan saya sudah pasti manusia yang 
tidak sempurna, tapi lewat KASIH dari TUHAN YESUS, kita sudah disempurnakan. 

Sering kali kita sakit hati, stress, kecewa, dendam karena menyimpan semua 
makian, gossip dan hujatan orang lain atas diri kita. 

Seperti kata raja Daud, "Mungkin TUHAN akan memperhatikan kesengsaraanku ini 
dan TUHAN membalas yang baik kepadaku sebagai ganti kutuk orang itu pada hari 
ini" ; artinya setiap MAKIAN, UMPATAN, GOSIP hal yang tidak benar yang di 
keluarkan oleh orang lain, akan "diganti" Bapa menjadi "berkat dan anugrah" 
bagi anda dan saya. 

1 buah  kutukan/gosip = berkarung-karung  BERKAT dari TUHAN

Sebaliknya, jika anda dan saya, mengutuk orang lain, YHWH sudah mencurahkan 
berkarung-karung berkat pada orang tersebut,  dan untuk anda yang mengutuk, 
siap-siap di hukum oleh TUHAN :-) 

Berterimakasih lah  kepada  orang yang mengutuk anda ! ! ! 
  
Bacaan : 1 Semuel 16:1-23 

Kirim email ke