Seminar yang memfokuskan membantu orang- orang yang bergumul dengan
masalah Homoseksualitas, relasi, dan ketergantungan emosional. Untuk
lebih jelas silahkan mengunjugi website Pancaran Anugerah & Living
Waters International
http://www.pancarananugerah.org/

Tolong Bantuannya, untuk menyebarkan informasi trainning ini baik
kepada teman anda yang memiliki pergumulan, maupun kepada Hamba-
Hanmba Tuhan dan pelayan di gereja yang terbeban untuk membantu orang
orang yang bergumul dengan masalah Homoseksualitas, relasi, dan
ketergantungan emosi.

Syalom, salam kenal, saya ingin minta tolong bantuan Anda sebarkan
informsi mengenai seminar . Saya salah satu yang sudah terbantu oleh
pancaran anugerah Indonesia. Saya saat ini masih bergumul dengan
masalah homoseksualitas, tapi saya percaya Tuhan Yesus pulihkan saya
setiap hari agar serupa dengan Nya, dan saya rindu berbagi untuk
teman2 yang sedang bergumul juga, bahwa ada jalan keluar untuk masalah
ini dalam Yesus Kristus, salah satu lembaga yang khusus membantu orang
orang yang terlibat dengan masalah homoseksualitas, ketergantungan
emosi , dan relasi adalah Pancaran Anugerah Indonesia. Karena itu
tolong bantuannya untuk menyebarkan info ini, karena mungkin banyak
rekan2 seiman di gereja saudara yang bergumul dengan masalah ini juga.
dan kebingungan untuk mencari pertolongan. Atau ada hamba2 Tuhan yang
terbeban untuk membantu mereka, dapat juga di perlengkapi lebih lagi
melalui training ini.
Jadi tolong bantuannya untuk mempost lewat bulentin di friedster agar
teman2 anda mendapatkan informasi, atau tolong forward kan melalui
email.Maaf kalau saya menggangu. Apa yang anda lakukan mungkin
sederhana, tapi sangat berarti untuk orang2 yang sedang bergumul
dengan masalah seksualitas, untuk mendapatkan informasi kemana mereka
harus mencari bantuan. Terima kasih sudah menjadi saluran berkat.
Jesus Bless YOu

Kisah hidup ku melawan dan bergumul dalam masalah homoseksualitas ku
tulis dalam sebuah blog :

http://jawaban80.wordpress.com/

Pancaran Anugerah & Living Waters International

Leadership Training Conference

        4–9 September 2008  (hari Kamis sampai Selasa)

        Rumah Retret Khalwat Tegaljaya

        Denpasar, Bali

Bagi Anda yang berminat untuk dilatih menjadi pemimpin-pemimpin
komunitas pemuridan, Pancaran Anugerah (Living Waters Indonesia) akan
menyelenggarakan Leadership Training Conference.

 Konferensi ini akan menjalankan format komunitas pemuridan secara
penuh mulai dari penyembahan, doa, pengajaran dan partisipasi dalam
kelompok kecil.  Melalui konferensi ini, para peserta dapat mengenali
secara menyeluruh pergumulan yang mereka alami secara pribadi,
sekaligus menerima sebuah pemulihan secara mendalam – yang akan
mempersiapkan dirinya untuk melayani orang-orang lain, yang juga
mengalami hal serupa.

Untuk siapa konferensi ini diadakan?

Bagi mereka yang ingin memulai sebuah komunitas Living Waters atau
CrossCurrent di dalam gereja lokal.  Juga bagi mereka yang membutuhkan
pemulihan secara mendalam dalam bidang relasi dan seksualitas.

 
Apa yang perlu dilakukan?

Mengingat keterbatasan jumlah peserta, peminat diharapkan mendaftarkan
diri dan mengisi formulir pendaftaran sedini mungkin. Formulir
pendaftaran yang telah diisi dan dikembalikan harus mendapat
persetujuan dari Pancaran Anugerah untuk bisa dipastikan
keikutsertaannya.   Peserta yang telah dipastikan boleh mengikuti
konferensi, diharuskan mentransfer nonrefundable deposit sebesar Rp
300.000 sebelum tanggal 16 Agustus 2008.

 
Seperti apa pelaksanaan konferensi ini?

Konferensi ini berupa program intensif selama satu minggu untuk
membantu pemulihan diri dan memperlengkapi diri secara pribadi.  
Kegiatan ini sebagai suatu "ajang penggodokan" di mana Anda akan
mengikuti suatu kursus kilat dalam pemuridan.  Anda akan belajar
tentang doa, dinamika kelompok kecil, dan kepemimpinan kelompok. 
Semua sesi akan mengikuti format yang serupa, meliputi waktu untuk
penyembahan, pengajaran, doa dan kelompok kecil.

 
Apa yang diharapkan dari para peserta?

Perlu diingat bahwa konferensi ini bukanlah training "klinis" untuk
para konselor.  Konferensi ini bersifat `experiential', artinya
peserta akan mengalami sendiri proses pemulihan pribadi.  Peserta akan
diminta untuk membagikan dan mengungkapkan kehidupan mereka kepada
peserta lain yang menjadi kelompok kecilnya.  Karena itu para peserta
diharapkan untuk siap berpartisipasi dalam sharing, rela membuka diri,
dan bersikap jujur.  Para peserta juga diharapkan untuk menghargai
sesama anggota kelompok kecil (misalnya dengan tidak menceritakan
kepada orang lain di luar kelompok kecilnya).

 
Materi apa saja yang akan dibahas?

Beberapa hari pertama difokuskan pada pemulihan dan pembaharuan
pribadi.  Materi pengajaran menggunakan materi yang sama dalam program
Living Waters International.  Hari terakhir konferensi, akan
dikhususkan untuk pelatihan tentang program-program Living Waters
International, termasuk sebuah sesi tentang bagaimana menyelenggarakan
kelompok pemuridan Living Waters dan kelompok pemuridan CrossCurrent.

 
Siapa yang dapat menghadiri konferensi ini?

Leadership Training Conference ini terbuka bagi semua orang, pria dan
wanita. Namun utamanya adalah mereka yang memiliki latar belakang:

    •   Sudah menjadi bagian dari kelompok-kelompok CrossCurrent /
Living Waters yang berminat menjadi relawan dalam suatu kelompok lokal

    •   Berasal dari jemaat gereja yang ingin dilatih untuk dapat
memulai sebuah program CrossCurrent / Living Waters dalam komunitas
gerejanya

    •   Berasal dari jemaat gereja yang belum memiliki kelompok
pemuridan CrossCurrent / Living Waters dan ingin menerima pemulihan
secara pribadi

Prioritas akan diberikan kepada mereka yang hadir sebagai sebuah tim /
kelompok (baik dua orang atau lebih) sebagai perwakilan dari gereja
lokal dan sangat berminat untuk menyelenggarakan sebuah program Living
Waters atau CrossCurrent di gerejanya.  Kami juga mempersilahkan para
gembala jemaat, aktivis gereja, konselor, dan para pekerja / pelayan
lainnya untuk mengikuti konferensi ini.

 

•   Team Pelatih:  berasal dari Living Waters Filipina, Kanada,
Australia, dan Hong Kong  (juga termasuk Direktor Living Waters
Australia, Direktor Living Waters Filipina, dan tim yang banyak
pengalaman dari Kanada)

•   Pemimpin Team:  Toni Dolfo-Smith  (Associate Director Living
Waters International) CV klik di sini

•   Biaya   (termasuk akomodasi dan konsumsi [6 hari / 5 malam] dan
materi pelatihan)

o    Rp 750.000 per orang    (untuk 2 orang dalam 1 kamar ber-AC)     ATAU

o    Rp 600.000 per orang    (untuk 3 orang dalam 1 kamar ber-AC)     ATAU

o    Rp 500.000 per orang    (untuk 2 orang dalam 1 kamar non-AC)

 

(Catatan:  Biaya peserta dari luar Indonesia 100USD termasuk jemputan
di airport)

 

Untuk formulir pendaftaran dan informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

 

Pancaran Anugerah

PO BOX 3061 Denpasar, Bali 80030

 

Email:  [EMAIL PROTECTED]
Website : http://www.pancarananugerah.org/

Catatan:

    •    Mengingat terbatasnya jumlah peserta dalam kegiatan ini, maka
Pancaran Anugerah akan melakukan seleksi terlebih dahulu.  Pengumuman
keikutsertaan Anda dalam kegiatan ini akan dikonfirmasi melalui email
ataupun surat sebelum tanggal 16 Agustus 2008.  Pendaftar diminta
untuk tidak mempersiapkan transportasi sampai sudah memperoleh
kepastian menjadi peserta.

    •   Semua biaya pendaftaran harus dibayar lunas sebelum
pelaksanaan kegiatan

    •   Untuk kenyamanan dan kebaikan bersama, semua peserta wajib
untuk mengikuti seluruh rangkaian acara yang telah disusun oleh
panitia. Peserta dimohon untuk tidak datang terlambat atau pulang
lebih awal. Selama mengikuti konferensi peserta diharapkan untuk tidak
meninggalkan lokasi untuk alasan pribadi ataupun keluarga.

Kisah Hidup ku.............
Kehidupan ku………

Aku seorang pria berumur 27 tahun saat ini, aku bergumul dengan yang
namanya Homoseksualitas. Suatu kata yang mungkin bagi sebagian orang
tabu untuk diucapkan, jijik untuk di pikirkan, dan sesuatu yang
berhubungan dengan dosa yang tak terampuni. Ya, saya saat ini bergumul
dengan masalah yang di mata masyarakat sangat memalukan,sesuatu yang
harus di hindari, dan di jauhi. Kebanyakan orang dalam masyarakat kita
lebih banyak yang jijik dan enggan untuk bergaul dengan orang-orang
yang memiliki masalah Homoseksualitas, malah ada yang berpikiran untuk
menjauhi orang- orang Gay, banci, Waria, apapun sebutan untuk kami,
karena takut menular, mereka memandang kami seakan-akan membawa
penyakit mematikan yang dapat menulari mereka. Tetapi orang- orang ini
tidak mengetahui bahwa dalam hati setiap orang yang bergumul dengan
masalah ini, mereka pun bertanya2, kenapa saya memiliki masalah ini,
kenapa mereka yang di pilih, dosa apa yang kulakukan sampai aku
mendapatkan "Kutukan" seperti ini, mereka menjerit, berteriak dalam
hati mereka sendiri, kalau mereka tidak ingin di lahirkan seperti itu,
namun begitu banyak orang yang tidak mengetahui jeritan hati seorang
Homoseksual. Masyarakat hanya bisa menghakimi, menghina, dan menjauhi
kami orang-orang yang membutuhkan Kasih dan penerimaan. Kebanyakan
orang-orang yang bergumul dengan Homoseksual ketakutan, mereka merasa
tidak berharga, tertolak, dan kesepian. Siapa yang dapat memahami
kekosongan hati yang begitu mendalam…………………….?

Pertama-tama aku ini ingin menuliskan mengenai kisah masa kecil ku.
Aku lahir pada tahun 1980 di bandung, dari sepasang suami istri yang
sangat mendambakan anak ke dua. Sebagai informasi, dulu nenek ku
mengajak ibu ku untuk di pijat tradisional agar tidak hamil, di karena
kan dahulu kondisi keluarga ayahku tidak begitu kaya. Karena itu
setelah kakak laki laki ku lahir, untuk mendapatkan anak ke dua, ibuku
mengalami kesulitan, ibuku berjuang selama 3.5 tahun sampai akhirnya
mendapatkan anak ke dua. karena itu ibuku sangat mendambakan
kelahiranku, bisa di bilang kelahiranku sangatlah di inginkan oleh
kedua orang tua ku, ternyata mereka menginginkan anak kedua yang lahir
ini , yaitu aku, untuk berjenis kelamin perempuan. Mungkin inilah
pertama kali nya dalam kehidupan ku selama dalam kandungan ibu ku, aku
merasa tertolak sebagai anak laki-laki.

MAsa-masa Sekolah Dasar

Walau pun ternyata kelahiranku bukan lah anak perempuan mereka sangat
bersuka cita, dan kelahiranku menurut tante2 ku, membawa berkah bagi
keluarga, karena perekonomian ayahku semakin maju setelah kelahiranku.
Kelas satu SD wali kelas ku sempat mengatakan kalau aku seperti
boneka, seperti wanita. Saat pertemuan orang tua murid guru ku sampai
bertanya pada ibu ku, apakah dia ingin memiliki anak perempuan?karena
aku lucu seperti anak perempuan kata guru ku. Dulu aku sampai di
juluki Boneka Jepang oleh guru ku. Perasan bingung akan jati diriku,
apakah aku pria atau wanita pun mulai memasuki babak awal. Saat Sd aku
mulai tertarik dengan Aktor Andy Lau, aku saat itu baru mulai belajar
apa yang namanya rasa suka dan kagum. Aku belum tertarik secara
seksual terhadap pria.

Saat Sd aku pernah ke pergok oleh ibu ku sedang melakukan masturbasi.
Gara-garanya kakau yang comel, dia mengadu kepada ibu ku, kalau aku
masturbasi, waktu itu aku masih kecil, mama ku marah besar, aku di
suruh bersumpah untuk tidak melakukan nya lagi, untuk pertama kali nya
aku merasa tertekan secara emosional oleh seorang wanita, yaitu mamaku
sendiri. KEjadian itu membuat ku merasa etrluka, mungkin secara tidak
aku sadari, tumbuh perasaan takut akan hubungan dengan wanita.
Perasaan di hina dan di tekan oleh seorang wanita, saat itu aku masih
kecil, aku hanya bisa menerima perlakuan itu. Namun kejadian itu telah
menggoreskan luka di hati ku. Dan itulah pertama kalinya dalam
hidupku, aku merasa di tolak oleh seorang wanita.

Saat kecil aku pun pernah mendapat perlakuan tidak senonoh dari supir
ku, waktu itu dia mempermainkan alat kelamin ku, dan entah kenapa aku
menikmati saat itu. Entah kenapa dia melakukan hal itu kepada ku, dia
pria normal, memiliki istri, namun perasaan nikmat secara seksual dari
pria aku mulai rasakan pertama kali melalui supir ku. Aku seperti
ketaggihan, beberapa kali aku meminta dia untuk mempermainkan alat
kelamin ku. Pertama kali nya dalam hidup ku, aku merasakan kepuasan
secara secara seksual dengan pria. Ketika dahulu aku mulai belajar
untuk bermasturbasi, sekarang aku mulai mencari pemuas lewat supir ku
itu. Saat itu aku masih kecil, aku belum mengerti apa yang namanya
seks, aku hanya tahu, saat dia mempermainkan alat kelamin ku, aku
merasa nyaman.

Aku dan kakak laki laki ku cukup dekat, saat dia mencapai usia
pubertas, dimana mulai tumbuh rambut pada ketiaknya, aku pun mulai
mengolok2 dia, "Eh ada bulu nya di ketiak loe", tapi entah kenapa,
setiap kali aku mengatakan itu padanya saat bermain, dia mengatakan
kalau aku homo. KAlo aku Homo karena aku senang melihat ketiak dia.
Itulah pertama kali nya dalam

Perasaan penolakan dari orang tua ku saat mereka menginginkan anak
perumpuan saat masih aku dalam kandungan, plus penolakan saat ibu ku
marah- marah karena aku masturbasi, di tambah dengan apa yang supir
pribadi ku lakukan , dan apa yng kakak laki-laki ku katakan bahwa aku
homo, tanpa aku sadari membuka celah Homoseksual dalam kehidupan ku.
Dalam masa pertumbuhan ku, aku mulai ragu dengan jati diriku sendiri.
Apakah aku laki-laki atau bukan.

Masa Di Sekolah Menengah Pertama ( SMP )

Masa kecil ku cukup bahagia. Saat Smp kelas satu kakak ku sudah pergi
ke australia untuk study, sehingga aku pun tinggal di rumah sendirian,
karena ayah dan ibuku sibuk bekerja. Aku mulai hidup dengan dunia ku
sendiri, aku mulai mengenal apa yang namanya kesepian. Aku tidak punya
banyak teman, untuk merasa di hargai oleh teman2 sebaya ku, aku
berusaha untuk menonjol di bidang akademik. aku termasuk anak yang
pandai di sekolah, aku pernah juara 2 di kelas. Namun dengan semakin
beranjak dewasa, aku mulai merasakan sesuatu yang aneh dengan diriku,
masa smp adalah masa bagi setiap anak mulai memasuki masa pubertas.
Aku merasakan aneh, karena teman laki-laki ku merupakan sesuato sosok
yang menarik dalam pikiran ku, terkadang aku bisa berdiam beberapa
saat untuk memikirkan anak lelaki di kelas ku, yang menarik perhatian
ku, aku tertarik akan ketampanan mereka, aku tertarik secara fisik dan
seksual terhadap mereka………Dan yang membuat aneh adalah, aku sangat
tertarik untuk melihat ketiak teman-teman laki-laki ku. Kata-kata yang
kakak ku katakan bahwa aku homo karena suka melihat ketiak pria,
seakan menjadi kenyataan, entah kenapa aku sangat sekali melihat
ketiak seorang laki-laki. Sebagian orang mungkin mengatakan aneh-aneh
aja. dan mungkin merasakan lucu. namun itu benar2 terjadi dalam hidup
ku. Aku mulai kebingungan, aku ketakutan, berusaha untuk menyimpan
keanehan yang kurasakan dalam diriku sedalam-dalamnya. Tak boleh ada
orang yang sampai tahu kelainanku, aku bisa malu, di tertawakan dan di
ejek habis-habisan. Aku mulai menutup diri ku, aku berusaha
menonjolkan diriku melalui study, aku ingin di kenal oleh anak nak
yang lain, namun aku tidak pandai dalam bidang olah raga, di mana anak
laki laki yang lain sangat menonjol di bidang olah raga, seperti sepak
bola (olah raganya para lelaki) atau basket, aku sangat tidak tertarik
dengan yang namanya olah raga, biasanya aku hanya duduk2 di samping
dan ngobrol dengan teman2 ku. Saat-saat pelajaran olahraga adalah
saat-saat yang menyebalkan buat ku. Aku merasa seakan waktu berjalan
sangat lambat saat pelajaran olah raga. Aku ingin secepatnya pelajaran
olah raga ini berakhir, aku muak, aku tidak menikmati masa-masa itu.
Seakan kelaki-lakian ku berada dalam posisi yang terancam, karena aku
benar2 merasa tidak berbakat untuk masalah olah raga ini. Saat saat
SMP, aktor aktor pria tampanlah yang menjadi pusat perhatian ku, aku
bertanya-tanya dalam diriku, mengapa aku tidak seperti anak laki laki
yang lain?mengapa aku tidak tertarik dengan artis-artis wanita yang
cantik?
Saat teman2 ku membicara kan mengenai artis- artis cantik, aku hanya
bisa diam seribu bahasa, aku tidak merasa enjoy dan nyaman dalam
perkumpulan teman teman smp ku saat mereka membicarakan masalah
wanita, wanita adalah topik satu-satunya yang menarik untuk di
bicarakan oleh anak-anak SMP yang menginjak masa pubertas, dan itu
membuat ku semakin ketakutan, semakin aneh dengan diriku sendiri, aku
berusaha menolak perasaan-perasaan itu, aku menyangkal diriku sendiri,
dan mencoba berusaha membuat diriku tenang. Namun semakin lama,
perasaan-perasaan tertarik dengan pria itu semakin mengganggu ku. Aku
benar2 merasa aneh dengan diri ku, namun aku kebingungan sendiri,
kepada siapa aku bisa menceritakan perasaan ku, kesedihan ku, rasa
frustasi dan jertan dalam hati ku………. AKU TIDAK INGIN DILAHIRKAN
SEBAGAI HOMOSEKSUAL !

Saat SMP aku pun tidak memiliki fisik yang bagus, aku mengalami
obesitas. Kegemukan yang lumayan parah, dengan ukuran tinggi anak SMP
aku memiliki berat tugub hampir 80 Kg, celana sekolah ku , di buat
dengan karet, agar tidak membuat ku sesak. Aku menjadi bahan ejekan
teman-teman SMP ku, aku di juluki Si Buntelan, Si Bantalan, dan
lain-lain. Aku pun pernah di permalukan oleh teman laki-laki ku di
kelas di hadapan teman yang lain, dia memarahi ku kalau aku turut
campur hubungan nya dengan wanitanya. Aku saat itu merasa malu sekali.
kelaki-lakian ku serasa di injak-injak oleh nya. Aku mulai merasa, aku
laki-laki namun tak berdaya melawan, karena aku takut. Perasaan itu
pun seakan melukai masa remaja ku. Dan semakin membuat aku bingung
dengan identitas seksual ku. Saat itu aku pun sudah mengerti apa yang
namanya homoseksual, aku tahu, kalau orang-orang yang suka sesama
jenis sangat di benci oleh masyarakat. Orang-orang mengutuki prilaku
homoseksual. Mereka mengucilkan orang-orang yang termasuk homo,
gay,atau banci. Lalu kepada siapa aku harus mengadu? Kepada siapa aku
harus meminta pertolongan? Aku merasa sendirian dan kesepian. Aku
menaggung masalah ini sendirian. Tak memiliki teman dekat untuk
berbagi masalah ini. Saat itu aku adalah anak kecil yang kebingungan
akan Jati dirinya, aku tak ada tempat pelarian untuk mengadu. PErasaan
itu membekas dalam diriku, perasaan tak berdaya, perasaan malu,
perasaan rendah diri, perasaan tidak diinginkan, perasaan tertolak,
bercampur aduk dalam masa-masa pertumbuhan ku di waktu SMP.

MAsa-masa Sekolah Menengah Umum ( SMU )

Setelah lulus ujian kelulusan di tingkat SMP, orang tua ku memindahkan
aku ke sekolah yang lebih elit di kota Bandung, sekolah nya anak- anak
paling pintar di kota ku. Aku pun berusaha menolak, namun aku tetap
tak berdaya, aku menolak karena aku takut menghadapi lingkungan baru,
AKu tidak memiliki sahabat di sekolah itu, aku sudah bosan dan muak
dengan yang namanya kesepian, setidak nya di sekolah ku yang lama, aku
sudah memiliki beberapa sahabat yang dekat. sehingga aku tidak perlu
menyesuaikan diri lagi jika aku tidak pindah sekolah. Menyesuaikan
diri adalah sesuatu hal yang sangat menakutkan untuk ku, Aku sangat
ketakutan dengan yang namanya adaptasi, aku takut tidak memiliki
teman, aku benar2 takut dengan yang namanya kesepian.

Hari pertama sekolah pun di mulai. Untung nya pada saat awal sekolah
aku dapt menemukan teman-teman yang cocok. PErubahan fisik pun terjadi
saat aku mulai menginjakkan kaki ku di bangku SMU. Berat badan ku
turun drastis, Aku menjadi kurus, dengan tinggi 172 cm berat badan ku
sekitar 59 Kg. dan berbeda dengan masa-masa SMP ketika aku menjadi
sasaran empuk anak2 lain yang mengatakan aku bantalan, sekarang aku
memiliki badan ideal kebanggaan ku . Kehidupan ku di kelas 1 benar2
luar biasa berubah. Aku termasuk anak yang populer di kelas ku, aku
merubah image orang akan diriku di lingkungan yang baru ini. Aku
disukai oleh teman-teman ku, aku mempunyai Gank yang mendominasi di
kelas ku, dan seakan-akan aku lah kepala Gank nya. Aku benar2 merasa
bahagia, Kehidupan SMU ku benar-benar berbeda dengan masa-masa SMP, di
mana aku tidak memiliki banyak teman. Guru- guru pun mengenaliku
sebagai seorang siswa yang populer, Guru bahasa Indonesia ku,
sampai-sampai mempromosikan aku kepada anak-anak perempuan kelas lain
yang di ajarnya, kalau aku termasuk siswa yang tampan. Aku benar-benar
berubah, masa SMU ku benar-benar luar biasa. Saat itu aku berteman
dengan seorang pria, kami benar-benar dekat, setiap hari aku bisa
telepon samapai berjam-jam dengan dia, Dia benar-benar anak yang
tampan, dan aku mulai jatuh cinta pada sahabat dekat ku sendiri. Sebut
saya pria ini adalah A. A adalah tipe pria yag di gandrungi wanita,
wajahnya tampan, pandai dan menonjol dalam bidang olah raga. terutama
sepak bola, Dia menjadi Tim inti kelompok sepak bola di kelasku. A
juga seorang yang menonjol dalam bidang study. Aku sangat bangga
karena aku bisa menjadi teman dekat A. Selain dengan A, aku pun
memiliki seorang sahabat laki-laki yang lain nya, sebut saja dia B, B
pun termasuk pelajar yang tampan, baik dan ramah, kami bersahabat
dengan erat. Namun aku tidak jatuh cinta kepada B, aku sangat memuja
A. A dan B adalah remaja yang cinta Tuhan, mereka memperkenalkan ku
dengan Tuhan Yesus, A dan B selalu mengajak aku untuk mengikuti
kebaktian pemuda yang di adakan setiap hari sabtu. PErtama kali aku
menolak, karena keluarga ku berasalah dari latar belakang agama Budha,
dan hampir sebagian besar keluarga ku menanamkan kalau Kristen itu
tidak baik. Pada tahun 1996-1997 internet belum berkembang pesat
seperti sekarang, aku tidak memiliki komputer dan akses internet di
rumah ku. B memiliki nya, saat itu lah aku mulai mengenal yang namanya
pornografi di internet. NAmun yang aku cari adalah pornografi untuk
kaum Gay, Aku menjadikan kebaktian Youth sebagai alasan agar supaya
aku dapat mengakses pornografi di rumah B. Aku pun menjadi rajin dan
tidak menolak akan ajakan B untuk mengikuti kebaktian pemuda setiap
sabtu, aku bisa sepuasnya mengakses pornografi di rumahnya. Dari sana
aku mulai mengenal dengan Tuhan Yesus, Aku mulai bertanya-tanya.
apakah Yesus sanggup untuk memulihkan rasa ketertarikan ku yang tidak
normal? Aku menjudge diri ku sendiri tidak normal, aku menolak diriku
sendiri, aku ingin berubah, aku tahu bahwa homoseksual adalah dosa,
aku pun tidak mau untuk dilahirkan sebagai pria yang memiliki
ketertarikan dengan pria lagi. Pada saat kelas 1 SMU saya juga sangt
dengat dengan seorang wanita yang berinisial DD, kami pun sangat
dekat, saya pun telepon dengan dia setiap hari berjam-jam, kami sangat
dekat saat itu, saya pun untuk pertama kalinya merasakan perasaan suka
terhadap wanita. Tapi perasaan suka ini tidak secara seksual, mungkin
hanya di karenakan kami dekat saja. Saat DD mendapatkan kekasih saya
pun merasakan kehilangan, saya seakan2 seperti putus cinta. Saya
merasa sedih, depresi dan patah hati. Bukan bermaksud sok romantis,
namun saat itu saya sampai sempat-sempatnya membuat puisi, dikarenakan
peristiwa patah hati saya. TErkadang saya suka merasa geli sendiri
saat memikirkan masa-masa dahulu. kok bisa-bisa nya saya sampai bikin
puisi karena patah hati. :) Itulah perasaan patah hati pertama kali
yang saya alami terhadap wanita. mungkin saya merasa kehilangan teman
dekat saya saja saat itu.

Liburan kenaikan dari kelas 1 SMU ke kelas 2 SMU pun di mulai. Orang
tua ku, mengirimkan aku untuk study tour ke Taiwan. B pun ikut dalam
program study tour ini. Dalam program study ini aku kenal dengan teman
baru yang namanya FY, FY adalah sosok pria yang sangat kemayu, cara
dia berjalan dan cara dia berjalan sangat mirip dengan wanita. Namun
kami bersahabat baik. Saat di taiwan, kami anak-anak dari bandung di
haruskan untuk mempersembahkan suatu acara ramah tamah di taiwan. Aku
pun ikut terlibat dalam drama tersebut, aku menjadi konseptor untuk
acara drama tersebut, aku menawarkan diri untuk menjadi banci, untuk
melucu di acara tersebut. Setelah acara itu di gelar aku, aku menjadi
sangat terkenal, karena akting banci ku luar biasa. Entah kenapa
seakan-akan aku sangat menjiwai peran banci. Tapi untuk sekedar
informasi, gerak gerik ku dan cara bicaraku tidk kemayu. Walau aku
bergumul dengan masalah homoseksualitas, namun gaya bicara dan jalanku
layaknya pria biasa.

Julukan banci itu pun akhirnya terbawa sampai ke bandung, Teman-teman
sekolah ku di bandung mengetahui kalau aku berperan menjadi banci dan
sangat heboh di taiwan. Julukan banci dan homo pun mulai menjadi
kebiasaan sehari-hari dalam kehidupan SMU ku kelas 2 dan 3.
Teman-teman ku di sekolah sering mengolok-olok ku, menjodoh-jodohkan
ku dengan teman pria yang lain nya. Namun walau di perlakukan seperti
itu aku merasa senang, aku seperti di perhatikan. Selama masa SMU aku
selalu bikin heboh, selalu dari kelas 1,2, dan 3 aku masuk dalam gank
yang mendominasi di kelas, aku memiliki banyak sekali teman, Aku
menjadi ikon kehebohan. Dimana ada aku pasti heboh, guru-guru ku pun
mengenaliku. Namun tanpa aku sadari, julukan-julukan banci dari
teman-teman SMU ku membawa pengaruh yang sangat buruk kepada
kepribadian ku, aku semakin mempertanyakan identitas seksual kepada
diri ku sendiri. Aku sangat jarang ke gereja pada saat kelas 2 dan
kelas 3. Karena aku tidak sekelas lagi dengan A dan B. Saat kelas 1
aku sekelas dengan mereka, sehingga aku lebih sering ke gereja hanya
pada saat kelas satu SMU saja.

Kelas 3 pun di mulai, aku benar2 menikmati masa remaja ku. Aku sosok
siswa yang pandai, terkenal, populer, dan beberapa wanita jatuh cinta
kepada ku. NAmun walaupun ada wanita yang menyukai ku, aku tidak lah
tertarik kepada mereka. Aku tertarik dengan 2 teman dekat ku semasa
kelas 3 SMU yaitu D dan E. Ujian kelulusan kelas 3 SMU pun di gelar,
aku dan teman-teman ku lulus dengan hasil yang memuaskan. Liburan
perpisahan pun di adakan. Kami berlibur ke Pantai Pangandaran, pantai
yang cukup terkenal di wilayah Jawa Barat. Aku, D dan E pun tinggal
dalam satu kamar yang sama. Aku seranjang dengan d saat itu, D adalah
anak yang tampan, tinggi dan bertubuh atletis, Saat tidur, pada malam
harinya entah mengapa, aku tiba-tiba terbangun, aku melihat D yang
tidur di sebelah ku, umur 17 adalah masa- masanya hormon dan dorongan
seksual sangat mendominasi anak muda. Tanpa pikir panjang aku mulai
"Menggerayangi" sahabat ku sendiri, aku pegang-pegang alat kelamin
nya. dan untuk pertama kali nya dalam hidup ku, aku meng "Oral" alat
kelamin teman ku sendiri saat dia tertidur, sekedar informasi, d
adalah pria normal, tahun ini dia akan melangsungkan pernikahan dengan
wanita pujuaan nya. Saat aku bertobat aku pun sudah meminta maaf
kepada dia, aku belum berani mengatakan apa yng kulakukan padanya saat
liburan kelulusan masa SMU. Aku hanya mengatakan, kalau aku minta
maaf, karena aku telah berbuat salah kepadamu D, D memaafkan saya.
untungnya dia tidak menyadari apa yang kulakukan. Kalau kupikir-pikir
sekarang, aku benar2 nekad saat itu, tanpa memikirkan resiko kalau
sahabat ku terbangun, aku melakukan dosa, yang sangat memalukan dengan
teman ku. Aku sudah menodai teman ku sendiri. Teman seperti apa aku
ini…………………..

Mohon maaf, disini saya menceritakan dosa-dosa yang saya lakukan agak
detail, mungkin untuk sebagian orang saya sangat menjijikan, tapi
tujuan utama saya adalah, saya ingin berbagi, pergumulan saya, dan
seberat apa saya terlibat dengan masalah Homoseksual sebelum saya
mengenal YEsus Kristus dan sesudah saya mengenal Nya, selanjutnya saya
juga akan menceritakan mengenai pemulihan apa saja yang sudah YEsus
pulihkan dalam hidup saya setelah saya mengenal Nya.

MAsa-Masa Universitas………………………..

Ujian saringan masuk pun di mulai, Saya masuk di universitas yang
cukup terkenal di kota kami, Yaitu UP. saya waktu itu di terima di
universitas Maranatha jurusan kedokteran, dan di UP. Namun saya
memilih kuliah di UP. Saat Kuliah Di UP saya pun ternyata saya satu
jurusan dengan FY, teman saya saat study tour di taiwan. Sang pria
kemayu. Sayapun diperkenalkan dengan Boy dan Ken . Boy adalah siswa
Pandai dari kota cirebon, dan Ken berasal dari jakarta, sedangkan FY
sendiri berasal dari Tasik. Kami 4 sekawan sangat dekat. Mereka sering
menginap di rumah saya. Karena saya satu-satu nya orang bandung asli,
karena itu mereka sering menginap di rumah saya apabila hari sabtu.
Mereka Anak-anak Tuhan yang Luar biasa, mereka mengajak saya untuk
mengikuti kebaktian pemuda, di gereja yang sama pada saat saya SMU
dulu, gereja yng sama saat saya ke kebaktian pemuda dengan A dan B.
Hubungan ku dengan Boy sangat dekat. Saya menyukai dan sayang kepada
dia. Hubungan kami sangat dekat sampai-sampai temen-teman yang lain
pun menyadari nya, kalau saya sangat perhatian kepada Boy, dan
perlakuan saya ke Boy pun berbeda. Tanpa di sadari hubungan saya
dengan Boy yang sangat dekat menjerat saya. Saya benar- benar jatuh
cinta kepada Boy, namun boy tidak mengetahui masalah ini. Saya pun
tidak berani untuk menceritakan pergumulan saya kepadanya. Saya takut
dia tidak mau berkawan dengan saya lagi, dan saya akan kehilangan pria
yang saya cintai. Dorongan untuk di cintai, diterima, dan di inginkan
oleh pria semakin mendesak. seakan-akan semua itu adalah kebutuhan
premier ku yang tak bisa ku dapatkan, aku kehausan, kehausan akan
cinta dan kasih sayang dari pria. Namun aku tahu, bahwa
perasaan-perasaan ini tidak lah benar, dan tidak sesuai dengan Firman
Tuhan. Itu adalah di lema terberat dalam hidup ku, Jelas-jelas dalam
Alkitab, bahwa perbuatan Homoseksual adalah kekejian di hadapan Tuhan,
aku marah, aku frustasi. kenapa ini harus terjadi dalam hidup
ku?kenapa perasaan suka terhadap sesama jenis ini harus kuhadapi?
Kenapa aku Tuhan?……………………….

Apa salah nya bila aku menginginkan seorang pria yang mencintai
ku?menerima ku apa ada nya, tanpa ada penghakiman dari nya?
memerhatikan ku? Memeluk ku saat aku sedih? memegang tangan ku saat
aku kesepian? mendengar kan keluh kesah ku? Sudah lelah aku berjalan
sendirian. Muak aku memakai topeng. KEmana2 aku pergunakan topeng ku,
menutupi rasa sedih ku, berpura-pura kalau segalanya baik-baik saja
adalah hal yang harus aku lakukan, jika tidak mau masalhku di ketahui
oleh orang lain. Aku menutupi semua nya seorang diri, aku tidak bisa
menceritakan kepada siapa-siapa. RAsa sepi yang menimpaku seakan
mencekik ku sampai aku sesak. Aku tertekan, aku frustasi…..Aku bisa
Gila kalau hidup harus seperti ini selamanya. Yang aku inginkan
hanyalah sebuah bahu, sebuah bahu di mana aku dapat bersandar dengan
tenang, sebuah bahu tempat aku membaringkan kepalaku yang sudah letih,
sebuah tangan yang memeluk ku dengan penuh kasih dan penerimaan. aku
membutuhkan itu, kemana aku harus mencari semua itu?

Hati ku menjerit dengan keras, rasa haus ku akan kasih sayang dari
pria membuat ku semakin frustasi. Kadang aku berpikir apa salahnya
jika aku mencintai seorang pria?aku tidak pernah meminta untuk di
lahirkan seperti ini, aku tidak pernah meminta memiliki
perasaan-perasaan ini. perasaan suka dan haus akan kasih sayang pria
datang dengan sendiri nya. Aku benci diriku sendiri. aku tahu itu
salah, namun aku tak berdaya, aku benar2 haus akan kasih sayang pria
yang tidak aku dapatkan dari ayah ku. Ayahku tidak hadir disana saat
aku memerlukan kasih nya. ayahku tidak membela ku saat anak-anak yang
lain mentertawakan ku (aku tidak bisa menyalahkan dia, karena aku pun
tidak pernah cerita), ayahku tidak memberikan pelukan yang cukup untuk
membuat ku merasa aman, dia terlalu cuek dengan kesibukan nya, aku
tidak dapat menyalahkan nya, Aku di lahirkan dari keluarga timur,,
keterbukaan secara emosional, mau pun ekspresi kasih sayang dari orang
tua terhadap anaknya sangat lah jarang.

Oh iya, diatas aku sudah ceritakan mengenai temanku yang bernama bem.
Aku jatuh cinta padanya sejak semester 1 di UP, tiap hari kami selalu
bertemu, dia sering menginap di tempat kos ku. Sebagai info, walau aku
di bandung, namun rumahku jauh dari UP sehingga aku harus  kos juga
dekat UP. Hari-hari bersama boy kulalui dengan bahagia, aku
benar-benar mencintai nya secara seksual aku pun tertarik kepadanya.
Boy sangat lah perhatian kepadaku, dia di lahirkan dari keluarga yang
kurang harmonis, sehingga dia pun sama-sama kesepian, teman bagi nya
sangat lah berharga. Aku masuk memberikan perhatian yang juga dia
perlukan, dia tidak bergumul dengan masalah homoseksualitas, namun dia
pun kehilangan figur bapa dalam masa-masa remaja nya. Sehingga dia pun
mensyukuri bisa mengenal ku, karena aku memberikan kasih sayang yang
dia juga tidak dapatkan dari ayahnya. Kami bagaikan sahabat yang
seperti berpacaran. aku care akan dia, dan dia pun care. hanya saja
rasa sayang yang kita berikan sama2 tidak sempurna. Kami berdua
berusaha saling melengkapi kekosongan di hati, namun kasih manusia
tidak lah cukup sempurna untuk menutup kekosongan di hati. Aku sangat
bergantung kepadanya, begitu juga dia sebalik nya. Aku saat itu merasa
bahagia, aku merasa di miliki dan memiliki. RAsa sayang ku begitu
menjerat ku, aku menjadi sangat cemburuan, aku selalu ingin tahu
tentang dia, aku berusaha menjerat nya dengan berbagai kebaikan agar
dia tidak meninggal kan ku. PErsahabatan yang ku berikan sudah
ternoda, aku ingin memiliki dia sepenuhnya. Aku mengalami apa yang di
sebut dengan ketergantungan emosional. Apabila boy dekat dengan teman
laki-laki ku yang lain seperti FY dan Ken, maka aku menjadi sangat
pencemburu. KAdang boy menenangkan ku bahwa aku sahabat baik nya,
tidak ada yang bisa menggantikan aku sebagai sahabat dekat nya. aku
senang dia mengatakan itu, namun kecemburuan dalam diri ku merusak kan
kehidupan ku. Saat-saat kuliah aku aktiv di gereja, sejak boy, FY dan
Ken mengajak ku ke gereja, aku memang aktiv di kegiatan persekutuan
mahasiswa. Aku ikut drama menjadi pemeran utama. Aku pun termasuk
anggota gereja yang populer. Beberapa wanita bahkan mendoaakan aku
untuk menjadi pasangan hidup mereka. Aku bukan bermaksud sombong di
sini. Namun aku tidak menggubris sedikitpun, karena aku tidak tertarik
dengan yang namanya hubungan heteroseksual.

Saat-saat boy menginap di kos ku, aku sangat senang sekali. karena
kami sering tidur di ranjang yang sama. Saat dia tertidur sering ku
elus kepalanya dan kupandangi wajah nya. AKu benar2 mencintai pria
disisiku ini. Aku tahu salah, Aku lebih mencintai dan mengutamakan dia
dalam hidup ku di bandingkan YESUS. Aku benar-benar bahagia saat itu.
Namun aku melakukan sesuatu yang bodoh, umur 18 tahun adalah umur
remaja tertarik dengan yang namanya seks, pengaruh hormon membuat
hasrat seksual ku meningkat. Saat saat boy tidur disebelah ku, aku
pegang-pegang alat kelaminnya. AKu pikir dia tidak menyadari nya, kan
sedang tidur ini pikir ku. LEwat beberapa minggu saat aku pulang ke
rumah dan dia pun menginapp di rumah ku, aku pun melakukan nya lagi.
BEsok nya aku mengakui kalau aku sedang bergumul dengan masalah
homoseksual. Aku pikir ini lah akhir dari persahabatan kita, Boy tak
mungkin mau berteman dengan ku lagi. aku sudah parah dengan merusak
persahabatan di antara kita. Namun ternyata Boy bukan orang seperti
itu, dia katakan padaku , bahwa dari saat pertama kali aku
pegang-pegang dia, dia sudah menyadari nya, namun dia tak mau aku
tersinggung, maka dia berusaha diam. Pertama dia katakan bahwa dia
sangat kaget dengan masalahku, dia tidak menyangka kalau sahabat
baiknya mempunyai masalah Same Gender Attraction = "SGA" namun dia
mengatakan dia tetap menerima ku. Di tetap menganggapku sebagai
sahabat terbaik nya. Rasa penerimaan nya,  membuatku semakin mencintai
nya. Kami tetap bersahabat, namun persahabatan kami sudah tidak sehat.
Boy selalu ada saat aku sedih, dia memeluk ku saat aku membutuhkan
bahu untuk bersandar. Dia katakan bahwa dia sayang dan care kepadaku
sebagai sahabat. Rasa sayang dan care yang boy berikan padaku, adalah
rasa sayang sebagai sahabat, namun aku menanggapi nya dengan beda, aku
menganggapnya dialah kekasih ku. Boy lahir dari keluarga yang broken,
aku sangat menghargai saat dia katakan kalau dia sayang padaku(
tentunya sebagai sahabat nya), karena aku percaya dia mmerlukan
perjuangan yang luar biasa untuk mengatakan itu. Dia lahir dari
keluarga yang sama seperti ku, keluarga yang jarang sekali
mengekspresikan kasih sayang secara langsung. Pasti berat untuk nya
mengatakan itu. Namun dia katakan kepada ku karena dia benar2 care dan
memperhatikan ku. Rasa sayang ku kepadanya semakin menjadi-jadi.

Semester berganti semester, Boy pun tertarik dengan seorang wanita.
Kehadiran wanita ini telah membuat ku terancam. Namun aku pun tidak
mungkin mengatakan kepada boy untuk putus, saat-saat mereka berpacaran
adalah saat-saat yang menyesakan untuk ku. Aku serasa mau mati, sesak,
dan stress…orang yang paling aku sayangi, saat ini menyukai wanita.
Aku akan kehilangan kasih sayang dari nya yang selama ini aku dapatkan
dari dia. Aku benar-benar frustasi. Nilai kuliah ku anjlok. PAdahal
semester 1 dan 2 aku memiliki nilai yang baik, mayoritas A dan B.
Sampai saat ini nilai ku anjlok sekali, banyak sekali mata kuliah ku
yang tak lulus alias "E" . IP ku sampai hanya satu koma …….Akhirnya
boy pun resmi pacaran, dia akhirnya mengatakan padaku mengenai
hubungan nya dengan wanita ini. Dunia rasanya seperti runtuh menimpa
kepalaku, aku merasa sakit sekali. aku merasa di tinggal kan. AKu
sudah tak tahan lagi…..Aku merasakan putus cinta…aku kehilangan
harapan ku, aku tidak semangat lagi untuk hidup. Masa-masa itu adalah
masa Ujian akhir semester. Aku putuskan untuk tidak mengikuti ujian.
Kejadian ini terjadi saat aku semester 5. Aku kemudian ambil cuti
selama 2 tahun. Aku tak kuat untuk bertemu, aku lari dari masalh ku,
aku mau meninggalkan dia, aku tak sanggup menahan rasa sakit dan pedih
ini. Aku tak bisa melihat orang yang aku kasihi dekat dengan seorang
wanita. Aku katakan kepada bem, aku perlu waktu, aku mau jaga jarak
dengan nya, dan aku putuskan untuk kita tidak bertemu untuk sementara
waktu. Boy sangat sedih, kami menangis bersama waktu itu. Berat bagi
nya untuk kehilangan sahabat yang sangat berarti untuk dia, namun dia
pun tidak mau melihat ku kesakitan karena dia sedang berpacaran dengan
kekasih nya. Dia pun memutuskan untuk memberikan ku waktu, walau itu
berat untuk nya. Aku pun tidak kontak dengan bem 1 tahun lamanya. AKu
putuskan lari dari kenyataan.

! tahun berlalu, rasa suka ku kepadanya mulai pudar. boy pun memulai
untuk menghubungi ku, singkat cerita kami saling berhubungan kembali
lewat telepon, namun ternyata apa yang kutakutkan terjadi, aku mulai
menyukai dia lagi. AKu pun kangen dengan nya setelah tidak kontak
dengan nya 1 tahun lebih. Namun aku menjaga jaerak, aku tidak mau
terlalu dekat dengan nya, sehingga aku tergantung secara emosional
dengan nya seperti dahulu saat aku masih kuliah. Aku tidak mau
merusakkan masa depan ku, aku sudah keluar kuliah karena masalah
Emotional Dependency antara aku dan dia, dan aku tidak mau terulang
untuk kedua kali nya. Namun Tuhan beracara lain, Hubungan persahabatan
kami pelan-pelan Tuhan pulihkan, saya mulai belajar menganggap dia
sebagai sahabat saya, bukan kekasih saya. Hubungan persabatan kami
adalah hadiah  terbesar yang Tuhan Yesus berikan untuk saya. Boy
sangat mendukung pemulihan diri ku. Saat ada seorang pastur dari
australia datang ke jakarta, Boy antar saya dari bandung ke jakarta,
dia temani saya untuk konseling. Kasih nya luar biasa, Kasih Yesus
terpancar dari dirinya. Tuhan YEsus memberkati ku dengan persabatan
ini. Boy banyak memberkati kehidupan ku, dia sosok sahabat yang sulit
tergantikan. Saat kuliah dulu, saat aku pegang-pegang dia, dia tidak
menghakimi ku, Dia menjaga ku, saat kami pria-pria berkumpul untuk
membicarakan maslah wanita, dan dia tahu kalau aku kurang nyambung
untuk berdiskusi tentang masalah cewe, dia bantu aku untuk mengalihkan
topik pembicaraan di kelompok ku. Dia berusaha melindungi  ku agar aku
tak terluka,. Saat aku sedih, dia sediakan bahu nya untuk menopang ku.
Aku merasakan Kasih Bapak Surgawi melalui hidup nya. Aku tahu, Yesus
ku mengerti akan kebutuhan ku, Kadang kita memerlukan kasih nyata dari
sahabat-sahabat kita di dunia. Aku tahu Kasih Yesus yang memulihkan
kita, namun Tuhan dapat pakai anak-anakNya untuk menjadi saluran Kasih
Nya. Sperti Yesus pakai hidup boy untuk menjadi saluran KAsih Nya. Aku
percaya apa yang boy lakukan adalah karena Yesus. Dia tidak jijik
kepada ku sedikit pun, dia bener2 menerima ku apa adanya. Pertama kali
nya aku merasakan penerimaan dan dukungan yang tulus dari seorang
sahabat melalui hidup boy. Aku percaya Yesus menyayangi ku. Dia pun
tahu, aku membutuhkan seorang sahabat di dunia, untuk saling
menguatkan dan mendukung, seperti Daud dan saul yang mengasihi sebagai
sahabat. Penerimaan dari boy, sedikit demi sedikit memulihkan hidup
ku. Dia mengantar ku ke jakarta untuk konseling 2 kali, dia benar2
peduli akan pemulihan diri ku. Boy ingin aku pulih dari pergumulan
homoseksual ini. Yesus adalah sahabat sejati kita, Dia tahu apa yang
kuperlukan. Dia kirim orang-orang yang luar biasa dalam hidup ku.
kasih boy kepadaku adalah kasih seorang sahabat yang tulus dan
menyentuh hati ku. Aku bersyukur kepada Tuhan, aku mempunyai sahabat
seperti nya. Seorang sahabat yang tidak menolak ku, seorang sahabat
yang mengasihi ku apa adanya.

PErtemuan-pertemuan di jakarta akhirnya mempertemukan ku dengan
PAncaran Anugerah Indonesia. Suatu lembaga pemuridan, yang membantu
orang-orang yang bergumul dengan masalah homoseksualitas. Aku pun
mengikuti beberapa training nya di jakarta. PAda sesi2 pertama aku
malu, aku tidak berani menceritakan maslah ku. Namun sekarang aku
menyadari, lagkah awal dari proses pemulihan ini ada lah keterbukaan.
Yesus pun mengajarkan kepada kita, supaya kita saling mengakui dosa
kita dan saling mendoakan, maka kita akan sembuh, karena doa orang
benar sangat besar kuasanya, dan kita adalah Anak-anakNya yang telh di
benarkan oleh Nya.

Kalau saya merenengkan kembali kisah hidup ku  sejak masa kuliah, aku
bersyukur pada Yesus, aku di proses dengan berat selama 7 tahun, aku
rasakan sakit hati, kesepian, kejatuhan, padang gurun, kesesakan,
Namun semua itu semakin mendewasakan aku, karena Aku percaya Allah
turut bekerja dalam segala sesuatu(termasuk pergumulan homoseksualku)
untuk mendatangkan kebaikan bagi orang-orang yang percaya kepadanya.
Justru dalam kelemahan ku lah kuasaNYA sempurna.

AKu kehilangan figur bapak sejak aku masih kecil. Ayah ku bukan lah
ayah yang tidak bertanggung jawab. Dia merawat ku, juga menyayangi ku.
iblis telah masuk melalui celah kecil, rasa kosong di hati ku, rasa
haus akan kasih bapa yang menahun ku alami, ling kungan yang mengatai
aku banci dll. bercampur aduk, membuat krisis kepribadian ku semakin
rumit. Ayah ku ada lah seorang ayah yang paling baik, dia tidak pernah
marah, dia sangat baik, hanya di dalm rumah tangga kami, mamah ku
sangat dominan. HAmpir semua aspek kehidupan ku diatur oleh mama ku,
aku mungkin akan menginjak usia 28 tahun, namun bisa di bilang, aku
seperti anak kecil. aku tak bisa memutuskan hal2 kecil dalam hidup ku,
aku harus mendapatkan restu dari ibu ku untuk memulai segala sesuatu.
Dalam pikiran ku seperti ada anggapan, apabila aku melakukan apa yang
ibu ku tidak setujui, maka semuanya akn berakhir dengan ke kacauan dan
kegagalan, Aku tumbuh menjadi pria yang plin plan dan tanpa
kedewasaan, aku tak sangat takut dengan apa yang namanya ke gagalan.
Aku tak bisa gagal, aku seperti mempunyai tekanan untuk selalu
berhasil, untuk menutupi kekurangan ku, Aku seperti merasa bukan
laki-laki dan bukan jug aperempuan, aku bergumul dengan sangat berat,
rasa haus akan kasih sayang pria semakin menghantui ku hari- demi
hari. Aku seperti drakula yang haus akan darah, yang sekarat dan haus
akan darah, aku seperti mau melakukan apa saja asalkan aku mendapatkan
perhatian. Aku dapatkan itu dari masa SMU ku, aku menjadi pusat
perhatian di sekolah ku, namun aku tukar kan dengan harga diri ku, aku
menjadi guyonan untuk anak-anak sekolah ku, Beradegan banci adalah hal
yang paling mudah, orang-orang menyukai ku, aku seperti mahluk aneh
yang lucu, walau mereka memperolok ku, aku sudah puas, aku merasa
ejekan dan olokan mereka adalah perhatian untuk ku, yang aku butuhkan
hanyaah kasih sayang dan penerimaan. Mungkin masyarakat pada umumnya
jijik saat berhadapan dengan orang-orang seperti ku, namun perlu
masyarakat ketahui, kami adalah orang-orang  yang memerlukan Kasih
Bapak Surgawi. KAlian tidak pernah tahu sekecil apapun perhatian dari
kalian sudah membuat saya puas, dan terlegakan. Hidup ku telah salah,
bertahun- tahun aku mencari kepuasaan dari manusia, untuk mengisi rasa
kosong di hati ku, namun semuanya itu tidak lah dapat menambal lubang
dalam hati ku. Rasa hampa dan frustasi, rasa tak berarti dan rendah
diri, membuat ku jatuh dalam lubang pornografi dan internet, mereka
menjeratku seperti narkoba. Aku berada dalam dunia ku sendiri, dimana
aku merasa nyaman dan di terima. Penyakit jaman ini yang paling parah
adalah kesepian, rasa di tolak dan tidak di terima. Sudah saat nya
Gereja Tuhan bangkit. Memberikan KAsih Yesus kepada dunia yang haus.
Tuhan telah memberikan kepada saya kesempatan untuk merasakan
penderitaan dunia tanpa cinta dan kasih sayang. Kini saat nya untuk
saya bergerak, Ada kasih dalam diri kita yang bisa kita beri kepada
orang-orang yang membutuhkan, saya meu mebawa dampak untuk orang-orang
yang sedang bergumul, saya meu belajar mengasihi, saya mau belajar
memberi dari kekurangan saya, saya tahu kasih saya terbatas. Saya
perlu kasih Yesus dalam diri saya, untuk menolong orang-orang yang
sedang bergumul. Ada jawaban untuk semua masalah hidup kita. Yesus
jawabannya…………..

Blog ini hanyalah sekilas dari kehidupan ku. saya akan menuliskan
lebih banyak lagi. Bagaimana jatuh bangun nya saya dalam dunia gelap
ku. Namun Kasih Yesus yang tidak pernah menyerah, menopang ku, kasih
Nya yang tulus, telah menyentuh hati ku. Saya belum sempurna, saya
msih sring jatuh bangun. Namun Kasih Yesus memberikan ku semangat
untuk hidup lagi. Aku ingin kehidupan ku berguna dan berdampak untuk
sesama ku. PErjuangan ini adalah perjuangan seumur hidup ku bersama
Yesus, Saya percaya, seperti Yesus ajarkan, kita harus menyangkal
diri, memikul salib dan mengikut Dia, Ini beban yang saya bawa, salib
yang harus kupikul, namun saya percaya, semua itu untuk membuat saya
tidak bermegah dengan diri kita, membuat saya sadar bahwa kita
memerlukan Kasih nya sepanjang hidup kita. Kasih nya yang tanpa syarat
memulihkan ku, aku termasuk orang yang tidak mudah percaya pada orang
lain, aku penuh dengan curiga, aku tidak percaya ada manusia yang
tulus mengasihi ku. Namun sekarang aku belajar untuk percaya. Bahwa
ada kasih sejati, Kasih Yesus dalam hidup ku. Dia sudah berikan
seorang sahabat yang luar biasa. Sekarang aku tidak mau terlalu fokus
pada masalah homoseksualitas ku, aku sekarang ingin lebih memaksimal
kan potensi yang sudah Tuhan beri dalam hidup ku. Yohanes 3:16 "
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah
mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya
kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal"

KAsih Yesus dalam hidup ku luar biasa, terlalu lama aku mempertanyakan
kenapa ini terjadi dalam hidup ku, aku mau belajar untuk mengetahui
apa rencana Tuhan dalam hidup ku, Untuk apa aku melewati pergumulan
yang berat ini. Aku percaya apa yang kualami, bisa membawa berkat buat
banyak orang. Aku mau serhkan kelemahanku ini ke dalam Tangan Nya. Aku
mau menguatkan saudara-saudaraku yang sedang bergumul, bahwa ada
jawaban Dalam Yesus, Kasih nya yang memulihkan hidup ku.

Apakah pergumulan itu hilang dalam hidup ku? Belum, saat ini aku masih
bergumul dengan keras untuk mengatasi dorongan-dorongan seksual dalam
diri ku. Namun aku mau berjalan bersama Yesus untuk mengatasi masalah
ku, Dan aku percaya Aku adalah pemenang di Dalam Yesus Kristus. Bukan
kah Yesus mengajari kita untuk menyangkal diri, memikul salib dan
mengikut Dia? Apabila godaan-godaan itu menyerang ku, aku hanya
berpikir satu hal. Bukan kah kita harus menyangkal diri kita? saya
belajar untuk memikul salib?

Mungkin kita harus pikul itu seumur hidup kita, tapi kuk yang Tuhan
kasih pasti kita sanggup bawa. pasti berat, namanya angkat beban mana
ada yang ringan, namun pasti lebih ringan dari pada kita angkat beban
dosa, kena sakit penyakit karena hub bebas, atau beban sakit hati
karena putus cinta dan di tinggalkan pasangan cinta kita.

Filipi 3:13-14

13 " Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah
menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan : aku melupakan apa yang telah
di belakangku dan mengarahkan diri kepada pa yang di hadapanku,"

14 " Dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu
panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus"

Filipi 4 : 13

" Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan
kepadaku"

Aku mohon dukungan doa dari Saudara-saudari Seiman, agar aku tetap
kuat dalam mengatasi pergumulan

ini, Tuhan Berkati

Kisah kehidupan ini kubuat bukan untuk mencari sensasi, ini kehidupan
ku nyata, aku saat ini masih bergumul. Namun aku percaya kepada Yesus
akan terus sempurnakan hidup ku, aku mau share kepada temenn2 yang
lain, tentang apa yang God sudah pulihkan dalam hidup ku, TAnpa nya
kehidupan ku akan hancur. Aku bersyukur untuk setiap pimpinan God
dalam hidup ku, untuk setiap anugerah nya. Lewat masalah ini aku lebih
mengenal Tuhan Yesus, dan mengalami kemurahan, pemulihan nya secara
pribadi. bukan hanya dari kata orang. Proses ini sangat menyakitkan
dan kadang membuat aku frustasi, tapi dari masalah2 itu aku mengetahui
dan menyadari Kebesaran Yesus, Tanpa nya aku sudah mati. Pergumulan
yang ku alami saat ini memang berat, namun saat Kulihat kasih Yesus di
kayu salib, aku berkata, aku harus bertahan. Seharus nya yangmati 
adalah aku, yang di cambuk, di siksa, menerima semua penderitaan di
kayu salib itu harus nya adalah aku, karena aku yang berdosa, aku yang
patut di Hukum, untuk membayangkan tangan ku yang di tusuk paku di
kayu salib, membayangkan nya saja sudah membuat ku merinding, betapa
dahsyat penderitaan yang sudah Yesus tanggung demi aku.  namun karena
Kasih YEsus begitu besar untuk hidup ku. Dia rela ganti kan aku di
kayu salib, untuk menebus ku, Dia terima semua penderitaan yang
seharus nya untuk ku. Kasih Yesus besar dalam hidup ku. NAmun tak
kupungkuri, aku sering juga jatuh dalam godaan2 dosa. Aku Saat ini
bergumul dengan berat. Aku mohon juga dukungan doa dari saudara2
seiman, agar aku dapat mengatasi semua nya  Bersama Yesus.

TErima kasih

GBU

HEndra

http://profiles.friendster.com/jawaban80

http://jawaban80.wordpress.com/



------------------------------------

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

If you have any comment or suggestion about this mailing list, 
to : [EMAIL PROTECTED]

Bagi Saudara yang berdomisili di Amerika, saudara dapat bergabung
dengan mailing list Keluarga Kristen USA (KK-USA) dengan mengirimkan
email kosong ke [EMAIL PROTECTED] dan ikuti instruksi 
yang ada.
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke