From: [EMAIL PROTECTED]
my diary
Filipi 3:
13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah
menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di
belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,
14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan
sorgawi dari Tuhan dalam Kristus Yesus.
Menulis di buku harian merupakan satu kesenangan yang aku lakukan sejak di
Sekolah Menengah Pertama hingga lulus universitas ; bahkan satu sampai dua
tahun setelah bekerjapun aku masih menyukai kebiasaan yang satu ini.Isinya
kayak gado-gado :-), setiap ada kejadian manis, lucu, dan pahit pasti aku catat
di my diary.
Beberapa tahun yang lalu, entah mengapa ada kerinduan untuk membaca ulang si
"buku diary", rasanya ingin mengenang-ngenang masa lalu ; timbul suka cita,
ada senyuman bahkan gelak tawa saat membaca bagian yang lucu dan manis untuk
dikenang. Namun tak berapa lama senyuman sumringah berubah menjadi kecut ! Ada
beberapa bagian yang membawa pikiranku kembali ke masa lalu, sesuatu yang
membuat aku kesal, marah dan menyesal kenapa waktu itu aku tidak membalas orang
yang telah melukaiku ketika itu.
Saat temanku memberi masukan,"kenapa kamu tidak membuang buku-buku itu ? akan
lebih menyakitkan jika semua masih tampak didepan mata". Ketika itu aku belum
mau membuang semuanya, karena pikirku semua yang ada disitu adalah bagian dari
perjalanan hidupku.Pikirku,"apa artinya melenyapkan semua diary tersebut, jika
hatiku sendiri belum mampu melupakan dan menghapus segala luka-luka yang
melekat dihatiku. Memang secara phisik si diary sudah tidak ada lagi, tapi
memorinya masih mengikat hidupku". So untuk apa dibuang ?.
Beberapa tahun kemudian,tanpa rasa beban dan semua terasa PLONG ! aku ijinkan
buku-buku itu di angkut dari lemari buku. Aku tidak perduli bagaimana caranya
teman-teman membumi haguskan si diary, apakah dibuang ke laut, dibakar atau di
cincang kecil-kecil :-).
Apa RAHASIA nya ?
Jawabannya hanya satu,"aku telah memaafkan dan melupakan semuanya, dan FOKUS
pada masa depan yang cerah yang telah YESUS rancangkan atasku"
Sahabat,
a.. Sandra berkata ,"kenangan pada pacar pertama lebih bermakna dari pada
pacar-pacar sebelumnya, bahkan dengan pasangan yang ada saat ini".
Benarkah demikian ?
Mengenang pacar pertama wajar-wajar saja, tapi menjadi tidak wajar kalau
pacar pertama menjadi pembanding dengan apa yang kita miliki saat ini. Kalau
memang pacar pertama yang terbaik, PASTI Tuhan akan berikan dia menjadi
pasangan kita. Senantiasa memikirkan dan membandingkan pacar pertama dengan
pasangan, justru menjadi pemicu kehancuran rumah tangga Sandra. Setiap kali
terjadi perselisihan kecil, langsung dibesar-besarkan, hingga akhirnya timbul
niat untuk bercerai. Emangnya pacar pertama mau kembali pada Sandra ??? :-)
a.. Si A, selalu mengenang-ngenang masa kecil ; ketika masih SD hidupnya
sangat berkelimpahan, orang tuanya kaya raya, tapi semua berubah karena ayahnya
bangkrut dan hingga si A dewasa kondisi keuangan mereka tetap masih bangkrut,
baik itu orang tuanya maupun dirinya sendiri masih tetap miskin !
Si A hidup di masa lalu, tidak mau melepaskan kenangan dan kesenangan di
masa lalu ; sibuk menyalahkan siapa dan apa yang menyebabkan papanya
bangkrut.Kebencian, amarah, kesal membuat berkat-berkat Tuhan TERSUMBAT
mengalir dalam hidup si A.
a.. Pengalaman di tipu, disakiti, di perlakukan tidak hormat, membuat
Darma tidak mudah percaya dan tertutup kepada orang lain ; padahal di luar
sana masih banyak orang baik yang mengasihi dan mencintai Darma.
Rasul Paulus tadinya tidak mencintai Tuhan Yesus, bahkan dengan semangat
45, ia membumi hanguskan orang-orang yang percaya Kristus ; sampai akhirnya
ditangkap oleh Tuhan.Lewat pengalaman-pengalamannya dimasa lalu, Rasul Paulus
tidak mau terikat dengan kebengisan yang pernah dia lalukan, Rasul Paulus tidak
mau terbelengu dengan masa lalunya.
Setiap orang tentu punya kisah masa lalu, baik yang menyenangkan maupun
yang menyakitkan. Masa lalu hanya kenangan, dan tidak bisa dijadikan tolak ukur
keberhasilan seseorang di masa yang akan datang.Masa lalu bisa menjadi MADU
tapi bisa juga sebagai RACUN, semua tergantung bagaimana anda dan saya
memandang dan menyingkapinya
Tak seorangpun mampu men_DELETE masa lalu ; tapi dengan mengijinkannya
tetap hadir dalam hidup, mengijinkan masa lalu mengikat hati dan pikiran anda
dan saya, itu artinya kita membuka cela serta MENGIJINKAN masa lalu
perlahan-lahan MENDELETE masa depan yang indah yang telah Tuhan sediakan bagi
anda dan saya.
========================================================
From: [EMAIL PROTECTED]
PORTAL yang tertutup
Wahyu 3 :7 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah
firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia
membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat
membuka.
Wahyu 3 :8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu
bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu
tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal
nama-Ku.
Sekitar jam 02:00 pagi, disaat mata masih berat untuk dibuka, selimut masih
rapat menutupi sekujur tubuhku. Tapi beda dengan yang sedang Eneng alami ;
Eneng mendadak terkunci di kamar mandi ! Ia sudah berusaha memanggil-manggil
teman-teman, dengan harapan kamar yang terdekat dengan kamar mandi bisa
mendengar panggilannya. Cerita Eneng,"setelah lelah memanggil-manggil nama
penghuni kos satu persatu, namun tetap saja tidak ada team penolong yang
muncul, akhirnya Eneng tertidur di kamar mandi". Yang bisa Eneng lakukan hanya
"DOA" !. Setelah lelah, Eneng mencoba membuka pintu kamar mandi, dan ajaib ! !
pintu tiba-tiba terbuka.
Dilain waktu, Esa mengalami hal yang sama ; memang tidak dikamar mandi, namun
dikamarnya sendiri. Disebabkan kejadiannya di sore hari, penghuni kos sudah
pada pulang kerja, jadi banyak team penolong yang turun tangan. Sekalipun
terkurung dikamar sendiri,sambil melihat teman-teman berusaha membongkar pintu
kamarnya, Esa meneteskan air mata di kamarnya, rupaya pada saat itu ia sedang
pengen buang air :-).
Masih seputaran pintu yang terkunci ! ! Kejadian yang satu ini masih jauh lebih
beruntung dibanding kisah Eneng dan Esa ; pintu kamarku tiba-tiba terkunci
rapat, tidak bisa dibuka dengan kunci biasanya, dan waktu itu aku sedang berada
diluar kamar, tapi tetap saja menyusahkan ! sampai kapan aku diluar kamar.
Sahabat,
Pintu-pintu yang tertutup menggambarkan "kesesakan", "pergumulan" dan "keputus
asaan".
Firman Tuhan katakan,"apabila Ia (TUHAN) membuka, tidak ada yang dapat
menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.Aku tahu segala
pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup
oleh seorangpun. (Wahyu 3:7-8).".
Suatu kali teman saya berkata,"kenapa sampai saat ini doa-doa saya belum Tuhan
jawab ?". Keputusasaan membuat manusia sering lari ke orang yang di harapkan
mampu memberikan jawaban, memberikan jalan keluar secara INSTANT !.
Sekuat apapun orang lain "mencekal" karir anda ; sehebat apapun seseorang
berusaha menghancurkan masa depan anda ; sejahat apapun rancangan seseorang
terhadap anda dan saya, JANGAN TAKUT ! ! karena ketika TUHAN sudah buka, tak
seorangpun mampu menggagalkan rancanganNYA.
Jika kita renungkan perjalanan hidup ini, kadang kala TUHAN ijinkan pintu-pintu
tertutup dengan rapatnya, seakan-akan tidak ada harapan, tidak ada kesempatan
;itu artinya bukan berarti TUHAN tidak perduli pada anda dan saya. Dengan
kondisi pintu tertutup Tuhan mendidik kita, untuk mengingatkan kita dan
memurnikan hidup kita. Pada saat kita tetap setia, tetap berharap padaNya,
seturut waktuNYA, TUHAN akan membuka pintu-pintu kesesakan yang tampak kokoh
dihadapan kita.
Saya jadi teringat, security perumahan yang ditugaskan menjaga portal di
pintu gerbang masuk perumahan.Setiap kali ada mobil anggota perumahan yang
hendak masuk ke perumahan atau hendak keluar dari perumahan, otomatis bapak
Security memberikan senyuman manis dan sapaan yang sopan ; tapi sangat
berbeda pada saat yang datang adalah tamu yang tidak dikenal, akan banyak
pertanyaan yang di ajukan ; setelah yakin bahwa sang tamu tidak akan menggangu
kenyamanan perumahan maka dipersilahkan masuk dan itupun harus meninggalkan
Kartu Tanda Pengenal.
Renungan :
Tuhan Yesus berkata,"ketoklah, maka pintu akan di bukakan bagimu". Terlalu
banyak waktu yang kita habiskan untuk meratapi PORTAL-PORTAL yang tertutup di
hadapan kita dan melupakan si EMPUNYA kunci.
Yang menjadi pertanyaan, apakah anda dan saya masih punya waktu untuk meminta
Tuhan membukakan portal/pintu bagi kita ?
===================================================
From: [EMAIL PROTECTED]
Beda tipis dengan KENTUT ! !
Efesus 4:29
Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan
yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya,
beroleh kasih karunia.
Tak seorangpun akan berbangga hati saat mengeluarkan bunyi-bunyian yang tidak
jelas nadanya, atau yang lebih kita kenal dengan "kentut" disembarangan
tempat. :-). Aku teringat pada adikku yang punya kebiasaan buang angin di
depan kami kakak-kakaknya dan baru ngaku setelah semua kakak-kakaknya
mual-mual dan ngamuk !Tak seorangpun meragukan betapa kami mencintainya,
tapi TIDAK ! ! saat dia mengeluarkan bunyi-bunyian ..ha..ha. . .
Sahabat,
Bunyi yang dikeluarkan saat membuang angin sama sekali tidak menarik,tidak
mengibur bagi yang mendegarkan ; nada dasarnya tidak jelas dan jika dibunyikan
di sembarang tempat dapat berdampak buruk dan merusak nama baik sang pelaku
.:-)
Bagaimana dengan bunyi-bunyian yang keluar dari lidah dan bibir kita ? Apakah
sama dengan kentut ?
Surat 1 Yohanes 3:18 berbunyi, mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan
lidah tapi dengan perbuatan ; tapi bagaimana mungkin seseorang di teguhkan,
dikuatkan dan dihibur oleh perbuatan kita, jika mendengarkan perkataan kita
saja orang sudah sakit hati ?
Di Alkitab ada dua orang yang lewat perkataan mereka telah merusak iman orang
lain, yaitu Himeneus dan Filetus. Perkataan yang keluar dari bibir dan lidah
mereka menjalar seperti KANKER !. Perkataan yang bersilat kata, yang sama
sekali tidak berguna, malahan mengacaukan orang yang mendengarnya. Perkataan
yang omong kosong dan yang tidak suci, yang akhirnya hanya menambah luka dihati
orang lain. 2 Timotius 2:17 Perkataan mereka menjalar seperti penyakit
kanker. Di antara mereka termasuk Himeneus dan Filetus,
a.. Tersenyum tapi ada rancangan busuk dihati
b.. Tertawa didepan seseorang tapi dibelakang menggosipkan orang tersebut
c.. Berpelukan tapi menusuk dari belakang
Dengan kelemah lembutan kita dapat menuntun orang yang suka melawan, keras
kepala, putus asa ; dengan kelembah lembutan artinya kita memberikan seseorang
kesempatan untuk bertobat dan mengenal kebenaran dan berbalik ke jalan yang
benar.
but ups .. .bukan berarti kita tidak boleh marah ? yang perlu di perhatikan,
saat marahpun bunyi-bunyian yang keluar dari lidah dan bibir kita masih
terkendali dan membangun lawan bicara kita.
Ayo, tentukan NADA DASARmu saat berbicara ! !
Bacaan : 2 Timotius 2:17-26