From: [EMAIL PROTECTED] 

Jika pada akhirnya aku mati 

Yakobus 2:5  Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Elohim 
memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya 
dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada 
barangsiapa yang mengasihi Dia? 

Kurang lebih empat tahun Rudi bergumul dengan penyakit yang mengerogoti 
tubuhnya, dan tak seorangpun secara pasti mengetahui penyakit apa sebenarnya 
yang dia derita. Sampai pada akhirnya, Selasa 17 Juni 2008, jam 05:00 wib, Rudi 
teman satu kantorku dan juga aku  berasal dari kota yang sama dengannya, 
kembali ke Rumah Bapa. 

Kesedihan tampak di raut wajah teman-teman, tapi kami juga  sangat menyadari, 
dengan kembalinya Rudi  ke Rumah Bapa merupakan hal yang terindah bagi Rudi. 
Setelah melewati  Khemoteraphy dia kehilangan rambut dikepalanya dan berat 
badannya turun  drastis. Tapi, Rudi tidak pernah mengeluh,dia  selalu berusaha 
menebar senyuman, paling cerita hanya kepada orang yang dianggap sangat dekat. 

Perayaan Natal tahun 2007 merupakan natal terakhir kami bersama Rudi, tampak 
jelas  ada suka cita di raut wajahnya, meskipun sesekali aku melihat  dia 
meringis, tampak sedang menahan  rasa sakit. Rudi Sepertinya dia menyadari 
bahwa ini merupakan natal terakhir kami bersamanya, sehingga sekalipun sakit, 
dengan setia Rudi menemani kami mendekorasi gedung  sampai jam 02:00 subuh, dan 
turut serta membantu memasak konsumi natal. 

Kembalinya  Rudi ke Rumah Bapa tentulah meninggalkan banyak  kenangan dan yang 
pasti rasa duka yang  dalam di hati teman-teman. Kesederhanaanya, dan sifat  
Rudi yang  selalu ringan tangan untuk  menolong merupakan  salah satu kesan 
yang dia tinggalkan bagi kami dan aku percaya saat ini Rudi tidak hanya sudah 
lepas dari rasa sakitnya tapi juga sudah duduk di pangkuan Bapa di Surga. 

Sahabat, 
Kematian Yesus di Kayu Salib wujud dari KASIH Bapa kepada anda dan saya. 
Pelayanan Yesus di dunia menimbulkan pro dan kontra ; ada yang mengikut Yesus 
dengan sungguh-sungguh dan ada juga yang tidak setuju, karena merasa apa yang 
Yesus katakan bertentangan dengan Hukum taurat. 

Kematian Yesus yang tadinya  di harapkan oleh para Imam besar dan orang-orang 
Farisi, menjadi gebrakan Iman bagi orang percaya dan orang yang tidak percaya 
pun menjadi percaya pada TUHAN kita  yang Hidup !. Jika kita baca di Lukas 
23:44-48,beberapa saat sebelum Yesus meninggal, tabir Bait Suci terbelah dua, 
dan kegelapan meliputi daerah itu hingga jam tiga dan kemudian dengan suara 
nyaring Yesus berseru,"Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan 
sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya". Melihat apa yang tampak di 
depan mata, kepala pasukan memuliakan Elohim dan berkata,"Sungguh, orang ini 
adalah orang benar !" dan orang-orang yang ada disekitar tempat itu 
memukul-mukul diri mereka penuh penyesalan". Ada hal yang spectakuler yang 
terjadi dengan si Salibkannya Sang Juru Selamat ! banyak orang yang di bukakan 
hatinya dan diubahkan. 

Sahabat, 
Tanpa kita sadari atau  justru anda dan saya  menikmatinya, terbuai dengan 
sesuatu yang kita genggam saat ini ; terbuai dengan pekerjaan yang kita miliki, 
terbuai dengan materi yang mampu memenuhi segala keperluan kita. Bahkan tak 
jarang, memanfaatkan posisi, kekayaan untuk ke senangan diri sendiri ; 
membangun TAHTA dan POPULARITAS  di dunia ini. 

Orang yang tampak rajin melayani Tuhan selama di dunia, tidak menjamin mendapat 
kemuliaan YHWH, tapi orang yang mau berubah dan tetap setia sampai akhir, 
itulah yang berhak masuk ke Rumah Bapa yang kekal. /  Matius 21  Bukan setiap 
orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, 
melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. 

Pernahkah terpikir oleh anda, bagaimana  jika pada akhirnya aku mati ?Siapapun 
itu, akan ada 2 tempat yang terbentang dihadapan kita, mau  NERAKA atau SURGA ? 
itu ada ditangan anda dan saya. 

Kematian Tuhan Yesus  bagi anda dan saya, merupakan anugrah yang terbesar ; 
kematianNya seperti biji/benih yang harus di tanam lebih dahulu, hingga 
akhirnya membusuk dan kemudian mengeluarkan TUNAS yang baru, dan beberapa waktu 
kemudian biji atau benih itu menjadi pohon yang besar dan kokoh dan 
menghasilkan buah yang banyak dan baik. 

Timbul perenungan, jika pada akhirnya aku mati ! !  apakah aku sudah melakukan 
hal-hal yang memuliakan nama TUHAN  ? atau, justru  orang-orang pada bersuka 
cita saat roh  kita telah meninggalkan tubuh ? 

Bukan berapa lama kita hidup didunia, tapi yang paling penting, saat Tuhan 
memanggil kita ada kemuliaan Elohim, ada "jaminan"  bagi anda dan saya untuk 
mendapatkan tempat di Surga yang kekal. 

Jika pada akhirnya aku mati,  ....... aku tau pasti YHWH sudah menyediakan 
tempat bagiku ! 
===================================================
From: [EMAIL PROTECTED] 

Mengapa harus aku yang mengalah ??

1 Korintus 12: 26   
Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika 
satu anggota dihormati, semua anggota  turut bersukacita. 

Sewaktu aku  di Sekolah Menengah Pertama, aku punya geng yang terdiri dari  
tujuh orang. Kelompok yang sangat unik, kami  terdiri dari berbagai suku dan 
keyakinan ; ada Nasrani, Muslim dan Hindu. Ada  yang suku Jawa, suku Padang, 
India, Batak, tapi perbedaan itu sama sekali tidak mempengaruhi persahabatan 
yang kami bina sejak pertama kali kami bergabung di kelas 1 SMP hingga lulus. 

Ketika tiba masanya perayaan Natal,  teman-teman yang tidak merayakan ikut 
merasakan suka cita yang kami rasakan, begitu juga waktu Lebaran bagi yang 
Muslim dan Hindu. Aku punya pengalaman pribadi seputaran toleransi dan cinta  
kasih yang terbina diantara  kami. Pada saat perayaan umat Muslim, aku ikut 
duduk manis di Aula bersama teman yang merayakan acara tersebut dan aku memakai 
"kerudung" sama seperti  yang mereka pakai  :-). 

Tapi anehnya, justru yang  sering terdengar dan terlihat yaitu adanya perbedaan 
pendapat diantara kita yang mengaku sebagai pengikut Kristus ! ! tragis bukan ? 

Sahabat, 
Rasul Paulus mengibaratkan segala anggota jemaat  Tuhan , sekalipun banyak 
anggota-anggotanya tapi merupakan tubuh Kristus. Rasul Paulus 
berkata,"andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? 
Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman?". Artinya 
perbedaan-perbedaan di dalam gereja Tuhan (anda dan saya) tidak perlu di 
perdebatkan menjadi arena debat kusir, justru lewat perbedaan itulah kita 
temukan sesuatu yang indah. 

Coba pandang wajah anda dicermin ; 

pertama : tatap mata anda, akan tampak dua buah mata, mata kiri dan mata kanan. 
Kedua mata ini sangat kompak, si mata kiri tidak bisa berdusta kepada si mata 
kiri dan begitu juga sebaliknya. Apa yang terjadi kalau si mata kiri dan simata 
kanan berbeda pendapat ?. Si mata kiri maksa  hanya mau  melihat  pohon dan 
gunung saja, tidak menerima pandangan yang lain, dan begitu juga dengan si  
mata kanan maunya hanya membaca buku komik saja. Si mata kiri dan si mata kanan 
sepakat, kompak dan sehati dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. 

Kedua : ada dua telinga, telinga  kiri dan telinga  kanan. Sekalipun tempat 
mereka bersebelakan, dipisahkan oleh kepala tapi ke dua terlinga ini "kompak" 
saat melakukan tugasnya. Apa ngak seru tuh, kalau apa yang diterima oleh 
telinga diri "tidak sama" dengan apa yang diterima oleh telinga kanan :-) 

Ketiga : ada dua tangan, tangani kiri dan  tangan kanan. Ke dua tangan ini 
bentuknya sama, ukurannya sama namun mereka tidak saling berebut, mereka saling 
pengertian, sabar dan toleransi, dan hanya pada saat-saat tertentu mereka 
melakukan pekerjaan bersama-sama, misalnya : saat mengangkat suatu benda yang 
tidak mungkin dilakukan hanya satu tangan. Apa yang terjadi, pada saat anda 
makan dan  tangan kanan dan tangan kiri berlomba memasukkan makanan ke mulut 
anda :-) 

Keempat : ada dua buah kaki, kaki kiri dan kaki kanan. Sama seperti tangan, 
telinga, kedua kaki ini tidak saling rebut dalam melakukan tugasnya, visi dan 
misi mereka sama, ingin membawa  sipemilik  "tubuh" ke tempat yang hendak di 
tuju.Kebayang ngak, jika kaki kiri dan kaki kanan, berlomba-lomba  untuk 
melangkah duluan, wah .. .kayak VAMPIR yang tampak di film cina donk .. ..:-) 

Sahabat, 
Ketika Tuhan membentuk pola tubuh anda dan saya, tidak sembarangan mencipta ; 
lewat apa  yang DIA ciptakan kita bisa belajar banyak hal, diantaranya saling 
mengasihi, saling menghargai dan belajar bersyukur. Sudah tidak "up to date" 
lagi, jika gereja sibuk mempermasalahkan perbedaan yang ada di dalam gereja 
Tuhan. 

Bisa saja terjadi, 
Telinga kiri mendengarkan sesuatu  yang indah sendirian tanpa ditemani telinga  
kanan . . Kaki kiri berjalan sendirian tanpa diiringi oleh si kaki kanan . . . 
Tangan kanan  mengangkat sesuatu sendirian, tanpa dibantu oleh tangan kiri,  . 
. . 
Mata kanan melihat sendiri apa yang ada didepannya, tanpa ditemani si mata kiri 
. . . 

TAPI, ini terjadi karena "rekanan" mereka sedang atau  tidak dapat melakukan 
fungsinya dengan baik ; yang sehat dan kuat menjadi penolong bagi yang lemah !, 
tanpa ada niat untuk melecehkan atau menghina rekanannya. Beraharap oleh lain 
yang mengalah dan kita sebagai pemenang. 

Timbul pertanyaa,"mengapa harus aku yang mengalah ?". Dalam hal ini bukan soal 
kalah atau menang, tapi soal  sehati dan sepikir untuk menyenangkan TUHAN dan 
melakukan FirmanNya. 

Ayo sobat, 
mari belajar dari MATA, KAKI, TANGAN, TELINGA yang  telah TUHAN YESUS titipkan 
pada ku dan padamu. 

TUHAN ijinkan banyak Gereja bertumbuh diantara kita, tapi hanya ada SATU yang 
menjadi KEPALA GEREJA, yaitu TUHAN YESUS KRISTUS. 

 Ayat renungan :   1 Korintus 12:12-29 
==================================================
From: [EMAIL PROTECTED] 

Ekspedisi super cepat dan tepat

Yesaya 30:15   
Sebab beginilah firman Tuhan YHWH, Yang Mahakudus, Elohim Israel: "Dengan 
bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan 
percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan, 

Utik menyatakan perasaan cintanya kepada Faisal lewat sms. "Aku cinta sama aku 
Sal", begitulah kira-kira  kalimat yang tertulis di layar hand phone Faisal. 
Dan Faisal pun menyambut binar-binar cinta yang di tebar oleh Utik dan mereka 
resmi sebagai sepasang kekasih. 

Tidak ada yang salah seputaran kisah cinta kasih antara  Utik dan Faisal, jika 
saja kedua orang yang sedang jatuh cinta ini masih belum terikat dengan orang 
lain. Utik, atau tepatnya tante Utik sudah mempunyai suami dan juga ibu dari 
tiga orang putri, dan udin yang lebih pantas menjadi kakak dari anak tertuanya 
tante Utik masih belum menikah. 

Jelas aku tidak percaya ketika pertama kali  mendengar kisah Romeo dan Juliet 
ini ; tante Utik dekat dengan putri-putrinya dan aktip di gereja. Alasan 
terjadinya jatuh cinta dengan orang yang tidak tepat dan  terlarang ini  adalah 
KOMUNIKASI. Tante Utik merasa bahwa suaminya tidak bisa diajak komunikasi. 
Dengan membina hubungan dengan Faisal, tante Utik merasa hidupnya lebih 
berbunga-bunga, ada yang memperhatikannya, ada orang yang perduli padanya, dan 
perhatiani tu tidak didapatnya dari  suaminya. 

Sahabat, 
Dalam perjalanan ke Kristenan pun kita sering kali merasa sendirian, tak ada 
orang yang mengerti apa yang kita rasakan. Kita berharap ada orang yang 
senantiasa memberikan perhatian 24 jam ! Mencari teman sebanyak mungkin, dengan 
tujuan setiap kali kita punya masalah, ada orang yang siap mendengar kesesakan 
kita, ada orang yang bisa diajak berkomunikasi. 

Suatu sore, hatiku terasa berat, ada hal yang  membebani pikiranku, ketakutan 
untuk sesuatu yang belum pasti. Dari sore hingga malam itu aku memilih diam, 
tak sedikitpun ada dorongan di hatiku untuk berbagi  kepada siapapun juga. 
Dalam hati aku berkata,"aku hanya  mau curhat sama Tuhan !". 

Malam harinya, sambil berbaring ditempat tidur, aku berkomunikasi lewat 
nyanyian, aku sampaikan ketakutanku pada Tuhan. Puji Tuhan, keesokan harinya, 
pukul 7:30 pagi, aku mendapat jawaban atas apa yang aku cemaskan. Aku tidak 
salah memilih teman curhat ! ! ! 

Seperti tante Utik, karena komunikasi yang tidak baik, membuatnya jauh dari 
suaminya ; merasa tidak diperhatikan ; merasa sendiri dan akhirnya mencari 
orang yang dianggap lebih baik. 

DOA adalah komunikasi yang paling canggih ; 
DOA merupakan ekspedisi yang paling modern 
dengan  DOA rahasia anda dan saya pasti terjamin ! ! 

Sejauh ini, bagaimana komunikasi anda dengan Tuhan Yesus ?. Seberapa sering 
anda curhat dengan Tuhan kita ?. 

Saat anda merasa sendiri ; Saat anda merasa jauh dari Suka cita ; Saat anda 
merasa menjadi orang yang kurang beruntung, penyebabnya hanya satu ! !Kurang 
komunikasi dengan TUHAN. 

Ber DOA tidak harus duduk, lipat tangan, tutup mata ! Doa bisa dilakukan dimana 
saja, kapan saja, tanpa mengenal waktu dan tempat. 

Ayo .. jadikan DOA  sebagai sarana komunikasi dalam hubungan anda dengan TUHAN 

Filipi 4:6  Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi 
nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Elohim dalam doa dan permohonan 
dengan ucapan syukur. 

Shalom, Peace  be with you 
SariHati   Indah  Tarigan  
Office: (+62)0549 - 21152   Ext. :  164  
HP : 0812 58 55 302 
http://shtarigan.revival.or.id/ 

Kirim email ke