From: Jeffrey Lim
Refleksi-refleksi mengenai Rumah Sakit
Perenungan buat dokter, perawat, pasien, keluarga dan teman
Puisi dibuat oleh Sdr. Jeffrey Lim
Pengantar oleh Adik Steven
Puisi di bacakan oleh Adik Grace
Renungan oleh Sdr. Jeffrey Lim
Daftar Isi
I. Pendahuluan : Rumah sakit itu dapat menjadi tempat orang sakit ( Oleh Adik
Steven )
II. Isi ( Oleh Adik Grace )
1. Rumah sakit itu tempat istirahat
2. Rumah sakit itu tempat kita berobat
3. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita merefleksi
4. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita belajar Firman
5. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita mengerti kehidupan lebih dalam
6. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita bersekutu
7. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita melakukan kasih sayang
8. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita belajar mengerti orang lain
9. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita berdoa
10. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita membagikan berita sukacita
11. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita menghibur dan dihibur
12. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita bertumbuh
13. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat saluran berkat
14. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita mengenal Tuhan
15. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita lebih dekat dengan Tuhan
III. Renungan penutup ( Oleh Sdr. Jeffrey )
IV. Ucapan terima kasih khusus
I. Pendahuluan : Rumah sakit itu tempat orang sakit ( Oleh Adik Steven )
Secara kata-kata kita pasti tahu bahwa Rumah sakit itu tempat orang sakit
Seperti kandangan ayam adalah rumah ayam
Dan juga seperti taman kanak-kanak adalah tempat anak-anak belajar dan bermain
Namun kita harus mengerti lebih kaya tentang Rumah Sakit
Rumah sakit bukan sedekar rumah buat orang sakit
Ada banyak keindahan di dalam rumah sakit
Kebanyakan manusia melihat rumah sakit sebagai tempat mengurus orang sakit
Disana terdapat banyak penyakit dan virus
Kemudian sakit dipandangan sebagai sesuatu yang buruk dan malang
Dan rumah sakitpun sesuatu yang kurang mengenakkan
Di rumah sakit pasien dan keluarga harus keluar banyak uang
Ada beberapa orang yang meninggal di Rumah Sakit
Namun kita sebagai orang percaya harus punya sesuatu yang berbeda
Kita harus punya wawasan yang kaya, limpah dan luas
Mengapa ?
Karena ada Tuhan maka ada kelimpahan hidup
Karena ada Tuhan maka hidup menjadi berarti
Hidup ini indah. Hidup ini bermakna. Hidup ini berharga.
Marilah kita mulia masuk di dalam perenungan tentang arti Rumah Sakit
II, Isi ( Oleh Adik Grace )
1. Rumah sakit itu adalah tempat istirahat
Di rumah sakit orang sakit itu berteduh dan beristirahat
Kegiatan hidup harus berhenti
Ini karena kebutuhan fisik bersuara
Memang manusia itu perlu istirahat
Dan tubuh manusia bisa sakit
Manusia perlu istirahat dan bisa sakit itu menunjukkan sesuatu
Bahwa manusia itu lemah dan terbatas
Perlu beristiraaht baik fisik maupun rohani
Manusia perlu Sabat
Baik sabat fisik maupun rohani
Manusia bukan robot
Manusia adalah darah dan daging
Tetapi bukan sekedar itu
Terutama adalah manusia gambar dan rupa Elohim
2. Rumah sakit itu tempat kita berobat
Rumah sakit tempat sakit fisik diobati
Disana tempat tubuh diperiksa dan disembuhkan
Namun disana juga ada perhatian
Ada kepeduliaan dan perawatan kepada jiwa
Rumah sakit harus merawat tubuh dan jiwa
Merawat manusia secara utuh
Mengapa tubuh harus dirawat ?
Karena tubuh adalah Bait Elohim
Karena tubuh adalah Bait Roh Kudus
Karena kesehatan itu penting
Maka tubuh harus sehat
Sebab kalau sehat baru kita bisa melayani lebih baik
Tubuh yang sakit harus diobati
Dan tubuh itu begitu penting
Harus dipersembahkan kepada Tuhan
Sebagai persembahan yang hidup
Dan yang berkenan kepadaNya
Di rumah sakit tubuh yang sakit diobati
3. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita merefleksi
Hidup yang dalam adalah hidup yang ada perenungan
Hidup tanpa perenungan adalah hidup yang dangkal
Beda manusia dengan binatang adalah manusia bisa merenung
Dan rumah sakit adalah tempat orang sakit merenung
Ada perlu waktu bagi kita
Untuk mundur sebentar dari kegiatan sehari-hari
Untuk mundur dan merenung
Untuk mengenal diri
Merefleksikan kehidupan
Ada perlu waktu bagi kita
Untuk retret
Untuk mencari ketenangan dan perenungan
Ini sesuatu yang baik
Ketika kita sedang sakit
Maka Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita merefleksi
4. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita belajar Firman
Orang percaya yang mengasihi Tuhan suka belajar Firman
Belajar Firman bukan saja di seminary atau di sekolah Alkitab
Tetapi kita juga bisa belajar Firman di rumah sakit
Rumah sakit bukan tempat yang membosankan
Bukan juga tempat yang tidak ada kerjaan
Tempat kita terikat dan tidak bebas
Dan tempat yang menghabiskan uang dan waktu
Tetapi ada keindahan
Yaitu rumah sakit tempat kita belajar Firman
Tempat kita merenung
Tempat kita meditasi
Tempat kita merefleksi
Dan memikirkan perkara-perkara yang di atas
Seperti halnya John Sung
Dia belajar Firman di rumah sakit
Dan menghabiskan waktu-waktu dengan Firman
Demikian juga kita bisa belajar Firman di Rumah sakit
5. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita mengerti kehidupan lebih dalam
Di dalam dunia ini orang mengagungkan kekayaan
Orang menjunjung hikmat dan kepandaian
Orang ingin sehat dan umur panjang
Orang ingin berpengaruh dan punya nama
Orang ingin punya banyak teman
Dan orang ingin senang serta bahagia
Namun waktu kita sedang sakit
Ketika kita sakit parah
Kita tahu bahwa hal-hal duniawi itu akan berlalu dan fana
Ketika kita sedang sakit
Maka kita mulai menyadari hal-hal yang utama
Pentingnya relasi, kasih, persahabatan dan kedamaian
Ketika kita sedang sakit
Kita menyadari bahwa manusia itu lemah dan terbatas
Manusia itu penuh cacat cela
Karena itu kita jangan cari hal-hal remeh
Kita harus cari hal-hal yang kekal
Kita butuh Tuhan Elohim
Orang yang sakit perlu memikirkan bukan hal-hal duniawi lagi
Kita harus mengejar hal yang mulia
Yaitu : Kemuliaan Tuhan, kerajaan Tuhan dan kehendak Tuhan
Baik di dalam diri kita
Ataupun orang yang kita sayangi
Maupun bagi seluruh umat manusia
Rumah sakit dapat menjadi tempat kita memikirkan kehidupan lebih dalam
6. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita bersekutu
Di Rumah Sakit ada perhatian
Ada doa, Ada kepedulian, Ada perawatan
Ada berbagi hidup, ada komunikasi, Ada pengertian
Karena itu rumah sakit adalah tempat bersekutu
Di rumah sakit kita bisa berbagi susah
Di rumah sakit kita bisa berbagi duka
Menangis dan berkeluh kesah
Membagi beban bersama
Kita bisa juga membagikan suka
Tertawa, bersyukur
Dan juga membagikan berkat dari Tuhan
Rumah sakit dapat menjadi tempat kita bersekutu
7. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita melakukan kasih sayang
Perawatan, perhatian, pengertian
Kepedulian, empati, keramahan
Kelembutan, Kesabaran
Semua ini dimotivasi oleh kasih
Kasih itu sabar
kasih itu murah hati; ia tidak cemburu.
Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.
Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan
tidak mencari keuntungan diri sendiri.
Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala
sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
Orang yang dikasihi dia akan mengasihi
Orang yang dikasihi banyak akan mengasihi banyak
Di rumah sakit dapat menjadi tempat kita melakukan kasih sayang
8. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita belajar mengerti orang lain
Di rumah sakit kita mendengar ada suara keluhan
Kita juga mendengar ada tangisan
Tentunya ada penderitaan manusia
Inio membuat kita sadar
Bahwa bukan saja kita yang susah
Banyak orang lain yang hidup lebih susah
Kalau kita bisa sakit maka orang lainpun bisa sakit
Kalau kita bisa sedih maka orang lainpun bisa sedih
Kalau kita bisa takut maka orang juga bisa takut
Kita semua mengalami semua halitu
Ini akan membuat kita sadar
Bahwa kita ini sama-sama manusia
Baik berbeda warna
Baik berbeda kekayaan
Baik berbeda suku
Baik berbeda derajat masyarat
Kita semua adalah manusia
Yang bisa sakit
Bisa lemah
Dan bisa mati
Di rumah sakit kita belajar dapat mengerti orang lain lebih dalam
9. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita berdoa
Ketika kita sedang sehat
Ketika kita sedang kaya dan maju
Waktu hidup kita sedang senang
Saat itu kita dapat mabuk
dan dibuai kenikmatan dunia
Dan saat itu kita lupa berdoa
Kita lupa pencipta kita
Pemelihara dan penebus hidup kita
Tetapi ketika kita sedang susah
Ketika kita sedang sakit
Dan waktu kita menderita
Waktu kita ada pergumulan
Ini akan membuat kita mulai berdoa
Penderitaan menimbulkan ketekunan
Ketekunan itu menimbulkan karakter
Karakter menimbulkan pengharapan
Pengharapan itu tidak mengecewakan
Penderitaan dan sakit penyakit dapat membuat kita beriman
Semua itu karena anugerah Tuhan
Anugerah Tuhan yang menggerakkan kita berdoa
Di rumah sakit kita dapat digerakkan untuk belajar berdoa
10. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita membagikan berita sukacita
Sakit dan penderitaan ada baiknya kita simpan sendiri
Kebahagiaan dan berkat harus kita bagikan
Kita diberkati dan kita ingin membagikan berkat itu
Kita sudah menerima berkat sukacita
Dan kita ingin orang lain mendapatkan sukacita
Rumah Sakit dapat menjadi tempat kita membagikan berita sukacita
Sukacita macam apakah yang hendak kita beritakan ?
Damai sejahtera apa yang henda kita katakan ?
Bukan yang dari dunia
Tetapi yang dari surga
Sukacita tertinggi adalah
Ketika kita diampuni
Kita diselamatkan
Dan kita beroleh hidup yang kekal
Yaitu di dalam Anak Elohim
Tuhan Yesus Kristus
11. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita menghibur dan dihibur
Hidup ini ada penderitaan
Hidup ini ada kemalangan
Hidup ini ada tragedi
Hidup ini ada kesusahan
Hidup ini banyak air mata
Hidup ini banyak keluh kesah
Karena itu manusia perlu penghiburan
Manusia perlu jaminan
Manusia perlu keselamatan
Penghiburan macam apa yang hendak kita ceritakan ?
Apakah yang dari dunia ?
Bukan tentunya
Namun penghiburan yang dari surga
Penghiburan karena janji Elohim
Penghiburan karena penyertaan Elohim
Penghiburan karena kasih setia Elohim
Penghiburan karena rencana Elohim yang baik
Kita harus membawa orang kepada Sang Penghibur
Yang sanggup menghiburkan hati kita yang berduka
Di Rumah Sakit kita dapat saling menghibur dan saling mendoakan
12. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita bertumbuh
Di Rumah sakit orang percaya dapat berdoa
Di Rumah sakit, Firman Tuhan dapat diberitakan
Di Rumah sakit kita bisa bersekutu
Maka di dalam rumah sakit bisa ada saluran anugerah
Anugerah Tuhan dicurahkan
Dan Rumah sakit dapat dipakai
Menjadi wadah untuk bertumbuh
Rumah Sakit dapat menjadi tempat kita bertumbuh
13. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat berkat
Di balik kesusahan seringkali ada berkat terselubung
Di balik penderitaan seringkali ada berkat tersembunyi
Di balik air mata seringkali ada sukacita yang sudah disediakan
Di balik salib ada kemuliaan
Sebab kita tahu bahwa
Tuhan kita itu baik
Tuhan kita itu ajaib
Tuhan kita itu berkuasa
Tuhan kita itu berhikmat
Tuhan kita itu hidup
Ketika seseorang sedang susah
Ketika seseorang sedang sulit
Ketika seseorang sedang menderita
Ingatlah janji Tuhan
Bahwa segala sesuatu mendatangkan kebaikan
Bagi mereka yang mengasihi Dia
Di balik sakit penyakit yang kita derita di rumah sakit
Rumah sakit dapat menjadi tempat berkat
14. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita mengenal Tuhan
Penderitaan membawa orang merenung
Penderitaan membuat orang berpikir
Kesusahan membuat orang merefleksi
Pergumulan membuat orang meditasi
Maka dengan sikap yang benar terhadap penderitaan
Dengan berseru kepada Tuhan
Semua ini akan membawa orang mengenal Tuhan
Ketika kita mencari Dia, Dia tidak jauh dari kita
Jika kita mencari Dia dengan segenap hati
Kita akan menemukan Dia
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu;
carilah, maka kamu akan mendapat;
ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Karena setiap orang yang meminta, menerima
dan setiap orang yang mencari, mendapat
dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
Berbahagialah bila kita ada menderita
Berbahagialah bila kita ada susah
Berbahagia bila kita mengalami berbagai macam pencobaan
Kita akan diuji
Kita akan makin matang
Sebab kita mengenal Dia sang Hikmat
Yang kuingini adalah mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya dan persekutuan di
dalam penderitaanNya ( Paulus )
Rumah sakit dapat menjadi tempat kita mengenal Tuhan
15. Rumah sakit itu dapat menjadi tempat kita lebih dekat dengan Tuhan
Ketika kita tenang
Ketika kita diam
Ketika kita merefleksikan hidup
Ketika kita merenungkan Firman Tuhan
Ketika kita berdoa
Ketika kita berseru kepadaNya
Ketika kita meratap
Ketika kita saling melakukan Firman
Kita akan menyadari
Bahwa Tuhan itu baik
Tuhan itu setia
Dan Tuhan itu beranugerah
Ketika kita sedang sakit
Saat itu kita akan tahu
Bahwa Tuhan Elohim dekat dengan kita
TUHAN dekat pada setiap orang
yang berseru kepada-Nya,
pada setiap orang
yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.
(Mazmur 145:18 )
Tuhan dekat dengan kita
Tuhan menyertai kita ( Immanuel )
III. Renungan ( Oleh Sdr. Jeffrey Lim )
--- Added later ---
IV. Ucapan terima kasih khusus
Kepada Rumah Sakit Immanuel
Kepada Dr. Agus H Saeman, Dr Sp.KJ yang terkasih di dalam Kristus
Untuk kasih dan pelayanan beliau kepada saya ( Jeffrey Lim ) ketika saya sedang
depresi.
Dan untuk perawatan, perhatian serta dorongannya
Dan kepada Dr. Santoso
Untuk perawatannya
Terakhir kita ucapkan syukur dan balikkan semua kemuliaan bagi nama Tuhan
Soli Deo Gloria
Jeffrey Lim
=====================================================
From: delima pangaribuan <delima.pangaribuan@>
Shalom,
Mohon penjelasan tentang "Supaya aku melihat kebaikan, bersukacita dan
bermegah" sesuai yang tertulis dalam Mazmur 106: 5.
Terimakasih atas penjelasannya.
Delima
--------------------------------
From: <[EMAIL PROTECTED]>
KEADILAN TUHAN
"Berbahagialah orang-orang yang berpegang pada hukum, yang melakukan
keadilan [yaitu kebenaran] di segala waktu! Ingatlah aku, ya TUHAN,
demi kemurahan terhadap umat-Mu, perhatikanlah aku, demi keselamatan
dari pada-Mu, supaya aku melihat kebaikan pada orang-orang pilihan-Mu,
supaya aku bersukacita dalam sukacita umat-Mu, dan supaya aku bermegah
bersama-sama milik-Mu sendiri." (Mazmur 106:3-5)
Adalah sangat mengagumkan bahwa Tuhan telah memberikan Kitab Hukum-Nya
kepada kita, Alkitab. Ini adalah rahmat yang sangat berharga karena Tuhan
sendiri membutuhkan waktu lebih dari 1500 tahun untuk menulis seluruh isi
Alkitab. Memang Tuhan menggunakan beberapa orang yang berbeda-beda untuk
menuliskannya ke dalam sebuah buku, akan tetapi orang-orang ini menulisnya
berdasarkan "ilham" (inspirasi) dari Elohim Roh Kudus.
Dalam kitab 2 Timotius 3:16 kita membaca demikian:
"Segala [semua] tulisan yang diilhamkan Elohim memang bermanfaat untuk
mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk
mendidik orang dalam kebenaran."
Dan kita sudah mengetahui dengan pasti bahwa ungkapan "keadilan" (kebenaran)
menunjuk kepada Tuhan Yesus Kristus sendiri (Yohanes 14:6) yang merupakan Sang
Firman yang hidup (Yohanes 1:14), sama seperti yang kita baca dalam kitab
Yohanes 17:17 demikian:
"Kuduskanlah mereka dalam Kebenaran; firman-Mu adalah Kebenaran."
1. KEBAIKAN
Selanjutnya kita mau memeriksa ungkapan "kebaikan", dan ini juga menunjuk
kepada Elohim Yang Kekal yang memberikan hadiah yang sempurna kepada umat
manusia yang sebenarnya tidak pantas kita dapatkan, yaitu hadiah keselamatan.
Ingatkah anda dalam kitab Lukas 18:19 kita membaca demikian:
"Ada seorang pemimpin bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru yang baik, apa yang
harus aku perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari
pada Elohim saja."
Disini Yesus bukan berkata bahwa Ia bukan seorang baik, Yesus tidak pernah
berhenti menjadi Elohim Yang Kekal dan Ia mengetahui hati setiap orang.
Sedangkan pemimpin yang kaya ini hanya melihat Yesus sebagai guru yang baik
yang mentaati hukum-hukum Elohim sederajat dengan dirinya. Itulah sebabnya
Yesus menjawab seperti itu:
"... Tak seorangpun yang baik selain dari pada Elohim saja."
Jadi disini Tuhan sedang mengajarkan bahwa percaya kepada perbuatan-perbuatan
baik yang kita lakukan sendiri dengan mentaati hukum-hukum Taurat tidak dapat
memberikan kehidupan kekal. Walaupun kita telah berusaha untuk hidup sesempurna
mungkin kita masih membutuhkan Seorang Juruselamat untuk menebus upah dosa-dosa
kita. Dan
Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan keluar dari masalah dosa dan
memungkinkan kita untuk mendapat hidup yang kekal. Inilah kebaikan sejati yang
sesungguhnya, yaitu Elohim telah membayar harga yang sangat mahal untuk membuat
hadiah keselamatan tersedia bagi umat-Nya.
2. BERSUKACITA
Dalam Mazmur 106:5 kita membaca lagi demikian:
"supaya aku melihat kebaikan pada orang-orang pilihan-Mu, supaya aku
bersukacita dalam sukacita umat-Mu, dan supaya aku bermegah bersama-sama
milik-Mu sendiri."
Sukacita dari umat Tuhan yang dimaksud disini menunjuk kepada "kebahagiaan yang
tidak terhingga", dan sebenarnya orang-orang yang percaya akan bersukacita
untuk banyak hal. Akan tetapi pertama-tama kita tidak bersukacita atas
kekerasan, kejahatan atau ketidakadilan, kita akan bersukacita karena Kebenaran
yang ditegakkan, kita akan
bersukacita karena kasih setia Tuhan.
Dan yang paling penting kita akan bersukacita karena kita tidak akan pernah
lagi jatuh secara mengerikan ke dalam dosa sehingga kita tidak akan pernah lagi
merasa terancam dengan hukuman Neraka karena kita tidak akan pernah menjauh
dari Kristus. Untuk selama-lamanya di dalam kekekalan kita aman dan terlindungi
di dalam Kristus, dan Tuhan selalu berada di atas kendali. Inilah sukacita yang
kita dapatkan sebagai
orang-orang yang percaya.
Kitab Mazmur 5:11-12 berkata demikian:
"Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita, mereka akan
bersorak-sorai selama-lamanya, karena Engkau menaungi mereka; dan karena Engkau
akan bersukaria orang-orang yang mengasihi nama-Mu. Sebab Engkaulah yang
memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu
seperti perisai."
Ini adalah ayat yang sangat bagus sekali yang menyatakan bahwa kesetiaan
Tuhan-lah yang menyelamatkan kita, Dia-lah yang melindungi kita seperti
perisai. Dan tentu saja nama yang kita kasihi adalah nama Yesus karena itu
adalah nama Elohim yang terakhir sebagai Sang Juruselamat, yaitu nama yang
tidak tertandingi, seperti yang kita baca
dalam kitab Yesaya 43:3 demikian:
"Sebab Akulah TUHAN [Yehovah], Elohimmu, Yang Mahakudus, Elohim Israel, Juru
selamatmu ... "
Dan kitab Hosea 13:4 menegaskan demikian:
"Tetapi Aku adalah TUHAN [Yehovah], Elohimmu sejak di tanah Mesir; engkau tidak
mengenal Elohim kecuali Aku, dan tidak ada Juruselamat selain dari Aku."
3. BERMEGAH
Ayat yang paling baik untuk menjelaskan ungkapan "bermegah" kita temukan dalam
kitab Yeremia 9:23-24 yang kita baca demikian:
"Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena
kebijaksanaan nya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah
orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah
bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah
TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh,
semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN"
Untuk bermegah di dalam Tuhan adalah untuk memuliakan Tuhan saja, masalahnya
adalah sewaktu kita percaya bahwa pekerjaan-pekerjaan kita sendiri (dan ini
termasuk semua upacara ibadah) dapat menyelamatkan kita, atau memiliki andil
dalam penggenapan keselamatan, maka kita sedang memegahkan diri sendiri dan
bukan memegahkan Tuhan. Kita sedang berkata, "Wah, lihatlah karena saya telah
melakukan ini atau itu maka saya pantas untuk masuk ke dalam Surga." Akan
tetapi kemegahan yang
seperti itu sangatlah salah dimata Tuhan.
Kitab Roma 3:27-28 menyatakan sbb:
"Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa?
Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman [=Kristus]! Karena
kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan
hukum Taurat."
Ingatlah juga hanya iman Kristus yang dapat menyelamatkan kita, sedangkan iman
kita sendiri merupakan suatu bentuk dari "pekerjaan", seperti yang kita baca
dalam kitab 1 Tesalonika 1:3 demikian:
"Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan
pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Elohim dan Bapa kita."
Itulah sebabnya dalam kitab 1 Korintus 13:2 berkata demikian:
"Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala
rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang
sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku
sama sekali tidak berguna."
Jadi, Tuhan menekankan bahwa kita harus memberikan segala kemegahan, kemuliaan
dan kehormatan atas keselamatan hanya kepada Tuhan, seperti yang kita baca
dalam kitab 1 Korintus 1:28-31 demikian:
"dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Elohim, bahkan
apa yang tidak berarti, dipilih Elohim untuk meniadakan apa yang berarti,
supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Elohim.
Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Elohim telah menjadi
hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita. Karena itu
seperti ada tertulis:
"Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan."
Dan kitab 1 Korintus 4:7 bertanya demikian:
" ... apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau
memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak
menerimanya?"
Dan kitab Galatia 6:14 menetapkan demikian:
"Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus
Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia."
"O LORD, thou art my God; I will exalt thee, I will praise thy Name; for thou
hast done wonderful things; thy counsels of old are Faithfulness and Truth."
(Isaiah 25:1)
May the grace of the Lord Jesus Christ be with your spirit.
Group Email Addresses:
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
List owner: [EMAIL PROTECTED]