From: [email protected] NAMA-NAMA TUHAN
"Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan." (Roma 10:13) Di dalam Alkitab Tuhan memiliki banyak sekali nama-nama, dan nama-nama Tuhan ini bukanlah seperti nama manusia yang unik yang digunakan untuk membedakan orang yang satu dengan orang yang lainnya, tetapi nama-nama Tuhan ini adalah nama-nama yang menunjuk kepada sifat-sifat atau "karakter-karakter" dari satu-satunya Elohim Yang Kekal dan Maha Kuasa. Berikut ini adalah nama-nama Tuhan dan artinya: JEHOVAH JIREH - Tuhan menyediakan. "Dan Abraham menamai tempat itu: "YAHWEH menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung YAHWEH, akan disediakan (Jehovahjireh: that is, The Lord will see, or, provide)". (Kejadian 22:14) JEHOVAH NISSI - Tuhan Panji Kemenangan "Lalu Musa mendirikan sebuah mezbah dan menamainya: "Tuhanlah panji-panjiku! (Jehovahnissi: that is, The LORD my banner)" (Keluaran 17:15) JEHOVAH SHAMMAH - Tuhan Maha Hadir "Jadi keliling kota itu [Yerusalem baru] adalah delapan belas ribu hasta. Sejak hari itu nama kota itu ialah: YAHWEH HADIR DI SITU. (Heb. Jehovahshammah) " (Yehezkiel 48:35) JEHOVAH TSIDKENU - TUHAN keadilan kita. "Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya:YAHWEH -- keadilan kita (Heb. Jehovahtsidkenu)." (Yeremia 23:6) "Pada waktu itu Yehuda akan dibebaskan, dan Yerusalem akan hidup dengan tenteram. Dan dengan nama inilah mereka akan dipanggil: YAHWEH keadilan kita! (Heb. Jehovahtsidkenu)" (Yeremia 33:16) ** Catatan: Dalam bahasa aslinya kata "keadilan" dalam ayat ini sesungguhnya adalah kata "kebenaran", dan kita sudah mengetahui dengan pasti siapakah yang disebut sebagai Kebenaran di dalam Alkitab. Kitab Yohanes 14:6-7 mencatat demikian: "Kata Yesus kepadanya: "Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia." El ROI - Elohim Yang Melihat "Kemudian Hagar menamakan YAHWEH yang telah berfirman kepadanya itu dengan sebutan: "Engkaulah El-Roi." Sebab katanya: "Bukankah di sini kulihat Dia yang telah melihat aku? (Beerlahairoi: that is, The well of him that liveth and seeth me)" (Kejadian 16:13) El SHADDAI - Elohim Yang Maha Kuasa "Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka YAHWEH menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: "Akulah Elohim Yang Mahakuasa [El-Shadday - the Almighty], hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela." (Kejadian 17:1) IMANUEL - Tuhan beserta kita. "Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel [with us (is) God]" (Yesaya 7:14) "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" -- yang berarti: Elohim menyertai kita." (Matius 1:23) AKU ADALAH AKU ADA (The Great I AM) - Elohim yang selalu ada dari kekekalan yang lampau sampai kekekalan yang akan datang. "Lalu Musa berkata kepada Elohim: "Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Elohim nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? -- apakah yang harus kujawab kepada mereka?" Firman Elohim kepada Musa: "AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU [THE GREAT I AM] telah mengutus aku kepadamu." (Keluaran 3:13-14) "Sebab itu umat-Ku akan mengenal nama-Ku dan pada waktu itu mereka akan mengerti bahwa Akulah Dia yang berbicara, ya Aku [THE GREAT I AM]!" (Yesaya 52:6) YAHWEH ABRAHAM, ISHAK DAN YAKUB "Selanjutnya berfirmanlah Elohim kepada Musa: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: YAHWEH, Elohim nenek moyangmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun." (Keluaran 3:15) PENEBUS ISRAEL "Bukankah Engkau Bapa kami? Sungguh, Abraham tidak tahu apa-apa tentang kami, dan Israel tidak mengenal kami. Ya YAHWEH, Engkau sendiri Bapa kami; nama-Mu ialah "Penebus kami" sejak dahulu kala." (Yesaya 63:16) "Tetapi Penebus mereka adalah kuat; YAHWEH semesta alam nama-Nya. Tentulah Ia akan memperjuangkan perkara mereka, supaya Ia memberi ketenteraman kepada bumi, tetapi kegemparan kepada penduduk Babel." (Yeremia 50:34) YAHWEH SEMESTA ALAM "Sebab sesungguhnya, Dia yang membentuk gunung-gunung dan menciptakan angin, yang memberitahukan kepada manusia apa yang dipikirkan-Nya, yang membuat fajar dan kegelapan dan yang berjejak di atas bukit-bukit bumi -- YAHWEH, Elohim semesta alam, itulah nama-Nya." (Amos 4:13) "Tetapi Penebus mereka adalah kuat;YAHWEH semesta alam nama-Nya. Tentulah Ia akan memperjuangkan perkara mereka, supaya Ia memberi ketenteraman kepada bumi, tetapi kegemparan kepada penduduk Babel." (Yeremia 50:34) "Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, YAHWEH semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Elohim Israel, Ia disebut Elohim seluruh bumi." (Yesaya 54:5) YANG MAHA KUDUS "Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk."(Yesaya 57:15) RAJA DAMAI "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat, Ajaib, Elohim yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai." (Yesaya 9:6) MELKISEDEK - Raja kebenaran dan Raja damai sejahtera (yaitu perdamaian rohani antara manusia dengan Elohim). "Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera." (Ibrani 7:2b) AJAIB "Tetapi jawab malaikat YAHWEH [yaitu Elohim sendiri] itu kepadanya: "Mengapa engkau juga menanyakan nama-Ku? Bukankah nama itu ajaib?" (Hakim 13:18) YOSUA Nama Yesus dalam Perjanjian Baru adalah nama yang sama dengan nama Yosua dalam Perjanjian Lama, yaitu seorang Pemimpin besar dari bangsa Israel. MIKHAEL - Siapakah yang seperti Elohim? "Pada waktu itu [yaitu pada masa akhir zaman] juga akan muncul Mikhael [yaitu Yesus dalam bentuk Roh], Pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu [Israel]; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar [yaitu masa siksaan yang dahsyat - Markus 13, Matius 24, Lukas 21], seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu." (Daniel 12:1) YANG SETIA DAN YANG BENAR "Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil." (Wahyu 19:11) RAJA SEGALA RAJA "Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan." (Wahyu 19:16) "Sebab YAHWEH [yaitu Yehovah] adalah Elohim yang besar, dan Raja yang besar mengatasi segala Elohim."(Mazmur 95:3) YEHOVAH - JURUSELAMAT "Aku, Akulah TUHAN [Jehovah] dan tidak ada Juruselamat selain dari pada-Ku." (Yesaya 43:11) "Beritahukanlah dan kemukakanlah alasanmu, ya, biarlah mereka berunding bersama-sama: Siapakah yang mengabarkan hal ini dari zaman purbakala, dan memberitahukannya dari sejak dahulu? Bukankah Aku, YAHWEH ? Tidak ada yang lain, tidak ada Elohim selain dari pada-Ku! Elohim yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku!" (Yesaya 45:21) YESUS - JURUSELAMAT "Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan MENYELAMATKAN umat-Nya dari dosa mereka." (Matius 1:21) "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" (Lukas 2:11) "Dan katakanlah: "Selamatkanlah kami, ya YAHWEH Elohim, Penyelamat kami, dan kumpulkanlah dan lepaskanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yang kudus, dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu." (1 Tawarikh 16:35) "Ia [yaitu Daud] berkata: "Ya, YAHWEH, bukit batuku, kubu pertahananku dan Penyelamatku, Elohimku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku, tempat pelarianku, juruselamatku; Engkau menyelamatkan aku dari kekerasan." (2 Samuel 22:2-3) NAMA YANG BARU "Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Elohim-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Elohim-Ku, nama kota Elohim-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Elohim-Ku, dan nama-Ku yang baru. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat." (Wahyu 3:12-13) NAMA DI ATAS SEGALA NAMA "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Elohim, tidak menganggap kesetaraan dengan Elohim itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Elohim sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," [hal ini akan terjadi pada hari kiamat - Mazmur 22:29] bagi kemuliaan Elohim, Bapa! (Filipi 2:5-11) "dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya, yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga, jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang." (Efesus 1:19-21) "Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku [Kristus], supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita." (Yohanes 17:11b) "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [yaitu Kristus], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." (Kisah Para Rasul 4:12) Jadi di dalam Alkitab Elohim menyebut diri-Nya sendiri dengan berbagai macam nama atau sebutan, dan nama Elohim yang terakhir adalah "Yesus Kristus", yaitu nama-Nya sebagai Sang Juruselamat. Itulah sebabnya dalam kitab 1 Korintus 6:11 kita membaca demikian: "Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Elohim kita." Dan kitab 1 Yohanes 3:23 memerintahkan demikian: "Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita." Dan kitab 1 Yohanes 5:13 menambahkan demikian: "Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Elohim, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal." Dan akhirnya dalam kitab Yohanes 14:26 Tuhan Yesus berkata demikian: "tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku [yaitu nama Yesus], Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu." "Heaven and earth shall pass away, but My words shall not pass away" (Matthew 24:35) ================================================ From: [email protected] Sistem Keuangan Dunia Keuangan Dunia Saat ini krisis keuangan berkepanjangan, terutama di Amerika Serikat menghasilkan dampak krisis untuk berbagai negara di dunia. Walaupun sistem di dunia ini sangatlah baik, namun tidaklah dapat dikatakan sempurna, karena di dalamnya terdapat berbagai spekulasi dari bagian-bagian yang berkepentingan di dalamnya. Kita hidup di dalam sistem dunia ini dan kita menggunakan sistem yang ada, tetapi kita sesungguhnya bukanlah berasal dari dunia ini karena kita adalah warna negara Kerajaan Elohim yang memiliki sistem keuangan sendiri seperti yang dikatakan oleh Tuhan kita Yesus Kristus yang telah menebus kita dari sistem sebelumnya ke sistemNya yang kekal: Matius 6.19-21: 19"Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. 20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. 21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. Jatuhnya sistem keuangan yang ada seringkali disebabkan oleh apa yang disebut dengan hutang. Dapatkah saudara bayangkan bila si A meminjam uang dari B, ternyata uang si B adalah hasil pinjaman dari C, C dari D, D dari E, lalu si E adalah hasil pinjaman dari si A, siklus dapat berulang kembali tanpa batas. Bila hal itu terjadi beberapa kali sesungguhnya kelihatan bahwa uang mereka banyak sekali padahal sesungguhnya uang-uang itu saja yang berputar, hanya perputarannya beberapa kali. Inilah yang disebut dengan lingkaran setan hutang. Karena salah satu pihak di dalamnya tidak dapat membayar, bangkrutlah kelompok tersebut. Dan tampaknya hal ini yang sedang terjadi sekarang ini. Perusahaan yang bisa bertahan terus dalam dunia, adalah perusahaan yang tidak berhutang sehingga memiliki kewajiban untuk membayar. Sewaktu saya bekerja di perusahaan di Jakarta bernama Berca Hardayaperkasa, pada waktu itu terjadi krisis ekonomi di Indonesia. Beberapa perusahaan mulai berguguran dan bangkrut, dan banyak perusahaan yang mengalami masa sulit. Tetapi Berca tidak terpengaruh, malahan mendapatkan keuntungan di dalam krisis. Suatu hari pemiliknya datang dan mengatakan bahwa perusahaan tidak begitu terpengaruh karena perusahaan itu tidak memiliki hutang yang berarti sehingga memiliki kewajiban untuk membayar. Semua Kebenaran Saling Berhubungan Semua kebenaran saling berhubungan (All Truth Is Parallel - A TIP) dapat terlihat di dalam kata hutang yang juga diterjemahkan dengan kesalahan di dalam Matius 6.12: ... dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; ... dalam Doa Bapa Kami. Bila diterjemahkan dari bahasa Inggrisnya menjadi: ... dan ampunilah kami akan hutang kami, seperti kami juga mengampuni orang yang berhutang kepada kami; ... Jelaslah bahwa hutang dan kesalahan memiliki pengertian yang dekat sekali. Jadi orang yang berhutang adalah orang yang memiliki banyak kesalahan. Dalam pengertian bebas artinya makin banyak kita berhutang makin bersalahlah kira. Makanya kita harus men ghindari apa yang disebut hutang. Berdasarkan bahasa Yunaninya yang di ambil dari The New Strong's Expanded Exhaustive Concordance of the Bible, kata hutang tersebut adalah opheilema (3783) yang artinya sesuatu yang harus dibayar, secara moral berarti kesalahan, lebih nyata dipakai sebagai (1) secara harafiah, sesuatu yang secara hukum harus dibayar, Roma 4.4; (2) secara penggambaran, dari dosa sebagai "hutang," karena dosa menuntut penebusan, dan karena itu harus membayar dengan cara dihukum, Matius 6.12. Bukankah kebenaran itu saling berkaitan? Inilah juga yang dimaksudkan Tuhan Yesus pada saat Dia berkata dalam Matius 18.32-35: 32Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku. 33Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau? 34Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya. 35Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu." Sesungguhnya hutang dan kesalahan memiliki kesamaan arti (berhubungan/paralel), dan Tuhan mengetahui hal itu, sehingga pada tahun ke 50 diadakan tahun pembebasan hutang untuk orang-orang Israel sehingga lingkaran setan hutang dipatahkan. Inilah yang disebut Tahun Pembebasan (Jubilee), sesuai dengan Imamat 25 dengan 12 ketentuan: - Hitunglah 7 kali tahun sabat - 49 tahun (ayat 8). - Pada akhir musim menuai, di=2 0tahun ke 49 pada hari raya penebusan (hari ke 10 bulan Oktober.) engkau harus membunyikan terompet ke seluruh negeri (ayat 9) - Engkau harus memisahkan tahun ke 50 dan memproklamirkan kebebasan kepada semua penduduk (ayat 10) - Itu akan menjadi tahun pembebasan untuk engkau (ayat 10-13) - Setiap orang akan kembali ke miliknya sendiri - Setiap orang akan kembali ke keluarganya sendiri - Engkau janganlah menabur, tuailah apa yang tumbuh dengan sendirinya, atau kumpulkanlah anggur dari kebun anggur yang tidak dirawat (ayat 11) - Tahun pembebasan adalah kudus bagi engkau (ayat 12) - Engkau akan makan dari kelebihan dari ladang - Jika engkau membeli atau menjual apapun engkau harus memperhitungkan jumlah tahun-tahun setelah pembebasan (ayat 14-17) - Engkau jangan menindas sesamamu - Engkau harus takut kepada Tuhan dalam segala urusanmu Demikianlah tahun pembebas itu diadakan supaya tidak terjadi krisis ekonomi seperti yang sedang terjadi sekarang ini. Bila orang Israel menuruti hukum ini, maka mereka akan diberkati melebihi bangsa-bangsa lain dan ternyata memang mereka melakukannya dan mereka mendapatkannya. Sebagai Israel rohani yang telah ditebus oleh Kristus Yesus, satu pernyataan sederhana yang harus kita praktekkan adalah janganlah membiasakan diri untuk berhutang, atau bahkan lebih parah lagi tidak mau membayar hutang. Karena kuasa kegalapan akan menuntutnya daripadamu. Namun puji Tuhan, setelah penebusan, bila kita mengaku kesalahan kita maka hutang kita dibayar lunas (1Yohanes 1.9), betapa luar biasanya pene busan Tuhan, jangan kita sia-siakan apalagi dianggap remeh. Dalam hal ini tidak berarti kita tidak boleh berhutang, tapi kita perlu menghitung hutang kita supaya tidak melebihi kemampuan kita untuk membayar, karena bila kita tidak bisa membayar, kebangkrutan dapat terjadi. Ini juga yang dialami oleh beberapa perusahaan besar pada saat ini. Bila ada saudara kehilangan sebagian uang saudara dalam sistem keuangan yang ada, perlu saudara ketahui bahwa telah dikatakan di dalam Firman Tuhan bahwa sistem di dunia ini akan berlalu, tetapi Firman Tuhan akan tinggal tetap. Bersandarlah di dalam sistem yang kekal, walaupun kita hidup dalam sistem yang tidak kekal. Sumber: http://aetos.gregoreo.org/articles/Sistem%20Keuangan%20Dunia.html With Sincerity, Wisin ================================================ From: Lusi "Antara Tuhan, Mencinta dan Dicintai" Ketika Aku kirimkan padamu seorang teman, Aku tidak memberikan seseorang yang sempurna karena engkau pun tak sempurna. Aku mempertemukanmu dengan teman-teman yang sama denganmu, sehingga kalian dapat saling mengisi, berbagi dan bertumbuh bersama. Jika kamu memancing ikan, ketika ikan itu terikat di mata kail, hendaklah angkat dan jagalah ia dengan baik. Janganlah sesekali kamu lepaskan ia begitu saja... Karena ia akan sakit oleh karena ketajaman mata kailmu. Begitulah juga dalam kehidupan. Janganlah kamu banyak memberi banyak pengharapan kepada seseorang, bila memang rasa itu tak pernah ada. Ketika kamu menyukai seseorang dan ia mulai menyayangimu, hendaklah kamu bisa menjaga hatinya. Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja. Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat... Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu teguh. tapi cukupkan sebatas apa yang kamu perlukan. Karena bila sekali ia retak, akan sukar bagimu untuk menjadikannya kembali seperti semula. Akhirnya kamu akan kecewa dan ia akan dibuang. Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya. Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa. Anggaplah ia manusia biasa. Sehingga apabila ia melakukan kesilapan maka akan lebih mudah bagi kamu untuk menerima ketidak sempurnaannya dan memaafkannya. Berbagilah kasih, berusahalah saling menerima dan peliharalah sifat mudah memaafkan, dengan demikan persahabatan menjadi lebih indah. Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi yang pasti baik, putih dan sehat untuk dirimu, mengapa kamu harus berlengah dan mencoba mencari makanan yang lain? Begitu juga ketika kamu bertemu dengan seorang yang membawa kebaikan kepada dirimu, menyayangimu, mengasihimu dengan tulus dan sepenuh hati, mengapa kamu harus berlengah dan mencoba membandingkannya dengan yang lain? Ingatlah jangan pernah mengejar kesempurnaan, karena kelak, kamu akan kehilangan yang terbaik yang sudah kau raih dan kamu akan menyesal. Ya Tuhan, terima kasih bisikan indahmu. Aku mohon ya Tuhan, ketika aku menyukai seorang teman, tolong ingatkanlah aku bahwa di dunia ini tak akan pernah ada sesuatu yang abadi. Pada masanya, segala sesuatu itu pasti akan berakhir. Sehingga ketika seseorang meninggalkanku, aku akan tetap kuat dan tegar karena aku bersama Yang Tak Pernah Berakhir, yaitu cinta Mu ya Tuhan.. Orang bijak berucap mencintai seseorang adalah keharusan Dicintai seseorang adalah kebahagiaan Tapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah segalanya.

