---------- Forwarded message ----------
From: Yeny Go Date: 2009/1/18
Subject: [kkmgpo] would you help baby Samuel by sending this email to any 
foundation ?
To: kkm gpo, kkm , Sekolah Minggu mailing list, Miling list Parents KA  

 
Teman teman yang terkasih, 
Ini ada email mengenai seorang baby Samuel yang membutuhkan bantuan kita. 
Tujuan saya memforward email ini, mungkin ada teman teman yang mengetahui ada 
pihak pihak yang bisa membantu dan mungkin dari kita juga ada yang tergerak 
untuk membantu baby Samuel ini. 
Teman-teman boleh memforward email ini kepada siapapun yang dirasa mungkin bisa 
ikut membantu. 

Thank you 
Tuhan memberkati,





Dear teman-teman semua,

Syalom, Hi semua. Terima kasih banyak untuk dukungan dalam doa, dana dan semua 
bantuannya.Ini waktu paling berat dalam hidup kita sekeluarga.Bersyukur ada 
teman-teman semua. 

Liver Sam stabil dan masih di kemo tiap minggu. Dokter belum kasih dia coba 
nafas pake home BIPAP karena seting bantuan nafas di mesin ventilator rumah 
sakit yang Sam pakai masih tinggi.Sam terlihat segar.Dia mulai belajar duduk 
perlahan-lahan pake car seat di atas ranjang ICU.Hanya dokter masih tetap belum 
bisa tahu kapan dia bisa keluar dari rumah sakit.
Kita percaya, Tuhan Yesus sudah sembuhkan Samuel. Kami bersyukur karena Tuhan 
telah memberi Rhema kesembuhan atas Samuel.So let's praise Him. God is working 
on him.
 
Permohonan email ini ada dalam 2 bahasa : Inggris n Indonesia. Teman2 tinggal 
copy dan paste aja. Thank you buat bantuan dan waktunya mengirimkan email ini 
ke yayasan-yayasan. Dengan bantuan teman-teman, aplikasi permohonan bantuan ini 
bisa dengan cepat mencapai banyak pihak.Tanpa bantuan ini, kami benar-benar 
terbatas banget yang bisa kita lakukan.Satu hari paling 2 yayasan yang kami 
bisa approach selain musti urusan dengan pihak dokter ICU, memberi terapi pada 
Sam supaya ngejar perkembangannya dan urusan dengan keuangan rumah sakit.

"Mintalah, maka akan diberikan padamu.." Terima kasih teman-teman untuk ambil 
bagian dalam usaha kami 'meminta'. Kami percaya, Tuhan pasti akan membuka jalan 
asal kita tidak berharap pada manusia, tapi berharap padaNya. Dia 
bakal menggerakkan dan memampukan pihak mana yang akan Dia pakai jadi alatNya 
untuk membantu Sam. Kami berdoa juga bagi semua teman-teman agar kasih karunia 
dan berkat Tuhan berlimpah-limpah atas teman-teman semua. Terima kasih banyak 
udah support begitu besar saat kami lagi dalam kesusahan ini
God bless you all

Hellen & Rihard



So, here is the email to be forwarded :

IN ENGLISH

Samuel Ryan Raozen
6 month old Indonesian baby boy
Hepatic / Liver Blood Vessel Tumor with Tracheostomy
PICU, ward 46 A room no 9
NUH Ref Number : XJ 3154931
National University Hospital
Singapore 

Dear Sir/Madam,

My name is Hellen Muliawan from Indonesia. I am writing you on behalf of myself 
and my husband Richard Raozen, pleading for your consideration to help our 
second child, 6 months old baby Samuel Ryan Raozen.  He is diagnosed with a 
rare disease, namely Hepatic Hemangioendothelioma.  It is a tumor of blood 
vessels that makes his liver to swell to almost a size of adult's. Since it is 
a rare desease in the world, Samuel case become their first experience on 
handling  Hepatic Hemangioendothelioma. Since 17 August 2008 Samuel has been 
treated at the Pediatric ICU at National University Hospital , Singapore .  
Initially he was treated for 2 weeks in Indonesia, our country of residence, 
where the doctors mistaken his symptoms for viral infection and treated him as 
they deemed appropriate.  Upon realizing the misdiagnosis, they recommended us 
to take Sam to the hospital in Singapore, hoping that the more experienced 
doctors and medical procedures there
 could help Sam recover from his condition. 

The latest medical report indicates Sam's swollen liver consumes his abdomen 
space, causing congestive cardiac failure, respiratory distress, hypotyroidsm 
and bronchomalacia due to airway pressed by enlarged cardia.The doctors did 
some sucessfull embolisation on his liver and administer chemoteraphy every  
week. We are glad that Samuel's liver is now stable as it gives good response 
on chemo and medication.Clinically he has a good progress. The doctor would 
like to maintain Samuel stable condition since this kind of  tumor will regress 
itself when baby reach 12 or 18 months old! Although this period of life is 
critical, unlike cancer ,once the baby get through this period, he will totally 
recovered without any possibility of tumor recurrence.

Mid November Samuel has been discharged from PICU and we stay in our relative 
house in Singaporeusing rental machines as Samuel is now using tracheostomy. 
Unfortunately he was admitted back to NUH at 3 Dec 2008 due to emergency 
desaturation ( baby turning blue, O2 level and heart beat dropped ). That time 
we would not admit him back to hospital due to financial difficulties, but 
after it happened for the third time on the same day, finally we gave up . We 
called doctor and 995 after doing the third CPR.Sam was brought back to ICU by 
ambulance. They suspect of lungs infection but now he is getting better day by 
day. We have urged doctors to discharge the baby on the second week but they 
refused due to Samuel breathing condition. They told us that they also want to 
avoid Samuel getting another episode of desaturation as doing CPR is not always 
turn to be sucessful.They said Samuel is lucky that he could get through couple 
times of CPR and one
 resucitation episode without having damage on his organs.

In attempt to come up with the costs for Samuel's medical care, we have 
exhausted all our resources up to the point of placing our only house in 
Indonesia as collateral for the loan (with an interest rate of 12.5% apr).This 
is the fastest way of getting cash to pay the hospital than selling the house 
in this time of global crisis. We also borrowed a lot of money from relatives. 
We are willing to give up any thing to help our baby Samuel but we are now at 
the end of the line.  So far, we have paid total of SGD 100,000 to the 
hospital and we have at least SGD 90,000 of debt to hospital.

The hospital want us to pay another SGD 40,000 on 8 months which is very 
difficult for us to meet.And the rest of the bill to be paid before discharge. 
The hospital finance would like us to meet them end of this week to report of 
what we have been done to pay the bill.

Richard is working for the family printing business getting monthly income of 
IDR 10 million ( at about SGD 1400 ) and Hellen run home industry by setting 
our home garage as kids photo studio & photo designer with average monthly 
profit of IDR 2.5 million ( at about SGD 300 ). 

We are pleading to you to please consider to help baby Samuel with his medical 
costs.Samuel is a very strong baby boy and he is struggling with the 
desease.The baby cannot fight it alone.He need every help we can give.As this 
goes beyond our financial capability, we come to you for help.Any amount will 
be a great help for the baby. And surely we will provide you with any medical 
and/or financial statements that you would require in reviewing our case. 

In closing, we would like to thank you for your time and we are looking forward 
to hearing from you soon.

Respectfully yours,

Richard and Hellen Raozen
Jln. Batununggal Mulia 2 no 18    
Bandung - Indonesia

Richard Phone : +62 - 22- 7514465 /            +62818614405              ( 
Indonesia )

Hellen Phone :            +65 - 98078281            ( Singapore )

email address : [email protected]
or [email protected]

Up to now ( 16 January 2008 ) Samuel is still in PICU, ward 46 A , main 
building, National University Hospital in Singapore


IN INDONESIA

Samuel Ryan Raozen
NUH Ref Number : XJ 3154931
6 bulan bayi laki-laki Indonesia dengan Liver Hemangioendothelioma dan Gagal 
Jantung

Samuel adalah bayi usia 6 bulan yang didiagnosa dengan Hepatic / Liver 
Hemangioendothelioma ( ketidaknormalan/ tumor  pembuluh darah ) yang 
menyebabkan jantungnya menjadi bengkak dan membuat Samuel memerlukan bantuan 
pernafasan dengan mesin ventilator.

Saat berusia 1 bulan, Samuel  terlihat dengan perut membesar dan sesak 
napas.Beberapa test yang dilakukan tidak memperlihatkan diagnosa penyakitnya 
secara tepat sehingga ia dirawat dengan pengobatan untuk virus dan bakteri. Tgl 
17 Agustus 2008 , ia di evakuasi ke National University Hospital di Singapore 
dengan alat ventilator setelah tim evakuasi medis menemukan Samuel kesulitan 
bernafas dan mengalami pembengkakan jantung.

Dalam pemeriksaan di NUH, terlihat ia mengalami gagal jantung dan pembesaran 
liver dimana liver mencapai 10 cm dari margin kanan ( batas liver normal 
sekitar 3 cm ).Ini hampir sebesar ukuran liver orang dewasa ! Dia juga mem 
iliki tumor kecil ( hemangioma ) di punggung.Akhirnya diperoleh diagnosa bahwa 
ia mengalami Hepatic Hemangioendothelioma dengan pembengkakan jantung.
Echocardiografi memperlihatkan bahwa jantungnya normal hanya ia membengkak 
dikarenakan harus bekerja keras untuk menyuplai pembuluh darah yang sangat 
banyak di liver.

Setelah mencoba dengan beberapa obat  dan melakukan embolisasi dengan banyak 
koil di pembuluh darah liver, terlihat bahwa akhirnya liver Samuel memberikan 
respon yang baik terhadap kemoterapi dan obat propanolol.Tumor di punggungnya 
sudah hampir hilang dan livernya mencapai kondisi yang stabil.

Secara klinis Samuel mengalami kemajuan yang baik namun ia sulit dilepaskan 
dari mesin bantu napas ventilator. Setelah dilakukan bronchoscope , terlihat ia 
mengalami bronchomalacia parah yang sangat mungkin disebabkan oleh tertekannya 
saluran napas oleh jantung yang membengkak. Akhirnya Samuel dipasang 
tracheostomi di leher dimana ia bernafas dengan bantuan mesin ventilator 
melalui lubang kecil di leher.

Pertengahan November 2008,Samuel diperbolehkan keluar dari rumah sakit untuk 
rawat jalan. Selama rawat jalan, ia masih bernafas dengan bantuan mesin-mesin 
napas yang disewa. Ia juga menerima makanan melalui selang yang disalurkan dari 
hidung ke lambung / ususnya dengan bantuan mesin feeding pump yang juga 
disewa.Samuel selalu diawasi 24 jam dengan layar monitor khusus. Selama rawat 
jalan, kami tinggal di rumah famili di Singapore mengingat Samuel masih terus 
memerlukan cek up dan kemoterapi 1 minggu sekali. Beberapa kali Sam masih harus 
kembali menginap di ICU karena dugaan serangan infeksi.

Terakhir tgl 3 Desember 2008  ia terpaksa dilarikan ke ICU lagi dengan ambulan 
karena hari itu  ia mengalami 3 kali desaturasi dimana bayi menjadi biru, level 
Oksigen tubuhnya turun dan denyut jantungnya melemah. Dokter menduga ia 
mengalami infeksi paru-paru yang membuat dahaknya mengental dan beberapa kali 
menyumbat saluran napasnya.Kondisi Samuel kini lebih baik namun masih 
memerlukan perawatan lebih lanjut. Dokter ingin terus menjaga kondisi stabil 
Samuel dengan obat dan kemoterapi sampai ia berusia 12 - 18 bulan dimana pada 
usia ini tumor jenis ini akan mulai menyusut dan menghilang dengan sendirinya.

Walaupun pihak keluarga telah berargumentasi beberapa kali, tim dokter tetap 
belum mengijinkan Samuel keluar dari ICU.Dokter berpendapat dengan dipasangnya 
tracheostomi di leher, Samuel yang masih bayi tidak dapat dirawat di ruangan 
biasa dimana pengawasan tenaga medis tidak mencakup 24 jam sehari.Mereka tidak 
dapat memperkirakan berapa lama lagi Samuel harus di ICU.

Kami tidak pernah mengira bahwa Samuel harus dirawat begitu lama di ICU.Karena 
ini merupakan pengalaman pertama tim medis di Singapore ini untuk merawat 
Hemangioendothelioma di liver, dokter pun membantu kami dengan mencoba 
melakukan perawatan yang efisien dan mencarikan bantuan dana melalui staff 
social worker rumah sakit.

Total tagihan Rumah Sakit kini telah mencapai SGD 230,000 lebih.Kami telah 
membayar sekitar SGD 100,000 dan yayasan JC di Singapore turut membantu SGD 
40,000, menyisakan hutang minimal SGD 90,000. Pihak rumah sakit meminta agar 
kami melunasi sisa tagihan rawat inap yang pertama  sejumlah SGD 40,000 dalam 8 
bulan. Mereka juga menginginkan agar kami membayar tagihan selanjutnya 
secepatnya.

Kami mengupayakan segala hal untuk dapat membayar tagihan rumah sakit yang 
terus melambung ke angka-angka yang tak pernah kami bayangkan sebelumnya. Kami 
menjaminkan satu-satunya rumah kami di bank untuk mendapatkan uang pembayaran 
untuk rumah sakit.Ini adalah cara tercepat dibandingkan dengan mencoba menjual 
rumah di masa krisis ekonomi sekarang ini. Kami meminjam banyak uang dari pihak 
keluarga.Tidak sedikit pula saudara-saudara dan teman-teman yang membantu.Hanya 
tetap saja semua yang kami upayakan tidak mencukupi untuk membayar tagihan yang 
ada. 

Akhir minggu ini pihak rumah sakit ingin kami kembali melapor ke bagian 
keuangan mengenai perkembangan dana yang bisa kami kumpulkan. Dalam kebingungan 
kami, kami bertekad akan terus berusaha dan berdoa. Kami percaya Tuhan 
menyembuhkan Samuel. Bagian kami adalah berusaha terus mencari bantuan untuk 
menutupi biaya yang diluar jangkaun kami ini.

Sebagai penutup, kami ucapkan banyak terima kasih untuk waktu dan perhatiannya. 
Apabila ada pihak yang memerlukan surat keterangan medis ataupun financial, 
kami akan menyediakannya sebagai bahan pertimbangan. 

Richard and Hellen Raozen
Jln. Batununggal Mulia 2 no 18    
Bandung - Indonesia

Richard Phone : +62 - 22- 7514465 /            +62818614405              ( 
Indonesia )

Hellen Phone :            +65 - 98078281            ( Singapore )

email address : [email protected]
or [email protected]


 
ADDITIONAL NOTE :
These few days we got some enquires regarding Samuel and our account numbers.
Please visit Samuel blog at www.babysamuel-richardraozen.blogspot.com
Our friend help us making the blog this week.We are still working on it to edit 
the data and add some pictures. There will be links to Samuel medical record 
and conference review from Boston Children Hospital, our source of second 
opinion. 

And should anyone would like to make a direct transfer , below are our account 
numbers :
in Indonesian Rupiah :
Bank Name         : BCA
                            Batununggal Branch
                            Bandung, Indonesia
Account Name    :  RICHARD
Account No.        : 84700 25 400

in SGD :
Bank Name        : DBS
                            6 Shenton Way
                            DBS Building
                            Singapore 068809
Swift Address     : DBSSSGSG
Account Name    : HELLEN MULIAWAN
Account No.        : 006 - 3 - 052184

We are thanking you in advance for those who anonymously donate to Samuel.But 
for those who would like us provide any other financial / medical information 
for your review, please contact us. 


      Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/sg/

Kirim email ke