From: Yollie Wauran 

Renungan Pagi, 

Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya:
"Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
Jawab mereka: "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba 
siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?"
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang 
berbuat dosa, adalah hamba dosa. ( Yohanes 8:31-34 )
-------------------------------------------------
KS-ILT
Yoh 8:31 Kemudian YESUS berkata kepada orang-orang Yahudi yang telah percaya 
kepada-Nya, "Jika kamu tetap tinggal di dalam firman-Ku, kamu adalah 
benar-benar murid-murid-Ku.
8:32 Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan 
kamu."
8:33 Mereka menjawab kepada-Nya, "Kami adalah keturunan Abraham, dan kami belum 
pernah diperhamba siapa pun. Bagaimana Engkau mengatakan: Kamu akan merdeka?"
8:34 YESUS menjawab kepada mereka, "Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu 
bahwa setiap orang yang berbuat dosa adalah hamba dosa.

Kadang ...... Hal serupa pula yang kita rasakan .....

Aku kan mengenal Tuhan ..... Aku kan pengikut Kristus .....
Aku kan orang Kristen ..... Aku kan anak-Nya ....... Aku kan sudah ditebus .....

Memang benar ..... Tetapi ...... Benarkah kita sudah "merdeka" ..... ?
Atau ..... Masih banyak ikatan dosa yang membelenggu kita ..... ?

Tak bisa lepas dari omong kotor ..... Tak bisa lepas dari "cinta uang" .....
Tak bisa lepas dari perselingkuhan ..... Tak bisa lepas dari ........
Ya ..... Mungkin kita sendiri yang dapat melengkapinya .....

Kita memang percaya pada-Nya ......
Namun ..... Sudahkah kita tetap dalam firman-Nya ..... ? 
================================== 
Renungan Pagi, 

Moleklah pipimu di tengah perhiasan-perhiasan dan lehermu di tengah 
kalung-kalung. ( Kid. 1:10 )
--------------------------------------------------
Kid 1:10 Pipimu molek dengan perhiasan-perhiasan, dan lehermu dengan kalung 
emas.

Yang molek ..... Bukanlah perhiasannya ...... Namun pipinya ......
Yang molek ..... Bukanlah kalungnya ...... Tapi lehernya ......
Memang ...... Perhiasan menambah keindahannya .....
Namun ..... Adakah kita menyadarinya .....?

Ada satu keindahan ...... Ada satu kecantikan ...... 
Yang terpancar dari dalam .....
Dan ..... Bukan sekedar polesan dari luar .... ?
===================================== 

Renungan Pagi, 

Lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau, bagaikan merpati 
matamu. Lihatlah, tampan engkau, kekasihku, sungguh menarik; sungguh sejuk 
petiduran kita. ( Kidung Agung 1:15-16 )
-----------------------------------------------
Kid 1:15 Lihatlah, betapa cantiknya engkau, kekasihku, sungguh engkau cantik, 
matamu bagaikan mata merpati.
1:16 Lihatlah, engkau cantik kekasihku, sungguh menyenangkan. Juga tempat tidur 
kita mewah.

Masihkah kita bisa temukan ...... Sesuatu yang indah .....
Sesuatu yang menarik ..... Dari orang yang kita kasihi ..... ?
Dari isteri kita .... ? Dari suami kita ..... ?

Atau ..... Kita hanya temukan ketidakberesan ...... ? Kejelekan ..... ? 
Kekurangan ..... ?

Coba mari kita renungkan ...... Jangan - jangan ......
Bukan dia yang berubah ...... Tetapi ..... Justru kita yang sudah berubah .....
====================================== 
Renungan Pagi, 
....
Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.
Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah 
berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa 
nafsumu. ( Yakobus 4:2-3 )
-------------------------------------------------
Yak 4:2 Kamu mengingini dan kamu tidak memperolehnya, kamu membunuh dan kamu 
cemburu dan kamu tidak mampu menggapainya, kamu bertengkar dan berperang, 
tetapi kamu tidak memperolehnya karena kamu tidak meminta.
4:3 Kamu meminta tetapi kamu tidak menerima, sebab kamu meminta dengan jahat, 
bahwa kamu akan menghamburkannya dalam kesenanganmu.

Persoalannya ..... Bukan hanya berdoa atau tidak berdoa ......
Bukan pula hanya soal ..... Apa yang kita minta dalam doa .....
Namun juga ..... Untuk apa kita minta itu dalam doa .....

Mari kita renungkan ..... Apakah kita .....
Sudah memperoleh apa yang kita inginkan ..... ?

Bila belum ..... Sudahkah kita berdoa untuk itu ..... ?
Juga ..... Apa yang kita minta dan doakan ..... ?
Juga .... Untuk apa ..... ?

Adakah itu ..... Akan lebih mendekatkan kita pada Tuhan ..... ?
Atau lebih ke arah ..... Pemuasan hawa nafsu belaka ..... ?

Lalu ..... Masihkah kita akan teriak pada Tuhan : .....
"Tuhaa ...aan .... " "Mengapa doaku tidak Engkau kabulkan ..... ?"
==================================== 
Renungan Pagi, 

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar.
Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. ( Markus 1:35 )
----------------------------------------------------
Mar 1:35 Dan pagi-pagi benar, selagi masih gelap, setelah bangun, Dia keluar, 
dan pergi ke tempat yang sunyi, dan di sana Dia berdoa.

Pernah kita terbangun pagi-pagi .... Saat kita sebenarnya masih ingin tidur ... 
?
Mungkin itu karena anak tetangga .....
Mungkin itu suara motor lewat .....
Mungkin itu karena kegaduhan didekat kamar kita .....

Kita dikagetkan .....
Apa yang kita lakukan ..... ? Ngomel kah ..... ? Mengumpat ..... ?

Atau ..... Mengucap syukur telah bangun pagi ..... Waktu hari masih gelap .....
Dan ..... Berdoa ...... ?

Ada pertanyaan buat kita ..... Masih ingatkah kita akan Tuhan .....
Saat kita merasa kesal ..... ?

Masih ingatkah kita ..... Bahwa kita ini anak-anak-Nya .....
Saat kita dibuat jengkel ..... ?
======================================== 
Renungan Pagi, 

Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu 
yang ada. Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar,
sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang. ( 
Kolose 4:5-6 )
--------------------------------------------------
Kol 4:5 Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap mereka yang di luar, seraya 
memanfaatkan waktu.
4:6 Biarlah perkataanmu selalu ada dalam anugerah, bagaikan dibumbui oleh 
garam, supaya kamu tahu bagaimana seharusnya memberi jawab kepada setiap orang.

Kata-kata penuh kasih ..... ? Tidak hambar ..... ? 
Kepada setiap orang ..... ? Ya ..... !
Juga orang yang membenci kita ..... ? Ya .... !
Juga orang yang menuduh kita ..... ? Ya ..... !
Juga orang yang melukai hati kita ..... ? Ya ..... !
Juga kepada orang yang memfitnah kita ..... ? Ya ..... !

Mungkin ..... Kita tidak sempat ..... Membacakan satu ayat firman Tuhan .....
Buat mereka ..... Mungkin ..... Kita tidak sempat ....
Mengenalkan siapa Yesus pada mereka .....

Namun ..... Setidaknya ...... Mari kita beri kesempatan pada mereka .....
Untuk melihat kasih ..... Yang ada pada kita .....
========================================== 

Renungan Pagi, 

Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulupun 
tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mupun tidak,
sebab aku berat mulut dan berat lidah."
Tetapi TUHAN berfirman kepadanya: "Siapakah yang membuat lidah manusia,
siapakah yang membuat orang bisu atau tuli, membuat orang melihat atau buta;
bukankah Aku, yakni TUHAN? ( Keluaran 4:10-11 )
-------------------------------------------------
Kel 4:10 Namun, Musa berkata kepada YAHWEH, "Oh, Tuhan, aku ini bukanlah 
seorang yang pandai bicara, dahulu pun tidak, juga sebelumnya, bahkan sejak 
Engkau berfirman kepada hamba-Mu ini pun tidak. Sebab, aku ini berat mulut dan 
berat lidah."
4:11 Lalu, berfirmanlah YAHWEH kepadanya, "Siapakah yang menetapkan mulut bagi 
manusia? Atau siapakah yang menetapkan seseorang bisu, atau tuli, atau melihat, 
atau buta? Apakah bukan Aku, YAHWEH?

Tuhan marah ..... Saat Musa menolak diutus ......
Dengan alasan berat mulut dan berat lidah ......
"Siapakah yang membuat lidah manusia ..... ?"

Mungkin saat ini ...... Kita sudah sering pergi melayani ......
Kita tidak lagi berat mulut ..... Kita tidak lagi berat lidah ......
Kita sudah begitu lancar memberitakan firman ......

Namun ..... Akankah kita menolak diutus Tuhan ......
Justru karena merasa sudah "ringan" mulut ...... ? "Ringan" lidah ...... ?

Adakah kita mulai pilih-pilih pelayanan ..... ?

Kembali Tuhan tanya pada kita .....
"Siapakah yang membuat lidah manusia ..... ?"

Ya ..... Siapakah yang membuat lidah kita ..... ?
====================================== 
Renungan Pagi, 

Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu 
siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang 
tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil
dan engkau akan beruntung. ( Yosua 1:8 )
---------------------------------------------------
Yos 1:8 Kitab torat ini tidak boleh menjauh dari mulutmu, dan engkau harus 
merenungkannya siang dan malam, agar engkau dapat berhati-hati bertindak 
menurut seluruh apa yang tertulis di dalamnya. Dengan demikian engkau dapat 
membuat jalanmu berhasil dan kemudian engkau dapat bertindak bijaksana."

Memang benar ..... Saat ini kita sedang membaca renungan pagi .....
Memang benar pula ...... Baru saja kita membaca firman Tuhan .....
Namun ..... Apakah benar ....... Kita juga merenungkannya ..... ?

Adakah kita memberi tempat bagi firman Tuhan ......
Untuk mengatur ...... Untuk menjadi panduan ...... 
Untuk mengarahkan langkah kita ..... ?

Sehingga kita bertindak hati-hati .... Sesuai dengan firman Tuhan ..... ?
Mari kita renungkan .....

=========================================== 

Renungan Pagi, 

Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada 
Kaisar atau tidak?"
Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata:
"Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?
Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu."
Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya.
Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?"
Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar."
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu 
berikan kepada Kaisar dan kepada Elohim apa yang wajib kamu berikan kepada 
Elohim." ( Matius 22:17-21 )
------------------------------------------------
Mat 22:17 Oleh karena itu, katakanlah kepada kami, bagaimanakah hal ini agaknya 
menurutmu: Apakah sah untuk membayar pajak kepada kaisar atau tidak?"
22:18 Namun karena mengetahui kefasikan mereka, YESUS berkata, "Mengapa kamu 
mencobai Aku, hai munafik?
22:19 Tunjukkanlah pada-Ku keping uang untuk pajak itu!" Dan mereka menyerahkan 
kepada-Nya sekeping dinaran.
22:20 Dan Dia berkata kepada mereka, "Gambar dan tulisan siapakah ini?"
22:21 Mereka berkata kepada-Nya, "Kaisar!" Lalu Dia berkata kepada mereka, 
"Oleh karena itu, bayarkanlah kepada kaisar hal-hal milik kaisar dan kepada 
Elohim hal-hal milik Elohim."

Bagaimana dengan kita ..... ?
Mungkin kita dermawan di gereja ...... Mungkin pula .....
Kita sering memberikan persembahan ......

Namun ..... Apakah kita juga membayar pajak ..... ? Jujurkah ..... ?

Mungkin benar kita memberikannya .....
Tetapi ..... Adakah kita bebas dari sungut-sungut .....
Saat memberikannya ..... ?

Firman-Nya katakan ..... Berikanlah kepada Kaisar .....
Apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar .....
Dan kepada Elohim ..... Apa yang wajib kamu berikan kepada Elohim .....
Sudahkah ..... ?

Adakah kita juga menjadi berkat ..... Di luar gereja ..... ?
========================================== 
Renungan Pagi, 

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, 
datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
dan bertanya-tanya:
"Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu?
Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." 
Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. 
( Matius 2 : 1-3 )
--------------------------------------------------
Mat 2:13 Dan setelah mereka kembali, lihatlah, malaikat YAHWEH menampakkan diri 
kepada Yusuf melalui mimpi, seraya berkata, "Bangunlah, bawalah bayi itu dan 
ibu-Nya, dan mengungsilah ke Mesir, dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman 
kepadamu, karena Herodes bermaksud mencari bayi itu untuk membinasakan Dia."

Bukankah kita ..... Sering mengalami hal yang sama ...... ?
Hal yang serupa ..... ?

Mungkin di kantor ..... Mungkin di lingkungan rumah kita .....
Atau bahkan ..... Mungkin di gereja .....

Kita melihat lahirnya seseorang ...... Datangnya seseorang .....

Dan kita rasakan ..... Di mata kita ..... Sebentar lagi .....
Dia akan menggoncang posisi kita ..... 

Bagaimana reaksi kita ..... ?
Mendukungnya ..... ? Atau ..... "Membunuh" - nya ..... ? 
=========================================== 
Renungan Pagi, 

Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang!
Songsonglah dia! ( Matius 25:6 )
------------------------------------------------
Mat 25:6 Dan pada tengah malam, ada teriakan: Lihat, mempelai pria datang! 
Keluarlah ke penyambutannya!

Waktu tengah malam ..... Waktu yang lain sedang tidur ..... 
Apakah kita siap ..... ?

Waktu tengah malam .... Waktu yang lain tidur rohani ......
Waktu yang lain tidur kejujurannya ......
Waktu yang lain tidur keintimannya dengan Tuhan .....
Adakah kita tetap terjaga ..... ?

Bila saat ini terdengar suara ..... Mempelai datang! Songsonglah dia!
Siapkah kita ..... ?
=========================================== 
Renungan Pagi, 

Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya: "Dan kami, apakah yang harus 
kami perbuat?" 
Jawab Yohanes kepada mereka: "Jangan merampas dan jangan memeras
dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu." ( Lukas 3:14 )
--------------------------------------------------
Luk 3:14 Dan yang bertugas sebagai prajurit pun menanyainya, dengan berkata, 
"Dan kami, kami harus melakukan apa?" Dan dia berkata kepada mereka, "Jangan 
lagi memeras atau menyampaikan tuduhan palsu, melainkan hendaklah kamu dicukupi 
dengan gajimu."

Bisakah ..... ? Bisakah kita dicukupkan dengan gaji kita ..... ?
Bisakah .... ? Bisakah kita mengucap syukur atas gaji kita ..... ?
Sudahkah ..... ? Sudahkah kita mengucap syukur atas gaji kita ..... ?

Bila belum ..... Mengapa tidak kita mulai ..... Dari sekarang ..... ?
Sudah berapa banyak ..... Pergumulan yang kita hadapi ..... ?

Namun kita bisa melihat ..... Saat ini pun ...... Kita masih ada di sini .....
Bukankah Tuhan yang selama ini ..... Selalu memelihara kita ..... ?
Selalu mencukupkan ..... ?

===================================== 
Renungan Pagi, 

Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta 
roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan?
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, 
apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang 
meminta kepada-Nya." ( Matius 7:9-11 )
---------------------------------------------------
Mat 7:9 Atau siapakah manusia dari antara kamu, yang jika anaknya meminta roti, 
malah dia memberi batu kepadanya?
7:10 Dan jika dia meminta ikan, masakan dia memberi ular kepadanya?
7:11 Jadi, jika kamu yang jahat tahu memberikan pemberian-pemberian yang baik 
kepada anak-anakmu, betapa lebihnya Bapamu yang di surga, Dia akan memberi yang 
baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

Kita tahu ..... Tuhan pun tak akan memberi ular kepada kita .....
Bila kita minta ikan .....

Tetapi ..... Bagaimana bila kita minta ular kepada-Nya ..... ?
Akankah Dia memberi ular juga ..... ? Atau Dia tetap memberi ikan ..... ?

Berapa sering kita merengek minta ular .....
Karena ..... Kadang kita melihat ..... Ular tersebut seperti ikan ..... ?

Dan ..... Berapa sering teriakan kita semakin keras .....
Saat Tuhan tidak memberikan ular itu ..... 
Namun menggantinya dengan ikan ..... ?

Karena ..... Sering ikan yang Tuhan berikan ..... Kita lihat seperti ular .....

Tidakkah kita percaya ..... Bahwa Tuhan akan memberikan yang baik .....
Kepada mereka yang meminta kepada-Nya ..... ?

============================================ 
Renungan Pagi, 

Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.
Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya 
kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak 
mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada 
yang memberitakan-Nya? ( Roma 10 :13-14 )
----------------------------------------------
Rom 10:13 Sebab setiap orang yang berseru kepada Nama YAHWEH, dia akan 
diselamatkan.
10:14 Lalu, bagaimanakah mereka akan berseru kepada Dia yang belum mereka 
percayai? Dan bagaimana mereka akan percaya kepada Dia yang belum pernah mereka 
dengar? Dan bagaimana mereka akan mendengar, jika tidak ada yang memberitakan?

Satu pertanyaan singkat pagi ini .....
"Adakah kita sudah memberitakan-Nya ..... ?"

Dengan apa ..... ?
Adakah kelakuan kita ..... Sudah memberitakan-Nya ..... ?
Adakah ucapan kita ..... Sudah memberitakan-Nya ..... ?
Adakah sikap kita ..... Sudah memberitakan-Nya ..... ?
============================================== 
Renungan Pagi, 

Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Elohim! Biarlah kemuliaan-Mu 
mengatasi seluruh bumi! ( Mazmur 57:11 ) (57:12)
--------------------------------------------------
Maz 57:11 karena kasih setia-Mu besar sampai ke langit, dan kesetiaan-Mu sampai 
ke awan-awan. (57-12) Ditinggikanlah Engkau di atas segala langit, ya Elohim! 
Kemuliaan-Mu di atas seluruh bumi!

Tinggikanlah diri-Mu ...... ? Apakah Tuhan belum *tinggi* ..... ?
Mengapa masih kita katakan : ..... "Tinggikanlah" ..... ?

Kita semua tahu ..... Tuhan Maha Tinggi .....

Namun ..... Kadang kita yang tidak mengakuinya .....
Kita yang tidak memberi tempat pada-Nya .....
Untuk menyatakan ke-Maha Tinggia-an-Nya ...... Dalam hidup kita ......

Mari kita katakan : ..... Tinggikanlah diri-Mu ..... Silakan Tuhan .....
Nyatakan Maha Tinggi-Mu dalam hidup kami ..... Silakan Tuhan .....

Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi .....
Dengan terlebih dahulu ..... Mengatasi kami ya Tuhan .....
Mengatasi ke-aku-an kami ...... Mengatasi kesombongan kami .....

Silahkan Tuhan ..... Kemuliaan-Mu nyata dalam hidup kami .....

Dan biarlah kami buang ..... Segala sesuatu dalam hidup kami .....
Yang menghalangi-Mu .... Untuk menyatakan kemuliaan-Mu .....

Tinggikanlah diri-Mu Tuhan ..... Ya ..... Tinggikanlah diri-Mu .....

========================================== 
Renungan Pagi, 

Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang 
dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." 
Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak 
menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala 
juga." Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, 
sehingga jala mereka mulai koyak ( Lukas 5 : 4-6 )
------------------------------------------------
Luk 5:4 Dan ketika Dia selesai berbicara, Dia berkata kepada Simon, 
"Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk penangkapan 
ikan."
5:5 Dan sambil menjawab, Simon berkata kepada-Nya, "Tuan, setelah berjerih 
lelah sepanjang malam, kami tidak memperoleh apa pun, tetapi karena 
perkataan-Mu, aku akan menebarkan jala itu."
5:6 Dan setelah melakukan hal itu, mereka menangkap sejumlah besar ikan dan 
jala mereka pun mulai terkoyak.

Saat kita menerima perintah ..... Dari Tuhan kita .....
Dan perintahnya ..... Tidak masuk akal ..... Tidak sesuai pengalaman kita .....
Apa reaksi kita .....?

Mengabaikannya .....? Mengacuhkannya .....?
atau bahkan ..... Menolaknya .....?

Hari ini ..... Kita diingatkan ..... Saat kita menerima perintahNya .....
walaupun tidak masuk akal ..... 
walaupun tidak sesuai dengan pengalaman kita .....
Sudah seharusnya ..... Kita TAAT .....

Karena ..... Yang memberi perintah adalah Tuhan kita .....

Dan ..... Saat kita TAAT..... Kita menerima berkat .....

Tuhan memberkati

Kirim email ke