From: Yollie Wauran Renungan Pagi,
Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: "Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap." Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam. ( Kejadian 19:17, 26 ) ----------------------------------------------------- KS-ILT Kej 19:17 Dan terjadilah, ketika mereka menuntunnya ke luar, Dia berkata, "Selamatkanlah nyawamu, janganlah menoleh ke belakangmu, dan janganlah tinggal di sekitar dataran rendah, larilah ke pegunungan supaya engkau jangan dibinasakan." Kej 19:26 Dan istrinya menoleh ke belakang, dan dia menjadi tiang garam. Satu peringatan ..... Yang seakan sepele ..... Seakan tak ada bahayanya ..... "Jangan berhenti .....!" "Jangan menoleh ke belakang ..... !" Bukankah sering kita mendengarnya ..... ? Jangan ke sana .....! Jangan cicipi .....! Jangan lihat ......! Jangan coba-coba ..... ! Dan .... Kita menganggapnya sepele ..... Tetapi ..... Berapa kali kita jatuh karenanya ..... ? ====================================== Renungan Pagi, Oleh karena Abraham telah mengatakan tentang Sara, isterinya: "Dia saudaraku," maka Abimelekh, raja Gerar, menyuruh mengambil Sara. Lagi kata Abimelekh kepada Abraham: "Apakah maksudmu, maka engkau melakukan hal ini?" Lalu Abraham berkata: "Aku berpikir: Takut akan Elohim tidak ada di tempat ini; tentulah aku akan dibunuh karena isteriku. Lagipula ia benar-benar saudaraku, anak ayahku, hanya bukan anak ibuku, tetapi kemudian ia menjadi isteriku. ( Kejadian 20:2, 10-12 ) -------------------------------------------------- KS-ILT Kej 20:2 Dan mengenai Sara, istrinya, Abraham mengatakan, "Dia adalah saudara perempuanku." Dan Abimelekh, raja Gerar, menyuruh orang mengambil Sara. Kej 20:10 Dan Abimelekh berkata kepada Abraham, "Apakah yang engkau maksudkan, ketika engkau melakukan hal itu terhadap diriku?" 20:11 Lalu Abraham menjawab, "Sebab aku menganggap, sesungguhnya takut akan Elohim tidak ada di tempat ini, dan mereka akan membunuhku karena hal istriku. 20:12 Lagi pula, dia memang benar-benar saudara perempuanku, yaitu anak perempuan dari ayahku, hanya bukan anak perempuan dari ibuku, dan dia menjadi istriku. Adakah kita ...... Masih mengakui ...... Bahwa dia adalah isteri kita ...... ? Adakah kita ...... Masih mengakui ...... Bahwa dia adalah suami kita ..... ? Atau mungkin ..... Kita memang tidak menyangkalnya ...... Tetapi ..... Juga tidak mengakuinya terus terang ...... Coba ..... Mari kita lihat di jari kita ...... Masih adakah cincin bertuliskan ..... Nama isteri kita ..... ? Masih adakah cincin bertuliskan ..... Nama suami kita ..... ? Abraham melakukannya ...... Karena takut dibunuh ...... Bagaimana dengan kita ..... ? Jangan-jangan ..... Hanya karena takut dibunuh ..... "Kesenangan" kita ...... ======================================= Renungan Pagi, Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini. ( Kis 2:14 ) --------------------------------------------------- KS-ILT Kis 2:14 Namun Petrus, sambil berdiri bersama kesebelas rasul, ia mengangkat suaranya dan berkata kepada mereka, "Hai para pria, orang-orang Yahudi dan semua orang yang tinggal di Yerusalem, biarlah ini menjadi hal yang diketahui olehmu, dan dengarkanlah perkataanku. Petrus yang dulu ...... Beda dengan Petrus sekarang ...... Rasul-rasul yang dulu ...... Beda dengan rasul-rasul sekarang ...... Ada perubahan nyata ..... Setelah Roh Kudus turun atas mereka ...... Bagaimana dengan kita ..... ? ========================================= Renungan Pagi, Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. ( Yesaya 40:30-31 ) ------------------------------------------------ KS-ILT Yes 40:30 Bahkan orang-orang muda menjadi letih dan lesu, dan teruna-teruna akan jatuh tersandung; 40:31 tetapi orang yang menanti-nantikan YAHWEH, akan memperbarui kekuatan, mereka akan naik dengan sayap seperti rajawali; mereka akan berlari dan tidak menjadi lesu, mereka akan berjalan dan tidak menjadi lelah. Menanti-nantikan ..... Mengharapkan ..... Bukankah itu berarti ..... Memusatkan perhatian ..... ? Kepada Tuhan Bukankah itu berarti ..... Menjadikan Tuhan sebagai fokus kita .... ? Menjadikan Tuhan sebagai harapan kita .... ? Menjadikan Tuhan sebagai sandaran kita .... ? Adakah kita ..... Menjadikan itu sebagai kekuatan ...... Untuk menghadapi hidup ini ..... ? Untuk menghadapi pergumulan ini ..... ? Sehingga ..... Dalam permasalahan yang Tuhan ijinkan ..... Kita terbang tinggi di atasnya ..... ? ====================================== Renungan Pagi, Petrus melihat orang banyak itu lalu berkata: "Hai orang Israel, mengapa kamu heran tentang kejadian itu dan mengapa kamu menatap kami seolah-olah kami membuat orang ini berjalan karena kuasa atau kesalehan kami sendiri? ( Kis. 3:12 ) --------------------------------------------------- KS-ILT Kis 3:12 Dan setelah melihatnya, Petrus menjelaskan kepada rakyat itu, "Hai para pria, orang-orang Israel, mengapa kamu heran akan hal ini? Atau, mengapa kamu memandang kepada kami, seakan-akan yang telah membuat dia berjalan adalah karena kuasa atau kesalehan kami sendiri? Bagaimana kita menyikapi pelayanan kita ..... ? Mungkin ..... Tuhan pakai kita begitu dahsyat ...... Pelayanan kita luar biasa ...... Namun ..... Masih adakah perasaan ..... Seperti yang Petrus rasakan ...... ? "Bukan .....!" "Bukan aku ......!" "Tapi DIA yang lakukan ....." "Yesus yang lakukan ......." Masihkah kita memberitakan Yesus ..... ? Atau ..... Justru kita yang diberitakan ..... ? Kita bisa menjawab apa saja ..... Kita bisa katakan : ..... "Yesus yang dimuliakan." Tetapi ..... Jawaban sejujurnya ..... Sudah terucap di dalam hati kita ..... Dan ..... Kita pun sudah mendengarnya ..... Walau samar-samar ..... ============================================ Renungan Pagi, Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. ( Yosua 1:8 ) ------------------------------------------------ KS-ILT Yos 1:8 Kitab torat ini tidak boleh menjauh dari mulutmu, dan engkau harus merenungkannya siang dan malam, agar engkau dapat berhati-hati bertindak menurut seluruh apa yang tertulis di dalamnya. Dengan demikian engkau dapat membuat jalanmu berhasil dan kemudian engkau dapat bertindak bijaksana." Memang benar ..... Saat ini kita sedang membaca renungan pagi ..... Memang benar pula ...... Baru saja kita membaca firman Tuhan ..... Namun ..... Apakah benar ....... Kita juga merenungkannya ..... ? Adakah kita memberi tempat bagi firman Tuhan ...... Untuk mengatur ...... Untuk menjadi panduan ...... Untuk mengarahkan langkah kita ..... ? Sehingga kita bertindak hati-hati .... Sesuai dengan firman Tuhan ..... ? Mari kita renungkan ..... ===================================== Renungan Pagi, Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?" ( Lukas 7:49 ) -------------------------------------------------- KS-ILT Luk 7:49 Dan orang-orang yang sedang duduk makan mulai berbicara di antara mereka, "Siapakah orang ini, yang bahkan dapat mengampunkan dosa?" Pernah kita pikir seperti itu ..... ? "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?" Mungkin tidak ..... Kita tahu siapa Dia ...... Tapi ...... Mungkin pernah terlintas dalam hati kita ...... "Masihkah Dia 'mau' mengampuni aku .....?" Dan ..... Dengan pikiran seperti itu ...... Yang melekat di hati kita ..... Kita selalu menunda pertobatan kita ..... Merasa terlalu kotor ...... Merasa tak layak ...... Lupa betapa Dia sangat sangat mengasihi kita ...... Jadi ...... Akankah kita kembali menunda pertobatan kita ...... ? Adakah kita masih katakan : ...... "Sudah terlanjur basah .....?" Bukankah tangan Tuhan ...... Terbuka untuk kita ..... ? ========================================== Renungan Pagi, Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: "Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu? ( Matius 9:4 ) ------------------------------------------------- KS-ILT Mat 9:4 Dan YESUS, setelah mengetahui pikiran mereka, Dia berkata, "Mengapa kamu memikirkan yang jahat dalam hatimu? Ya ...... Tuhan tahu ..... Dia tahu apa yang ada di hati kita ..... Coba mari kita renungkan ..... Apa yang ada dalam hati kita ...... ? Jangan-jangan ..... Kita mulai memikirkan hal-hal yang jahat ..... Dalam hati kita ..... Mungkin satu rencana jahat .....? Mungkin ketidaksetiaan ....... ? Penyelewengan ....... ? Mungkin zinah ....... ? Mungkin pula ...... Penyalahgunaan wewenang ...... ? Penipuan ..... Atau hal-hal jahat lainnya ..... Akankah kita terus "memupuk"-nya ...... ? Akankah kita membiarkannya tumbuh ...... ? Atau ....... Akankah kita mulai memadamkannya ....... ? Satu hal yang kita tahu ....... Tuhan tahu isi hati kita ....... ================================ Renungan Pagi, Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada YAHVEH, Elohimnya. ( 1 Samuel 30:6 ) ------------------------------------------------ KS-ILT 1Sam 30:6 Dan Daud sangat tertekan, karena orang-orang itu berkata akan merajamnya. Sebab jiwa orang-orang itu berdukacita, masing-masing karena anak-anak lelakinya dan karena anak-anak perempuannya. Dan Daud menguatkan dirinya di dalam YAHWEH, Elohimnya. Masalah pasti ada ..... Bukan hal baru lagi ..... Kita menghadapi suatu masalah ..... Memang ..... Setiap orang pasti mempunyai masalah ..... Tetapi ..... Bagaimana kita bersikap ..... Saat masalah itu datang ...... Itu yang membedakan kita ..... Daud ..... Dia kuatkan kepercayaannya kepada TUHAN ...... Dia tahu ..... Kepada siapa harus berharap ...... Bagaimana dengan kita ..... ? ====================================== Renungan Pagi, Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah ( Mazmur 16:8 ) -------------------------------------------------- KS-ILT Maz 16:8 Aku senantiasa menempatkan YAHVEH di hadapanku; karena Dia ada di sebelah kananku, aku tidak akan tergoyahkan. Memandang Tuhan ... Fokus kepada Tuhan ... Senantiasa ... Terus menerus ... Dalam suka ..... Ataupun duka ... Ada ..... Atau tidak ada masalah... Karena jika ada masalahpun,,, Kita tidak akan goyah... Karena Dia dekat... Dia berdiri di sebelah kita... Saat kita mangharapkanNya..... Saat kita memandangNya ..... Dia selalu ada ..... Dan ..... Bukankah kita ...... Yang kadang-kadang tak ada ..... ? ========================================== Renungan Pagi, Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Elohim, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku." ( Kejadian 22:12 ) -------------------------------------------------- KS-ILT Kej 22:12 Lalu Dia berfirman, "Janganlah engkau mengulurkan tanganmu ke atas anak itu, dan jangan berbuat apa pun kepadanya, karena sekarang Aku telah mengetahui, bahwa engkau seorang yang takut akan Elohim, dan engkau tidak menahan anak laki-lakimu, anak tunggalmu, dari Aku!" Kadang ..... Tuhan ijinkan sesuatu terjadi atas kita ..... Dan ..... Melalui kejadian itu ..... Tuhan semakin mengenal kita ...... Tetapi ..... Apakah kita ..... Juga semakin mengenal Dia ..... ? Atau ..... Banyak perkara ...... Sudah kita lalui bersama-Nya ...... Namun ..... Tetap saja kita tidak mengenal Dia ...... ? Tetap saja kita tidak percaya Dia ...... ? =========================================== Renungan Pagi, Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." ( Kejadian 22:2 ) --------------------------------------------------- KS-ILT Kej 22:2 Dan Dia berfirman, "Bawalah sekarang anak laki-lakimu yang tunggal, yang engkau kasihi, yakni Ishak, dan pergilah engkau ke tanah Moriah, dan persembahkanlah dia di sana sebagai persembahan bakaran di atas salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." Seandainya kita tidak diberi ...... Mungkin ..... Tidak ada masalah bagi kita ...... Tidak mempunyai pun ..... Serasa tidak apa-apa ..... Tetapi ..... Bagaimana bila Tuhan minta ...... Apa yang "sudah" kita miliki ...... ? Misalnya ..... Sebagian dari berkat ..... Yang sudah Tuhan berikan pada kita ...... ? Bagaimana sikap kita ...... Atas berkat-berkat yang dari Tuhan ..... ? Akankah kita mencengkeramnya ..... Memegangnya kuat-kuat ..... Hanya untuk kita ..... ? Atau ..... Menggunakannya sesuai kehendak-Nya ..... ? Tuhan memberkati.

