…Dapatkan segera…

 

 

 

 

Buku

KETIKA
ALKITAB DIPERTANYAKAN

 

oleh:

Prof. Norman L. Geisler, Ph.D. dan

Ronald M. Brooks, Th.M.

 

Penerbit: Yayasan ANDI, Yogyakarta, 2006

 

Penerjemah: Jhony The

 

 

 

 

 

Deskripsi singkat dari Denny Teguh Sutandio:

Iman Kristen yang sehat adalah iman yang
berdasarkan Alkitab yang tidak bersalah dalam naskah aslinya. Dari Alkitab
inilah dibentuklah formulasi iman Kristen tentang Allah, mukjizat, dosa,
kehidupan, keselamatan, Kristus, dan moralitas. Namun dunia kita sedang mencoba
menggoyahkan iman Kristen ini dengan berbagai filsafat dan ajaran yang
meragukan Alkitab. Bagaimana sikap Kekristenan khususnya ketika kita
menghadapi/berapologetika terhadap mereka yang melawan Alkitab? Dalam bukunya
Ketika Alkitab Dipertanyakan (judul aslinya: When Skeptics Asks), Prof. Norman 
L. Geisler, Ph.D. dan Ronald M.
Brooks, Th.M. di bab 1 memaparkan pentingnya pra-penginjilan yaitu apologetika
yang dilakukan oleh orang Kristen kepada mereka yang meragukan Alkitab. Mengapa
pra-penginjilan diperlukan? Karena itu tugas kita sebagai orang Kristen untuk
memberi pertanggungjawaban tentang iman kita kepada orang lain. Keyakinan kita
di dalam berapologetika didasarkan pada suatu keyakinan bahwa meskipun orang
dunia mengajukan pertanyaan yang bagus kepada Kekristenan, Kekristenan
berdasarkan Alkitab pun memiliki jawaban yang lebih bagus lagi untuk menjawab
sekaligus menantang mereka yang non-Kristen. Kemudian, Dr. Geisler dan Ron
Brooks memaparkan 9 tema apologetika singkat yang harus dihadapi oleh orang
Kristen, yaitu: Allah, kejahatan, mukjizat, Yesus Kristus, Alkitab, ilmu
pengetahuan dan evolusi, kehidupan, kebenaran, dan moralitas. 9 tema ini
diangkat oleh para penulis sebagai bahan perbandingan antara Kekristenan vs
agama dan filsafat lain yang melawan Alkitab. Dengan bahasa yang cukup
sederhana namun tajam, para penulis memaparkan tantangan agama lain dan
filsafat yang melawan Kekristenan disertai dengan kekontradiksian di dalam
konsep mereka (agama dan filsafat non-Kristen) sendiri sambil menyajikan iman
Kristen yang solid sebagai
satu-satunya solusi terhadap permasalahan agama dan filsafat tersebut yang
mengalami jalan buntu. Meskipun dalam beberapa hal saya kurang menyetujui
doktrin para penulis, namun secara mayoritas, buku ini sangat baik dan patut
dibaca oleh orang Kristen ketika berhadapan dengan pertanyaan dari orang-orang
non-Kristen berkenaan dengan iman Kristen mereka.

 

 

 

 

 

Profil Dr. Norman L. Geisler dan Ron
Brooks:

Prof.
Norman L. Geisler, B.A., M.A., Th.B., Ph.D. (http://www.normangeisler.net)
adalah president di Southern
Evangelical Seminary,
Charlotte, Carolina Utara, U.S.A. Beliau juga ikut menandatangani the 1978 
Chicago Statement on Biblical Inerrancy. Beliau
menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.)
dalam bidang Filsafat dan Master of Arts (M.A.)  dalam bidang Theologi dari 
Wheaton College, U.S.A.; Bachelor of Theology (Th.B.) dari William Tyndale
College,
U.S.A.; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.)
dalam bidang Filsafat dari Loyola University, Chicago, U.S.A.
Beliau menulis banyak buku, di antaranya: General
Introduction to the Bible (Moody), Christian
Apologetics (Baker), Inerrancy
(Zondervan), The Battle for the
Resurrection (Thomas Nelson), When
Critics Ask (Victor Books), dll.

 

Ronald M. Brooks,
Th.M. adalah
Presiden dan Direktur Research for
X-press Ministries di Fort Worth, Texas, U.S.A. Beliau juga adalah penulis 
freelance yang menamatkan studi Master of Theology (Th.M.) di Dallas
Theological Seminary, U.S.A. Beliau menulis beberapa buku, seperti: 
Christianity Under Attack (Quest) dan
secara periodik menulis beberapa jurnal. Beliau telah bekerja sama dengan Dr.
Geisler dalam film serial, False Gods of
Our Time dan video serial, Christianity
Under Attack.



“Mengenal kehendak Allah bukanlah proses menerima informasi langsung dari Allah 
tentang persoalan hidup, tetapi proses mengenali persoalan hidup berdasarkan 
wahyu yang telah diberikan Allah kepada kita.”(Rev. Prof. Gary T. Meadors, 
Th.D., Decision Making God’s Way, hlm. 185) 

Kirim email ke