From: FRS Sowong 

Batu Penjuru

Bacaan: 1 Petrus 2: 1-9
2:1. Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala 
macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.
2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air 
susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh 
keselamatan,
2:3 jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan. 
2:4. Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh 
manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Elohim.
2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan 
suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan 
rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Elohim.
2:6 Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion 
sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang 
percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."
2:7 Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak 
percaya: "Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi 
batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan."
2:8 Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taat kepada Firman Elohim; 
dan untuk itu mereka juga telah disediakan.
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, 
umat kepunyaan Elohim sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan 
yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada 
terang-Nya yang ajaib:
-----------------------------------------------------
KS-ILT
1Pet 2:1 Oleh karena itu, dengan menyingkirkan setiap kejahatan dan setiap tipu 
muslihat dan kemunafikan dan iri hati dan semua perkataan jahat,
2:2 seperti bayi yang baru lahir, hendaklah kamu mengingini susu murni yang 
sewajarnya, supaya kamu dapat ditumbuhkan olehnya,
2:3 jika benar kamu telah mengecap, bahwa Tuhan itu baik
2:4 terhadap orang yang menghampiri batu yang hidup, yang sesungguhnya telah 
ditolak oleh manusia, tetapi yang terpilih, yang berharga di hadapan Elohim.
2:5 Dan sebagaimana batu yang hidup, kamu sendiri sedang dibangun sebagai rumah 
rohani, imamat yang kudus, untuk mempersembahkan kurban rohani yang berkenan 
kepada Elohim melalui YESHUA HaMashiakh,
2:6 karena hal itu pun tercantum di dalam kitab suci, "Lihatlah, Aku meletakkan 
di Sion batu penjuru utama yang terpilih, yang berharga, dan orang yang percaya 
kepada-Nya sekali-kali tidak dipermalukan."
2:7 Jadi, bagi kamu yang percaya adalah kehormatan, tetapi bagi yang tidak 
percaya, batu yang telah mereka, para pembangun itu, tolak, batu itu telah 
dijadikan sebagai kepala penjuru
2:8 dan batu sandungan serta karang penghalang. Mereka yang tidak percaya pada 
firman, mereka tersandung bahkan pada apa yang telah ditempatkan.
2:9 Namun, kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, 
umat dalam kepemilikan, supaya kamu memberitakan kebajikan Dia yang telah 
memanggil kamu dari kegelapan ke dalam terang-Nya yang menakjubkan;

KJV
1Pe 2:1 Wherefore laying aside all malice, and all guile, and hypocrisies, and 
envies, and all evil speakings, 
1Pe 2:2 As newborn babes, desire the sincere milk of the word, that ye may grow 
thereby: 
1Pe 2:3 If so be ye have tasted that the Lord is gracious. 
1Pe 2:4 To whom coming, as unto a living stone, disallowed indeed of men, but 
chosen of God, and precious, 
1Pe 2:5 Ye also, as lively stones, are built up a spiritual house, an holy 
priesthood, to offer up spiritual sacrifices, acceptable to God by Jesus 
Christ. 
1Pe 2:6 Wherefore also it is contained in the scripture, Behold, I lay in Sion 
a chief corner stone, elect, precious: and he that believeth on him shall not 
be confounded. 
1Pe 2:7 Unto you therefore which believe he is precious: but unto them which be 
disobedient, the stone which the builders disallowed, the same is made the head 
of the corner, 
1Pe 2:8 And a stone of stumbling, and a rock of offence, even to them which 
stumble at the word, being disobedient: whereunto also they were appointed. 
1Pe 2:9 But ye are a chosen generation, a royal priesthood, an holy nation, a 
peculiar people; that ye should shew forth the praises of him who hath called 
you out of darkness into his marvellous light: 

Batu penjuru yang dalam bahasa Yunani disebut ἀκρογωνιαῖος (akrogōnyaios) 
merupakan batu dalam bentuk khusus, yang digunakan untuk menjadi pengikat pada 
sebuah bangunan pada jaman duhulu di Israel. Batu penjuru memiliki bentuk 
khusus agar dapat berfungsi sebagai pengikat, dan harus ditempatkan di tempat 
yang tepat untuk dapat mengikat struktur bangunan tersebut. Biasanya batu 
penjuru diletakkan di sudut tembok. Kadang-kadang seorang tukang bangunan tidak 
jeli, sehingga batu yang seharusnya digunakan sebagai batu penjuru malah 
dibuang (ay. 7). Tukang bangunan yang bodoh itu tidak mengenali batu penjuru 
dan tidak tahu fungsinya. Mereka tidak memahami kegunaan batu tersebut.

Hal ini bisa menjadi gambaran sikap seseorang terhadap Tuhan Yesus. Sikap 
seseorang terhadap Tuhan Yesus hari ini sangat menentukan kehidupannya di 
kekekalan kelak. Mungkin hari ini saudara bertanya, "Apa bedanya orang yang 
sungguh-sungguh dengan Tuhan dan yang tidak sungguh-sungguh?" Tentu ada 
bedanya. 
Perbedaannya adalah dalam bagaimana bersikap dengan benar terhadap Tuhan Yesus, 
dan bagaimana meresponi-Nya sebagai Juruselamat.

Banyak orang menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat karena mereka memiliki 
kepentingannya sendiri, yaitu agar kebutuhan-kebutuhan jasmaninya dipenuhi, 
cita-citanya tercapai, hidup di dunia terbebas dari persoalan dan berbagai 
ambisi pribadi lainnya. Jika begini, mereka tidak memperlakukan Tuhan Yesus 
secara benar, namun memperlakukan Tuhan Yesus seperti pesuruhnya untuk 
memuaskan keinginannya. Ini suatu sikap yang kurang ajar. Mereka seperti 
seseorang yang datang kepada Tuhan Yesus meminta agar Tuhan menyelesaikan 
masalah warisan dengan saudaranya (Luk 12:13–15). Tatkala Tuhan Yesus sedang 
sibuk dalam visi 
dan urusan-Nya, orang ini datang dengan urusannya sendiri. Mereka tidak 
menyadari apa sesungguhnya manfaat kehadiran Tuhan dalam hidup mereka. Mereka 
memperlakukan Tuhan Yesus secara tidak hormat.
-----------------------------------------------
KS-ILT
Luk 12:12 Sebab pada saat yang sama Roh Kudus akan mengajar kamu, apa yang 
seharusnya kamu katakan."
12:13 Dan seorang dari kerumunan orang itu berkata kepada-Nya, "Guru, 
katakanlah kepada saudaraku agar berbagi warisan denganku!"
12:14 Namun, Dia berkata kepadanya, "Hai manusia, siapakah yang telah 
menetapkan Aku sebagai hakim atau pemisah atas kamu?"

KJV
Luk 12:13 And one of the company said unto him, Master, speak to my brother, 
that he divide the inheritance with me. 
Luk 12:14 And he said unto him, Man, who made me a judge or a divider over you? 
Luk 12:15 And he said unto them, Take heed, and beware of covetousness: for a 
man's life consisteth not in the abundance of the things which he possesseth. 

Sebaliknya, menghargai Kristus seperti batu penjuru yang mahal dalam sebuah 
bangunan merupakan respons yang benar. Dengan ini kita menghormati Yesus 
sebagai Tuhan dan Juruselamat yang dapat membawa manusia kepada keselamatan 
yang sesungguhnya. Maka kita harus membuka mata, bahwa saat Tuhan Yesus 
ditempatkan sebagai sosok yang menyelesaikan masalah-masalah jasmani tetapi 
tidak diajarkan sebagai Juruselamat yang membawa manusia menjadi sempurna di 
hadapan Bapa, kita tahu bahwa itu penyesatan dari Iblis.

Sikap seseorang terhadap Tuhan Yesus hari ini sangat menentukan kehidupannya di 
kekekalan kelak.

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. 
============================================= 
From: FRS Sowong 

Bangun Dan Melayani Yesus

Bacaan: Lukas 4: 38-39
4:38 Kemudian Ia meninggalkan rumah ibadat itu dan pergi ke rumah Simon. Adapun 
ibu mertua Simon demam keras dan mereka meminta kepada Yesus supaya menolong 
dia.
4:39 Maka Ia berdiri di sisi perempuan itu, lalu menghardik demam itu, dan 
penyakit itupun meninggalkan dia. Perempuan itu segera bangun dan melayani 
mereka.
---------------------------------------------------
KS-ILT
Luk 4:38 Dan setelah beranjak dari sinagoga itu, Dia masuk ke dalam rumah 
Simon. Dan ibu mertua Simon sedang terserang demam yang tinggi dan mereka 
meminta Dia berkenaan dengan hal itu.
4:39 Maka sambil berdiri di sisinya, Dia menghardik demam itu, dan demam itu 
pun meninggalkannya. Dan, segera setelah bangun, dia melayani mereka.

KJV
Luk 4:38 And he arose out of the synagogue, and entered into Simon's house. And 
Simon's wife's mother was taken with a great fever; and they besought him for 
her. 
Luk 4:39 And he stood over her, and rebuked the fever; and it left her: and 
immediately she arose and ministered unto them. 

Ibu mertua Petrus sakit demam, yang zaman itu disebut demam api. Biasanya untuk 
menyembuhkan penyakit ini, orang Yahudi di zaman itu berkebiasaan mengikat 
pisau pada pohon duri, lalu mengucapkan beberapa nas dalam kitab Ulangan. 
Tetapi Tuhan Yesus berbeda. Dengan kuasa-Nya, Ia menghardik penyakit itu dan 
mertua Petrus pun sembuh.

Ternyata Petrus mempunyai istri, dan mungkin juga anak-anak. Tetapi ini tidak 
menjadi penghalang baginya untuk melayani Tuhan. Petrus tentu memiliki 
kesibukan dan segudang tanggung jawab yang harus dipenuhi, tetapi ia bisa 
melayani Tuhan Yesus.

Banyak orang yang enggan melayani Tuhan dengan alasan "sibuk". Mereka lupa, 
bahwa panggilan kita adalah melayani Tuhan. Kesibukan hidup tidak akan menjauh 
dari manusia selama manusia hidup di muka bumi ini. Kesibukan akan selalu ada. 
Kalau kesibukan menjadi alasan sehingga seseorang tidak melayani Tuhan, maka ia 
tidak akan pernah melayani Tuhan selamanya. Ia akan sibuk dengan dirinya 
sendiri sampai maut menyeretnya ke dalam api kekal. Seorang yang sibuk dengan 
dunia tidak akan sibuk dengan Tuhan, tetapi orang yang sibuk dengan Tuhan tidak 
akan 
sibuk dengan dunia ini. Apabila kita menganggap melayani Tuhan itu penting, 
maka kita pasti mengadakan waktu untuknya, sebab sesibuk apa pun, kita selalu 
punya waktu untuk sesuatu yang kita anggap penting.

Pelayanan Petrus juga tidak mengurangi tanggung jawabnya sebagai suami. Ia 
bersungguh-sungguh dalam pelayanan dan meninggalkan segala sesuatu (Mat.19:27) 
tetapi masih peduli terhadap keluarganya, bahkan mertuanya. Kesembuhan mertua 
Petrus tak dapat dilepaskan dari pengiringan Petrus kepada Tuhan Yesus Kristus, 
sehingga pelayanannya menjadi berkat bagi keluarganya. Ini menunjukkan bahwa 
kalau seseorang mengistimewakan Tuhan, maka Ia juga akan mengistimewakan orang 
tersebut dan orang-orang yang dikasihinya. Mertua Petrus diistimewakan, sebab 
Petrus mengistimewakan Tuhan.
-------------------------------------------------
KS-ILT
Mat 19:27 Kemudian sambil menanggapi, Petrus berkata kepada-Nya, "Lihatlah, 
kami sudah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau, apakah yang akan 
terjadi pada kami kemudian?"

KJV
Mat 19:27 Then answered Peter and said unto him, Behold, we have forsaken all, 
and followed thee; what shall we have therefore? 

Ini menunjukkan bahwa kalau kita sungguh-sungguh melayani Tuhan, maka 
orang-orang di sekitar kitapun turut menikmati berkat Tuhan. Meski seperti yang 
sudah disampaikan sebelumnya bahwa berkat Tuhan ini bukanlah tujuan kita 
melayani-Nya.Dalam hal ini kita dipanggil bukan saja untuk diberkati, tetapi 
juga menjadi saluran berkat-Nya. Dengan hidup dalam kebenaran Tuhan, maka bukan 
hanya kita yang diberkati Tuhan, tetapi juga orang di sekeliling kita.

Kalau kita mengistimewakan Tuhan, Ia juga akan mengistimewakan kita dan 
orang-orang yang kita kasihi.

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. 
============================================= 
From: FRS Sowong 

Visi Umum Dan Visi Khusus

Bacaan: 1 Korintus 12: 12-18, 27-31
12:12. Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan 
segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula 
Kristus.
12:13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, 
baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita 
semua diberi minum dari satu Roh.
12:14 Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak 
anggota.
12:15 Andaikata kaki berkata: "Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk 
tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?
12:16 Dan andaikata telinga berkata: "Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk 
tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?
12:17 Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata 
seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman?
12:18 Tetapi Elohim telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara 
khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya.

12:27. Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.
12:28 Dan Elohim telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai 
rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang 
mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, 
untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.
12:29 Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua 
mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,
12:30 atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau 
untuk menafsirkan bahasa roh?
12:31 Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan 
aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi.
----------------------------------------------------
KS-ILT
1 Kor 12:12 Sebab, bahkan sebagaimana tubuh itu satu dan dia memiliki banyak 
anggota dan semua anggota dari satu tubuh karena ada banyak merupakan satu 
tubuh, demikian jugalah HaMashiakh.
12:13 Sebab juga, oleh satu Roh kita semua telah dibaptis ke dalam satu tubuh 
-baik orang Yahudi, maupun Yunani, baik hamba, maupun orang merdeka- dan 
semuanya telah diberi minum dalam satu Roh.
12:14 Sebab tubuh juga bukanlah satu anggota, melainkan banyak.
12:15 Seandainya kaki dapat berkata, "Karena aku bukan tangan, aku tidak 
berasal dari tubuh," dalam hal ini, benarkah dia tidak berasal dari tubuh?
12:16 Dan seandainya telinga dapat berkata, "Karena aku bukan mata, aku tidak 
berasal dari tubuh," dalam hal ini, benarkah dia tidak berasal dari tubuh?
12:17 Jika seluruh tubuh itu sebuah mata, di manakah pendengaran? Jika 
seluruhnya pendengaran, di manakah penciuman?
12:18 Namun sekarang, Elohim telah menempatkan anggota-anggota itu, satu per 
satu dari mereka pada tubuh, sebagaimana Dia menghendaki.

12:27 Dan, kamu adalah tubuh HaMashiakh, bahkan anggota-anggota dari bagiannya.
12:28 Dan Elohim memang telah menempatkan berbagai hal dalam gereja: pertama 
rasul, kedua nabi, ketiga pengajar, kemudian mukjizat, selanjutnya 
karunia-karunia kesembuhan, pertolongan, kepemimpinan, jenis-jenis bahasa lidah.
12:29 Apakah semuanya rasul, apakah semuanya nabi, apakah semuanya pengajar, 
apakah semuanya mukjizat,
12:30 apakah semuanya memiliki karunia-karunia kesembuhan, apakah semuanya 
berbicara bahasa lidah, apakah semuanya menafsirkan?
12:31 Dan, dambakanlah sungguh-sungguh karunia-karunia yang lebih tinggi. Namun 
demikian, aku sedang menunjukkan kepadamu menurut jalan yang terbaik.

KJV
1Cor 12:12 For as the body is one, and hath many members, and all the members 
of that one body, being many, are one body: so also is Christ. 
1Co 12:13 For by one Spirit are we all baptized into one body, whether we be 
Jews or Gentiles, whether we be bond or free; and have been all made to drink 
into one Spirit. 
1Co 12:14 For the body is not one member, but many. 
1Co 12:15 If the foot shall say, Because I am not the hand, I am not of the 
body; is it therefore not of the body? 
1Co 12:16 And if the ear shall say, Because I am not the eye, I am not of the 
body; is it therefore not of the body? 
1Co 12:17 If the whole body were an eye, where were the hearing? If the whole 
were hearing, where were the smelling? 
1Co 12:18 But now hath God set the members every one of them in the body, as it 
hath pleased him. 

1Co 12:27 Now ye are the body of Christ, and members in particular. 
1Co 12:28 And God hath set some in the church, first apostles, secondarily 
prophets, thirdly teachers, after that miracles, then gifts of healings, helps, 
governments, diversities of tongues. 
1Co 12:29 Are all apostles? are all prophets? are all teachers? are all workers 
of miracles? 
1Co 12:30 Have all the gifts of healing? do all speak with tongues? do all 
interpret? 
1Co 12:31 But covet earnestly the best gifts: and yet shew I unto you a more 
excellent way. 

Perhatikanlah bagaimana tokoh-tokoh dalam Perjanjian Lama harus melalui proses 
panjang yang menyakitkan, barulah mereka dipercayai Tuhan untuk melakukan suatu 
pekerjaan yang besar bagi penggenapan rencana-Nya. Mereka adalah sosok-sosok 
manusia yang telah dipercayai untuk menerima visi Tuhan. Mereka memenuhi 
panggilan-Nya dan menjadi orang yang berhasil dalam sepanjang zaman sejarah 
dunia dan surga. Nama mereka bukan saja ditulis dalam Alkitab, tetapi juga 
dalam kitab kehidupan. Dari kehidupan mereka yang singkat di bumi ini, kita 
dapat 
memperoleh teladan kehidupan yang berguna dalam perjalanan hidup ini untuk 
menjadi umat yang berkenan bagi-Nya. Mereka adalah orang-orang yang telah 
menyelesaikan kehidupan mereka dengan manis.

Harus diakui, banyak orang yang hari ini tidak memiliki visi maka hidupnya 
menjadi liar, artinya tidak memiliki tujuan yang jelas. Mereka termasuk 
kelompok orang yang hidup untuk dirinya sendiri. Walaupun berpendidikan tinggi 
dan merasa menjadi orang baik-baik, tetapi di mata Tuhan, mereka adalah sampah 
yang tidak berguna. Lebih parah lagi kalau mereka terikat dengan narkoba, 
pergaulan bebas dan persekutuan dengan dunia gelap ini. Kehidupan orang-orang 
seperti ini sama 
seperti orang buta berjalan di keramaian. Banyak orang tidak menyadari 
keadaannya yang buta. Oleh sebab itu, kita harus berurusan dengan Tuhan untuk 
menemukan visi dari Tuhan, bukan visi dari diri kita sendiri.

Ada dua jenis visi, yaitu visi umum dan visi khusus. Visi umum adalah visi yang 
diberikan kepada semua orang percaya, yaitu memberi diri dikuduskan atau 
disempurnakan untuk menjadi umat yang layak bagi Dia untuk masuk Kerajaan-Nya 
(langit dan bumi baru). Visi umum ini tidak bisa diajarkan sesaat, tetapi harus 
melalui proses pendewasaan yang panjang dan bertahap.

Jika seseorang sudah menggumuli visi umum secara memadai—sesuai dengan 
penilaian Tuhan—maka Ia akan mempercayakan visi yang berikutnya yaitu visi 
khusus. Visi khusus ini diberikan-Nya kepada masing-masing orang percaya untuk 
ikut mengambil bagian dalam pelayanan pekerjaan Tuhan. Seperti tubuh mempunyai 
anggota-anggota tubuh yang berbeda fungsinya, masing-masing orang juga memiliki 
visi khusus yang berbeda dari yang lain, sebab mereka memiliki tempat yang 
khusus untuk berkarya bagi Tuhan. Jika kita bisa dipercayai Tuhan, niscaya Ia 
akan memercayakan visi khusus-Nya kepada kita.

Kita harus berurusan dengan Tuhan untuk menemukan visi dari Tuhan.

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.

Kirim email ke