From: FRS Sowong 

Man Of GOD

Bacaan : 1 Yohanes 2 : 15–19
2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang 
mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan 
mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang 
melakukan kehendak Elohim tetap hidup selama-lamanya.
2:18 Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah 
kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak 
antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang 
terakhir.
2:19 Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak 
sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk 
pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu 
terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh 
termasuk pada kita. 
-----------------------------------------------------------------------------------
KS-ILT
1 Yoh 2:15 Janganlah mengasihi dunia ataupun hal-hal yang di dalam dunia. Jika 
seseorang mengasihi dunia, kasih Bapa tidak ada padanya.
2:16 Sebab segala sesuatu yang di dalam dunia: keinginan daging dan keinginan 
mata dan keangkuhan hidup, tidaklah berasal dari Bapa, melainkan berasal dari 
dunia.
2:17 Dan dunia sedang berlalu, juga keinginannya, tetapi siapa yang melakukan 
kehendak Elohim ia tinggal sampai selamanya.
2:18 Hai anak-anak kecil, inilah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah 
kamu dengar bahwa seorang antikristus sedang datang, sekarang bahkan banyak 
antikristus telah muncul, dari itu kita tahu bahwa ini adalah waktu yang 
terakhir.
2:19 Mereka telah muncul dari antara kita, tetapi mereka bukanlah berasal dari 
kita, karena jika mereka berasal dari kita, mereka akan tetap tinggal bersama 
kita; tetapi agar dapat dinyatakan, bahwa mereka bukan semua berasal dari kita.

KJV
1Jn 2:15 Love not the world, neither the things that are in the world. If any 
man love the world, the love of the Father is not in him. 
1Jn 2:16 For all that is in the world, the lust of the flesh, and the lust of 
the eyes, and the pride of life, is not of the Father, but is of the world. 
1Jn 2:17 And the world passeth away, and the lust thereof: but he that doeth 
the will of God abideth for ever. 
1Jn 2:18 Little children, it is the last time: and as ye have heard that 
antichrist shall come, even now are there many antichrists; whereby we know 
that it is the last time. 
1Jn 2:19 They went out from us, but they were not of us; for if they had been 
of us, they would no doubt have continued with us: but they went out, that they 
might be made manifest that they were not all of us. 

Banyakorang ternyata tertipu oleh dirinya sendiri. Mereka merasa sudah di dalam 
keselamatan, padahal belum. Yohanes mengatakan mereka sebagai "berasal dari 
antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita" (ay. 19). 

Bila kita memperhatikan ay. 15–17, dapat ditarik kesimpulan bahwa mereka adalah 
orang-orang yang mengasihi dunia, sehingga kasih kepada BAPA tidak ada di dalam 
mereka. Mereka mudah murtad meninggalkan TUHAN ketika ada bujukan dosa atau 
datang aniaya. Mereka termasuk golongan orang yang tidak setia.

Orang-orang yang mengasihi dunia ini akan tertolak, bersama-sama dengan mereka 
yang memusuhi TUHAN Yesus. Karena itulah mereka disebut "banyak antikristus" 
(ay. 18). Berkenaan dengan ini TUHAN Yesus menunjukkan dalam Mat. 24:45–51, ada 
hamba-hamba TUHAN yang senasib dengan orang-orang munafik. Saat TUHAN Yesus 
datang, hamba-hamba TUHAN yang tidak melakukan tugasnya dengan baik akan 
dianggap sama dengan orang berdosa. Seharusnya mereka mengambil bagian dalam 
pelayanan, tetapi mereka tidak melakukannya.
--------------------------------------------------
KS-ILT
Mat 24:45 "Lalu, siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang tuannya angkat 
di atas para pelayannya, untuk memberikan kepada mereka makanan pada saatnnya?
24:46 Berbahagialah hamba itu, yang ketika tuannya datang, ia mendapatinya 
sedang bekerja sedemikian rupa.
24:47 Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, bahwa tuan itu akan menempatkan dia di 
atas semua yang menjadi miliknya.
24:48 Namun, jika hamba yang jahat itu berkata dalam hatinya: Tuanku menunda 
untuk datang!
24:49 Dan dia mulai memukuli sesama hamba, dan makan serta minum bersama mereka 
yang mabuk.
24:50 Tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak ia harapkan dan pada 
waktu yang tidak ia ketahui,
24:51 dan dia akan memisahkannya, dan akan menempatkan bagiannya bersama 
orang-orang munafik. Di sana akan ada tangis dan kertak gigi."

KJV
Mat 24:45 Who then is a faithful and wise servant, whom his lord hath made 
ruler over his household, to give them meat in due season? 
Mat 24:46 Blessed is that servant, whom his lord when he cometh shall find so 
doing. 
Mat 24:47 Verily I say unto you, That he shall make him ruler over all his 
goods. 
Mat 24:48 But and if that evil servant shall say in his heart, My lord delayeth 
his coming; 
Mat 24:49 And shall begin to smite his fellowservants, and to eat and drink 
with the drunken; 
Mat 24:50 The lord of that servant shall come in a day when he looketh not for 
him, and in an hour that he is not aware of, 
Mat 24:51 And shall cut him asunder, and appoint him his portion with the 
hypocrites: there shall be weeping and gnashing of teeth. 

Sayangnya banyak orang Kristen yang tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka 
berkondisi seperti ini. Mereka beranggapan, karena tidak melakukan pelanggaran 
dosa yang dinilai salah oleh manusia sekitarnya, TUHAN tidak punya alasan untuk 
membuang mereka ke neraka. Padahal TUHAN menginginkan mereka agar sempurna. 
Sempurna seperti BAPA—artinya menjadi "man of GOD" atau manusia Ilahi (1Tim. 
6:11).
------------------------------------------------
KS-ILT
1Tim 6:11 Dan engkau, hai manusia Elohim, jauhkanlah hal-hal ini dan kejarlah 
keadilan, kesalehan, iman, kasih, ketabahan, kelemahlembutan.

KJV
1Ti 6:11 But thou, O man of God, flee these things; and follow after 
righteousness, godliness, faith, love, patience, meekness. 

Sekalipun tidak melakukan kejahatan yang membuatnya pantas masuk penjara dan 
tidak disebut sebagai penjahat, tetapi di mata TUHAN banyak orang yang menyebut 
dirinya Kristen sebenarnya masih merupakan orang-orang yang tidak setia. Tidak 
masuk penjara bukan berarti tidak akan masuk neraka. Banyak orang yang baik di 
mata orang belum baik di mata TUHAN, bahkan jauh dari target yang 
dikehendaki-NYA. Ironisnya, tak jarang keadaan mereka yang tidak dicap sebagai 
penjahat itu membutakan mata pengertian mereka, sehingga banyak orang tidak 
merasa perlu berubah, bertumbuh dan semakin sempurna seperti yang dikehendaki 
TUHAN—yaitu menjadi man of GOD. Menjadi man of GOD berarti memiliki pertumbuhan 
untuk mengalami kesempurnaan moral BAPA. Inilah keselamatan yang sesungguhnya, 
saat orang berdosa diubahkan menjadi manusia Elohim (man of GOD). Dengan 
memahami target ini, kita akan lebih sungguh-sungguh menjalani hidup 
Kekristenan dengan penuh gairah. 

Menjadi man of GOD berarti memiliki pertumbuhan untuk mengalami kesempurnaan 
moral BAPA.

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. 
================================================== 
From: FRS Sowong 

Memberi Diri Diselamatkan

Bacaan : Kisah Para Rasul 2 : 36–40
2:36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Elohim telah 
membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."
2:37. Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka 
bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami 
perbuat, saudara-saudara?"
2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing 
memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka 
kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
2:39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang 
masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Elohim kita."
2:40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang 
sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu 
diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."
----------------------------------------------------
KS-ILT
Kis 2:36 Oleh sebab itu, biarlah seluruh keluarga Israel mengetahui dengan 
pasti, bahwa Elohim telah menjadikan Dia, baik selaku Tuhan maupun Mesias; 
inilah YESHUA yang telah kamu salibkan."
2:37 Dan, setelah mendengarkan, mereka tertusuk dalam hati, lalu berkata kepada 
Petrus dan rasul-rasul lainnya, "Hai para pria, saudara-saudara, kami harus 
melakukan apa?"
2:38 Dan Petrus menjawab kepada mereka, "Bertobatlah, dan biarlah masing-masing 
kamu dibaptiskan atas Nama YESHUA HaMashiakh untuk penghapusan dosa-dosa, dan 
kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
2:39 Sebab janji ini adalah bagimu dan anak-anakmu, bahkan bagi semua orang 
yang masih jauh, yaitu sebanyak yang YAHWEH, Elohim kita, akan memanggilnya."
2:40 Lalu dengan banyak perkataan lainnya, dia bersaksi dan menasihati 
terus-menerus, sambil mengatakan, "Biarlah kamu diselamatkan dari generasi yang 
bengkok ini."

KJV
Act 2:36 Therefore let all the house of Israel know assuredly, that God hath 
made that same Jesus, whom ye have crucified, both Lord and Christ. 
Act 2:37 Now when they heard this, they were pricked in their heart, and said 
unto Peter and to the rest of the apostles, Men and brethren, what shall we do? 
Act 2:38 Then Peter said unto them, Repent, and be baptized every one of you in 
the name of Jesus Christ for the remission of sins, and ye shall receive the 
gift of the Holy Ghost. 
Act 2:39 For the promise is unto you, and to your children, and to all that are 
afar off, even as many as the Lord our God shall call. 
Act 2:40 And with many other words did he testify and exhort, saying, Save 
yourselves from this untoward generation. 

Suatu kali, ada seseorang yang berkata bahwa dirinya sudah berolah raga, tetapi 
kondisi fisiknya masih kurang sehat. Ternyata olah raganya sangat tidak 
memadai: ia hanya berjalan beberapa puluh meter setiap hari di sekitar 
rumahnya. Olah raganya belum mengimbangi makanan yang dikonsumsinya dan pola 
hidupnya yang buruk, termasuk waktu tidur yang kurang dan pikiran yang stres 
berkepanjangan. 
Bila demikian, olah raga yang dilakukannya tidak bermanfaat sebab orang ini 
memang tidak serius memberi diri untuk sehat.

Inilah gambaran kehidupan banyak orang Kristen hari ini, yang merasa diri sudah 
mengusahakan keselamatan abadinya, padahal usahanya itu sangat tidak memadai; 
tidak mampu mengimbangi kejahatan yang sudah melekat dalam dirinya dan pengaruh 
dunia di sekitarnya yang menggiringnya ke dalam kegelapan abadi.

Dalam ay. 40 tersurat sebuah catatan mengenai kegerakan gereja mula-mula di 
Yerusalem. Rasul-rasul TUHAN menasihati umat TUHAN, "Berilah dirimu 
diselamatkan dari angkatan yang jahat ini." Dalam terjemahan King James 
ditulis, "Save yourselves from this untoward generation." Mereka harus memberi 
diri diselamatkan dari angkatan yang jahat, atau menyelamatkan diri mereka 
sendiri. 

Ini menunjuk usaha masing-masing individu untuk menyelamatkan diri, yang tentu 
harus memadai; harus bersungguh-sungguh. Bukan ala kadarnya saja, seperti 
contoh orang yang tidak serius berolah raga tadi. Dalam hal ini iblis menipu 
banyak orang, supaya mereka merasa sudah mengusahakan keselamatan, padahal 
belum atau tidak sama sekali. Usaha mereka belumlah memadai untuk membuat 
mereka bisa keluar dari kubangan kehidupan yang tidak sesuai dengan kehendak 
Elohim.

Banyak orang berpikir, bahwa setelah menjadi orang Kristen, maka secara 
otomatis ia akan terbimbing menjadi orang yang berkenan kepada TUHAN. Kalau 
demikian halnya, mengapa kenyataannya banyak orang yang sudah menjadi Kristen 
selama puluhan tahun namun tidak mengalami perubahan yang berarti? Dalam hati 
kecil mereka, masih ada keyakinan bahwa suatu hari akan terjadi perubahan. 
Mereka merasa sejahtera karena tidak bermaksud hendak mengkhianati TUHAN. 
Tetapi tanpa usaha dan sikap proaktif, mereka tidak akan keluar dari kubangan 
kehidupan yang tidak dikehendaki oleh Elohim. Kita harus memiliki kesadaran dan 
tekad untuk berubah. Untuk ini harus ada tindakan konkret guna mengalami 
perubahan ke arah kehidupan yang sesuai dengan kehendak TUHAN. Sediakan diri 
kita untuk berusaha dengan keras agar menjadi berkenan kepada TUHAN, di bawah 
pimpinan Roh Kudus.

Menjadi Kristen tidak otomatis menjadi berkenan kepada TUHAN; itu membutuhkan 
usaha yang sungguh-sungguh.

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit. 
============================================ 
From: FRS Sowong 

Bukan Roh Ketakutan

Bacaan: 2 Timotius 1:7–8 
1:7 Sebab Elohim memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang 
membangkit kan kekuatan, kasih dan ketertiban.1:8 Jadi janganlah malu bersaksi 
tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, 
melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Elohim.
-----------------------------------------------------------
KS-ILT
2Tim 1:7 Sebab Elohim tidak memberikan kepada kita roh ketakutan, melainkan 
kuasa dan kasih dan pengendalian diri.
1:8 Oleh karena itu, janganlah dibuat malu akan kesaksian tentang Tuhan kita, 
atau juga akan aku selaku tawanan-Nya. Sebaliknya, hendaklah engkau menderita 
bersama dalam injil sesuai dengan kuasa Elohim.

KJV
2Ti 1:7 For God hath not given us the spirit of fear; but of power, and of 
love, and of a sound mind. 
2Ti 1:8 Be not thou therefore ashamed of the testimony of our Lord, nor of me 
his prisoner: but be thou partaker of the afflictions of the gospel according 
to the power of God; 

Ketakutan adalah respons emosional manusia terhadap sesuatu yang mengancam atau 
membahayakan. Para pakar psikologi terkemuka dunia mengatakan bahwa ketakutan 
adalah emosi alami bawaan sejak lahir, dan sering merupakan reaksi segera 
terhadap suatu kejadian. 
Contohnya, jika kita mendadak bertemu seekor harimau yang berkeluyuran bebas di 
tengah jalan, tidakkah kita mencari tempat bersembunyi? Jadi jelas, Tuhan 
memberikan kemampuan kepada manusia dan hewan untuk merasa takut, agar dapat 
mempertahankan hidupnya dari bahaya. 

Banyak pembicara menggunakan ay. 7 sebagai dasar untuk mengatakan bahwa orang 
Kristen tidak boleh takut atas masalah ekonomi, keluarga, ataupun kesehatan, 
sebab Tuhan pasti memberikan jalan keluar. Ini tidak tepat, karena itu 
sebetulnya bukan ketakutan yang dimaksud, melainkan kekhawatiran. Memang 
asalkan hidup bertanggung jawab, kita tidak perlu khawatir. Ada pula pembicara 
yang mengajarkan umat untuk berdoa, minta rasa takutnya diangkat-Nya. 
Misalnya, seseorang yang bermasalah kejiwaan akrofobia (takut ketinggian) 
disuruh berdoa agar roh ketakutannya pergi. Tetapi sering kali ketakutan 
tersebut tidak kunjung hilang. Mengapa? 

Sejatinya, ayat ini tidak berbicara mengenai ketakutan yang wajar dan alami, 
melainkan sifat pengecut. 
Kata yang digunakan untuk "ketakutan" adalah δειλία (dīlia) yang menggambar kan 
ketakutan yang berlebihan dan selalu negatif. 
Jadi Tuhan tidak melarang kita untuk takut, tetapi Ia tak suka kita menjadi 
pengecut. 
Seorang pengecut dikalahkan oleh rasa takutnya, tetapi anak Tuhan harus hidup 
dalam roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban. 

"Ketertiban" aslinya ditulis σωφρονισμός (sōfronizmós) yang artinya "disiplin", 
"pengendalian diri". Roh ini membantu kita untuk dapat mengalahkan ketakutan 
yang negatif.
Contoh sederhana, katakan kita takut naik pesawat terbang, padahal pekerjaan 
Tuhan mengharuskan hal tersebut. Seharusnya walaupun sambil gemetar, kita tetap 
membeli tiket dan menaiki pesawat. Bila percaya terhadap kekuatan dari Tuhan, 
mengasihi Dia dan sesama, serta punya pengendalian diri, kita harus berani 
bertindak mengalahkan ketakutan, sekalipun itu berarti penderitaan bagi kita 
(ay. 8). 

Jadi sebagai anak Tuhan, untuk kepentingan-Nya kita harus mengalahkan perasaan 
takut. Bukan berarti kita tidak merasa takut lagi, melainkan tidak membiarkan 
perasaan takut itu mencegah kita melakukan apa yang seharusnya kita lakukan. 
Ketakutan itu mungkin akan hilang seiring waktu; tetapi sekalipun masih terasa, 
itu bukan alasan untuk menghindari pekerjaan Tuhan. Kita bukan umat pengecut.

Demi kepentingan Tuhan, kita harus bertindak untuk mengalahkan perasaan takut 
kita.

Dimodifikasi dari Truth Daily Enlightenment, dengan ijin penerbit.

Kirim email ke