Allah Tritunggal tidak pernah disebutkan di dalam Alkitab. Tetapi gereja mengakui hal ini. Apakah ini ajaran sesat yang disisipkan dalam doktrin Kristen? Lalu, bagaimana kita menjelaskan ketigaan Allah yang Esa? Apakah itu hal yang penting dan signifikan dalam hidup iman Kristen? Mengapa perlu diperdebatkan (lagi)?
Simak pembahasannya dalam: Seminar TUHAN YANG ESA ADALAH TIGA? oleh: Pdt. Ir. Andi Halim, S.Th. 25-26 November 2010; Pkl. 18.30 WIB di Mimbar Reformed Injili Indonesia (MRII) Graha Family, Plaza Graha Family C-47, Surabaya Biaya: Rp 50.000, 00/orang (Diskon 50% s/d 16 Februari 2011) Informasi: (031) 7344919; 71578817 SMS: 081938016720; e-mail: [email protected] Pdt. Ir. Andi Halim, S.Th. adalah gembala sidang Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Ngagel, Ketua STRIS Ngagel, dan dosen di Institut Reformed, Jakarta. Beliau menamatkan studi Insinyur (Ir.) di Universitas Kristen Satya Wacana, Yogyakarta dan Sarjana Theologi (S.Th.) di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang. Beliau menikah dengan Eunike Martini dan dikaruniai 3 orang anak: Abraham Timothy Halim, Esther P. Halim, dan Rebecca Elizabeth Halim. “Ketika saya menganggap Allah sebagai seorang tiran, saya melihat dosa saya sebagai hal yang sepele, tetapi ketika saya mengenal Dia sebagai Bapa saya, maka saya meratapi bagaimana saya pernah melawan-Nya.” (Rev. Charles H. Spurgeon, seperti dikutip dalam Prof. Edward T. Welch, Ph.D., Depresi, hlm. 115)

