Sejak
akhir abad XX, Kekristenan diterpa oleh angin pengajaran yang menekankan
pentingnya Roh Kudus, mulai dari baptisan Roh Kudus hingga karunia bahasa
lidah. Apakah hal tersebut memang penting? Bagaimana Alkitab mengajarkan
baptisan Roh Kudus?

 

Ikutilah pembahasan yang teliti dalam:

Buku

BAPTISAN DAN KEPENUHAN:

Peranan dan Karya Roh Kudus Masa Kini

 

oleh: Rev. DR. JOHN R. W. STOTT

 

Penerbit: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF, Jakarta, 1999

 

Penerjemah: Dr. Harun Hadiwijono

 

 

 

Di dalam
bab 1 buku ini, Rev. Dr. John R. W. Stott memaparkan akan janji akan datangnya
Roh Kudus mulai dari hari Pentakosta hingga terjadinya baptisan Roh Kudus
dengan memaparkan beberapa hal detail berkenaan dengan kasus khusus di dalam
Kisah Para Rasul 8:14-17. Kemudian di bab 2, beliau menjelaskan tentang
kepenuhan Roh Kudus yang berbeda dari baptisan Roh Kudus disertai apa tanda
dari orang yang dipenuhi Roh Kudus diambil dari Efesus 5:18. Setelah seseorang
dipenuhi Roh, ia akan menghasilkan buah Roh dan itulah yang dibahas Dr. Stott
di bab 3. Di bab terakhir, beliau menjelaskan tentang bervariasi karunia Roh
yang berfungsi untuk pembangunan tubuh Kristus. Dan di bagian kesimpulan,
beliau merangkumkan 4 bab yang telah diuraikannya di atas. Dengan sangat
hati-hati dan teliti, Dr. Stott menguraikan prinsip Alkitab dengan penafsiran
yang bertanggung jawab dan bahasa yang sederhana tentang baptisan dan kepenuhan
Roh Kudus. Biarlah buku kecil ini dapat menolong kita untuk mengerti prinsip
baptisan dan kepenuhan Roh Kudus yang Alkitabiah.

 

 

 

 

 

Profil Rev. DR. JOHN R. W. STOTT:

Rev. Dr. John Robert Walmsley Stott, CBE adalah seorang pemimpin Kristen dari 
Inggris dan pendeta
gereja Anglikan yang tercatat sebagai seorang pemimpin dari gerakan Injili di
seluruh dunia. Beliau terkenal sebagai salah seorang penulis terpenting dari 
the Lausanne
Covenant pada tahun 1974. Beliau lahir di London pada tahun 1921 dari Sir Arnold
dan Lady Stott. Stott belajar modern
languages di Trinity College, Cambridge di mana beliau
lulus dengan dua gelar dalam bidang bahasa Prancis dan Theologi. Di
universitas, beliau aktif di the Cambridge inter-collegiate Christian
Union (CICCU).

Setelah ini, beliau berpindah ke Ridley Hall Theological College (juga the 
University of Cambridge) sehingga beliau
dapat ditahbiskan menjadi pendeta Anglikan pada tahun 1945 dan menjadi pembantu
pendeta di the Church of All Souls, Langham Place
(1945-1950) (website: www.allsouls.org)
kemudian Pendeta (1950-1975). Beliau dipilih menjadi Pendeta bagi Ratu Inggris 
Elizabeth II (1959-1991)
dan Pendeta luar biasa pada tahun 1991. Beliau menerima CBE pada tahun 2006 dan
menerima sejumlah gelar doktor kehormatan dari sekolah-sekolah di Amerika,
Inggris dan Kanada. Salah satunya adalah Lambeth
Doctorate of Divinity pada tahun 1983.



“Tuhan sering kali menggunakan dosa-dosa orang lain untuk menyingkapkan 
kelemahan kita sendiri.”
(Rev. Bob Kauflin, Worship Matters, hlm. 382)

Kirim email ke