Belakangan ini di Indonesia, semakin banyak orang yang mendengarkan musik klasik. Namun di sisi lain, banyak juga orang yang sulit tertarik dengan musik klasik karena sering kali dianggap dengan sesuatu yang sulit untuk dicerna. Yang pasti: kenikmatan memang sulit didapat tanpa adanya pengertian. Adakah kemungkinan untuk mengerti musik klasik dengan lebih baik?
Temukan jawabannya dalam: Seminar Pembinaan Kristen: RAHASIA KEINDAHAN MUSIK KLASIK (Seminar dan Performance) oleh: Pdt. Billy Kristanto, Ph.D., Th.D. Seminar ini akan memperkenalkan kepada kita beberapa pilihan karya-karya agung dalam sejarah musik klasik yang bukan hanya diperdengarkan, melainkan juga dijelaskan karena pembicara percaya tanpa adanya pengertian, niscaya sulit seseorang untuk masuk dalam kenikmatan yang memuaskan. Seminar ini diadakan dalam dua sesi, dengan materi yang berbeda, namun berkesinambungan. Kamis dan Jumat, 22 dan 23 September 2011; Pkl. 18.30 WIB di Convention Hall B, Gramedia Expo, Jln. Basuki Rachmat, Surabaya 60271 Biaya: Umum dan guru musik: Rp 75.000, 00 Guru/non dosen, pelajar/mahasiswa: Rp 50.000, 00 Informasi/Pendaftaran: (031) 5472422; (031) 77701100 Penyelenggara: Sekolah Theologi Reformed Injili Surabaya (STRIS) Andhika Profil Pembicara: Pdt. Billy Kristanto, Dipl.Mus., M.C.S., Ph.D., Th.M., Th.D. yang lahir pada tahun 1970 di Surabaya adalah Pembantu Ketua 1 Bidang Akademis di Sekolah Tinggi Theologi Reformed Injili Internasional (d/h Institut Reformed) sekaligus sebagai gembala sidang Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Jerman: Mimbar Reformed Injili Indonesia (MRII) Berlin, MRII Hamburg, Persekutuan Reformed Injili Indonesia (PRII) Munich, dan Persekutuan Reformed Stockholm. Sejak di sekolah minggu mengambil bagian dalam pelayanan musik gerejawi. Setelah lulus SMA melanjutkan studi musik di Hochschule der Künste di Berlin majoring in harpsichord (Cembalo) di bawah Prof. Mitzi Meyerson (1990-96). Setelah menamatkan studi musik di Hochschule der Künste di Berlin pada tahun 1996, Pdt. Billy Kristanto melanjutkan post-graduate study di Koninklijk Conservatorium (Royal Conservatory), Den Haag di bawah musikus ternama, Ton Koopman. Beliau menamatkan studi Diploma of Music (Dipl.Mus.) dari Universitaet der Kuenste, Berlin; Master of Christian Studies (M.C.S.) dari STT Reformed Injili Internasional (d/h Institut Reformed), Jakarta; Doctor of Philosophy (Ph.D.). dalam bidang Musikologi dari Universitaet Heidelberg, Jerman dengan mempertahankan disertasi, “The Musical Settings of Psalm 51 in Germany ca 1600-1750 in the Perspectives of Reformational Music Aesthetics” pada akhir 2009; Master of Theology (Th.M.) dari Universitaet Heidelberg, Jerman; dan tahun ini telah mengakhiri studi doktoralnya di bidang theologi (Th.D.) dalam bidang Evangelische Theologische di Universitaet Heidelberg, Jerman dengan mempertahankan disertasi, “Sola Dei Gloria: The Glory of God in the Thought of John Calvin.” Di Universitaet Heidelberg, beliau belajar di bawah theolog ternama, Prof. Dr. Michael Welker dan musikolog Prof. Dr. Silke Leopold. Beliau menikah dengan Suzianty Herawati dan dikaruniai dua orang anak, Pristine Gottlob Kristanto dan Fidelle Gottlieb Kristanto. “Tuhan sering kali menggunakan dosa-dosa orang lain untuk menyingkapkan kelemahan kita sendiri.” (Rev. Bob Kauflin, Worship Matters, hlm. 382)

