Apa wawasan Kristiani yang Biblikal untuk memandang musik dalam kehidupan? Bagaimana seharusnya orang percaya menciptakan, menikmati, dan mempromosikan musik dalam semangat yang memuliakan Tuhan dan setia pada mandat budaya? Temukan jawabannya dalam: The Wonders of Worship Conference: MUSIC FROM THE PERSPECTIVE OF REDEMPTIVE STORY (Musik dari Perspektif Kisah Penebusan) Pembicara:Ev. Jimmy Setiawan, M.T.S. BALI: Jumat, 3 Februari 2012; Pkl. 18.30 WIT di GKI Denpasar, Jln. Raya Puputan No. 156 SURABAYA: Jumat, 10 Februari 2012; Pkl. 18.30 WIB di GKA Gloria Satelit, Jln. H. R. Mohammad Kav. 401-403, Surabaya Biaya: Rp 60.000, 00/orang Pendaftaran: Shella Affandi (081298825498; [email protected]; www.mcwrindo.com) Penyelenggara: Mentoring Center for Worship Renewal (www.mcwrindo.com) Profil Pembicara: Ev. Jimmy Setiawan, S.Psi., M.T.S.terpanggil secara khusus untuk mendalami dan membagikan filosofi penyembahan yang biblical dan pastoral kepada gereja-gereja Protestan di Indonesia. Beliau meraih gelar Master of Theological Studies (M.T.S.) dalam theologi penyembahan dengan predikat memuaskan dari Calvin Theological Seminary, U.S.A. Calvin Institute of Christian Worship pernah menganugerahkannya CICW Liturgical Studies Award atas prestasi akademiknya. Setelah kembali ke Indonesia, beliau mendirikan dan memimpin Mentoring Center for Worship Renewal, sebuah lembaga interdenominasional untuk membantu gereja-gereja Protestan dalam memahami dan mempraktikkan esensi penyembahan. Beliau juga melayani sebagai gembala ibadah di Gereja Kristen Baptis Jakarta Jemaat Taman Kencana, dosen theologi penyembahan di Sekolah Tinggi Theologi Reformed Injili Indonesia, Jakarta, konsultan ibadah di beberapa gereja, dan penulis artikel di Renungan Harian. Beliau dikenal dengan pengajaran prinsip-prinsip penyembahan yang dirangkum dalam akronim S.E.M.B.A.H.
"Kerendahan hati yang rohani merupakan suatu kesadaran yang dimiliki seorang Kristen tentang betapa miskin dan menjijikkannya dirinya, yang memimpinnya untuk merendahkan dirinya dan meninggikan Allah semata." (Rev. Jonathan Edwards, A.M., Pengalaman Rohani Sejati, hlm. 100)

