MENGENAL KARUNIA-KARUNIA ROH KUDUS
Bagian 13: Karunia Administrasi (1Kor. 12:28)
 
oleh:Denny Teguh Sutandio
 
 
 
Selain karunia bantuan-bantuan, Paulus
mendaftarkan karunia administrasi atau dalam terjemahan LAI: “karunia
memimpin.” Teks Yunaninya adalah κυβερνήσεις(kybernēseis) merupakan kata benda 
yang berfungsi sebagai objek
langsung (akusatif), feminin, dan jamak dari kata κυβέρνησις(kybernēsis) yang 
artinya guidance (pimpinan) atau leadership (kepemimpinan) atau administration 
(administrasi/pengelolaan).[1] Prof. Gordon D. Fee, Ph.D., D.D. mengaitkan kata 
ini dengan kata Yunani di
Kisah Para Rasul 27:11[2] dan Wahyu 18:17[3] yang berarti pengemudi kapal atau 
pilot. Beliau juga mengatakan bahwa kata ini
juga dipakai dalam LXX (Septuaginta), yaitu di: Amsal 1:5[4];
11:14[5];
24:6[6].[7]
Jika
demikian, apa arti karunia administrasi? Sesuai dengan studi kata di atas, maka
jelaslah karunia administrasi berarti karunia untuk memimpin jemaat. Hal ini
dijelaskan oleh Prof. David E. Garland, Ph.D. sebagai, “the gift of setting the 
direction and guiding a community, not just
employing “administrative skills.”[8](karunia mengatur arah dan memimpin
komunitas, bukan sekadar memakai “kemampuan administratif”.)

________________________________
 
[1]Horst Balz dan Gerhard Schneider, ed., Exegetical Dictionary of the New 
Testament (Grand Rapids, Michigan: William B. Eerdmans, 1990), hlm. 326; bdk. 
James Swanson, A Dictionary of Biblical Languages: Greek
New Testament, Logos Research Systems, Inc.
[2]Teks Yunaninya: κυβερνήτῃ(kybernētē); LAI: “jurumudi.”
[3]Teks Yunaninya: κυβερνήτης(kybernētēs); LAI: “nahkoda.”
[4]Teks Ibraninya:taHbūlôtyang
berarti steering,
shrewd guidance(kemudi, bimbingan yang tepat);
YLT: “counsels”
(nasihat-nasihat/saran/saran); LAI: “bahan pertimbangan.”
[5]Teks Ibrani dan YLT
sama dengan teks Ibrani dan terjemahan YLT di Amsal 1:5, namun LAI
menerjemahkan Amsal 11:14, “pimpinan.”
[6]Teks Ibrani dan YLT
sama dengan teks Ibrani dan terjemahan YLT di Amsal 1:5 dan 11:14, namun LAI
menerjemahkan Amsal 24:6, “perencanaan.”
[7]Ibid.
[8]David E. Garland, 1 Corinthians, hlm. 599.
 
"Kerendahan hati yang rohani merupakan suatu kesadaran yang dimiliki seorang 
Kristen tentang betapa miskin dan menjijikkannya dirinya, yang memimpinnya 
untuk merendahkan dirinya dan meninggikan Allah semata."
(Rev. Jonathan Edwards, A.M., Pengalaman Rohani Sejati, hlm. 100)

Kirim email ke