Saya baca KR hari ini Minggu 7 januari,hal 15.Di situ disebutkan.....
"Namun program-program gratisan ini, yang disebut open source atau
freeware tidak dilengkapi dengan fasilitas customer service atau
layanan pemakai yang siap membantu memecahkan masalah yang dihadapi
pemakai. Itulah sebabnya untuk kalangan pengguna, terutama golongan
perusahaan, lebih memilih program yang berharga mahal, tetapi
menyediakan dukungan kepada konsumen". Nah,dari situ saya menambahkan
wacana dari saya.Usaha tersebut nantinya juga menjadi customer service
atau layanan pemakai Linux sukur-sukur bisa jadi developer distro
Linux.Bagaimana?

Kirim email ke