On Sun, 7 Jan 2007, super_andry wrote:

> Saya baca KR hari ini Minggu 7 januari,hal 15.Di situ disebutkan.....
> "Namun program-program gratisan ini, yang disebut open source atau
> freeware tidak dilengkapi dengan fasilitas customer service atau
> layanan pemakai yang siap membantu memecahkan masalah yang dihadapi
> pemakai. Itulah sebabnya untuk kalangan pengguna, terutama golongan
> perusahaan, lebih memilih program yang berharga mahal, tetapi
> menyediakan dukungan kepada konsumen". Nah,dari situ saya menambahkan

Saya belum baca KR dan tulisan itu, tapi kalau misalnya memang iya, nggak 
heran FOSS sulit berkembang karena kesesatan2 yang disebarkan oleh media 
Indonesia dan sebagian besar penggunanya sendiri.

Siapa bilang FOSS harus gratis sehingga disebut gratisan? Siapa bilang 
open source sama dengan freeware? (penulisnya benar2 penulis awam yang 
tidak bisa membedakan freeware dengan free software). Siapa bilang tidak 
ada customer service? (benar-benar super sesat penulisnya, ndak pernah 
tahu ada dukungan dari Canonical, Red Hat, Novell, Bajau, dll atau dari 
community kayak di KPLI Jogja).

-- 
http://bpdp.blogspot.com
Key fingerprint FBBA CDA6 1A33 D41C 2470 5B82 12D9 DB12 84C7 32CE
Key server ldap://pgp.surfnet.nl:11370 & hkp://subkeys.pgp.net
ID 0x84C732CE

Kirim email ke