> ----- Pesan Asli ----

> Dari: Anto Adiwiyono <[EMAIL PROTECTED]>

> Kepada: jogja-linux <[email protected]>

> Terkirim: Selasa, 6 November, 2007 1:35:30

> Topik: [jogja-linux] Linux sebagai Firewall Server


> 
>                               SmartStorm Consulting

 > Dear Bro...

 
> 
>  Kmrn, aku dapat diskusi yang belum ketemu jawabnya. 

>  Mohon pendapatnya. ..

 
> 
>  Pendapat temanku bahwa "baik sekali" memakai linux sebagai server-firewall. 

 > Artinya sebuah PC Windows mengakses internet lewat server linux. 

 > Karena firewall di linux (lebih) kuat, dan agar file yang di windows tidak 
 > diserang hacker.

 
> 
>  Nah, masalahnya ini PC Windows kan sendiri, apa gak mubadzir.. 

 
> 
>  Pertanyaan ku:

 > 1. Apa tdk  lebih baik kalau memakai double OS (Windows + Linux) kemudian 
 > mengakses internet pakai linux saja. 

>  2. Menurutku tdk benar bahwa file yang di (client) windows tak bisa diakses 
> hacker. 

 > Karena logikaku bila hacker memang sdh bisa menembus firewall di (server) 
 > linux maka baik file di client maupun di server ya jadi "makanan" semua.   

>  3. Aku sekarang memakai Suse Linux Personal 9.0. Buat stand alone aja sih. 
> Mau ganti nih, ada saran pakai apa?

 
> 
>  Mohon pencerahannya.  

 > Thanks Berat

 
> 
>  Ahmad 

 > Mahasiswa Univ Mercubuana - Jakarta

 
> 

Pertama: soal istilah... IMHO, lebih tepat gunakanlah "cracker" untuk 
maksud/menunjuk orang yang jahat ;-)
Lanjutannya, IMHO juga ya... :-)
Tampaknya memang "baik sekali". Walaupun jika tak dijelaskan detil akan ada 
banyak pengartian. Baik yang bagaimana persisnya? :-)
Firewall, dg Linux sbg OSnya, umumnya mmg org anggap "lebih kuat", walau sekali 
lagi, the man behind the gun teuteup aja faktor kritis... ;-)
Ttg "mubadzir", gmn maksudnya? Ya lum tentu juga; ada faktor lain yang 
mempengaruhi praktek seperti itu tuh "mubadzir" ato tidak (or rather, "belum 
mubadzir"? Hehe). Seperti di lingkungan warnet coba, klien (musti) Windows, ya 
khan. Tetapi jika panjenengan pakai dalam konteks pribadi, dan udah cinta ma 
Linux, maka punya LAN dengan 1 Firewall (Linux), trus memakai Windows sebagai 
klien, yaaa, saya setuju jika mo dibilang "mubadzir".
Menjawab pertanyaan no. 1; maksudnya, lebih mending "dual boot", begitu ya? 
Yaa, jika dipakai sendiri komputer-komputernya, yaa mungkin. Saya pikir, 
*mungkin* memang dual boot saja. Hanya memakai Linux jika pas pingin online; 
jika tidak, cabut kabel jaringan, dan boot ke Windows. Begitukah maksudnya?
Pertanyaan no. 2, saya rasa iya; keamanan itu sesuatu yang tdk mutlak. Selama 
ini saya meyakini bahwa "tak ada pintu yang tak bisa dijebol, dan, tak ada 
lubang yang tak bisa ditambal". Sering sekali soal "waktu" menentukan. Artinya, 
"duluan mana sih", antara yang bertahan (kita, orang dalam) dengan pihak 
luar/lain. Hanya saja, mitosnya, Linux lebih kuat. (Mungkin bukan mitos ya?).
Terakhir ttg distro; jawabannya relatif. Saya akan menyarankan Slackware atau 
keturunan-keturunannya. Dan rekan lain, mungkin akan bilang "Ubuntu!". Atau apa 
sajalah yang lain. Sah-sah saja. Karena soal distro bagi saya lbih serupa kaya' 
menjawab soal tes psikologi; jadi bukan soal "benar" atau "salah". Distro, 
IMHO, trpengaruh ama dua hal: kebutuhannya (buat ngerjain apa), dan kepribadian 
si pemakai. Swear, saya menemui kenyataan bahwa distro relevan dengan kita, 
dalam arti "cocok dg kejiwaan kita". Saya belum begitu lama menyadari ini, dan 
mula-mula juga tak yakin (sampai sekarang saya masih juga bertanya-tanya, "apa 
iya?").
Semoga bisa menjadi pencerahan sesuai yang diharapkan, bukannya malah jadi 
"penggelapan" :-D
Mencari distro yang cocok, sering serasa "mencari jati diri". Hehe.. Mungkin 
saya terlalu berlebihan soal ini, so, jangan terlalu diambil ati.
Selamat menempuh "jalan pencarian yang panjang"... ;-)

---
Fathoni.

NB: kadang jalan pencarian itu juga begitu singkat. Jangan terlalu khawatir. 
Bereksperimen saja...




      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke