tapikan.... (apa coba) On 8/31/05, ahmad m syafak <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kalo ane jujur lebih berusaha mengedepankan kepetingan yang lebih besar dan > juga keselamatan dan ketertiban bersama. Jadi akan ane InsyaAllah akan > berusaha untuk menjadi iker yang bijaksana dan santun dijalan demi > keselamatan dan ketertiban di Jalan. > > jadi dalam kasus naik trotoar tentu ane akan melihat sejauh mana > urgensinya, bahayanya dan juga medholimi yang lain apa tidak. kalo > sekiranya > manfaatnya lebih besar dan dari pada mudhorotnya (kejelekannya) dan tidak > membahayan orang lain maupun kita sebagai pengendara menurut ane sah2 aja > kok. tapi jika kebalikannya tentu ane juga nggak akan melakukannya. Ane > juga > suka kesel ama pengedara yang seringnya Egois hanya mementingkan > kepentingannya sendiri, sradak sruduk sana sini, ambil jalur orang > seenaknya > (termasuk trotar) sehingga makin bikin macet. banyak kasus seperti ini di > jalananan. > > Mengenai melewati garis putih juga demekian halnya dengan kasus trotora > diatas, jadi harus dilihat dari segi yang lebih luasnya, baik buruknya. > karena dalam banyak kasus antri melewati garis putih juga terkadang tidak > bisa dihindarkan karena kemacetan yg parah, dan juga kadang lebih baik > karena untuk mengurangi kemacetan ekor antrian dibelakang. makanya tidak > salah juga misalnya terkadang polisi menyuruh kita untuk maju melewati > garis > putih. > > Ketertiban dan kedisiplinan tetap harus kita junjung tinggi, namun perlu > diingat segala peraturan lalulintas tersebut hanyalah buatan manusia yang > pasti tak luput dari banyak kekurangan dan kelemahan. jadi jangan terlalu > KAKU dalam menerapkan peraturan dan kedisiplinan tersebut. Lihatlah dari > hati nurani dan akal sehat dengan asas kepentingan, keselamatan dan > ketertiban bersama. > > Kalau misalnya kita sedang jalan malam kemudian melewati perempatan lampu > merah yang sangat sepi dan terkenal rawan daerahnya kemudian kita sendirian > terkena lampu merah, tentu saya akan mempertimbangkan untuk jalan terus > demi > keselaman kita juga. (Inget lampu lalu lintas bekerja secara otomatis tanpa > perasaan)... > > githu aja sedikit pendapat ane, mohon maaf kalo ada yang salah atau kurang > sependapat. > > Wassalam > > Ahmad > to be a WISE Ridder > > > ----- Original Message ----- > From: "maslandonal2002" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Tuesday, August 30, 2005 2:16 PM > Subject: [Honda-Karisma] Re: Naik Trotoar (LAGI....) > > > > Bagus amat tuh Bro Rais.! > > > > Saya jadi ingat jumat yang lalu jam 20.00 di prapatan Matraman dari > > arah lampu merah proklamasi saya nongol menuju Basecamp Primus karena > > Bros yang lain dah nunggu disana. > > > > Begitu merah saya berhenti pas amat sebelum garis putih dan ban depan > > saya sama sekali tidak kena sama cat putih tersebut (serius nih gw > > walaupun tdk make cakram kumis gitu loh.:D) dan tidak berapa lama > > motor dah berjibun didepan saya, dan jujur saja semuanya melampuai > > garis putih tersebut. > > > > Tapi dalam hati saya berkata. > > Apakah hal ini bisa terus saya pertahankan????? > > > > Jujur lagi nih saya. > > Kalau kita mengaku kita sendiri mengaku sudah TERTIB > > dijalan...hati-hati dan sekali lagi hati-hati Jangan pernah mengatakan > > pada orang lain bahwa Bros orang yang jujur. > > > > Karena sekali Bros memberikan peryataan demikian tantangan tersebut > > semakin mengguncang dalam hati Bros. > > > > > > Karena menurut hemat saya jujur/tertib dijalan itu bukan untuk di > > proklamirkan.!!! (yg ini soal Hati) karena begitu Bros > > memproklamirkannya kesombongan akan timbul dalam hati Bros > > > > > > > > > > Segitu dulu ahhhh ungkapan hatiku yg paling dalam, > > Maslan Donal P > > > > > > > > > > > > > > --- In [email protected], "raismuhamad28" > > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Menanggapi masalah Naik Trotoar.. atau berhenti sebelum garis putih. > > > > > > Begini. saya cuma mau share aja nich. > > > Naik trotoar, melewati garis, de el el. merupakan sebuah fenomena yang > > > menjadi budaya ditengah masyarakat kita khususnya Jakarta. untuk > > > berdisiplin di jalan raya dirasakan sangatlah sulit, karena kita > > > berada pada sedikit dari banyak pengendara motor yang membudayakan hal > > > serupa. > > > > > > mungkin saya mau mengilustrasikan sedikit berita pada sebuah liputan > > > di salah satu stasiun TV, mungkin kita bisa belajar darinya... > > > > > > "Ada seorang pengendara mobil box yang secara ugal2an mengendarai > > > kendaraannya dan tidak sering melewati garis bahu jalan, kemudian > > > menyambar sebuah mobil kijang. tak lama kemudian pengemudi kijang > > > memberhentikan mobi box tersebut dan menghardiknya. pengemudi box > > > menjawab dengan raut melasnya 'Pak, maafkan saya... saya melakukan ini > > > karena saya harus mengantarkan barang ini secepatnya, jika tidak maka > > > pekerjaan saya taruhannya, saya bingung pak..', pengemudi kijang tak > > > dapat berbicara lagi." > > > > > > - bagaimana jika anda menjadi pengemudi Kijang ????? > > > > > > saya pernah mengalami hal yang sangat menghebohkan... begini ceritanya > > > !!! :D > > > > > > "Pagi hari... ketika dalam perjalanan ke kantor, jalan kecil di daerah > > > Auri (cimanggis) terdapat sebuah lampu merah. tetapi pagi hari lalu > > > lintas sepeda motor tidak terlalu padat(kecuali mobil). ketika lampu > > > merah menyala saya berhenti sebelum garis.. tapi tak lama kemudian > > > lewat beberapa motor dengan terburu2 mengelakson keras2, sembari > > > melihat kesaya dengan tampang sangar, dan menerabas lampu merah kadang > > > ada yang teriak 'GOBLOK...LU'." > > > > > > - bagaimana anda jika menjadi saya ????? > > > > > > ada lagi ilustrasi cerita... > > > > > > "Didaerah pertigaan kelapa gading (pintu 2), setiap harinya jalan > > > tersebut padat kendaraan (Macet total), pengguna motor selalu > > > menggunakan trotoar jembatan, dan polisi membiarkannya dan kadang > > > mengalihkan sepeda motor lewat trotoar tersebut..." > > > > > > - bagaimana sikap anda jika berada disana, benarkah sikap polisi????? > > > > > > mungkin ilustrasi2 diatas bisa menjadi bahan renungan bagi kita untuk > > > menyikapi pelanggaran2 yang terjadi di kota ini.... > > > > > > saya sering menyaksikan pelanggaran2 dijalan. tapi saya tidak pernah > > > mempostingnya, karena pertimbangan2 tertentu. > > > > > > ingat pesan Aa Gym : > > > Mulailah dari hal yang kecil, Mulai dari diri sendiri, dan Mulai dari > > > sekarang...... > > > > > > thank's.. semoga tidak ada pihak yang tersinggung. > > > semoga bermanfaat, > > > PISSS (kaya Semmy) > > > > > > Raist B^(!%EBU (tanpa capslock). > > > > > > > > > > > > > > > Milis ini merupakan ajang pertukaran informasi seputar masalah Sepeda Honda > Karisma antar sesama pengendara dan Pencinta sepeda motor Honda Karisma. > > Kalau ingin me-reply, mohon pesan yang tidak di perlukan dan sudah panjang > di hapus agar message tidak terlalu panjang > > Jangan mem-posting message yang tidak ada Hubungannnya dengan Milis ini, > SPAM Mail, Junk Mail, SARA. > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > >
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/KqTolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Milis ini merupakan ajang pertukaran informasi seputar masalah Sepeda Honda Karisma antar sesama pengendara dan Pencinta sepeda motor Honda Karisma. Kalau ingin me-reply, mohon pesan yang tidak di perlukan dan sudah panjang di hapus agar message tidak terlalu panjang Jangan mem-posting message yang tidak ada Hubungannnya dengan Milis ini, SPAM Mail, Junk Mail, SARA. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/karisma_honda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

