Harap tanggapi tulisan ini secara bijak.......
"Kusuma, Hendra" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Maaf MOD and
Bros/Sists
Balasan curhat untuk roda dua, dari roda empat (by F.T):
Para pengendara roda dua yang tercinta, kami sebagai pengendara roda empat
mohon maaf jika telah membuat kalian merasa terbebani dengan adanya kami yang
banyak ini. tapi bukankah itu menandakan negara semakin maju, apalagi dengan
ruas2 jalan yang diperluas demi kepentingan bersama. bukan hanya untuk kami
saja yang lewat, tapi juga untuk truk2 yang membawa bahan2 untuk pembangunan di
sekeliling kita.
Kami juga mohon maaf jika kalian merasa harus menyingkir cepat2 saat berada
di dalam kantor, atau harus membuat kalian takut melihat wajah2 kami yang
tampak kurang friendly. Terkadang itu dikarenakan kami harus memikirkan laju
perusahaan yang terkadang semakin terseok tapi harus tetap memikirkan bagaimana
supaya kami dapat menggaji kalian. Biarlah kami yang mengencangkan ikat
pinggang, agar kalian tidak perlu repot mendemo kami.
Kami juga merasa tidak enak jika kalian sering membunyikan klakson kalian
saat kami butuh pindah jalur di jalan. Tidakkah kalian punya nurani untuk
bersabar sedikit, kami hanya 10 detik mengambil jalur tengah kalian saat kami
berpindah jalur.
Jika kalian mengeluhkan badan kalian yang pegal saat mengendarai roda dua
kalian, adil rasanya jika kalian juga mengetahui bagaimana pegalnya kaki kiri
kami menginjak rem dan kopling selama berjam-jam karena jalanan yang macet.
Apalagi pada saat hujan, saat kalian berbondong2 menepi di dalam terowongan,
kami rela kalian mengambil 1 ruas jalan untuk kalian berteduh, sementara
antrian kami berarti menjadi 3 kali lipat.
Belum lagi saat kalian tanpa sengaja menyerempet roda empat kami yang masa
cicilannya belum habis, kami terpaksa membiarkan kalian melarikan diri dari
tanggung jawab, karena kami tidak ingin memperpanjang masalah dan membuang
waktu, walaupun hati ini mangkel sekali rasanya. Sekali lagi minta maaf jika
kami ingin menangis melihat goretan panjang di badan roda empat kami tercinta
saat tanggal tua, karena ke bengkel itu mahal sekali hanya untuk tanda mata
yang telah kalian buat tanpa sadar.
Betapa iri hati kami pada saat jalanan macet, roda empat harus berhenti,
tetapi roda dua masih bisa berlari, walaupun kadang2 spion2 kami jadi
tumbalnya. Kami rela, demi kebutuhan kalian mengejar waktu. Kami pun mengejar
waktu, tapi biarlah kami berkorban waktu dulu untuk membawa mobil kami ke
bengkel untuk menutup kembali goresan2 yang telah kalian ukir di badan roda
empat kesayangan kami.
Semoga kalian mau mengerti dan memaafkan kami jika selama ini
kesalahpahaman terjadi. Biarlah kita menjalani hidup berdampingan dengan rukun
di jalan raya tanpa ada saling tuding dan iri hati. Jangan lupa kenakanlah
helem demi keselamatan jiwa kalian.
Salam sayang selalu.
Roda empat.
Fandi
B 6844 PA
[EMAIL PROTECTED]
Pamulang - Buncit
081317406064
KHCC 19
Divisi Kegiatan
Thanks All
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com