Maksud gw sich jika kita mengadakan seminar dan kajian serta ulasan mengenai 
safety riding bersama dengan aparat terkait serta akademisi bidang terkait 
minimal kita dapat menggaet para profesional muda dan kalangan akademisi, nah 
gw pikir 2 kalangan ntu sudah cukup untuk menimbulkan class action ditambah 
dengan kkalangan club/komunitas bikers.............
Xixixix kayak mau demo yach Bash.......

Namun Gini bash maksud gw.......... Berkendara dengan aman dan tidak melanggar 
atauran lalu-lintas yang berlaku adalah menjadi sebuah momok yang hilang dari 
para pengendara. sebab ketidakteraturan kini sudah menjadi wabah yang telah 
terbiasa dan wajar........ nah merubah ini menjadi suatu yang harus di perbaiki 
lagi adalah sulit bash..... Kita perlu merubah lagi jalan pemikiran pengendara 
secara umum.

Contohnya begini :
1 Cara aman berkendara adalah dengan kecepatan yang wajar,  tidak balapan 
dijalan, tidak menerobos lampu merah, dll
2 cara yang diatas kini menjadi kuno dan tidak keren katanya............ ini 
pengalaman pribadi yach Bash waktu kuliah dulu klo gw berenti di lampu merah 
yang kosong gw dibilang katro?????? coba opini masyarakat dah kebalikan???? 

Nah merubah opini ini sangat sulit Bash, karena ini berhubungan dengan nilai2 
moral dalam diri masing2 individu, perlua ada cuci otak perubahan opini bahwa 
amanitu penting............ dan milik semua orang...

Nah impian gw sich dalam seminar tersebut dapat kita ambil kesimpulan nantinya 
bahwasanya kita hars memutar balikan opini masyarakat tentang cara berkendara 
yang aman dan keren tersebut........ 

Duhh Kapan yach/........?




Fandi 
Sukses is our Right
KHCC*19
BEBEK DC ( Dapet Nama Dari KETUM ) 
http://interdomes.blogspot.com 



 



----- Original Message ----
From: piet baskoro <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, March 27, 2007 8:12:53 PM
Subject: Re: [karisma_honda] Fw: FSRJ motor, lagi2 motor... !!!

dearest...

sabar-sabar om fandi.. duh segitu berapi2nya orasi ttg diskriminasi. . 
hehehehe....

brozz.. pengguna jalan lain (motor, angkutan, mobil, bajaj --> privateer) jelas 
beda kali dengan kita yang selalu terikat dengan disiplin sebuah 
klub/komunitas. . kita maseh ada rambu2 lain selain rambu lalin yang kudu 
dipatuhi.. nah kalo privateer umum mana mungkin.. untuk berangkat ajah mereka 
mungkin abiz subuhan langsung jalan.. dan pulang tengah malem sampe ngga ada 
waktu buat ikutan 'pentingnya safety riding'.. kita2 cuman bisa mengingatkan 
syukur yang diingatkan sadar kalo ngga juga ngga maslah.. (biar Tuhan yang 
bales..)

brozz... buat men'seminarkan' safety riding paling yang dateng jg dari 
klub/komunitas. . jarang yang dateng itu privateer.. atau seminim2nya yang 
pernah baca motor plus yang gencar bgt di tahun ini menjadi tahun safety riding 
buat slogannya.. 

privateer/pengendar a pd umumnya juga manusia.. yang kadang mereka juga punya 
hati nurani.. seperti ulasan diatas.. "... solidaritas pengendara motor emang 
oke yah. ".. nah kita buktikan kalo kita bisa menggunakan media 'solidaritas' 
untuk turut menyadarkan sesama kaumnya dulu.. baru lintas kaum..

kalo kita para kumpulan motor selalu terus melakukan aksi simpatik sesama 
pengguna jalan lain mungkin suatu saat mereka akan saling menghormati. . (yah 
smoga ajah koridor busway-nya ngga nambah jadi dua jalur..hihihi)



thanks,
baskoro
'limited for us, not for brothers"


On 3/28/07, Fandi <rchmt_fandi@ yahoo.com> wrote:
Bener Beff, Tapi yang gw ga suka tuh seolah - olah pengendara sepeda motor 
Paling disalahkan, Padahal penilaian seperti itu harusnya Objektif bukan 
subjektif nah pandangan sepeda motor selalu saja diambil dari sisi subjektif... 
......... ......
 
Contohnya saja penyumbang terjadinya kecelakaan terbesar adalah Sepeda Motor, 
Nah ini sejalan dengan jumlah sepeda motor pastinya lebih banyak dari jumlah 
moda transportasi lainya ( secara Rata2 ) Artinya kesimpulan yang didapat 
seharusnya tidak mendeskriditkan Bikers...... ........ 
 
Klo akan terus seperti ini Kedepan bukan lebih baik gw rasa, Sesama pengendara 
harus saling menjaga dalam arti menyelaraskan tujuan safety dijalan raya 
ini......... .. Bukan malah saling menyalahkan. .........
 
Yang gw bingung kenapa diskriminasi terhadap bikers masih tetap exist.....? 
idealnya klo kita bicara kedewasaan adalah ketika kita melihat hal-hal yang 
diluar batas kelaziman yah langsung kita tegor toh ini demi kebaikan kita 
semua....... ... 
dan siap juga dikritik atas kesalahan yang kita perbuat.
 
Intinya Kedewasaan lagi dari semua pengendara moda transport, udah ga jaman 
saling menyalahkan. ......... .
 
Gw pribadi sich ada keinginan untuk kita seminarkan tentang diskriminasi, 
tentang bikers, dan tentang tanggung - jawab pengendara.. ..... Masalahnya klo 
kita terus diam seperti ini safety riding hanya jadi konsumsi Communitas dan 
club bikers semata...... ..... 
 
Thanks
 
Fandi 
Sukses is our Right
KHCC*19
BEBEK DC ( Dapet Nama Dari KETUM ) 
http://interdomes. blogspot. com  



 





-- 
bash002
B45 49ZS
http://www.karismaf ansclub.or. id 


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke