ini ada imel dari temen ke milist ku, aku mo share di sini :)
=kaklist=
di sisi lain, aku pingin sekali berbagi kisah nyata yang
mengharukan..
tadi pagi aku dan beberapa orangtua murid di sekolah anakku
ke pasar
mayestik (pasarnya, bukan toko tekstil), untuk beli kain kafan
& selimut.
Kami bawa uang amanah teman-teman, yang kami pikir sudah
banyak sekali..
lalu dengan yakin menanyakan harga kain untuk kafan dan
setelah
dihitung-hitung, kami sampai terduduk karena sadar bahwa ternyata
uang yang
kami bawa cuma cukup untuk kafan sekitar 20 jenazah.. rasanya
pedih banget,
membayangkan perbandingan angka korban tewas dan jumlah
kain yang bisa kami
sumbangkan.. Padahal kami belum tanya harga
selimut... ada rasa putus asa,
juga keinginan untuk urung saja membeli
kafan dan selimut.. mungkin
sebaiknya masukkan ke rekening2 bantuan saja
uangnya...
di tengah diskusi & keraguan untuk membeli, si empunya
kios menghampiri
kami, bertanya tentang tujuan kami beli kain kafan
sekian banyak. Kami
ceritakan bahw! a ada rekan yang akan berangkat ke
Aceh dan kami ingin
menitipkan bantuan. Lalu beliau bertanya, apa boleh
menitipkan bantuan juga?
Dan begitu kami iyakan.. langsung beliau
menyuruh anak buahnya ke sana ke
mari.. ternyata menyampaikan pada sesama
pedagang kain tentang bantuan untuk
Aceh itu. Dalam waktu setengah jam,
pedagang2 lain berdatangan membawa
setumpuk kain kafan dan bahan flannel
yang sudah dipotong-potong untuk jadi
selimut, ada yg untuk anak, ada
juga yang untuk dewasa... jumlahnya
ratusan.. dan semuanya disumbangkan.
Mereka sampai membantu mengangkut ke
mobil, dan ketika para kuli angkut
ini mau kami berikan tip, mereka menolak.
Bahkan sempat2nya mereka bilang
"titip salam bu untuk semua di Aceh.. semoga
Allah segera mengangkat
penderitaan mereka"..
aku merinding.. sampai sekarang pun kalau ingat
kekagetanku ketika
sekonyong-konyong banyak pedagang mendatangi toko itu
dengan setumpuk bahan,
aku masih sesak dengan haru.. antar! a pilu
mempertanyakan kenapa harus lewat
musibah yang seberat ini ya Allah,
kekompakan & toleransi terbangun...?? dan
juga bahagia karena
ternyata masih begitu banyak hati yang tulus di bumi
bangsaku
ini...
semoga saudara-saudara kita di Aceh bisa merasakan hangatnya
hati kita-kita
di seluruh penjuru tanah air dan bahkan dunia, menggenggam
mereka dalam
do'a.. aamiin
/hanni