Teguh R wrote:
> Licensed software...
> Kemaren2 ini beli AutoCAD inventor beberapa biji untuk dept.
> engineering, satunya kira2 USD 6000.
>
> Software sama dengan mobil build-up, gak ada nilai tambah dalam negeri
> yang bisa dimasukkan. Harga yang dibayarkan akan menjadi pengeluaran
> devisa saja.
Tentunya orang beli software seperti AutoCAD bukan untuk iseng-iseng
namun untuk menghasilkan suatu produk. Kalau tidak mau mengeluarkan
devisa ya tentu harus ada orang Indonesia yang mampu membuat produk CAD
alternatif. Kalau tidak mampu ya cari yang secara legal gratis saja.
Namun memang masalah ini sudah terlalu berlarut-larut sehingga menjadi
(dianggap) buah simalakama padahal tidak mesti begitu. Allahu a'lam.
--
Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim
(l. 1980M/1400H)
Hemat bandwith. Hapus pesan yang tidak perlu. Subscribe milis: [EMAIL
PROTECTED] Unsubscribe milis: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kasma1/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/