FYI untuk yang punya balita.
 
Denni Andri
 
 
----- Original Message -----
From: polaris
Sent: Friday, May 13, 2005 11:38
Subject: [itb89]  Polio

 

 






> PENJELASAN TEKNIS DALAM RANGKA INDONESIA MENYATAKAN WABAH POLIO
>
> Dengan  dinyatakannya  wabah penyakit Polio, baik oleh Pemerintah
> Indonesia maupun   oleh  internasional  (WHO),  maka  hal-hal  yang  perlu
> diketahui masyarakat adalah:
>
> *  Penyakit  Polio  merupakan penyakit anak, terutama balita. Terdapat
> tiga tipe  virus  Polio,  Polio-1, Polio-2 dan Polio-3. Polio-3 yang
> juga pernah hidup di Indonesia lebih dari sepuluh tahun y.l. memang
> merupakan tipe yang jarang. Polio-1 adalah jenis yang paling sering
> ditemukan didunia saat ini.
>
> * Penyakit Polio dan penyakit lain yang juga bergejala panas dan
> kelumpuhan mendadak  (walau  tak  permanen) digolongkan dalam Accute
> Flaccid Paralysis (AFP).  Penyakit  AFP  bisa  terjadi  pada  usia anak
> s/d dewasa muda (0-15 tahun).
>
> *  Apabila  mengalami gejala AFP (kelumpuhan mendadak) sebaiknya
> melaporkan kepada  puskesmas  /  Rumah  Sakit  setempat, untuk diambil
> sample tinjanya untuk  diperiksa  lebih  lanjut  ke Laboratorium Polio
> Nasional yang ada di tiga  kota  di  JakartaBandung dan Surabaya.
> Kegiatan surveilans AFP ini bertujuan untuk mendeteksi apakah mengandung
> virus Polio liar (bukan akibat imunisasi)  atau  virus non-Polio.
> Pemeriksaan ini pada umumnya membutuhkan wakltu 28 hari. Kualitas
> Surveilans Polio di Indonesia
> dinilai cukup baik.
>
> *  Sehubungan  dengan  wabah  saat ini pemerintah akan mengadakan
> Imunisasi Wabah  Polio  (Moppin g-Up atau Sub-PIN) di tiga propinsi
> yaitu: Jawa Barat, Banten  dan DKI Jakarta. Semua anak usia 0-59 bulan
> (Balita), tanpa kecuali akan serentak diimunisasi di wilayah tersebut,
> tanpa memandang apakah sudah pernah  diimunisasi  Polio atau belum.
> Setiap balita akan menerima dua kali imunisasi  dengan  jarak antara
> sebulan. Hampir tidak ada gejala yang berat akibat  imunisasi  ini.
> Demam bisa diatasi dengan obat penurun demam biasa. Anak usia diatas 5
> tahun dan dewasa tidak perlu menjadi target imunisasi.
>
> *  Putaran  I  akan  diselenggarakan  pada tanggal 31 Mei 2005, dan
> putaran kedua  pada  tanggal  28  Juni  2005.  Setiap balita yang
> tinggal di ketiga wilayah tsb, tanpa memandang kewarganegaraan, harus
> mengalami kedua putaran tersebut. Pada hari-hari tersebut imunisasi
> serentak dilakukan pada pos-pos PIN,  yang  lokasi-lokasinya  akan
> diberitakan  seluas-luasnya pada setiap desa.  Kemudian  keesokan
> harinya  akan  dilakukan kunjungan kesemua rumah untuk  meyakinkan
> bahwa  semua  balita  telah  terimunisasi, dan menemukan balita yang
> mungkin belum terjaring pada hari pertama.
>
> * Apabila ada balita yang juga belum mendapat pelayanan, misal karena
> tidak ditempat,  maka  hari-hari  berikut,  dengan  perjanjian,  balita
> ybs akan dikunjungi kembali oleh petugas.
>
> *  Proteksi  terhadap  penyakit  Polio sebenarnya telah dilakukan pada
> saat bayi  mendapat Paket Imunisasi Dasar (Untuk mencegah
> penyakit-penyakit TBC, Polio,  Diptheria,  Pertusis  atau  Batuk  Rejan,
> Tetanus,  Hepatitis  dan Campak). Imunisasi  Polio  Dasar  yang  lengkap
> adalah 4 kali, y.i. saat bayi lahir (Polio-),  usia  3  bln&n bsp;
> (Polio-1),
> usia  4  bln  (Polio-2) dan usia 5 bln (Polio-3).   Dengan   lengkap
> 4  kali  dimaksudkan  bayi  dapat menyusun antibodinya dengan maksimal,
> untuk suatu proteksi 5-10 thn.
>
> *  Mop-up  ataupun  PIN  adalah  merupakan  suatu  imunisasi
> suplementasi, bertujuan  untuk  menghilangkan virus liar yang masih ada
> di daerah/wilayah ybs.  Kegiatan  mana  memerlukan  duakali pemberian
> (minimal) dengan selang antara satu bulan.
>
> * Pada kasus wabah saat ini, selain mop-up juga perlu dilakukan
> peningkatan pemantauan  apakah semua bayi telah mendapat imunisasi dasar
> lengkap, serta apakah  semua  AFP  dilaporkan  dan  dideteksi bahwa
> tidak mengandung virus Polio liar.
>
> *  Cek  kembali apakah dalam keluarga apakah masih ada anak usia di
> bawah 3 tahun  yang  belu m  lengkap imunisasi dasarnya (untuk imunisasi
> lain selain Polio). Selekasnya imunisasi dasar ini dilengkapi.
>
> Apabila  ada  hal-hal  yang  berkaitan dengan isu wabah Polio dan
> imunisasi Polio yang masih belum jelas, dapat menghubungi:
>
> 1. dr Sri Durjati Boedihardjo
> USAID/BHS 021-34359409
> [EMAIL PROTECTED]
> 0811-813-600
>
> 2. dr Mohamad Sholah Imari
> DepKes/P2MPLP (untuk surveilans) 021-4247573
> [EMAIL PROTECTED]
> 0816-184-0052
>
> 3. dr Jane Soepardi, DepKes/P2MPLP (untuk imunisasi)
> 021-4257044 / 4249024
> 0811-966-169
>
>
> **Temans,  tolong  diforward  ke  temen2  lain  ya....,  terutama  yang
> punya balita..............**
>
>
>




Hemat bandwith. Hapus pesan yang tidak perlu. Subscribe milis: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe milis: [EMAIL PROTECTED]




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke