Tapi sepertinya nama terakhir itu adalah "The Key
Thinker"nya. Orang sangat mencintai KBMSB. Tampak,
kalo masih ada sesuatu hal yang menjadi impiannya,
belum terjadi di KBMSB!entah apa itu, tapi saya yakin
itu merupakan sesuatu yang sangat baik bagi kemajuan
KBMSB yang sangat dicintainya itu. Tetap semangat,
make ur dream come true, but remember, outside KBMSB,
you are needed to make wonderful changes. Prepare
urself. Btw, dari cerita km bob, si nenek itu hebat
ya, ngerokok Dji Sam Soe! dan semoga cinta yang tidak
mengeluarkan semerbak harum bunga, tidak kamu alami ya
bob!
--- BOBBY FORMULA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Ketika si KBMSB'er Menjadi Tua
>
> Suatu ketika kelak, seorang nenek bangkotan yang
> sudah hampir habis dimakan usia akan terdengar suka
> menuturkan cerita kepada anak-cucunya yang ia ambil
> dari kisah nyata hidupnya di masa muda, dimana ia
> hidup sebagai seorang mahasiswi aktivis di sebuah
> organisasi bernama KBMSB.
> Menceritakan tentang keberadaan KBMSB kepada
> orang-orang adalah bagian favorit dalam hidupnya.
> Meskipun buluh hidungnya sudah hampir rontok
> seluruhnya yang menandakan nafas yang bisa keluar
> dari hidungnya hanya tinggal sebentar, namun segala
> kenangan dari peristiwa yang ia alami selama menjadi
> seorang aktivis KBMSB masih terpatri mantap dalam
> ingatannya. Begitu terurut dan tersusun rapi, jadi
> setiap kali anak cucunya meminta ia mengulang cerita
> yang pernah ia ceritakan, ia bisa menuturkan sama
> persis seperti pertama kali ia ceritakan.
>
> Si nenek bukanlah seorang pejuang perang
> kemerdekaan ataupun tokoh revolusi, jadi jangan
> harap ia akan mampu bercerita soal
> peritiwa-peristiwa heroik yang sering ditemui dalam
> peperangan ataupun peristiwa revolusi yang
> bersejarah. Karena semasa hidupnya di negeri dimana
> ia tinggal, setelah tahun '45 sama sekali tidak ada
> lagi perang kemerdekaan menentang tirani dan sama
> sekali tidak ada lagi rovolusi. Paling juga yang
> terdengar dengungan reformasi ; aksi para demonstran
> yang menuntut harga BBM dengan cara membakar-bakar
> ban yang asapnya bergulung-gulung mengerikan sebagai
> gambaran begitulah juga nasib mereka yang
> mengerikan; provokator yang berteriak-teriak
> menyulut kerusuhan missal ; tawuran antar kampung
> dan pelajar ; pemerkosaan ; kelaparan dan busung
> lapar ; pandemi flu burung ; banjir ; gempa bumi;
> dan beberapa bom yang meledak-ledak memakan korban
> manusia-manusia yang tak tahu-menahu apa
> kesalahannya harus menanggung perbuatan keji para
> teroris yang biadab.
> Semua peristiwa-peristiwa itu kerap kali terjadi
> di negeri dimana ia berdiam.
> Indonesia namanya.
> Si nenek sama sekali tidak pernah mengalami dan
> terlibat langung pada berbagai peristiwa-peristiwa
> yang memilikan hatinya tersebut. Dia cuma bisa
> mendengar berita tentang peristiwa itu mengalir dari
> mulut ke mulut dan dari telinga ke telinga, dan hal
> itu yang membuat ia menjadi sama sekali tidak
> memilikii kemampuan menceritakan dan menggambarkan
> kepada anak-cucunya secara detail, kecuali cerita
> dari peristiwa yang ia alami langsung sebagai
> seorang aktivis di KBMSB yang menjadi keahliannya.
>
> Jadi, setiap kali si nenek bercerita maka yang
> akan selalu diceritakan adalah kegiatannya selama
> ber-KBMSB dengan begitu detail, dan semisalnya
> adapun kisah yang lain, paling juga yang ia tuturkan
> adalah satu dari dua kisah asmaranya yang pernah
> terjalin semasa muda yang tak berujung ke pelaminan.
> Dan selidik punya selidik, ternyata kisah
> asmaranya yang tak berujung ke pelaminan itupun ia
> jalin dengan seorang pemuda yang juga adalah seorang
> sesama aktivis KBMSB.
>
> "Kisah asmara yang begitu getir", kenangnya suatu
> kali waktu sambil memeras ingus dan menyeka air
> matanya yang meleleh di pipi demi mengingat kisah
> asmaranya yang pupus di tengah jalan itu, dihadapan
> anak cucunya.
>
> Barangkali setiap kali bercerita si nenek akan
> duduk di atas sebuah kursi goyang sambil mengisap
> Dji Sam Soe dikerumuni oleh anak-cucunya yang
> kelihatan serius mendengar ceritanya, dan barangkali
> juga sebagian ada yang sambil mendengar cerita coba
> mengurut-urut betis dan puggung keriput si nenek
> agar semakin semangat bercerita.
>
> Untuk semua itu, dia mulai bercerita, dan
> ceritanya adalah kisah tentang kegiatan malam
> pencarian dana natal KBMSB dengan mengamen di
> Cibadak pada Sabtu malam, 12 November 2005.
>
> Beginilah ceritanya: "Udara terasa begitu dingin
> dengan cahaya bulan dan bintang menembus awan
> tipis menerangi malam kami waktu itu. Hampir jam 9
> malam , kami yang waktu itu dibalut oleh semangat
> yang bergelora, tiba di cibadak dengan tujuan
> mengamen guna menggalang dana Natal kbmsb 2005.
> Kami berjumlah 12 orang, rombongan yang berangkat
> waktu itu:
> Rudy Bony Siagian : Anggota KBMSB angkatan 2004,
> kuliah di Teknik Geologi ITB. Dari bentuk bibir dan
> susunan giginya, orang-orang sudah bisa memastikan
> bahwa dia samasekali tidak bisa menyanyi. Namun kalo
> soal semangat mengabdi di KBMSB dia salah satu yang
> terbaik di angkatannya, dan semangat itulah yang
> mengantarkan dia turut ikut mengamen dalam usaha
> menggalang dana Natal KBMSB 2005, meskipun kualitas
> suaranya mirip kaleng rombeng.
> Andar Tampubolon : Anggota KBMSB angkatan 2002,
> Kuliah di Teknik Sipil ITB. Secara fisik orang-orang
> menyebut dia mirip artis kondang, ELO, tapi jangan
> harap suaranya bisa mirip, karena kualitas suaranya
> cuma unggul tipis dari si Rudy Bony.
> Ruth Sihotang: Anggota KBMSB angkatan 2002, Kuliah
> di Psik UNPAD. Merupakan VJ dari kegiatan mengamen
> ini. Diantara semua peserta yang mengamen, harus
> diakui, cuma kualitas suaranyalah yang memang
> terdengar di atas rata-rata. Batuknya aja pun sudah
> enak kedengaran.Dia juga tau sedikit soal solmisasi
> sehingga dipercayakan untuk melatih rombongan yang
> mengamen malam itu. Namun seperti ungkapan yang
> mengatakan,"tak ada manusia yang sempurna ",
> demikianlah ia juga punya kelemahan dalam teknik
> bernyanyi. Konon, dia paling cuma bisa bernyanyi
> kalo nada dasar dari lagu yang akan dinyanyikan
> adalah E = do, selain itu maka suaranya akan menjadi
> fals. Makanya ketika melatih dan mengamen, jangan
> heran kalo keseluruhan lagu yang dibawakan
> dipaksakan dengan nada dasar E = do.
> Ferdani Sipayung: Ketua KBMSB, angkatan 2002,
> Kuliah di Teknik Kimia ITB. Dalam rombongan ini dia
> disebut-sebut sebagai "pimpro", dialah yang akan
> melakukan negosiasi dan lobi-lobi kepada para
> pemilik kedai makanan, agar rombongan diizinkan
> mengamen di toko dan warung mereka.
> Ternyata bakat sebagai seorang negotiator ulung
> mengalir kental dalam darah anak muda satu ini,
> terbukti, tak satupun pemilik kedai mampu menolak
> permintaannya, sehingga rombongan jadi leluasa
> mengamen.
> Herland Malau: Anggota KBMSB angkatan 2002, Kuliah
> di Teknik Sipil ITB. Dialah yang menjadi Ketua Acara
> Natal KBMSB 2005, ini. Turut serta dalam mengamen,
> meskipun kualitas suaranya bisa dikatakan hancur.
> Selain itu turut juga ada : Bryan Sitanggang:
> Anggota KBMSB angkatan 2002, Kuliah di Teknik
> Pertambangan ITB, Yanita Butar-Butar: Anggota KBMSB
> angkatan 2004, Kuliah di Arsitektur ITB, Jumadi
> Nainggolan: Anggota KBMSB angkatan 2005, Kuliah di
> Teknik Penerbangan ITB, Parningotan Siburian:
> Anggota KBMSB angkatan 2004, Kuliah di Teknik Mesin
> ITB, Nur Tetty Sinaga: Anggota KBMSB angkatan 2005,
> Kuliah di Teknik Industri ITB, Samuel: Anggota KBMSB
> angkatan 2005, Frans: Kuliah di Teknik Mesin ITB,
> dan yang terakhir Bobby Formula, entah siapapun
> orang ini, tak dikenal, mungkin hanya sebagai
> seorang simpatisan yang agak tulalit yang tak tau
> menau apa soal KBMSB, dan ikutan di malam itu
> sekedar ingin membuang suntuk.
>
> Berbekal latihan menyanyi dan pembendaharaan lagu
> rohani yang pas-pasan, seturunnya dari angkot, kami
> melihat di setiap kedai di mulut jalan yang menjual
> aneka masakan tionghoa sudah rame dipenuhi
> rekan-rekan se"profesi" sebagai pengamen amatiran,
> yaitu gerombolan mahasiswa yang sepertinya juga
> mempunyai tujuan yang sama, mencari dana natal
> dengan mengamen, melantunkan lagu-lagu rohani. Tapi
> diantaranya juga ada yang benar-benar sebagai
> pengamen professional yang membawakan lagu-lagu
> "duniawi" yang menghentak dari berbagai aliran
> musik. Baik dangdut, pop, rock 'n roll dan lain
> sebagainya. Merekalah orang-orang yang menganggap
> bernyanyi di pinggir jalan --meskipun beberapa
> diantaranya dengan kemampuan suara dan musik
> pas-pasan-- sebagai profesinya. Merekalah yang saban
> hari mengisi sejengkal perutnya dengan nasi, lalu
> merokok, minum, dan lain sebagainya dengan
> mengharapkan pendapatan dengan bernyanyi di pinggir
> jalan. Mereka bukan cuma orang-orang dewasa, tapi
> juga diantaranya
> adalah anak-anak kecil yang manis,anak-anak kecil
> yang matanya manis, cemerlang bak bintang kejora.
> Anak-anak kecil yang sepertinya lahir bukan dari
> rahim seorang ibu, melainkan dari rahim kemiskinan
> di negeri ini.
> Selesai bernyanyi dan bertepuk-tepuk, mereka
> mengulurkan tangan sambil mengkuyu-kuyukan muka.
>
> Malam itu lagu "duniawi" dan lagu rohani dari
> berbagai aliran-aliran musik dari berbagai penjuru
> jalan bercampur aduk menjadi satu. Begitu riuh.
> Ditambah lagi suara pukulan penggorengan pada kuali
> yang dilakukan si juru masak, suara kendaraan
> bermotor yang lalu lalang, juga suara sempritan
> penjaga parkir yang sibuk mengamankan jalan.
>
> Cahaya lampu yang berkilauan di trotoar jalan
> ditambah dengan cahaya lampu petromax dari kedai
> yang menggenangi sepanjang jalan menjadikan suasana
> bertambah semarak.
>
> Namun semaraknya suasana di sepanjang jalan
> Cibadak tersebut, sama sekali tidak menggambarkan
> suasana yang ada di benak kami begitu tiba di mulut
> jalan, malam itu.
> Melihat kenyataan target operasional untuk
> mendapatkan
=== message truncated ===
__________________________________
Yahoo! FareChase: Search multiple travel sites in one click.
http://farechase.yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/uBfwlB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
_____________________________________________________________
Keluarga Besar Mahasiswa Siantar-Bandung (KBMSB)
[email protected]
http://groups.yahoo.com/group/KBMSB
http://www.mail-archive.com/[email protected]
Disclaimer : Isi tanggung jawab pembaca !
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/KBMSB/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/