On 5/12/06, sartre satire <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
> Begitu kuat dan luasnya pengaruh dan cengkraman Kapitalisme--dengan logika formal (identity dan kontradiksi)--, terutama di negara-negara berkembang dimana mereka menanamkan modal (capital) dalam kegiatan industri, yang kemudian telah memasuki segala lini, tanpa terkecuali di lini pendidikan dengan terciptanya kaum borjuis di birokrasi pendidikan .
>
> ini point yang ku sampaikan kemarin ...
> tapi gini pak bobby..
> tidak ada yang salah sama ideologi kapitalis krn memang yang di cari keuntungan ato laba tapi yang salah kalo hiperlabaisme (he..he.. )(= istilah baru)
> sebaliknya sosialisme itu cuma dongeng pengiring tidur yang konsepnya sangat mulia tapi pelakunya ini yang sering kebablasan. (negara sosialis selalu mengandalkan pertumpahan darah)
> cuman yang ingin ku sampaikan adalah "be a humanism meski langit mau runtuh"
> memang kita masih butuh pendidikan yang formal tapi pendidikan itu jangan jadi formalitas.
> sebetulnya lulusan S1 yang kerja di sebuah perusahaan tidak pantas di sebut buruh ato kuli tapi bandit berdasi...
>
> buat pak dian matias... bpk sendiri bisa mencari sendiri arti lahir baru.. semog sukses
>
> ga masalah aku baru dapat pencerahan ato dapat pencerahan dari mana...
> ato nanti terjebak di pemikiranku sendiri (kt pak ika hadi)..
> kok jadi seperti pernyataan konyol...
>
> mbak santi..
> perkenalkan namaku satre satire...
> cukup..

Hai Satre.. kok aku gak disebut nih, jadi sedih nih. :-(

--
Ronsen
i-temp.blogspot.com


_____________________________________________________________

Keluarga Besar Mahasiswa Siantar-Bandung (KBMSB)
[email protected]
http://groups.yahoo.com/group/KBMSB
http://www.mail-archive.com/[email protected]

Disclaimer : Isi tanggung jawab pembaca !




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke