bang dian,
justru aku sangat menghargai masukan dan kritik dari bang dian makanya aku katakan kemaren seperti ini: "Jadi Bang, ayo tetap semangat, teruslah memberi kritik!"...
dan kritik yang bang dian buat di milis saat ini belon sesadis kritik yang pernah aku lemparkan di milis saat kepengurusan Jonathan, ampe aku pernah katakan ,"BUBARKAN KBMSB...!!!" hakhakaakakakak....(dan saat ini aku dan Jonathan serta teman-teman di pengurusannya peace-peace aja kok, bahkan makin mesra, iya ga Jo, David, Cici, dkk...
soal beginian KBMSB'ers sudah dewasa, bang...so, bukan barang baru di milis heheeh)
aku rasa dalam surat ku kemaren aku tidak mempermasalahkan masalah senioritas...
sejauh ini aku mengganggap kbmsb'ers dalam posisi equal sebagai teman...angkatan berapapun dia...
dan sebagai teman, gue akan selalu berada disisi teman-teman gue man..heheheh...
mengenai sapaan, "bang", "kak", "dek", tak jadi soal...gimana enaknya di-bathin ajalah, bang...
penting tidaknya pelindung dalam struktur oganisasi dalam kepengurusan kbmsb, kita serahkan ama pengurus yang sudah terpilih.
biar mereka yang atur, bang...
oke, sekali lagi tetap semangat, bang...hajar terus...![]()
bobby
Dian Matias Saragih <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dian Matias Saragih <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dear Bobby.
Bukankah itu justru "tidak menjunjung tinggi" kemampuan kawan-kawan aktivis
KBMSB untuk berpikir ? :-) Sy khawatir, jangan2 paradigma "abang/kakak -
adek" sebagaimana waktu di SMA di siantar masih berlanjut hingga
sekarang.Artinya, kita cenderung menganggap "abang/kakak" jauh lebih
berpengetahuan, atau lebih mampu dibandingkan dengan "adek" Hal ini bisa
kita lihat dari kesenangan orang kita untuk dipanggil "bang" atau "kak" oleh
yg lebih muda.
Hal lain, yang lebih tua sering memposisikan diri sebagai "guru". Kalau
"adek" berhasil mengerjakan sesuatu, maka dikomentari : "Yah,
bagus..bagus...", maksudnya : "hanya orang yang lebih pintarlah yang bisa
mengomentari bagus tidaknya sesuatu khan...
Nah, yang berposisi dan memposisikan diri sebagai "adek" juga gampang
"patah-semangat" kalau dikritik oleh "abang". Mengapa? Karena "abang"
dianggap sebagai setengah orangtua. Beda boy, adat di milis atau di
organisasi logis seperti KBMSB tidak memandang orang dari segi umur (ini
bisa diketahui dari jarang adanya dicantumkan masalah umur dalam AD/ART
organisasi). Bahkan posisi "pembina/pelindung" itu sebenarnya tidak perlu.
Itu khan berasal dari budaya "ewuh pakewuh" ?
dms
__________________________________________________
Anda Ber-Yahoo!?
Bosan dengan spam? Mel Yahoo! mempunyai perlindungan spam yang paling baik
http://my.mail.yahoo.com
_____________________________________________________________
Keluarga Besar Mahasiswa Siantar-Bandung (KBMSB)
[email protected]
http://groups.yahoo.com/group/KBMSB
http://www.mail-archive.com/[email protected]
Disclaimer : Isi tanggung jawab pembaca !
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "KBMSB" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
