He.. he.... Aneh ya... Aku itu kan mau kirim email untuk mencairkan
suasana di milist ini. Tapi kok aneh ya, malah semakin ‘hot’
nih pembahasan tentang 'tolor' dan 'ayam'...

Hiks.. POOR BOBBY…. (Peace man..). Apa kabarmu Bro, gimana TA-mu?
Udah hampir setahun nih sejak kita terakhir kali ketemu. Kapan dirimu
mengundangku untuk acara wisudamu? But, don’t worry, I do believe
you can make it though! Keep in faith…!

Saudaraku/temanku YOGI FRANSISCUS yang terkasih…, kritikmu kepada
pernyataanku di email sih boleh-boleh aja. Tapi, sehubungan dengan
statement-ku yang kamu kritik, aku perlu sedikit klarifikasi sebelumnya,
bahwa: “I WILL NEVER JUDGE PEOPLE WITHOUT KNOWING THEM WELL.”
Supaya dirimu lebih paham, I need to first emphasize to you bahwa aku
sendiri tidak begitu mengerti dan tidak begitu mengenal siapa sebenarnya
yang merupakan kaum "PEMIKIR" di negara ini. Apakah dirimu mengenalnya?
Kalau kamu kenal, aku boleh minta dikenalin sama dia/mereka nggak? Atau
mungkin dirimu yang merupakan “pemikir” di Negara ini? SORRY
TO SAY, I ALSO DON’T KNOW WHO YOU REALLY ARE. Nah, karena aku tidak
mengenal dia/mereka (para “pemikir”), tapi kudengar kalau
orang-orang disekitarku menyampaikan statement yang demikian tentang
‘pemikir’ di Negara ini, so aku hanya sekedar meneruskan
pendapat orang dan belum berani mengambil statement itu sebagai
‘pendapat pribadi’.

Sama halnya dengan para ‘pemikir’ tadi, aku juga nggak mau
men-JUDGE dirimu. Tapi tolong kamu juga jangan melakukan hal yang sama
terhadap diriku. CAUSE I AM VERY VERY SURE THAT YOU ABSOLUTELY DO NOT KNOW
WHO REALLY I AM.

Dalam kaitannya dengan menjalankan PROFESIKU, aku telah belajar banyak
hal, termasuk bagaimana berbicara dan berkomunikasi dengan orang, baik
secara lisan maupun tulisan. Untuk itu, aku juga mempelajari apa yang
disebut dengan ‘tatakrama” dan tidak sekedar hanya mempelajari
mengenai logika dan filsafat semata. Menurut pemahamanku, jikalau aku
menganggap seseorang itu sebagai teman, maka aku akan memanggil dia dengan
“namanya” dan bukan dengan sebutan ‘saudara”. So,
karena aku menganggap dirimu seorang teman (WALAUPUN AKU TIDAK TAHU SIAPA
DIRIMU), maka aku berani untuk memanggil serta menyebutkan namamu:
“YOGI”, daripada memanggilmu dengan sebutan
“SAUDARA” atau "ANDA". Namun, setelah membaca emailmu, apa
yang kamu tuliskan diakhir emailmu, yakni “SALAM PERSAHABATAN”
menurutku SANGAT KONTRADIKTIF dengan isi tulisanmu yang memanggilku dengan
sebutan “SAUDARA” dan "ANDA", dan terlebih lagi
mengkait-kaitkan isi emailku dengan “PROFESIKU”, yang aku
sendiri tidak tau apakah kamu tahu apa yang selama ini aku lakukan dalam
menjalankan profesiku? Apakah kamu mengerti betul apa PROFESIKU? Apakah
kamu mengerti dan betul-betul mengetahui bagaimana AKU dalam menjalankan
PROFESIKU? Ataukah kamu hanya MENDENGAR-DENGAR dan MENGAMATI saja? Sebelum
men-JUDGE, kamu perlu sedikit men-camkan: SETIAP ORANG BOLEH MEMILIKI
PROFESI BOLEH SAMA, TAPI BAGAIMANA MASING-MASING ORANG MENJALANKAN
PROFESINYA TERSEBUT BELUMLAH TENTU SAMA!

Anyway, aku mencoba untuk tetap berpikiran positif, walaupun sempat
terbersit dalam benakku bahwa dirimu seolah-olah memiliki
‘KEPRIBADIAN GANDA’. Di satu sisi kamu berperan sebagai
‘SATRE SATIRE’ di sisi lain kamu berperan sebagai ‘YOGI
FRANSISCUS’. Tapi aku tidak mau men-JUDGE siapa kamu dalam hal ini.
Yang jelas kutahu dan dapat kusimpulkan, bahwa DIRIMU MENGENAL SIAPA
SEBENARNYA ORANG YANG MENGGUNAKAN INISIAL ‘SATRE SATIRE’
selama ini di mailing list. Namun kamu tidak mau memberitahukannya. But,
it’s absolutely your right!

SO, aku harap kamu juga menyempatkan waktu untuk belajar yang namanya
‘TATAKRAMA’. Kamu harus bisa membedakan, bagaimana
berkomunikasi dengan TEMAN, SAHABAT, KELUARGA, ataupun LAWAN. Bagaimana
mungkin kamu menganggap dan berharap orang-orang menjadi TEMAN atau
SAHABATmu sementara dalam berkomunikasi dengan mereka kamu selalu
menggunakan ‘TATABAHASA’ untuk berkomunikasi dengan
‘LAWAN’.

At last, aku minta maaf sebelumnya jika ada statement-ku yang tidak
berkenan bagi setiap orang anggota di milist ini. Untuk itu aku juga
sependapat dengan BOBBY agar pembahasan mengenai SATRE SATIRE agar
ditiadakan dari milist ini. Semoga segala sesuatu yang pernah disampaikan
olehku maupun oleh rekan-rekan yang lainnya, termasuk saudara dan temanku
YOGI dan/atau SATRE SATIRE bisa kita ambil manfaatnya untuk lebih
memajukan diri kita masing-masing dan organisasi yang kita cintai ini.


SALAM PERDAMAIAN, SALAM PERSAHABATAN, SALAM PERJUANGAN, DAN SAMPAI KETEMU
DALAM KESUKSESAN!

Cheers,
Perry Cornelius Sitohang
Attorney-at-Law



> yogi fransiscus < [EMAIL PROTECTED] >, menulis:
>
> Salam buat Saudara Bobby Fomula.
> Saya tunggu jawaban Anda.
> Peace man......
>   --------------
> Rekan Yogi,
>   supaya permasalahan ini tidak berlarut-larut, ada baiknya kita sepakat
> untuk meniadakan nama "Sartre Satire" sebagai pihak "ketiga" (kalo
> memang benar adanya) dalam setiap tulisan kita, yah.
>   (Loe, sih yang mancing-mancing duluan, pake nulis "Sartre Satire ~ Lahir
> Baru" segala di akhir tulisan loe kemaren).
>
>   Ok, sekarang kembali ke permasalahan " Tolor atau Ayam ?" dengan jawaban
> yang loe nanti-nanti dari gue (busyet, penasaran banget sih, loe ama
> gue...)
>   Terus terang, dengan sikap sebagai seorang ksatria, gue harus jujur pada
> loe, man, kemaren gue hanya bisa memberi falsifikasi dari argument loe
> karena memang "logic thinking" saat ini merupakan bonsai yang menghiasi
> kepala gue. So, kalo loe mau ngajak gue buat phibu-phibuan soal ini, gue
> siap layani, loe ampe tetes upil penghabisan heheh...
>   Akan tetapi, kalo loe mau ajak gue untuk diperhadapkan pada persoalan:
> "duluan mana nongol, tolor atau ayam?"
>   Adoooh...persoalan ini sebenarnya di luar domain gue,man.
>
> Namun, untuk sekedar pembahasan (gue menolak kalo ini disebut sebagai
> wacana).
>   Berbicara soal mana duluan nongol " Ayam atau Tolor ", tentu kita akan
> di-ingatkan kembali pada perseteruan yang telah lama bergulir tanpa tepi
> antar dua system pemikiran yang saling me-negasi-kan, yakni: Kaum
> Kreasionisme (yang percaya akan adanya Sang Pencipta sebagai Penggerak
> Mula dari pembentukkan alam semesta) dan Materialisme (yang percaya pada
> mulanya adalah materi; semua yang ada berasal dari materi yang sudah ada
> sebelumnya dan alam semesta ini terjadi hanya dalam sebuah
> kebetulan/chance).
>   Nah,  dua system pemikiran yang saling ber-kontradiksi ini, adalah dua
> golongan yang paling jago dan paling heppot kalo disuruh ngejawab: "
> mana duluan nongol telur atau ayam ? "
>
>   Para Materialisme yang percaya akan adanya evolusi makhluk hidup akan
> menjawab: tolor duluan toh yang deluan nongol, dengan argument umumnya:
> "Menurut  hukum evolusi , kehidupan bermula dari air. Kemudian hewan-hewan
> air berevolusi dan memiliki kaki sehingga akhirnya bumi yang muda
> khususnya daratan di dahului dan di dominasi oleh makhluk kadal
> (dinosaurus), dan belum ada unggas. Kemudian setelah lama baru terjadi
> evolusi kembali dan muncullah unggas purba. Dan kita tahu bahwa umumnya
> kadal (dinosaurus) itu bertelur. Nah, dari sini kita bisa mengambil
> kesimpulan bahwa tolorr lah yang terlebih dulu ada, karena tolor ada
> sebelum kemunculan unggas bahkan jauh sebelum ayam itu ada. Apapun jalur
> evolusi ataupun mutasi genetik yang menyebabkan pada suatu saat menetas
> anak ayam dari induknya yang secara genetik beda (bisa disebut dengan
> proto-ayam) sudah terjadi saat pembuahan atau gestasi ayam dalam telur.
>   Induk ayam ini sendiri secara definisi hanya proto-ayam yang secara
> genetik, 'ke-ayaman-nya' (ada ga sih istilah itu?) belum sesempurna
> anaknya, sehingga belum bisa dikatakan ayam." (gue kutip dari beberapa
> sumber)
>
>   Sedangkan para kreasionisme yang percaya pada genesis, mengatakan: "Ayam
> duluan. Karena dari kitab genesis mengatakan bahwa Tuhan menciptakan
> hewan-hewan, dan bukan tolor-tolor..."(gue kutip dari beberapa sumber)
>
>   Nah, lo...singkatnya dan ringannya seperti itu. Dan tentu diantara dua
> arus pemikiran hitam-putih tersebut so pasti ada golongan abu-abu
> (intelligent design) bahkan golongan yang tak tahu menahu.
>
>   Kalo loe mau yang berat-berat loe bisa tanyakan langsung pada para
> saintis dan pada para teolog-teolog yang sudah menjadi ahlinya...
>   Jujur, soal begini gue blon jago, dan tak sudi jago.
>   Gue sudah set arah ilmu gue kemana, man...
>   Gimana dengan,loe?
>   Kemana arah proses pembelajaran loe selama ini kira-kira?
>
>   Sekedar nunjukin jalan buat loe, loe bisa cari banyak bahan mengenai
> soalan ini di google, tinggal ketik kata "evolusi" dan "kreasionis",
> doank...
>   Terserah loe mau ikut angin yang mana...?
>
>   Pasti, loe nanya, bagaimana dengan gue, ya?
>   Ampe detik ini gue masih percaya ama Sobat gue, Tuhan Yesus, dan Doi
> ngajarin ama gue untuk tidak terlalu menyibukkan diri berdebat dengan
> para ahli-ahli taurat dan nabi-nabi palsu...karena semua dasarnya adalah
> kasih.
>
>   Yah, gue mengasihi loe Yogi...
>
>   Salam Metal,
>
>   Bobby Formula
>
> yogi fransiscus < [EMAIL PROTECTED] >, menulis:
>
>   Saya bukanlah Sartre Satire.
> Menanggapi pernyataan Saudara (¨ pemikir di negara kita ini , yang kata
> orang logikanya rada minus¨)
>
> Kata orang disini tidak spesifik, mengapa  Anda  tidak  menuliskan (¨
> pemikir  di negara kita ini,  menurut saya logikanya  rada minus¨) ??
> ada anggapan bahwa Anda tidak berani mengambil tanggung jawab pada
> perkataan Anda sendiri. (¨itu tidaklah baik apalagi di bidang yang Anda
> geluti ¨).
> Dan satu hal lagi : saya beranggapan tidak  mungkin  seorang pemikir
> logikanya rada minus. Apakah menurut Anda demikian??
>
> Salam buat Saudara Bobby Fomula.
> Saya tunggu jawaban Anda.
> Peace man......
>
> salam persahabatan.
>
> Dan selalu berpikiran positif.
>
> __________________________________________________
> Anda Ber-Yahoo!?
> Bosan dengan spam?  Mel Yahoo! mempunyai perlindungan spam yang paling
> baik
> http://my.mail.yahoo.com


-- 
LUBIS, SANTOSA & MAULANA Law Offices
Mayapada Tower 5th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 28
Jakarta 12920
T: (62-21) 521 1931
F: (62-21) 521 1930
www.lsm86law.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Everything you need is one click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/AHchtC/4FxNAA/yQLSAA/uBfwlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

_____________________________________________________________

Keluarga Besar Mahasiswa Siantar-Bandung (KBMSB)
[email protected]
http://groups.yahoo.com/group/KBMSB
http://www.mail-archive.com/[email protected]

Disclaimer : Isi tanggung jawab pembaca !
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/KBMSB/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke