berdasarkan kejadian nyata kemaren sore, yang berlanjut dalam sebuah imaji.
"Aib Seorang Gadis"
oleh: Bobby Formula
Di atas jalan berlapis aspal hitam itu, tampak seorang gadis berwajah kuyuh berjalan dengan langkah lunglai.
Air matanya setetes demi setetes jatuh bercampur dengan rintik hujan yang turun membasuh bumi.
Petang itu, jalanan sepi. Hanya asap tipis yang merayap keluar dari pori-pori bumi menemani langkah kakinya yang cepat dan panjang bermaksud segera sampai ke tempat tujuan.
Tak lagi ia pedulikan sekitar.
Suit-suitan para jejaka tampan yang berkumpul di emperan rumah di seberang jalan pun
ia abaikan.
Tak seperti hari-hari biasanya ia begitu. Paling tidak sebatas senyum manis, meskipun terpaksa, pasti ia akan selalu lemparkan untuk menjaga perasaan para jejaka itu tak kala mereka menggoda. Tapi hari ini memang sedikit beda. Jangankan berharap mendapatkan lemparan senyum, menoleh pun ia tidak.
Perasaan jejaka itu pun kecut, serentak mereka bertanya-tanya dalam hati,"Ada apa dengan mu...?"
Ia terus berjalan, dan tanpa terasa air mata sudah mengalir semakin deras di atas pipinya yang halus, putih, bersih. Lalu sesekali coba ia usap-usap dengan saputangan merah jambu yang ada dalam genggamannya.
"Uhu...uhu..hiks...hiks..., ratapnya.
Semakin ia teringat akan masalah yang
menindihnya, semakin deras air matanya keluar, "Uhu...Uhu...benar-benar aib!! Memalukan....!! ", rintihnya.
Kali ini, bukan cuma air matanya saja yang menetes bercampur rintik hujan membasuh bumi, ingusnya pun, perlahan namun pasti, turut serta.
Tak berapa lama, ia pun tiba di depan pintu rumah.
Seperti biasa, bel yang menempel di dinding dekat pintu ia pencet.
Cukup sekali Ia memencet.
" ding...dong..."
Kemudian seorang ibu paruh bayah pun membukakan pintu, dan si Ibu sontak terkejut ketika melihat wajah ayu yang tampak pucat, mata bengkak, memerah, berdiri di di hadapannya,
" Neng Vina...? Ada apa...? Kenapa menangis...?"
Dan dihadapan si Ibu tua itu Vina tak kuasa menyembunyikan tangisnya. Iapun meraung-raung," Uhu...uhu..., Bi....."
"Iya, ada apa, Neng?"
Ditanya seperti itu Vina malah makin meraung-raung, memeluk si Ibu Tua yang ia sebut Bibi.,"Uhu....uhu.....uhu....., Bibiiiiiiii ".
"Heule....heule....Bibi mah jadi tambah bingung atuh begini ", si Ibu Tua membalas peluknya. " Tapi, sebentar....,hmmmf...hmmmf... apa ini?", gumannya.
" Uhu...Uhu....benar-benar aib!! Memalukan,Bi...!!"
"Ada, apa...?Aib bagaimana? Memalukan bagaimana? Ayo neng, cerita, atuh...?".
Si Ibu Tua terperanjat, pikirannya liar bergerak
kemana-mana, membayangkan yang bukan-bukan telah menimpah Vina.
"Vina bercel (red:berak celana) di angkot, Bi...?"
"Iihhh....kirain tadi kenapa-kenapa. Gi, sana, cebok aja atuh, Neng. Bleguk...!!"
Bobby Formula
Berdasarkan kejadian kemaren sore, ceritanya, aku ketemu cewek cakep lagi (maaf, nih) berak celana di atas angkot. Kayaknya doi lagi sakit perut, tuh....heheh..........
Kasihan dia. Di angkot nangis melulu heheheh....sesampe di rumah aku lanjuti kisahnya dalam khayalanku.......hihihihih.....lagian kenapa nangis,coba?Atau karena di angkot aja kali,ya.........heheheh..........
Tapi lebih kasihan lagi kami yang di dalam angkot megap-megap
hahahahah....
__________________________________________________
Anda Ber-Yahoo!?
Bosan dengan spam? Mel Yahoo! mempunyai perlindungan spam yang paling baik
http://my.mail.yahoo.com
__._,_.___
_____________________________________________________________
Keluarga Besar Mahasiswa Siantar-Bandung (KBMSB)
[email protected]
http://groups.yahoo.com/group/KBMSB
http://www.mail-archive.com/[email protected]
Disclaimer : Isi tanggung jawab pembaca !
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "KBMSB" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
