Ha...ha...ha....bang Bob, makin jago aja abang mengarang ya. Udah 
memantapkan hati untuk jadi pengarang ya? Kumpulin aja semua 
karanganmu bang, nanti dimasukkan daftar wajib baca kalo KBMSB bikin 
e-library ( molo hata Indonesia-na perpustakaan elektronic) Aku malah 
makin merasakan "aroma puitis" Pramoedya di dalam karanganmu bang, 
biarpun di bagian akhir terasa "kekonyolan" yang sangat tidak 
Pramoedya hwa....hwe...hwo...............heheheh.....................

Pokoknya salut buat si Jiwa KBMSB.

NB. Berhubung Belanda kalah 0-1 lawan Portugal dini hari kemarin lusa 
aku ganti menjagokan Jerman untuk jadi juara Piala Dunia 2006 ini. 
Mudah-mudahan tim Panzer bermain prima dan memanfaatkan posisi mereka 
sebagai tuan rumah. Bye bye Belanda.....bye bye St. George Cross.....

Against all odds Jerman. Viva Deutscher (sori kalo bahasa Jermannya 
berantakan)



--- In [email protected], BOBBY FORMULA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> berdasarkan kejadian nyata kemaren sore, yang berlanjut dalam 
sebuah imaji.
>    
>    "Aib Seorang Gadis"
>    
>   oleh: Bobby Formula
>    
>   Di atas jalan berlapis aspal hitam itu, tampak seorang gadis 
berwajah kuyuh berjalan dengan langkah lunglai. 
>   Air matanya setetes demi setetes jatuh bercampur dengan rintik 
hujan yang turun membasuh bumi.
>   Petang itu, jalanan sepi. Hanya asap tipis yang merayap keluar 
dari pori-pori bumi menemani langkah kakinya yang cepat dan panjang 
bermaksud segera sampai ke tempat tujuan. 
>   Tak lagi ia pedulikan sekitar.
>   Suit-suitan para jejaka tampan yang berkumpul di emperan rumah di 
seberang jalan pun ia abaikan. 
>   Tak seperti hari-hari biasanya ia begitu. Paling tidak sebatas 
senyum manis, meskipun terpaksa, pasti ia akan selalu lemparkan untuk 
menjaga perasaan para jejaka itu tak kala mereka menggoda. Tapi hari 
ini memang sedikit beda. Jangankan berharap mendapatkan lemparan 
senyum, menoleh pun ia tidak.
>   Perasaan jejaka itu pun kecut, serentak mereka bertanya-tanya 
dalam  hati,"Ada apa dengan mu...?"
>    
>   Ia terus berjalan, dan tanpa terasa air mata sudah mengalir 
semakin deras di atas pipinya yang halus, putih, bersih. Lalu 
sesekali coba ia usap-usap dengan saputangan merah jambu yang ada 
dalam genggamannya.
>    
>   "Uhu...uhu..hiks...hiks..., ratapnya. 
>    
>   Semakin ia teringat akan masalah yang menindihnya, semakin deras 
air matanya keluar, "Uhu...Uhu...benar-benar aib!! Memalukan....!! ", 
rintihnya.
>   Kali ini, bukan cuma air matanya saja yang menetes bercampur 
rintik hujan membasuh bumi, ingusnya pun, perlahan namun pasti, turut 
serta.
>    
>   Tak berapa lama, ia pun tiba di depan pintu rumah.
>   Seperti biasa, bel yang menempel di dinding dekat pintu ia pencet.
>   Cukup sekali Ia memencet.
>    
>   " ding...dong..." 
>    
>   Kemudian seorang ibu paruh bayah pun membukakan pintu, dan si Ibu 
sontak terkejut ketika melihat wajah ayu yang tampak pucat, mata 
bengkak, memerah, berdiri di di hadapannya,
>    
>   " Neng Vina...? Ada apa...? Kenapa menangis...?"
>    
>   Dan dihadapan si Ibu tua itu Vina tak kuasa menyembunyikan 
tangisnya. Iapun meraung-raung," Uhu...uhu..., Bi....."
>    
>   "Iya, ada apa, Neng?"
>    
>   Ditanya seperti itu Vina malah makin meraung-raung, memeluk si 
Ibu Tua yang ia sebut Bibi.,"Uhu....uhu.....uhu....., Bibiiiiiiii ".
>    
>   "Heule....heule....Bibi mah jadi tambah bingung atuh begini ", si 
Ibu Tua membalas peluknya. " Tapi, sebentar....,hmmmf...hmmmf... apa 
ini?", gumannya.
>    
>   " Uhu...Uhu....benar-benar aib!! Memalukan,Bi...!!"
>    
>   "Ada, apa...?Aib bagaimana? Memalukan bagaimana? Ayo neng, 
cerita, atuh...?".
>    
>   Si Ibu Tua terperanjat, pikirannya liar bergerak kemana-mana, 
membayangkan yang bukan-bukan telah menimpah Vina.
>    
>   "Vina bercel (red:berak celana) di angkot, Bi...?"
>    
>   "Iihhh....kirain tadi kenapa-kenapa. Gi, sana, cebok aja atuh, 
Neng. Bleguk...!!"
>    
>   Bobby Formula
>   Berdasarkan kejadian kemaren sore, ceritanya, aku ketemu cewek 
cakep lagi (maaf, nih) berak celana di atas angkot. Kayaknya doi lagi 
sakit perut, tuh....heheh..........
>   Kasihan dia. Di angkot nangis melulu heheheh....sesampe di rumah 
aku lanjuti kisahnya dalam khayalanku.......hihihihih.....lagian 
kenapa nangis,coba?Atau karena di angkot aja 
kali,ya.........heheheh..........
>   Tapi lebih kasihan lagi kami yang di dalam angkot megap-megap 
hahahahah....
> 









------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/6pRQfA/fOaOAA/yQLSAA/uBfwlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

_____________________________________________________________

Keluarga Besar Mahasiswa Siantar-Bandung (KBMSB)
[email protected]
http://groups.yahoo.com/group/KBMSB
http://www.mail-archive.com/[email protected]

Disclaimer : Isi tanggung jawab pembaca !
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/KBMSB/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke