On 8/6/07, erikson <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>    Artikel ini mungkin kontrakdiksi dengan email sebelumnya…
>
> Memang budaya korupsi dan mental yang bobrok dari aparat dan pemerintah
> dan
>
> juga pelaku bisnis di Indonesia, seolah-olah membuat sikap apatis bagi
> sebahagian
>
> besar rakyat Indonesia… tapi bagaimana respon kita terhadap artikel di
> bawah ini???
>
> Terlampir link url artikel Goldman Sach tentang 
> Indonesia<http://www.kompas.com/kompas-cetak/0708/01/opini/3731974.htm> Kompas
> tanggal 1 Agustus 2007…
>
>
>
> Menarik untuk dicermati…
>
>
>
> Salam
>
> Erikson
>
>
>  ------------------------------
>
> *From:* [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] *On Behalf
> Of *Jeffrey Samosir
> *Sent:* Thursday, August 02, 2007 3:42 PM
> *To:* [EMAIL PROTECTED]
> *Subject:* [EL-ITB] Mimpi Kemakmuran bagi Indonesia
>
>
>
> Bagi teman2 yang blm sempat membacanya, artikel Goldman Sach tentang
> Indonesia <http://www.kompas.com/kompas-cetak/0708/01/opini/3731974.htm>di 
> Kompas kemarin cukup menarik. Cuplikannya sbb:
>
> *Dalam tulisan terbaru "N-11: More Than an Acronym", (Global Economics
> Paper No 153, Maret 28, 2007), Goldman Sach membuat suatu prediksi
> perekonomian global pada tahun 2050. Dalam makalah itu Indonesia diprediksi
> akan menjadi kekuatan nomor tujuh di dunia setelah China, AS, India, Brasil,
> Meksiko, dan Rusia. Prediksi mirip makalah "The World in 2050" yang
> disiapkan Pricewaterhousecoopers, yang menempatkan Indonesia pada kekuatan
> nomor enam setelah AS, China, India, Jepang, dan Brasil. Dari kedua tulisan
> itu menarik disimak bahwa urutan enam besar perekonomian dunia bisa berbeda,
> tetapi urutan Indonesia keenam atau ketujuh relatif tidak banyak berbeda.
> *
>
> Pengen baca nih, pandangan teman2 yang bergelut di sektor keuangan… bang
> Edward (Bahana) mungkin bisa berbagi? Minggu lalu udah baca komentar2nya di
> Kontan J
>
>
>
> Salam,
>
> Jeffrey/85
>
>
>
>
>
>   
>
Mudah2an pendapatannya merata bagi semua penduduk, tanpa terkecuali
Banyak sih banyak...tapi...T_T...bukannya kita (baca: Indonesia) memang
sudah kaya dari dulu?

Tapi lagi nih, "Let us try 'till we die...!!!"

Kirim email ke