Artikel ini mungkin kontrakdiksi dengan email sebelumnya. Memang budaya korupsi dan mental yang bobrok dari aparat dan pemerintah dan
juga pelaku bisnis di Indonesia, seolah-olah membuat sikap apatis bagi sebahagian besar rakyat Indonesia. tapi bagaimana respon kita terhadap artikel di bawah ini??? Terlampir link url artikel Goldman <http://www.kompas.com/kompas-cetak/0708/01/opini/3731974.htm> Sach tentang Indonesia Kompas tanggal 1 Agustus 2007. Menarik untuk dicermati. Salam Erikson _____ From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Jeffrey Samosir Sent: Thursday, August 02, 2007 3:42 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [EL-ITB] Mimpi Kemakmuran bagi Indonesia Bagi teman2 yang blm sempat membacanya, artikel Goldman <http://www.kompas.com/kompas-cetak/0708/01/opini/3731974.htm> Sach tentang Indonesia di Kompas kemarin cukup menarik. Cuplikannya sbb: Dalam tulisan terbaru "N-11: More Than an Acronym", (Global Economics Paper No 153, Maret 28, 2007), Goldman Sach membuat suatu prediksi perekonomian global pada tahun 2050. Dalam makalah itu Indonesia diprediksi akan menjadi kekuatan nomor tujuh di dunia setelah China, AS, India, Brasil, Meksiko, dan Rusia. Prediksi mirip makalah "The World in 2050" yang disiapkan Pricewaterhousecoopers, yang menempatkan Indonesia pada kekuatan nomor enam setelah AS, China, India, Jepang, dan Brasil. Dari kedua tulisan itu menarik disimak bahwa urutan enam besar perekonomian dunia bisa berbeda, tetapi urutan Indonesia keenam atau ketujuh relatif tidak banyak berbeda. Pengen baca nih, pandangan teman2 yang bergelut di sektor keuangan. bang Edward (Bahana) mungkin bisa berbagi? Minggu lalu udah baca komentar2nya di Kontan :-) Salam, Jeffrey/85
