klo boleh saya ralat ya, sebenarnya bukan begitu. itu pandangan yang salah. sekrg saya ambil contoh. seorang ayah membunuh lalu anaknya besok dibunuh. terus semua orang ngomong oh itu karena dulu ayahnya membunuh maka sekarang anaknya dibalas.Karma tidak bisa dipandang spt itu. klo pandangan spt itu ya kita berbuat aja yg jelek2 toh yg nanggung bukan kita tapi anak cucu kita. enak khan. bukan-bukan seperti itu
setiap manusia dilahirkan membawa karma sendiri-sendiri.bukan turun-menurun atau limpah-melimpah.klo anak cucu berbuat kebaikan maka otomatis karma baik akan selalu mengikuti kemanapun mereka pergi begitupan sebaliknya. Bila anak cucu selalu memberi jasa kepada nenek moyang baik berupa ziarah atau memperingati hari kematiannya untuk yg sudah meninggal maka itu adalah salah satu karma baik kita. otomatis juga seluruh keluarga kita akan mendapat karma baik. bukan kalo kita berbuat baik lalu nenek moyang kita masuk sorga meskipun nenek moyang kita adalah teroris('hihihihih yang lagi ngetrend di indonesia sekrg ini'). lalu sebaliknya klo kita berbuat jahat lalu nenek moyang kita masuk neraka atau menderita mennggung karma buruk kita. bukan seperti itu. karma itu dari kita, oleh kita,untuk kita dan yang menjalani kita. ok itu aja tanggapan saya. sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas tanggapan dari email saya. ini membuktikan bahwa orang-orang klenteng masih exist dan tidak mempunyai sifat tidak mau tahu. semoga contact-contact semacam ini juga terjadi untuk teman-teman yang lain, sehingga  menjadi lebih kompak dengan adanya forum ini
 
-------Original Message-------
 
From: Handoyo
Date: Sunday, October 20, 2002 09:29:39 PM
Subject: Re: [Kelenteng] Melimpahkan budi baik
 
Thanks Ronny,

Bagaimana pendapatmu tentang pengertian bahwa "Jika anak cucu berbuat baik,
maka nenek moyang akan menerima karma baik" dan "Jika anak cucu berbuat
jahat, maka nenek moyang akan mendapat karma buruk" ?

Thanks.
Handoyo

On Monday 21 October 2002 10:09, ronny winarto wrote:

setahuku sih nggak bisa ya, mungkin dilimpahkan dalam arti kita dapat pah=
ala
lalu kita membagi pahala itu dengan orang lain mungkin iya. misalnya kita
dapet hadiah uang 1 M. lalu kita ngajak satu kampung makan bersama, berar=
ti
khan kita membagi pahal dengan orang lain. ok begitu tanggapan saya =0D


---------------------------------------------------------------------
Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com
To subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]g
____________________________________________________
  IncrediMail - Email has finally evolved - Click Here

Kirim email ke