saudara ronny sangat benar dimana surga dan nirwana itu beda...sudah sangat jelas 
dibilang oleh anda...di surga itu tempat para orang2 suci seperti dewa tapi tetap 
masih ada hawa nafsu...dan saya pernah mendengar kalimat seperti ini..." Kekacauan di 
langit merupakan bencana di bumi " kalo masih ada kata kekacauan berarti di langit pun 
masih bisa terjadi hal2 yang mungkin melanggar hukum langit...namun kalo nirwana yaitu 
tempat para boddhisatva dimana telah mencapai kesempurnaan. Mereka inilah yang 
dinamakan telah mencapai tingkat tertinggi menurut ajaran buddha. 
Sedangkan dalam ajaran taoism...dewa itu mempunyai tingkatan. Masing-masing dewa 
memiliki keahlian yang berbeda2 namun mereka tetap dalam satu tujuan yaitu 
menyelamatkan serta melindungi umat manusia di bumi. Jadi untuk mencapai tingkat dewa 
lebih tinggi...tiap dewa harus berbuat kebajikan dan kebaikan seperti menolong umat 
manusia...dengan begitu bisa mencapai tingkat dewa yang lebih tinggi...namun demikian 
menjadi seorang dewa sudah melebihi dari manusia biasa. Manusia pun demikian...kalo 
mau mencapai penghidupan yang cerah dikehidupan berikutnya maka haruslah berbuat 
seluruh kebaikan sesuai ajaran buddha dan para dewa2 sekalian...dan jangan lupa ajaran 
konghucu..."berbaktilah kepada orang tua baik semasa hidup maupun sesudah hidup" 
demikianlah masukan dari saya...
 
Iswandi Santoso
Columbus,OH USA 
 ronny winarto <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:FLAVOR00-NONE-0000-0000-000000000000;menurut pendapatku memang krn di sorga 
kesempatan untuk berbuat baik sangatlah tinggi. bukti belum bisa saya buktikan memang 
karena memang saya belum menjadi dewa.dan saya katakan hal ini hanya berdasarkan pada 
buku-buku yang pernah saya baca sebelumnya. bahwa dialam sorga hal seperti itulah yang 
terjadi. alam sorga itu seperti yang saya katakan berisi makhluk yang mempunyai 
kemampuan lebih dibanding manusia, nah dengan kemampuan inilah para penghuni sorga 
bisa melakukan apapun yang mereka inginkan.nah dengan kemampuan ini seperti yang 
saudara santoso katakan mereka dituntut untuk berbuat baik terus tanpa alasan atau 
imbalan apapun.nah apa salahnya bila kita nantinya menempati sorga maka kita menambah 
karma baik kita agar kita bisa mencapai nirwana.surga dan nirwana adalah 2 hal yang 
berbeda menurut pandangan saya karena di surga kita masih mengalami adanya tumimbal 
lahir lagi baik menjadi penhuni sorga atau menjadi manusia atau bahkan menjadi makhluk 
yang lebih rendah lagi. sedang nirwana adalah suatu keadaan dimana segala nafsu 
keinginan dan tumimbal lahir telah lenyap. saya tidak bisa mengatakan bagaimana 
kehidupan disana (Sorga atau Nirwana) karena pikiran kita masih diliputi oleh nafsu 
keinginan  yang membuat kita terkadang memandang sesuatu yang tidak kita ketahui 
sesuai dengan yang kita inginkan. kehidupan di sorga kita pandang memliki daerah 
seperti di bumi dan sebagainya. itu sudah keliru karena memang kita tidak tahu apa 
yang ada disana. kita hanya tahu bahwa sorga atau nirwana itu ada terlepas dari apa 
yang ada disana. siapa yang tahu kehidupan yang ada disana hanya orang yang telah 
mencapai tingkat kesucian tertinggi yang tahu.dan kita karena masih diliputi nafsu 
keinginan sring memandang bahwa kehidupan disana sama seperti kehidupan kita sekrg shg 
apa yang telah diutakan para bijaksna itun telah salah kaprah kita tanggapi .dari 
sudut pandang mana saya membedakan antara nirwana dan sorga. sebenarnya hal ini sudah 
ada dalam ajaran sang buddha dimana alam kehidupan ini terbagi menjadi beberapa bagian 
seperti yang saya utarakan kapan hari dalam. mIlis dan yang paling tinggi adalah 
Nirwana sedang setelah itu barulah sorga dan manusia serta kehidupan yang lebih rendah 
lagi. mungkin ini pandangan saya ya tapi kebanyakan orang2 telah salah kaprah dalam 
menilai bahwa sorga itu sama dengan nirwana. sorga masih ada nafsu keinginan  sedang 
di nirwana sudah tidak ada.tapi dari tanggapan ini saya sangat setuju dengan pendapat 
saudara santoso bahwa yang penting sekrg berbuatlah yang terbaik untuk masa depan  
thanks ronny-------Original Message-------  From: [EMAIL PROTECTED]: 
Wednesday, October 23, 2002 07:12:08 PMTo: [EMAIL PROTECTED]: Re: 
[Kelenteng] Reinkarnasi atau Jadi Dewa. Ok. Saya ralat dan sedikit tambahan.

Apakah setelah di surga tersebut baru ada kesempatan berbuat karma baik yang 
besar?
Bagaimana bisa tahu kalau di surga memilliki kesempatan berbuat baik sangat 
besar? Apakah buktinya? 
Jika dikatakan bahwa di surga kesempatan memperbanyak karma baik sangat besar, 
maka bukankah sebagai manusia lebih banyak dapat berbuat karma baik dengan 
menolong sesama?

Apa perbedaan surga dan nirwana? Dan dari sudut pandang mana adanya perbedaan 
tersebut?

Handoyo



On Thursday 24 October 2002 08:04, you wrote:
lho jangan keliru, saya nggak ngomong nirwana , saya khan ngomong =
dialam
dewa alias di surga kesempatan untuk mencapai nirwana lebih besar.=20
=20

-- 
Thanks and warm regards,
Handoyo
Apointe.com - http://www.apointe.com
Domain registration service

--------------------------------------------------------------------- 
Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com 
Posting, email: [EMAIL PROTECTED] 
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] 
Unsubscribe, e-mail: 
[EMAIL PROTECTED]
  IncrediMail - Email has finally evolved - Click Here


---------------------------------
Do you Yahoo!?
Y! Web Hosting - Let the expert host your web site

Kirim email ke