yupe...hanya kita dan para dewa yang tau apa yang telah kita perbuat baik maupun buruk...berbuat baik sebaiknya tidak hanya dalam lingkungan kita sendiri tapi juga harus dalam diri kita masing2...janganlah beranggapan bahwa menolong orang laen dengan alasan dapat imbalannya atau hanya memamerkan kebaikan kita kepada orang laen dengan maksud agar mereka tahu bahwa kita adalah orang yang baik dan penolong...jika anda berpikiran seperti ini...maka perbuatan baik anda tidaklah ikhlas dan murni...berbuat kebajikan harus dilandaskan ketulusan dari hati anda sendiri baru namanya berbuat kebajikan menurut ajaran Buddha, Taoism, dan KongHuCu...sekian dan terima kasih... Iswandi Santoso Columbus,OH USA Toto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Jadi menurut anda ketulusan kita dalam berbuat kebajikan itu hanya kita yg tau dan tentunya juga dewa ya? Sehingga dengan demikian untuk mendapat karma baik tergantung dari diri kita sendiri ya.
Terima kasih atas tanggapan anda Salam Toto ----Original Message----- From: Santoso Iswandi [mailto:in246hi@;yahoo.com] Sent: Thursday, October 24, 2002 12:24 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: RE: [Kelenteng] Reinkarnasi atau Jadi Dewa. hal kedua yg saya minta tolong tanggapannya adalah ttg uraian saudara santoso bahwa "Orang yang penuh dengan cinta kasih, kedamaian, kebahagian, dan ketentraman akan selalu dilindungi oleh sinar Tao yang abadi dalam kehidupan". kenapa bisa begitu? Karena dengan berbuat demikian...para dewa sekalian akan senang serta terharu dengan perbuatan anda dan nantinya anda senantiasa dicurahkan berkat serta perlindungannya dan ini bisa disebut sebagai karma baik..." menanam buah yang baik maka akan menghasilkan yang baik " kalau kita menanam buah yang tidak baik dan benar maka hasilnya pun tidak akan bagus...itulah namanya berbuat kebajikan dalam diri kita masing2. Semoga jawaban saya dapat menjawab kekeliruan anda. Iswandi Santoso Columbus,OH USA Toto wrote: salam, saya setuju dengan pandangan saudara santoso, bahwa kebajikan (kung tek) dimulai dari dunia fana ini, karena menurut saya inti manusia dilahirkan/masuk ke dunia adalah untuk melalui proses pengemblengan diri (saya rasa berbuat baik termasuk di dalam penggemblengan ini) untuk mencapai tingkatan hidup yg lebih tinggi (sebagai dewa/dewi), dengan kata lain di dunia ini manusia terus menjalani proses evolusi, baik fisik maupun mental. tp yg saya permasalahkan adalah bagaimana kalo kita berbuat baik itu untuk menjadi dewa/dewi, dengan kata lain dalam berbuat baik kita ada pamrihnya, yaitu untuk menjadi dewa/dewi, apa hal ini masih bisa disebut berbuat baik yg sesungguhnya/murni/tulus? saya yakin bahwa untuk menjadi dewa/dewi pasti sulit sekali, tp dalam hal ini saya hanya memfokuskannya pada berbuat baik. hal kedua yg saya minta tolong tanggapannya adalah ttg uraian saudara santoso bahwa "Orang yang penuh dengan cinta kasih, kedamaian, kebahagian, dan ketentraman akan selalu dilindungi oleh sinar Tao yang abadi dalam kehidupan". kenapa bisa begitu? terima kasih toto -----Original Message----- From: Santoso Iswandi [mailto:in246hi@;yahoo.com] Sent: Thursday, October 24, 2002 9:07 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [Kelenteng] Reinkarnasi atau Jadi Dewa. menjadi dewa ato dewi bukanlah hal yang mudah untuk dicapai...karena mencapai nirwana disaat sekarang ini sangatlah sulit apalagi kita memiliki hawa nafsu dan kehidupan penuh dengan dosa yang selalu membayangi kita semua...tapi kalau kita bisa menghindari semua itu dan selalu berbuat kebajikan dan jauhkan dari segala kejahatan mungkin bisa dicapai namun semua itu kembali pada diri kita masing2... saya rasa berbuat baik atau kebajikan haruslah dimulai dari dunia fana ini...kalo sesudah menjadi dewa saya rasa hal itu sudah pasti dan harus dilakukan...Karma baik itu sebenarnya kembali pada diri sendiri dimana kalo kita berbuat kebaikan dan kebajikan pada orang lain dalam hidup ini maka kita bisa atau akan memperoleh karma yang setimpal atau karma baik begitupun sebaliknya. Orang yang penuh dengan cinta kasih, kedamaian, kebahagian, dan ketentraman akan selalu dilindungi oleh sinar Tao yang abadi dalam kehidupan kita masing2. Junjunglah selalu sifat saling asah, asih, asuh, dan terlebih sifat kebersamaan serta persaudaraan. Dengan begitu kehidupan kita akan menjadi tenang, tentram, dan bahagia. ronny winarto wrote:FLAVOR00-NONE-0000-0000-000000000000;karena menjadi dewa, kesempatan untuk mencapai nirwana sangat besar dimana kita dapat berbuat baik sangat besar karena disanalah kesempatan kita untuk memperbanyak karma baik. -------Original Message------- From: [EMAIL PROTECTED]: Wednesday, October 23, 2002 05:04:51 PMTo: [EMAIL PROTECTED]: Re: [Kelenteng] Reinkarnasi atau Jadi Dewa. Boleh tahu alasan / dasar memilih jadi Dewa? Thanks. --------------------------------------------------------------------- Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ________________ IncrediMail - Email has finally evolved - Click Here --------------------------------- Do you Yahoo!? Y! Web Hosting - Let the expert host your web site --------------------------------------------------------------------- Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------- Do you Yahoo!? Y! Web Hosting - Let the expert host your web site --------------------------------------------------------------------- Kelenteng.com - http://www.kelenteng.com Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------- Do you Yahoo!? Y! Web Hosting - Let the expert host your web site
