klo menurut anda bagaimana apakah anda sejalan dengan pemikiran yang anda tanyakan tersebut atau anda punya pemikiran yang lain. kalaupun ada setan yang mempengaruhi lalu saya tanya darimana setan itu ada. siapa yang menciptakan?? siapa yang membuat??? untuk apa dibuat??? apakah hanya untuk menakut-nakuti manusia atau menghasut manusia atau apa??? lalu bagaimana dengan kasih para bodisatva kita terhadap semua makhluk hidup apakah mereka sia-sia belaka klo toh akhirnya mereka menolong makhluk yang memang diciptakan untuk merusak,menghasut dan menghancurkan manusia. lalu apa guna parita' Sabbe Satta Bhavantu sukhitata' (klo saya tidak salah tulis') ronny -------Original Message------- From: [EMAIL PROTECTED] Date: Wednesday, December 04, 2002 14:19:47 To: [EMAIL PROTECTED] Subject: RE: [Kelenteng] nasib Kontradiksi terjadi selama manusia masih hidup. Jika dalam diri manusia sudah tidak ada kontradiksi, maka manusia itu sudah meninggal. Saya sisipkan jawaban yang lainnya. > -----Original Message----- > From: ronny winarto [SMTP:[EMAIL PROTECTED]] > Sent: Wednesday, December 04, 2002 12:57 PM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [Kelenteng] nasib > > > bagaimana bisa dengan mudah dilaksanakan klo sulit untuk dipahami khan itu > namanya kontradiksi > [Handi] Apakah orang tersebut ada kesulitan dalam menjalani, jika ya dia itu belum paham. > sebagai akibatnya dengan tanpa pemahaman yang baik dan > langsung dilaksanakan pada akhirnya tumbuh kepercayaan yang membuta dan > intoleransi nantinya > > [Handi] Tentu saja hasilnya spt. yang dimaksud. > > memang benar di satu sisi kita berusaha maka sang pencipta yang memutuskan > lalu apakah klo gagal kita ngomong dengan kata2 'ini sudah diatur yang > kuasa' atau 'ini sudah takdir' emang kegagalan/keberhasilan itu takdir > atau > karma sih, klo saya cenderung memilih karma karena karmalah yang berperan > sangat penting karena selama ini kata2 diatas klo dipikir-pikir kita > meng'kambinghitamkan' Tuhan . saya beri pemisala > terjadinya Bom bali merupakan hasil kerja dan "ora et labora" dimana para > pelaku bekerja sambil berdoa lalu ketika tersangka utamanya tertangkap dan > ditanya apakah dia menyesal dia mengatakan tidak dan itu merupakan rahmat > Tuhan lalu ketika diberi tahu bahwa kebanyakan korban bukan orang USA > terus > dia menjawab bahwa itu adalah takdir. yang menjadi pertanyaan apakah > sangat > relevan hal ini terjadi, apakah Tuhan menghendaki dan merencanakan hal > tersebut. lalu yang menjadi pertanyaan apakah ini wujud ora et labora atau > apa??? atau karma para korban yang jelek??? sehingga mereka semua > meninggal > dengan cara yang mengenaskan. atau apa??? > [Handi] Memang disayangkan orang yang salah pengertian , bukankah kita juga tidak tahu dimana saja wilayah setan beroperasi terhadap orang per orang ? Jika setan beroperasi di pikirannya, siapa yang tahu akibatnya spt. kasus Bali ? Jika meng"Kambing Hitamkan Tuhan" itu hanya istilah dari pemikiran manusia saja, bukankan kita juga bisa berkata bahwa ada hantu yang baik ? Apakah kita setuju bahwa Tuhan itu baik, penuh kasih, kudus dan mulia, apakah kita juga setuju bahwa setan itu jahat, licik, dan kejam ? > ronny
--------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
