Untuk semuanya, saya ingin memberikan tanggapan dan masukan tentang hal ini
dan mudah-mudahan berguna bagi kita semua
Pertama yang perlu kita tanyakan, pernahkah dalam DONGENG mereka tercantum
tahun berapa hal tersebut terjadi.
Saya katakan DONGENG karena cerita mereka banyak sekali bahkan sampai ada
365 DONGENG sebelum tidur buat anak-anak, dan sayangnya yang dewasapun ikut
terbuai dan jadi anak-anak yang tidak bisa berpikir.
Dari beberapa buku yang penulisnya adalah orang-orang kristen, mereka
mengatakan bahwa isi dari injil adalah perumpamaan-perumpamaan yang dibuat
oleh nabi-nabi mereka, karena banyak bukti-bukti tentang Evolusi yang
akhirnya menyudutkan teori mereka.   Mereka takut kalau kejadian seperti
Galileo-Galilei terulang lagi.   Pada masa sebelum Galileo-Galilei, umat
kristen beranggapan bahwa matahari berputar mengelilingi bumi, karena hal
ini tertera dalam injil, tetapi kenyataanya, Bumi mengelilingi Matahari,
sehingga semua mengakui bahwa isi dalam injil adalah salah.

Tentang ungkapan yang mengatakan bahwa bangsa Cina adalah keturunan nabi
Nuh, lagi-lagi ini merupakan hal yang menggelikan.   Satu pertanyaan saja
kita tanyakan pada mereka, apa buktinya ?, mereka pasti menjawab injil,
tidak pernah ada bukti konkrit yang mereka miliki.
Tentang penelitian Chromosom Y dari 38 manusia yang berbeda bangsa di dunia
adalah sama, ya mungkin saja sama, karena manusia telah menjadi salah satu
spesies di dunia ini, lagi pula manusia telah berevolusi selama jutaan
tahun.
berikut saya berikan gambaran penemuan fosil-fosil yang menunjukkan adanya
perkembangan Evolusi:
- Antara 15 - 20 juta tahun yl, ditemukan di Afrika fosil Kera
Australopithecus, Genus Proconsul, isi otak 200 Cm kubik.
- Antara 1 - 2 juta tahun yl, ditemukan di Afrika fosil Zinjanthropus,
Australopithecus Robustus, Australopithecus Africanus,
Genus Australopithecus, isi otak 400 - 530 Cm kubik, mengenal alat-alat
batu yang diambil langsung dari alam, pemakan
daging dan tumbuh-tumbuhan.
-  700.000 tahun yl, ditemukan di Asia, Afrika, Eropa,
fosilMeganthropuspalaeojavanicus, fosil di Olduvai Gorge, Kenya,
Peg. Alpen, Heidelberg, Genus Homo Erectus, isi otak 580 - 700 Cm
kubik,mengenal alat-alat batu dan api.
-  400.000 tahun yl, ditemukan di Asia, Afrika Eropa, Fosil Homo
Soloensis,Homo Pekinensis,Manusia Rhodesia, Genus Pra Homo Sapiens, isi otak
775 - 935 Cm kubik, ditemukan ujung tombak yang runcing, mengenal alat-alat
kerjadan kerajinan tangan.
-  150.000 tahun yl, ditemukan di Eropa, Asia Afrika, fosil NeanderthalUtara
dan Selatan, genus Neanderthal, isi otak 1.200 - 1.650 Cm kubik, sudah
mengenal upacara penguburan dan persembahan.
-  40.000 tahun yl, ditemukan di Eropa, fosil di gua Cro-Magnon, Dordogne,
Lascaux, Genus Cro-Magnon, isi otak 1.590 Cm kubik, sudah mengenal kesenian.
-  15.000 tahun yl, Manusia modern telah ada, dan mengenal pertanian,
industri, kemudian tehnologi, isi otak sama dengan
    Cro-Magnon.
Dari sedikit uraian diatas, nabi Nuh hidup di zaman yang mana ?
Perlu juga di ketahui bahwa di dunia ini pernah mengalami 4 kali zaman es,
yaitu yang I mulai 600.000 th yl berakhir 500.000 th yl, yang ke II antara
480.000 sampai 420.000 th yl, yang ke III antara 230.000 sampai 180.000 th
yl, yang ke IV antara 118.000 sampai 10.000 th yl.
Nah kembali lagi, nabi Nuh milih hidup di zaman yang mana?.

Kalau dikatakan manusia berasal dari satu keturunan, menurut teori evolusi
semua mahluk hidup dari satu turunan, bahkan mungkin satu sel dan berevolusi
sampai sekarang dan menjadi berbagai jenis mahluk hidup.

Tentang nabi Nuh, bukankah dia hidup sesudah Abraham, sedangkan Abraham
sendiri menurut Encyclopedia, dia hidup 2000th sebelum Masehi.   Bangsa Cina
kalau dihitung dari zaman Huang Ti, sudah berusia 5000 tahunan, mana bisa
nabi Nuh jadi nenek moyangnya, itu hanya Omong Kosong.

Oke, mudah-mudahan berguna, tentangpenciptaan akan saya bahas di lain
kesempatan.

Salam TDL.
----- Original Message -----
From: "Handoyo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Kelenteng - Milis" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, December 24, 2002 11:16 PM
Subject: [Kelenteng] Re: Mohon tanggapan


Sdr. Frans,

Terima kasih karena telah menghubungi saya.
Saya mem-forward email Anda ke Milis Kelenteng dan Tempat Diskusi Tao
(http://www.siutao.com/forums/) agar rekan-rekan yang ada dapat turut
memberikan masukannya.
Jika Anda ingin bergabung dengan Milis Kelenteng, maka silahkan mengirimkan
email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Sedangkan Tempat Diskusi Tao terdapat di http://www.siutao.com/forums/

Untuk rekan-rekan,
Mohon bantuannya untuk Sdr. Frans.

Terima kasih,
Handoyo

On Monday 23 December 2002 01:14, "frans_hendarto wrote:
Pak Handoyo yg baik,
Saya menerima email dari sahabat saya ini yg men-dalil-kan bahwa  nenek
moyang
bangsa Cina adalah nabi Nuh. Saya jelas tidak setuju, tapi saya kekurangan
argumen. Bisakah pak Handoyo membantu saya memberikan tanggapan & argumen.

 Salam,
 Frans

----------------------------------------

Berikut ini saya temukan lagi satu website bagus mengenai adanya pengakuan
akan penciptaan dalam huruf cina.
http://www.noapathy.org/tracts/chinese.html

Bro Frans memang benar bahwa kebudayaan Cina sudah ditemukan sejak th
2500-an
BC. Disini saya temukan bahwa ketiga anak Nuh merupakan nenek moyang
bangsa-bangsa di dunia. Dulu tidak ada suku bangsa atau ras tapi karena
manusia hendak mendirikan Menara Babel maka Tuhan mencerai beraikan mereka
dengan cara mengacaukan bahasa mereka. Berikut ini cuplikannya :

But first, let us look at history from the beginning.  According to the
Bible,
all nations were created by God and worshipped Him. The many races didn't
come about until Man became so evil that God allowed a great flood to
destroy
all of humanity. After the flood, only Noah and his 3 sons and their wives
were left. They populated what is know today as Turkey, and the different
races trace their history from Ham, Shem, and Japheth. (Acts 17:26; Genesis
9:18-19)  Ham, whose name means "dark" or "black", settled from Turkey into
Africa.  Shem, which gives us the root in the word "Semitic", settled into
the Middle East and Asia.  Japheth, whose name means "bright" or "fair",
settled in Eastern Europe, Russia and into Scandinavia. Scholars believe
that
the Chinese find their roots in Shem, who worshipped the God of Israel.

Many scientist today also acknowledge we came from on man.  Consider the
following article from the USA Today, dated May 26, 1995: "Studies of a tiny
section of Y chromosome in 38 men from around the world suggest they all
descended from a common male ancestor... No differences in mutations were
found among the 38 men suggesting despite racial differences, modern humans
have little genetic diversity and are a much younger species than
believed..."  (That puts to rest the myth of Evolution, and the idea we
evolved from a different species.)  If every human descended from one man,
shouldn't we see more similarities between the races?  There are varied
ethnic traditions, but the facts are undeniable.  Every major civilization,
from the ancient Sumerians to the Native American Indians have a story about
a massive, world-wide flood, survived only by a righteous man and his
family.
Coincidence?  No... just more proof there is one world history and one God.

Untuk selengkapnya silahkan baca di website tersebut, yang intinya
mengungkapkan bahwa banyak kebudayaan cina yang menunjuk ke Shang Di yaitu
Tuhan di Cina sebenarnya menunjuk kepada Tuhan yang ada di PL. Bahkan
upacara-upacaranya juga serupa dengan bangsa Yahudi. Apakah ini kebetulan ??
Jawabnya TIDAK. Karena dulu manusia berasal dari satu keturunan.

rgrds,
Romie Simanjuntak


---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]





---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke